Mengenal Tulisan Nonfiksi dan Memilih Jenis Tulisan Nonfiksi Bersama Sakifah

Senin, 20 Juni 2022

 

mengenal tulisan nonfiksi dan memilih jenis tulisan nonfiksi bersama sakifah

Kali ini saya masih akan merangkum hasil belajar saya saat mengikuti Opee Recruitment One Day One Post batch 10. Materi yang diampu oleh blogger dan penulis Sakifah adalah Mengenal Tulisan Nonfiksi dan Memilih Jenis Tulisan Nonfiksi. 

Materi ini diberikan sebagai bekal agar peserta mendapat gambaran bagaimana mengerjakan tantangan yang diberikan oleh panitia Oprec. Sebetulnya materi ini diberikan sebelum materi Mengenal Tulisan Fiksi dan Memilih Jenis Tulisan Fiksi. Namun, saya baru merangkumnya kali ini. 


Kenal Lebih Dekat Dengan Sakifah

Saki panggilan akrab dari Sakifah lahir di GK dan tumbuh di kota santri Jawa Timur. Saat ini kak Saki memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi di Tasikmalaya. Dua buku solo yang telah diterbitkan adalah novel "Langit, Doa" dan buku "Menuju Rumah Tanpa Riba." Banyak  bukan karyanya. Selain itu Sakifah adalah seorang content writer, copy writer dan narablog.


Perbedaan Fiksi dan Nonfiksi

Jenis tulisan berkembang dan banyaj gaya bahasa yang muncul. Ada biografi yang diselipkan bumbu cerita fiksi, ada artikel yang disajikan seperti cerita dan lain sebagainya. Sehingga kita sendiri dibuat bingung, apakah tulisan tersebut fiksi atau nonfiksi.

Fiksi

Jenis tulisan yang berisi imajinasi, tetapi dapat dilogika.

Nonfiksi

Jenis tulisan yang berisi fakta yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah kebenaranatau fakta tulisan tersebut. Disebutkan atau tidak sumbernya, selama penulis dapat mempertanggungjawabkan secara ilmiah atau kebenaran/fakta tulisan tersebbut, maka disebut nonfiksi.


Jenis Tulisan Nonfiksi

Tulisan nonfiksi sudah banyak ragamnya, seperti dilansir dari Wikipedia berikut :
  1. Makalah akademik
  2. Penerbitan akademik
  3. Almanak
  4. Otobiografi
  5. Biografi
  6. Cetak biru
  7. Laporan buku
  8. Nonfiksi kreatif
  9. Dokumen desain
  10. Diagram
  11. Buku harian
  12. Kamus
  13. Film nonfiksi (misalnya dokumenter)
  14. Ensiklopedia
  15. Esai
  16. Panduan dan manual
  17. Buku pedoman
  18. Sejarah
  19. Jurnal
  20. Jurnalisme
  21. Surat
  22. Kritik sastra
  23. Memoar
  24. Sejarah alam
  25. Filsafat
  26. Fotografi
  27. Sains populer
  28. Bantu mandiri
  29. Buku ilmiah
  30. Makalah ilmiah
  31. Statuta
  32. Penulisan teknis
  33. Buku teks
  34. Tesaurus
  35. Travelog
  36. Menulis

 

Memilih Tulisan Nonfiksi

Jika jenis tulisan nonfiksi sebanyak itu, bagaimana memilih salah satunya untuk mempelajari dan mejadikannya tulisan kita? Tidak perlu bingung apalagi tertekan. Pilih salah satu jenis tulisan yang sesuai bidang, kemauan dan kebutuhan tulisan. Sehingga lebih mudah mencari referensi dan menjadikannya tulisan baru. 

Dengan banyak membaca referensi yang mendukung tulisan Sobat Dy, akan membuat Sobat Dy mudah menuangkannya dalam bentuk tulisan.

Buat kerangka terlebih dahulu sebelum menulis nonfiksi. Setelah selesai menulis, kemudian edit sampai puas.


Penutup

Setelah mengenal tulisan nonfiksi dan banyaknya jenis tulisan nonfiksi, tidak perlu dikuasai semuanya. Pun tidak perlu pusing memikirkan jenis tulisan fiksi atau nonfiksi. MEnulis saja senyamannya Sobat Dy.

Selamat menulis. Tak perlu ragu untuk menulis.

2 komentar

  1. Bagus artikelnya. Aku pun bisanya nulis nonfiksi. Kalau fiksi engga bisa ngayalnya....hehe

    BalasHapus
  2. Makasih banyak sudah mau berbagi ilmu tentang tulisan non fiksi 😁😁😁
    Makalah akdemik adalah tulisan yang paling berkesan buat aku. Skripsi masuk non fiksi dong iya berarti 😭😭😭 ini asli sih perjuangan nulis dan nyari referensinya. Ditambah lagi dengan revisi-revisi dosen yang luar biasa 😅😅 tapi ada rasa bangga setelah selesai menulis dan bisa mempertanggungjawabkan tulisan tersebut di sidang. Nggak sia-sia ternyata selama ini pontang panting cari referensi dari banyak buku dan juga artikel yang relevan 😊😊😊

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel hingga akhir. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.
Kritik dan saran membangun sangat dinanti.

Terima kasih