Kekerasan pada anak dan perempuan terjadi lebih dari jutaan kasus setiap tahunnya. Bagai gunung es, kasus yang muncul di permukaan hanyalah sebagian kecil, tetapi justru banyak sekali yang tak terdengar dan diketahui. Broken String menghadirkan kisah nyata, sebuah memoar yang menggugah dan membuka mata.
Jujurly saya baru mengetahui kisah masa muda Aurelie Moeremans yang kelam awal tahun ini, mungkin termasuk terlambat ya. Setelah banyak yang cerita, saya baru mencari tahu tentang kisahnya di sosial media. E-booknya saya ketahui dari story WA tetangga dan akhirnya saya berhasil memperolehnya dari akun IG Aurelie.
Setelah sebelumnya melihat film Rumah Untuk Alie e la kok tidak berselang lama saya menemukan e-book Broken String, sebuah memoar Aurelie tentang kisah masa mudanya yang kelam. Oke perlu menyiapkan mental lagi nih untuk membacanya.
Jujurly saya merinding membacanya, campur aduk rasanya. Demi memenuhi rasa penasaran saya bertahap membacanya. Inhale exhale dulu untuk melanjutkan membacanya.
Mengapa saya memaksakan diri membacanya karena saya penasaran bagaimana Aurelie yang notabene seorang artis kok bisa mengalami kekerasan. Selain itu saya memiliki dua anak perempuan dan salah satunya memasuki usia remaja. Mendidik anak remaja perempuan kan juga memerlukan trik khusus kan ya.
Spesifikasi Buku
Spesifikasi buku ini tidak banyak data yang bisa diperoleh, karena buku ini terbit tanpa melalui penerbit. Aurelie Moeremans, penulisnya menulis menggunakan reedsy,com sebuah situs yang menyediakan sarana untuk membuat buku sesuai keinginan. Tentu saja dalam format buku digital.
Sobat Dy juga dapat membuatnya sendiri menggunakan website atau aplikasi yang banyak ditawarkan saat ini. Selain reedsy,com, Sobat Dy juga dapat membuat buku sendiri menggunakan flipbook.
E-book ini pertama kali diterbitkan dalam bahasa Inggris. Demi memenuhi permintaan penggemarnya untuk menerbitkannya dalam bahasa Indonesia, maka Aurelie begadang beberapa hari untuk menerjemahkannya ke bahasa Indonesia.
Saat ini bukunya sedang dicetak dalam bentuk fisik melalui penerbit. Sobat Dy dapat memesannya juga karena saat ini sedang dibuka pemesanan bukunya. Coba saja untuk meluncur ke Instagramnya.
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan yang Terekam Dalam Broken String
Kekerasan pada anak dan perempuan sering kali tidak datang dengan suara yang keras. Ia hadir pelan, seperi retakan kecil pada kaca yang lama-lama membuatnya pecah. Ada tangis yang tertahan, ada tubuh yang gemetar karena takut, ada hati yang memilih diam karena merasa tidak ada tempat untuk pulang, ada lidah yang kelu karena tidak ada tempat untuk bercerita.
Saya terdiam cukup lama setelah membaca halaman peringatan dan bab pertamanya. Di halaman peringatan, Aurelie pun menuliskan bahwa "Keselamatan dan ketenanganmu jauh lebih penting daripada menuntaskan satu bab". Baiklah saya pun membacanya perlahan dan tidak memaksakan diri.
Saat membacanya, saya seperti menelusuri lorong sunyi, lorong tempat luka disimpan rapi dan trauma tumbuh dalam diam. Ini bukan hanya sebuah kisah, tetapi potert nyata tentang bagaimana kekerasan bisa merenggut rasa aman, kepercayaan, bahkan masa depan seorang anak dan perempuan. Broken String membuat saya sadar, bahwa di balik senyuman yang tampak biasa, bisa jadi ada suara yang sedang berusaha bertahan agar tidak benar-benar patah.
Jujurly saya tidak mengenal sosok Aurelie Moeremans, secara saya bukan penggemar sinetron. Mungkin saya pernah melihatnya sesekali di layar kaca. Sehingga saya tidak mengetahui kisahnya yang katanya waktu itu diberitakan menikah muda dengan seorang laki-laki yang usianya hampir dua kali lipat usia Aurelie.
Setelah mendengar kisah Aurelie dan di antara waktu membaca bukunya, saya mencari informasi siapa sosok Aurelie. Saya tidak menghakimi siapapun karena saya bukan seorang hakim. Saya hanya ingin mengetahui bagaimana kekerasan itu terjadi dan mengapa berlangsung cukup lama, tanpa bisa berbuat apapun, tidak adakah yang bisa berbuat apapun untuk menyelamatkannya?
Broken String, Kepingan Masa Muda Yang Patah
Cerita dimulai dengan masa kecil Aurelie saat masih tinggal di Belgia, kemudian proses perjalanannya menjadi artis di Indonesia yang dimulai sejak usia belia, sekitar 15 tahun. Aurelie muda yang berbakat melalui proses audisi hingga mengerjakan pekerjaannya seusia kontrak, karena masih di bawah umur maka semua perjanjian dan transfer poenghasilan dilakukan oleh ibunya yang merupakan orang asli Indonesia. Yup, Aurelie merupakan peranakan Belgia-Indonesia.
Singkat cerita Aurelia bertemu dengan Bobby yang merupakan seorang artis juga dengan usia yang terpaut jauh. Uniknya Bobby dapat menarik simpati ibu dan adik Aurelie, sekaligus membuat Aurelia merasa dicintai dan sangat berharga bagi Bobby. Bobby dan Aurelie pun menjalin hubungan layaknya seorang kekasih.
Namun, Bobby menginginkan lebih, dia ingin Aurelie membuktikan bahwa Aurelie benar mencintainya hingga Aurelie rela memberikan fotonya tanpa busana, sebetulnya tidak rela dan dilakukan dengan kondisi tertekan pada Bobby. Kalimat tipu daya Bobby berhasil membuat Aurelie tunduk patuh atas semua perintah Bobby.
Tak cukup sampai di situ, mahkota Aurelie yang berusaha dijaganya hingga dia menikah kelak pun berhasil direnggut Bobby dan hal itu dilakukan di apartemen keluarga Aurelie. Apakah Aurelia dapat menceritakan semua hal yang dilakukan Bobby padanya kepada ibunya, sebagai orang terdekat?
Sayangnya tidak, dan hubungan Aurelia dengan ibunya semakin jauh. Bobby berhasil membuat hubungan ibu dan anak itu semakin rengang dari ke hari dengan dalih orang tua Aurelie mengeksploitasi Aurelie untuk mencari uang.
Gelagat yang tidak baik itu sbeetulnya tertangkap oleh ayah Aurelie dan mengajak bicara Bobby, tetapi sayangnya kondisi berbalik hingga Bobby dapat membuat Aurelia lapor ke petugas bahwa dia dieksploitasi orang tuanya.
Bobby pun dnegan segala upaya membuat Aurelie menikah dengannya secara agama Katolik. Pernikahan itupun terjadi dan tentu saja tanpa ijin dan emminta restu kedua orangtua Aurelie. Pernikahan palsu bak sinetron pun berlangsung.
Ibu Aurelia akhirnya mengetahui pernikahan tersebut, karena marah bukannya dia merangkul Aurelie dia justru mengusirnya dari apartemen. Hal ini membuat Aurelie semakin terpuruk. Episode penderitaan Aurelie pun dimulai dan semakin parah saat dia tinggal di rumah keluarga Bobby.
Setelah kondisi ibu Aurelie tenang, mereka berdua ,menjalin hubungan kembali. Walapun jarang bertemu. Ibunya pun menggali informasi bagaimana Bobby bisa menikah dnegan Aurelie padahal dia sibuk syuting. Dan akhirnya ibunya mencari informasi pada Pastor yang menikahkan anaknya dengan lelaki yang dibencinya dan mendapatkan informasi bahwa pernikahan tersebut tidak sah. Ada beberapa persyaratan yang tidak dilakukan, salah satunya Kanonik, saya kurang paham tentang hal ini, tetapi proses Kanonik ini diceritakan dalam satu bab khusus.
Aurelie pun akhirnya bisa keluar dari rumah Bobby setelah mengetahui bahwa pernikahannya tidak sah. Sebagai informasi dalam agama Katolik tidak ada perceraian dan jika sudah disatukan dalam pernikahan, pasangan tersebut tidak terpisahkan. Tentu saja Aurelie merasa lega bisa terbebas dari Bobby
Namun, apakah trauma yang muncul setlah luka yang ditimbulkan Bobby dapat sembuh dengan mudah? Tentu saja tidak. Aurelie membutuhkan waktu yang cukup lama hingga memerlukan bantuan ahli untuk pulih. Salah satu prosesnya dengan menulis hingga dia merasa lega. Sehingga hadirlah buku digital Broken String ini. Sebuah cerita yang menyakitkan agar dapat menjadi pelajaran bagi yang lain, bahwa luka yang ditimbulkan bisa dilakukan dengan halus dan tanpa suara.
Apakah Sobat Dy sudah membaca ceritanya? Yuk cerita di kolom komentar













