Pendidikan Seksualitas Komprehensif Dalam Tuntas Seksualitas

Rabu, 10 Agustus 2022

 ipendidikan seksualitas komprehensif


Hai Sobat Dy. Kali ini saya akan membawa buku Tuntas Seksualitas karya Ani Chrisstina. Buku ini membahas tentang pendidikan seksualitas komprehensif. Seperti buku-buku Bu Ani yang lain, buku ini juga banyak membahas tentang praktik langsung.

Buku ini baru saya beli bulan Agustus ini, walaupun sudah terbit sejak Oktober 2020. Buku yang melengkapi koleksi buku dari Griya Parenting. Tak terasa banyak koleksi buku dari Griya Parenting yang ditulis oleh Ani Christina atau Miftahul Jinan atau keduanya.

Mengapa akhirnya saya membeli buku ini karena saya membutuhkan referensi terkait pendidikan seksualitas. Walaupun sebelumnya saya sudah membaca Ensexclopedia, tetapi saya masih membutuhkan referensi lainnya.

Tuntas seksualitas merupakan rangkaian buku tuntas yang telah terbit sebelumnya, yaitu Tuntas Motorik dan Tuntas Kemandirian. Saat ini buku Tuntas Emosi masih dalam proses penyusunan, semoga segera terbit.


Spesifikasi Buku

Judul Buku : Tuntas Seksualitas, Pendidikan Fitrah Seksualitas Anak Laki-laki dan perempuan.

Penerbit : FIlla Press

ISBN : 978-602-50501-6-9

Jumlah halaman : 125

Cetakan pertama : Oktober 2021

Buku ini mungil, sehingga mudah dibawa. Dimensinya yang segenggaman tangan  membuat saya  nyaman membawanya pergi sebagai bahan bacaan. Bagi  Sobat Dy yang senang membaca, maka tidak perlu waktu lama untuk menuntaskan membacanya. Cukup sekali duduk buku akan tandas dibaca.


Blurb

Blurb yang terdapat pada bagan belakang buku memberikan gambaran bagaimanan isi buku tersebut.

Mendidik anak agar memiliki serangkaian kulaitas laki-laki atau perempuan sesuai dengan fitrahnya adalah bentuk pendidikan seksualitas hakiki. Ketika anak-anak kita berkembang dengan kualitas ini, maka harapan terbentuknya keluarga sebagai tempat pertama untuk menyemai peradaban akan dapat kita siapkan dengan baik.
Mendidik anak menyiapkan peran berkeluarga akan menjadi bagian penting dari prosess regenerasi manusia untuk terus dapat mengemban amanah sebagai pemimpin di bumi.


pendidikan seksualitas


Profil Penulis

Ani Christina adalah nama yang diberikan oleh kedua orangtuanya. Seorang praktisi di Griya Parenting yang diasuhnya bersama Ustadz Miftahul Jinan. Beliau telah menerbitkan beberapa buku parenting dan ada juga yang bekerjasama dengan menyusunnya bersama Ustadz Miftahul Jinan.

Beliau bergabung dalam berbagai komunitas sehingga beliau mendapatkan gambaran atau fenomena yang akan terjadi atau sedang terjadi, tentu saja semuanya terkait dengan pendidikan anak. Beliau mempunyai sebuah situs yang berisi artikel-artikel terkait parenting.


Pendidikan Seksualitas Komprehensif

Terdapat 13 bab yang dibahas dalam buku ini. Dimulai dari seksualitas jangan dianggap tabu. Mengapa? Karena beberapa orang tua menganggap seksualitas tabu untuk dibicarakan. Maka akibatnya adalah anak akan mencari informasi dari segala sumber informasi untuk memuaskan rasa ingin tahunya. 

Bagaimana jika informasi yang diberikan salah, tentu saja hal ini akan berakibat pada kesalah pahaman dan anak akan mengetahui hal-hal yang seharusnya tidak diketahui mereka. Penulis juga mengingatkan bahwa dalam memberikan informasi ke anak sebaiknya bertahap sesendok demi sesendok bukan langsung sebakul.

Persoalan seksualitas anak menjadi gambaran kegagalan bagi orang tua dalam mendidik anak-anaknya yang dapat menuai rasa malu nantinya. Di sisi lain, hanya sedikit bahasan tentang teknis pendidikan seksual karena tema ini masih tabu untuk dibicarakan, berasa abu-abu untuk diperbincangkan dan malu untuk mengungkapkannya jika ada permasalahan yang muncul.

Mendidik anak usia dini untuk menerima identitas laki-laki atau perempuan sesuai dengan kondisi biologis yang Allah berikan padanya adalah bentuk pendidikan seksualitas dasar .... halaman 19


Orang tua mengenalkan dulu jenis kelamin anak, kemudian emmberikan contoh jenis kelamin orang sekitar. Orang tua juga dapat menginformasikan bahwa ciri pakaian tertentu digunakan jenis kelamin tertentu, misalnya perempuan menggunakan gamis sedangkan laki-laki menggunakan celana.

Hal yang perlu mendapatkan perhatian juga adalah anak-anak yang gagal mengidentifikasi persepsi tentang jenis kelamin biasanya akan mengalami  kebingungan identitas ketika dewasa. Penulis memberikan contoh bagaimana orang tua mempraktikan pengenalan jenis kelamin pada anak.

Orang tua perlu membangun definisi gender yang jelas bagi anak, sehingga anak tidak kebingungan menetapkan identitas gendernya sendiri. Anak juga perlu mendapatkan keteladanan tentang bagaimana seharusnya peran gender yang sebenarnya.


tuntas seksualitas

Rumah dan keluarga sebagai referensi belajar pertama setiap anak tentang peran seksualitas secara ironis menjadi tempat pertama pula yang mengaburkan peran tersebut. Miris ya Sobat Dy, jangan sampai kita sebagai orang tua terjebak dalam kondisi seperti ini.


Kelebihan Buku

Buku yang ringan dan padat isinya. Dilengkapi dengan contoh nyata karena penulis merupakan praktisi yang sering menghadapi berbagai permasalahan terkait seksualitas. Bahasa yang lugas memudahkan saya untuk memahami apa maksud penulis. Ciri khas ini juga terdapat dala seri buku tuntas lainnya



Penutup

Buku ini sesuai dengan harapan saya karena penulis membahas tuntas tentang pendiidkan seksualitas komprehensif lengkap dengan contoh mengkomunikasikannya pada anak. Saya merekomendasikan buku ini untuk dibaca Sobat Dy sebagai bahan diskusi dengan anak-anak.


Read More

Teknik Self Healing Dalam Acara Milad Kedua IP Sidomojo

teknik self healing

Hai Sobat Dy, bagaimana kabarnya hari ini? Bagaimana suasana hatinya saat ini? It's ok not to be ok kok. Tidak ada yang sempurna. Saat ini kita menjalankan peran kehidupan merupakan versi terbaik kita saat ini. Kadang kita butuh jeda dalam menjalani peran kehidupan bukan? Yuk, simak lebih lanjut ya. Saya ingin berbagi teknik self healing dalam acara Milad Kedua IP Sidomojo.

Sebetulnya acara ini telah brlangsung beberapa bulan yang lalu. Tepatnya akhir bulan Mei 2022. Namun, baru kali ini saya menuliskan beberapa catatan penting yang saya peroleh selama acara keren ini. Sayang kalau terlewat begitu saj.

Adanya pandemi dua tahun terakhir membuat banyak perubahan demi perubahan menjadi makanan sehari-hari yang membuat tekanan dan tantangan di era new normal ini semakin tinggi, khususnya untuk para Ibu, termasuk saya. Mungkin hal yang sama juga terjadi pada Sobat Dy.

Ada tanggung jawab mengurus anak-anak dan suami. Urusan rumah tangga. Urusan keuangan yang secara tidak langsung kadang membuat mental dalam kondisi tidak waras. Bagaimana agar pikiran kita tetap waras tanpa abai prioritas? Oleh karena itu, IP SidoMojo mengadakan talkshow "Tetap waras tanpa abai prioritas (Pentingnya Self healing bagi Ibu)".


Ibu Profesional Sidoarjo Mojokerto

Ibu Profesional merupakan salah satu komunitas perempuan yang cukup besar di Indonesia. Komunitas yang digagas oleh Ibu Septi Peni Wulandani pada tahun 2011. Saat ini Ibu Profesional telah tersebar di 58 kota di Indonesia dan 20 negara di dunia.

Salah satunya adalah Ibu Profesional Sidoarjo Mojokerto yang merupakan hasil pemekaran dari Ibu Profesional Surabaya Raya. Usianya baru berjalan dua tahun ini pada Mei 2022. Namun, di usianya yang masih baru ini Ibu Profesional Sidoarjo Mojokerto tetap ingin memberikan dampak pada anggotanya. Sehingga tema terkait kesehatan mental ibu sesuai dengan kondisi yang saat ini terjadi.


Rangkaian Acara Milad Kedua IP SidoMojo

Serangkaian acara diselenggarakan panitia untuk merayakan Milad kedua IP SidoMojo. Salah satunya adalah acara puncak yang diselenggarakan tanggal 29 Mei 2022. Acara ini diadakan sekaligus sebagai ajang halal bihalal karena masih dalam bulan Syawal.

Lokasi acara berada di pusat kota Sidoarjo, tepatnya di sekolah Nurul Hikmah, kecamatan Buduran. Lokasi ini cukup strategis dan mudah dicari karena berada di lingkungan sekolah dari mulai TK hingga sekolah menengah atas.

IP SidoMojo anggotanya tersebar di dua kabupaten, yaitu Sidoarjo Mojokerto. Kali ini acara diselenggrakan di Sidoarjo, mungkin tahun depan diselenggarakan di Mojokerto agar adil bagi anggotanya. 

Adanya pandemi membuat beberapa agenda diadakan secara daring. Oleh karena itu saat acara milad ini dilakukan secara luring maka acara ini juga sebagai ajang temu kangen, termasuk bagi saya. Ravoucher dasanya senang sekali bertemu secara fisik dengan teman yang lama tak berjumpa. Terbayang bagaimana hebohnya kami saat bertemu. Ada banyak anggota baru yang saya tidak pernah bertemu sebelumnya walaupun cukup akrab di dunia maya. Bertemu di dunia nyata itu jauh lebih menyenangkan, lo.

Acara ini didukung oleh beberapa sponsor, yaitu Kampoeng Dolanan, So Mbakso, Nik's Craft, A11 Daycare & preschool, Vianca Jaya Print, Happy Kids Store, Moonzaya, Adis Cakery, Ainun Ayrina, Bunda GenWah, TaKi, Dapur Ersa, Madu Ongu, Air Mineral Santri, Nisamilyshop, dan Sekolah Nurul Hikmah. Peserta yang datang mendapat banyak voucher dan tentu saja hadiah dari sponsor.

Seperti biasanya acara yang diselenggarakan Ibu Profesional selain diadakan untuk ibu, juga diadakan untuk anak dan suami. Paket lengkap, ibu bisa me time dan anak bisa bermain bersama ayah atau sendiri. Seperti kali ini, panitia tidak hanya mengadakan acara untuk ibu, tetapi beberapa agenda juga disediakan untuk anak-anak. Ibu senang, anak senang.

Talkshow 

Acara utamanya adalah talkshow dengan tema Tetap Waras Tanpa Abai Prioritas, Pentingnya Self Healing Bagi Ibu. Pembicaranya adalah Afiyah Latifah, A. Md. TW., S.Psi, seorang konsultan ABK dan keluarga, terapis wicara.

Panggung Read Aloud 

Read aloud disampaikan oleh Vidya Ayuningtyas, S. T seorang certified read aloud trainer. Selain praktik read aloud beliau juga memaparkan tentang pentingnya read aloud dan teknik read aloud.

Permainan tradisional bersama Kampung Dolanan

permainan tradisional

Beberapa permainan tradisional disediakan oleh Kampoeng Dolanan. Mustofa Sam, pendiri Kampoeng Dolanan ikut mendampingi anak-anak saat melakukan permainan. Permainan tradisional yang dimainkan ada balap karung, tarik tambang, egrang tali, boy-boyan

Nindi, putri sulung saya tidak pernah melewatkan acara seperti ini. Dia selalu menemani saya dalam setiap acara yang diselenggarakan Ibu Profesioanl. 

Anak-anak anggota Ibu Profesional ini akan asyik bermain sendiri jika bertemu, seperti ibu-ibunya. Nindi bersama teman-temannya asyik bermain permainan tradisional dan menghias kue yang diselenggarakan Rumbel Boga. Selain itu Nindi menjuarai Egrang Tali. Seru deh kalau mendengar ceritanya, mulai permainan apa saja yang diikutinya hingga dia bermain dengan siapa saja.

permainan tradisional


Pameran karya rumbel komunitas Ibu Profesional SidoMojo

Selain itu juga ada pameran karya rumah belajar. Ada buku stiker kebaikan karya rumah belajar literasi. Ada aneka masakan karya Rumah Belajar Boga dan lainnya. Senangnya kalau datang di acara IP, ada banyak ragam karya anggota yang diperlihatkan sehingga menarik minat untuk bergabung menjadi anggota rumah belajar.

Cookies art bersama Rumbel Boga

Agenda cookies art ini diperuntukkan untuk anak-anak. Cukup dengan biaya sepuluh ribu rupiah sebagai pengganti bahan untuk menghias cookies anak-anak sudah dapat berkreasi dengan menghias cookies. Karena saat itu hanya tinggal satu paket, maka Nindi berbagi dengan teman-temannya. 

Performance putra putri member 

Performance diisi dengan membaca puisi oleh Liha, putri mbak Leli, anggota IP SidoMojo yang tinggal di Mojokerto.

Pengumuman pemenang Qu12ma Instagram

Qurma adalah kuis yang dilakukan di Story Instagram IP SidoMojo selama bulan Ramadan. Quiz ditanyangkan setiap hari. Peserta dapat menjawab selama story tersebut masih ditayangkan. Pemenang adalah peserta yang paling sering ikut quiz dan menjawab dnegan benar.


Acara Puncak

Acara puncak berupa talkshw ini diampu oleh Afiyah Latifah, A. Md. TW., S.Psi. Mbak Afi, panggilan akrabnya dengan jelas memaparkannya. Saya sengaja mengambil posisi duduk di dekat tembok agar saya bisa bersandar dan menyimak materi dengan nyaman. Sekaligus mencatat materi yang disampaikan.

Healing

Healing adalah sebuah tindakan penyembuhan karena tubuh mengalami sakit. Kapan healing dilakukan? Tentu saja saat kita membutuhkannya dengan tujuan untuk menyembuhkan bukan untuk menimbulkan masalah baru. Bagaimana cara healing yang sesuai? Tidak ada cara yang sama untuk semua orang. Namun dapat ditarik sebuah benang merah, yaitu dengan cara mengatur pola pikir kita.

Pola pikir

Menurut mbak Afi, mengatur pola pikir dimulai dari mengakui kita sedang dalam masalah. Sehingga kita dapat menyadari bahwa ada hal yang tidak sesuai. Selanjutnya adalah menerima masalah tersebut, dengan menerima masalah tersebut maka kita akan fokus mencari solusi.

Sobat Dy, kita perlu menyadari bahwa kita tidak bisa mengubah orang lain, termasuk anak kita sendiri. Kita hanya bisa mengarahkan, tetapi tidak bisa mengubahnya. Sehingga tidak perlu fokus untuk mengubah orang lain. 

Langkah selanjutnya adalah mengambil alih tanggung jawab. Mbak Afi memberikan contoh ada orang yang berhutang, kemudian saat menagihnya orang tersebut malah ngomel. Maka saya instighfar mengapa Allah memperkenankna uang tersbeut dipinjamkan dan terjadi semua pasti ada alasannya. Daripada saya stres, saya memutuskan untuk mengikhlaskannya. Terkait orang tersebut yang dzolim, biarkan menjadi urusan Allah.

Mengambil alih maksudnya adalah fokus pada diri kita sendiri. Sedangkan pasrah adalah mengembalikan semuanya pada Allah yang mengizinkan semuanya terjadi. Sebagaimana yang tercantum dalah surat Al Insyiroh bahwa bersama kesulitan akan ada kemudahan..

Waras

Agar pikiran kita tetap waras, maka Sobat Dy sebaiknya tetap menjaga tubuh untuk bergerak teratur, melakukan me time, sellau belajar, bersosialisasi dan penuhi asupan tubuh dneghan makanan bergizi.

Jika badan digunakan untuk bergerak, maka pikiran juga akan ikut bergerak. Jangan tidur atau diam saja jika sedang dalam maslaah, karena nantinya akan semakin stres atau tertekan. Jika dalam agama Islam mungkin Sobat Dy mengetahui jika marah maka sebaiknya duduk. Jika masih marah maka mengambil air wudhu dan salat. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa jika Sobat Dy dalam kondisi marah atau tertekan sebaiknya bergerak.

Tetaplah belajar walaupun satu kalimat, sehingga jangan pernah puas, teruslah belajar selama hayat masih dikandung badan. Jangan pernah berhenti belajar, karena kehidupan tidak pernah berhenti mengajar.

Jangan mengurung diri. Jalin silaturahmi dengan kerabat dan teman. cari lingkungan yang positif dan jangan embatasi diri.

Saat marah, tetaplah makan, karena tubuh memerlukan asupan agar dapat berpikir dengan jernih dan tidak menimbulkan masalah baru karena tidak makan. Manusia memerlukan asupan untuk melakukan beragam aktivitas dan mendukung organ tubuuh untuk melakukan fungsinya.

Teknik self healing

Beberapa teknik self healing ayng dapat dilakukan adalah writing atau menulis, clapping atau tepuk dan tapping atau ketuk.

Writing

Writing adalah menuliskan saja semua masalah yang ada menggunakan tulisan tangan. Ketika menulis maka energi marah tersebut akan keluar bersama keluarnya energi untuk menulis. Namun, perlu diperhatikan agar tulisan yang berisi kemarahan atau masalah tersebut tidak terbaca orang lain, karena jika terbaca orang lain maka namanya show bukan lagi healing.

Clapping

Clapping atau tepukan. Jika Sobat Dy stres maka otot sekitar leher tegang, ketika tegang maka daerah sekitar leher ditepuk agar tidak tegang. Ketika otot sudah rileks maka pikiran akan berubah kemudian lakukan afirmasi positif. Clapping dapat dilakukan pada seluruh badan untuk mekonggarkan otot yang tegang.

Oleh karena itu anak yang sedang tantrum dapat diatasi dengan memeluknya kemudian lakukan clapping pada punggungnya agar anak rileks dan tantrumnya mereda.

Tapping

Tapping atau ketuk adlaah dengan mengetuk beberapa bagian tubuh menggunakan jari telunjuk atau jari telunjuk dan jari tengah bersamaan. Tapping akan berpengaruh saat emosi negatif sedang muncul. 

Beberapa titik tapping yang dapat dilakukan adalah di bawah mata, atas alis, bawah bibir, dada bagian atas. Mbak Afi memberikan contoh langsung bagaimana melakukan clapping dan tapping yang tepat di beberapa bagian tubuh.

Mbak Afi juga menyampaikan bahwa saat anak marah, maka yang melakukan tapping terlebih dahulu adalah ibunya, sambil berkata ya Allah saya ikhlas anak saya marah, saya terima, saya sayang anak saya . Hal ini dapat juga dilakukan saat salat tahajud sehingga fibrasi positif tersebut memancar ke seluruh anggota keluarga. Anak-anak lebih membutuhkan ibu yang bahagia dibandingkan ibu yang sempurna. Setelah semua teknik sleesai dilakukan, maka ucapkan Alhamdulillah.


Temu Kangen

Pucuk dicinta ulam tiba, mungkin istilah yang pas ya. Saat saya ingin mendaftar untuk menghadiri acara milad, Sekretari regional IP SidoMojo, Mbak Ratna dan ketua Komunitas IP SidoMojo, Mbak neni menyampaikan undangan agar saya menghadirinya.

Tentu saja saya langsung mengiyakannya karena telah mendapatkan izin pak suami sebelumnya. Selain ajang menjemput ilmu juga menjadi ajang temu kangen dengan teman-teman IP yang lama tak bersua. Agenda foto dan ngobrol asyik tentu saja tidak dilewatkan. 


Penutup

Acara ini sesuai dengan yang saya butuhkan dan tentunya wanita lain. Ibu adalah sebuah profesi dengan segudang tanggung jawab dan rawan tertekan, sehingga diperlukan ilmu agar tetap sehat waras.

Setelah mengikuti serangkaian acara milad saya merasa beruntung bisa hadir acara keren ini. Teknik self healing yang saya peroleh langsung saya praktikan. Semoga dimudahkan untuk tetap waras tanpa mengabaikan prioritas sebagai seorang ibu, istri, pribadi dan bagian anggota masyarakat. Bismillah berdaya dengan versi terbaik yang saya bisa.




Read More

Menu Qendi Resto Sidoarjo Yang Menggoda Selera

Rabu, 03 Agustus 2022

   

menu qendi resto

Selamat pagi, siang,  sore, dan malam Sobat Dy. Jadi ingat sebuah lagu jaman masih putih abu-abu. Cung yang seangkatan, hehehe. Sudah makan belum nih? Makan dulu yuk. Mau coba menu Qendi Resto Sidoarjo yang menjadi kesukaan keluarga kami? Boleh juga kok.

Mengapa manusia perlu makan? Karena tubuh kita memerlukan nutrisi yang dapat diperoleh dari makanan. Nutrisi tersebut digunakan tubuh untuk beraktivitas dan semua fungsi tubuh seperti bernapas, mencerna makanan, dan menjaga suhu tubuh, lo.

Makanan hasil masakan ibu tentunya selalu menjadi idola, kan ya. Namun, sesekali makan di luar rumah boleh juga kok. Misalkan untuk merayakan ulang tahun atau merayakan hari pernikahan. Jika sedang ingin cuti masak juga boleh la makan di luar, asal enggak sering-sering saja.

Sebetulnya saya dan suami beberapa kali makan di luar. Entah di warung atau rumah makan. Saat sedang ingin cuti masak atau hanya ingin mencoba menu di tempat makan tersebut. Dengan catatan tidak antri panjang dan lama. Saya paling males mampir kalau melihat antrian makan sudah mengekor, pasti langsung pindah haluan cari tempat makan yang lain. Duh, malesnya mau makan aja kok antri panjang dan mengular, walaupun tempat makan tersebut sedang menjadi trend.

Nah, saya bisikin salah satu tempat makan yang nyaman ya, namanya Qendi Garden Resto, lokasinya tidak jauh dari rumah saya, sekitar tujuh kilo saja. Kurang lebih sekitar 15 menit jika kondisi jalan lancar sudah sampai tujuan.

Saya mengetahui Qendi Garden Resto saat mengahdiri resepsi pernikahan salah satu kolega saya. Tempatnya sesuai dengan jumlah undangan, tata ruangnya menarik dan masakannya enak. Sepertinya point terakhir ini lo yang penting, enak.

Saat itu, mobil pengantin yang berada di depan resto adalah mobil dengan atap terbuka dan jenis mobil lama. Anak-anak segera minta foto deh. Sayang fotonya entah kemana ya.


Suasana Nyaman Saat Makan di Qendi Garden Resto

Saat memasuki area resto akan disambut dengan area parkir yang cukup luas. Pintu masuk resto yang berbentuk serong, menarik bagi saya, karena umumnya pintu masuk berada di tengah bagian depan resto.

qendi garden resto

kredit foto : www. qendiresto.com

Restoran ini tampak asri dari luar, karena banyak tanaman yang mengelilinginya. Eksterior batu alam menambah kesan nyaman. Saat memasuki restoran, pengunjung dapat memilih area sisi kanan atau kiri. Selain itu pengunjung juga dapat memilih gazebo jika ingin makan dengan cara lesehan. Ada juga area tengah atau mungkin area utama yang lapang dengan bangku dan meja panjang.

Area utama ini dulu digunakan kolega saya sebagai area pelaminan. Ada panggung yang tidak tinggi, selain itu berada di tengah resto sehingga memudahkan tamu untuk bersalaman, mengucapkan selamat.

qendi resto sidoarjo

kredit foto : www. qendiresto.com

O iya karena adanya pandemi covid, restoran ini juga meletakkan pengukur suhu badan dan handsanitizer di area pintu masuk. Di belakang pintu masuk terletak area untuk membuat minuman dan kasir. Dapurnya terletah di bagian belakang resto.

Konon, Qendi resto adalah restoran pertama di Sidoarjo dengan konsep taman. Ada kolam ikan  yang cukup besar di resto ini. Ada beberapa gazebo yang berada di atas kolam. Ini kesukaan anak-anak saya. Mereka makan sambil melihat ikan.

Lokasi yang lapang di resto ini memungkinkan pengunjung untuk menggunakannya sebagai lokasi beberapa acara, seperti pernikahan, halal bihalal, pertemuan, arisan, pesta ulang tahun, dan lainnya.


Menu Qendi Resto Sidoarjo

Hal yang utama dan penting bagi sebuah restoran adalah menu makanan yang menggoda selera pengunjung. Agar pengunjung yang datang puas dan berkunjung kembali untuk menikmati cita rasa masakan yang disajikan restoran tersebut. Sepakat kan Sobat Dy?

menu yang menggoda selera
Menu masakan yang disediakan Qendi resto variatif, mulai dari masakan khas Indonesia, chinese  food, western food. Aneka makanan ringan juga ada, seperti mendoan, tahu crispy, rujak, kentang goreng. 

Tidak hanya variasi pilihan makanan, minuman yang disediakan juga bervariasi. Ada minuman khas Indonesia seperti wedang uwuh, sinom, beras kencur. Ada minuman hangat, seperti cappucino, cokelat hangat, teh manis hangat. Aneka es dan sari buah juga ada. Banyak kan pilihannya. Sobat Dy bisa mencobanya satu per satu.

Salah satu menu favorit anak-anak adalah Nasi Goreng Qendi, Mie Goreng Qendi dan Fuyunghai. Sedangkan untuk kudapan ada mendoan, ini kesukaan anak tengah. Namun, jika hanya tempe goreng biasa dia enggak suka. 

Sepertinya nasi goreng dan mie goreng menjadi favorit banyak anak-anak lain selain anak saya, entah karena sering dihidangkan di rumah atau karena sebab lain. Namun, rasa mie goreng dan nasi goreng di Qendi resto ini spesial. Perpaduan rasa manis dan asin yang pas. Selain itu campuran telur, ayam dan baksonya pas. Tandas hingga suapan terakhir.

Fuyunghai kesukaan anak sulung dan mama saya. Anak sulung hanya suka telur jika didadar atau diceplok dan dimasak fuyunghai. Dia tidak suka variasi telur yang dimasak lainnya.  Fuyunghainya menggunakan isian potongan ayam, wortel dan bawang prei sepertinya. Tidak banyak menggunakan tepung, sehingga rasa telurnya benar-benar terasa. Beberapa fuyunghai yang beli di resto lain menggunakan campuran tepung yang banyak agar ukuran fuyunghainya lebih besar, tetapi telur yang digunakan lebih sedikit.

Sedangkan suami, sukanya kalau enggak gurame atau patin bakar. Istrinya belum bisa buat yang yummy soalnya, hehehe. Pilihan lain ada iga penyet yang juga favoritnya. Sambal sebagai pelengkap ikan bakarnya enak, lo. Secara saya juga belum bisa emmbuat sambal yang enak, hehehe.


Penutup

Recomended deh menu Qendi Resto Sidoarjo. Suasana resto yang nyaman juga membuat anak-anak suka jika diajak makan di resto yang berada di pusat kota Sidoarjo ini. Yuk, cobain suasana dan menu masakan yang beragam dan tentu saja menggoda selera. Selamat mencoba.




Read More

Kata-katamu Melukaiku

Senin, 01 Agustus 2022

  
Kata-katamu melukaiku


Aku adalah seorang perempuan sederhana yang mempunyai keinginan sederhana pula, yaitu menikah dan membentuk sebuah keluarga bersama pasangan yang mencintaiku. Aku juga bukan penganut paham anti institusi pernikahan. Panas rasanya telinga dan hati mendengar gunjingan dan tuduhan, akan tetapi Aku berusaha mengabaikannya. Aku sering berbicara dalam hati, bahwa aku tidak seperti yang mereka tuduhkan.

Aku perempuan yang berusia 27 tahun dan belum menikah. Jika sampai saat ini aku belum menikah, bukan karena aku tidak ingin menikah, tetapi aku belum menemukan lelaki yang mencintaiku setulus hati, begitu pula sebaliknya. Bukankah masalah rasa cinta tidak dapat dipaksakan? Cinta adalah masalah hati. Tuhan menciptakan makhluknya berpasang-pasangan, aku meyakini nya.

Kedua orang tuaku tidak pernah membahas mengapa aku belum menikah. Mungkin mereka berdua ingin membicarakannya, tetapi khawatir melukaiku sehingga mereka tidak pernah membahasnya. Hal ini membuatku lebih nyaman dalam menjalani hari-hariku, menghabiskan waktu bersama orang tua dan adikku di rumah.

Aku merasa beruntung mempunyai sahabat yang mendukungku, mereka pun tidak mempermasalahkan keadaanku yang belum menikah, walaupun mereka semua sudah menikah. Beberapa kali sahabat dan temanku, baik teman kerja maupun teman main memperkenalkanku dengan lelaki kenalan mereka, yang mereka anggap dapat menjadi pendamping hidupku. Aku pun tidak menolak tawaran itu, aku menerima maksud baik mereka.

Namun sejak awal aku sampaikan, bahwa perkenalan ini hanyalah sebuah usaha untuk mendapatkan pendamping hidupku. Bukan jaminan setelah mereka mengenalkanku dengan temannya atau dengan saudaranya, aku akan menikah dengannya. Umumnya mereka memahaminya, karena jodoh tidak dapat dipaksakan. Aku merasa lega dengan hal ini, sehingga aku tidak merasa tertekan.



----


Namun, tidak semuanya bersikap manis. Ada yang bersikap manis di depanku, tetapi menggunjingkan bahkan menjelek-jelekkanku. Ada juga yang secara langsung berbicara buruk di depanku. Kejadian yang masih melekat kuat di ingatanku, walaupun aku telah memaafkan mereka tanpa mereka memintanya.

Seseorang yang telah lama kukenal, beliau adalah sosok yang akrab bagi keluarga kami. Perbincangan santai sore itu, tanpa beliau sadari sangat menyakitkan. Mungkin beliau hanya bercanda dengan mengatakan sebaiknya saya mengobral saja dan tidak perlu memilih-milih calon suami, kemudian beliau menceritakan pengalamannya bertemu dengan suaminya.

Aku hanya tersenyum menanggapi gurauan itu. Namun malamnya aku menangis sejadi-jadinya. Kata-kata yang paling pedas yang pernah kudengar selama ini. Jika selama ini tuduhan seperti jangan terlalu sibuk, jangan pemilih atau jangan terlalu mandiri, aku masih bisa menerimanya. Namun kata-kata obral ini yang tidak aku pahami. Batinku berteriak, apakah aku barang yang harus diobral agar aku bisa menikah, apakah serendah itu institusi pernikahan. Rasa marah, sedih, kecewa bercampur aduk.

Aku melakukan introspeksi diri untuk kesekian kalinya, apakah ada yang salah pada diri ini sehingga aku belum juga menikah. Namun, apa yang aku lakukan seperti menyalahkan Tuhan. Oh tidak, ini tidak boleh dilanjutkan, aku tidak menyalahkan Tuhan.

Aku mengambil kertas dan menuliskan semua sakit hatiku, terutama kata-kata yang menyakitkan tentang kondisiku yang belum menikah. Rasa sakit itu bertahap berkurang, setelah menulis aku menyobek kertas tersebut, khawatir akan terbaca oleh orang tuaku. Aku tidak ingin mereka bersedih, sudah cukup beban mereka menghadapi kenyataan bahwa aku belum menikah.

Rasa marah dan kecewa berangsur berkurang dan aku mulai berdamai dengan kondisiku. Aku tidak mungkin dan tidak boleh menyalahkan Tuhan, Tuhan tahu yang terbaik untukku. Aku hanya berusaha menjalankan peran dan berusaha seoptimal mungkin.

Rasa marah dan kecewa merupakan emosi yang harus kusalurkan, karena emosi ibarat energi yang tidak bisa hilang akan tetapi dapat disalurkan menjadi energi lain. Aku memilih mengalihkan energi itu untuk menulis, dengan menulis aku merasa lebih lega. Sebuah kegiatan yang kulakukan jika aku merasa membutuhkan seseorang untuk bercerita, selain bercerita pada sahabat.




Saat ini menulis menjadi salah satu kegiatanku untuk membahagiakan diriku sendiri, istilah yang lebih dikenal dengan me time. Dengan menulis aku bisa mencurahkan isi hati dan isi kepalaku, kadang tidak perlu diketahui orang lain. Menulis untuk menyembuhkan.
Read More

Menembus Batas Usia

menembus batas usia



Di teras rumah yang asri itu, tampak seorang wanita paruh baya yang sedang duduk. Dia tenggelam dalam buku yang sedang dibacanya, sehingga tidak memperhatikan siapa saja yang berlalu-lalang melintas depan rumahnya. Pandangannya teralihkan dari buku setelah pintu pagar terbuka dan terucap salam dari putri bungsunya yang pulang dari sekolah.

Wanita yang akrab dipanggil Mira atau Bu Yoga, karena suaminya bernama Yoga Prabowo, saat ini sedang mengambil cuti tahunan. Kali ini dia mendapatkan jatah cuti satu bulan. Ini adalah hari kedua dia cuti. Biasanya dia berangkat kerja pukul 06.30 dan baru pulang menjelang azan Magrib. Dia bersyukur tempat kerjanya tidak terlalu jauh dari rumah, sehingga tidak menghabiskan waktu di jalan.

"Assalamualaikum," sapa Ajeng, putrinya yang baru pulang sekolah.

"Wa'alaikumussalam," jawabnya dengan senyuman khas yang menampakkan lesung pipit di kedua pipi. Kedatangan Ajeng menghentikan kegiatannya membaca buku.

Kemudian ia mempersilakan putrinya untuk membersihkan diri dan makan siang yang telah disiapkan sejak tadi. Dia berjalan di belakang putrinya dan meletakkan buku di meja ruang keluarga.

Tidak lama terdengar suara piring yang beradu dengan sendok dan suara yang saling bersahutan antara ibu dan anak. Rupanya mereka berdua sedang asyik bercerita. Terutama putrinya, menceritakan apa saja yang dialaminya di sekolah. Kegiatan yang jarang ditemui jika tidak hari libur. Sehari-hari Ajeng makan siang yang sudah disiapkan ibunya sebelum berangkat kerja, sendiri. Kakaknya, Rama baru datang menjelang sore, kemudian disusul ibu dan bapaknya.

Setelah menemani putrinya makan siang, wanita itu menuju ruang keluarga dan mengambil laptop. Dia pun tenggelam dalam keasyikan mengetik. Sejak beberapa waktu lalu, Mira kembali menekuni hobi lamanya yang terlupakan karena sibuk. Mungkin bukan terlupakan, tetapi sengaja untuk dilupakan.

Mira baru menyadari bahwa dengan melakukan hobi, dapat menjadi sarana menghibur diri di tengah kesibukan beraktivitas atau hiburan di tengah permasalahan hidup yang dihadapi. Sehingga dia kembali menekuni hobinya. Bagi Mira, menulis dapat menjadi sarana untuk melepaskan penat di dada dan pikiran.

Mira pun mulai mengikuti kelas menulis. Tujuannya bukan untuk menjadi penulis terkenal, tetapi hanya ingin mengasah kemampuannya menulis. Agar tulisannya tidak hanya ada di diary saja, tetapi juga bisa dinikmati orang lain. Dia pun semakin ketagihan menulis sejak karyanya mendapat sambutan baik dari beberapa teman.

Bak gayung bersambut, di saat dia ingin menekuni hobinya lagi, beberapa informasi tentang kelas menulis beredar di beranda sosial medianya. Saat ini, informasi kelas menulis banyak tersedia di sosial media. Kelas pun tidak hanya berlangsung secara luring, tetapi juga berlangsung secara daring. Tentunya hal ini memudahkan bagi Mira yang masih bekerja, dimana dia mempunyai waktu yang terbatas untuk mengikuti pelatihan.



________


“Bu, saat pensiun nanti, kita pindah ke desa, yuk!” ajak Yoga, suaminya.

“Kenapa, Pak? Apa tinggal di rumah ini tidak nyaman saat kita pensiun nanti?” tanya Mira.

“Bapak, belum tahu mau ngapain setelah pensiun. Kalau di desa, ‘kan kita bisa beternak ayam atau bertani,” jawab suaminya.

“Bapak yakin mau kembali ke desa? Kita sudah terbiasa tinggal di kota dengan segala fasilitasnya. Kalau ibu, terserah, sih mau tinggal dimana. Bisa menyesuaikan, sih,” jawab Mira.

“Ibu juga sudah tahu saat pensiun mau seperti apa” lanjut Mira, disambut wajah suaminya yang mempertanyakan maksud Mira.

“Maksudnya? Mau momong cucu?” tanya Yoga.

“Ada yang lain selain momong cucu, Pak. Kita tetap bisa produktif, ‘kan, walaupun sudah pensiun?” tutur Mira.

“Aku mau tetap menulis dan menghasilkan karya yang bisa dinikmati banyak orang dan itu bisa dilakukan di sini maupun di desa, jika Bapak menginginkan kita pindah ke desa,” lanjut Mira.

“Aku juga masih ingin produktif, Bu. Pensiun bukan menjadi halangan untuk tetap berkarya, tetapi Aku juga masih bingung, apa yang akan Aku lakukan nanti saat pensiun,” ujar Yoga.

“Lakukan apa yang membuat Bapak nyaman, sehingga Bapak tetap bisa menikmati masa tua nanti,” ujar Mira.

“Aku hanya tidak ingin masa tua nanti, sakit-sakitan karena stres tidak tahu apa yang harus dikerjakan,” jawab Yoga.

Perbincangan sore itu tentang menghabiskan masa tua membuat kedua orang tua yang beberapa tahun lagi akan memasuki usia pensiun memikirkan kembali apa yang harus dilakukan nanti saat sudah pensiun. Saat ini usia pensiun adalah 58 tahun sesuai peraturan pemerintah. Itu berarti tidak lebih dari sepuluh tahun lagi mereka berdua akan memasuki usia pensiun.

Apakah jika pensiun berarti kita sudah tidak produktif lagi? Mungkin itu pertanyaan yang kerap menghinggapi para calon pensiunan, termasuk Yoga dan Mira. Namun, Mira sudah menemukan aktivitas yang membuatnya tetap produktif di saat pensiun, yaitu menulis. Menurut Mira, karyanya akan tetap dapat dinikmati sampai kapan pun, hingga menembus batas usia.

Harapan Mira, Yoga suaminya juga dapat menemukan aktivitas yang membuatnya menikmati usia pensiun dan tetap produktif.



Read More

Cara Mengenalkan 5 Kata Ajaib Pada Anak

Sabtu, 30 Juli 2022

5 kata ajaib

Anak adalah amanah yang dititipkan Tuhan kepada orang tuanya. Oleh karena itu, anak harus dijaga dengan baik tumbuh dan berkembang dengan baik jasmani dan rohaninya. Salah satunya adalah dengan mewariskan norma dan moral anak. Diantaranya dengan mengenalkan 5 kata ajaib pada anak.

"Sesungguhnya sesuatu yang paling berat timbangannya adalah budi pekerti yang agung." - Hadits


Oleh karena itu mewariskan atau mengajarkan norma dan nilai kepada anak merupakan suatu keharusan. Setiap orang tua tentu saja menginginkan anak-anaknya tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang santun, ramah dan beretika baik dalam kesehariannya.


Mewariskan Moral

"Kita dapat mewariskan apa saja dari harta yang berupa rumah, tanah, mobil, saham, deposito, perusahaan, dan lainnya. Namun pastikan dalam setiap hal yang kita wariskan terdapat nilai atau moral yang menyertainya. Tanpa nilai atau moral yang kita wariskan kepada anak-cucu, maka harta yang kita berikan justru akan menjadi fitnah bagi mereka di kemudian hari."-Miftahul Jinan dalam buku Aku Wariskan Moral Bagi Anakku.

Telah banyak kisah tentang beberapa hartawan yang telah mewariskan hartanya justru terjadi sengketa di antara anak cucunya hingga berujung harat yang diwariskan tidak memberikan nilai manfaat bagi mereka.

Sebaliknya, mereka yang telah mewariskan harta dalam wujud pendidikan moral dan kompetensi bagi anak-anaknya, justru dapat mengembangkan harta dan lebih banyak memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya.


Moral dan Etika

Moral adalah ajaran baik atau buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban. Moral merupakan standar perilaku yang memungkinkan seseorang untuk dapat hidup secara kooperatif dalam kelompok.

Konsisten karakter diri merupakan bagian utama dari moral. Konsistensi yang dinilai meliputi kesesuaian dan berlanjut secara terus menerus antara ucapan dan tindakan.

Moral dapat diartikan juga dengan aturan kesusilaan. Kata moral sering disamakan dengan kata etika, karena keduanya mempunyai arti kebiasaan atau adat.

Sedangkan etika merupakan gagasan untuk menciptakan keteraturan yang diakui bersama oleh sebagian atau sekelompok orang. Serupa tapi tak sama ya.

Sobat Dy, tak perlu mendebatkan antara moral dan etika saat ini. Namun, kesamaan keduanya adalah kebiasaan atau adat. 


Kekuatan Kata

Salah satu kebiasaan yang diwariskan adalah penggunaan kata-kata yang baik dan santun. Penggunaan kaya merupakan kunci yang membantu anak untuk mengerti situasi dan kondisi.

Hal sederhana jika dilakukan terus menerus akan memiliki pengaruh yang besar pada tumbuh kembang anak. Anak perlu diberikan contoh nyata, karena anak belum mengetahui batasan mana yang benar ataupun salah.


5 Kata Ajaib

maaf, terima kasih, tolong, permisi, bolehkah saya


Lima kata ajaib yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak dapat diajarkan sejak dini. Lima kata yang sederhana tersebut adalah maaf, terima kasih, tolong, permisi, bolehkah saya.

Maaf

Kata maaf dapat mengajarkan anak untuk melatih keberanian mengakui kesalahannya. Hal ini  akan membuat anak mengetahui bahwa afa perbuatannya yang salah yang mungkin menyakiti atau merugikan orang lain.

Permintaan maaf yang tulus dan jujur bukanlah tanda kelemahan, tetapi menunjukkan tanggung jawab mereka dan memberikan kedamaian pada setiap keadaan.

Mengakui sebuah perbuatan baik atau buruk menunjukkan bahwa anak-anak memiliki karakter yang kuat. Anak yang terbiasa meminta maaf saat melakukan kesalahan juga akan membantu anak mendapatkan apresiasi dari teman sebaya dan lingkungan sosial. 

Terima kasih 

Kata terima kasih adalah kata yang diucapkan ketika telah memperoleh pemberian dari orang lain, menerima bantuan, atau mendapat pujian. Terima kasih juga dapat diartikan sebagai rasa syukur terhadap hal yang telah diperoleh.

Merupakan kebiasaan baik untuk mengajari anak atas semua hal baik yang didapatkan daoam hidup.

Tolong

Kata tolong adalah kata yang diucapkan ketika meminta bantuan orang lain. Anak yang diajarkan kata tolong terlihat lebih sopan, rendah hati dan murah hati.

Berikan pengertian pada anak bahwa untuk mendapatkan apapun yang mereka inginkan, mereka perlu memintanya dengan baik.


Permisi

Kata permisi diucapkan apabila ingin melakukan sesuatu yang mengganggu atau menyela orang lain. Kata permisi akan membuat seseorang menjadi lebih sopan pada orang lain.

Dengan mengajar anak menggunakan kata permisi adalah salah satu cara untuk mengarahkan anak-anak tentang sopan. Karena anak harus menyadari bahwa dunia tidaklah dapat mengikuti keinginan mereka.

Meminta izin 

Kata meminta izin digunakan jika ingin meminjam barang, memasuki ruangan orang lain, meminta sesuatu atau melakukan sesuatu hal.

Untuk meminta izin dapat menggunakan kata-kata bolehkah saya. Kebiasaan ini akan membangun kebiasaan menghormati otoritas orang lain. Hal ini juga merupakan cara sopan untuk meminta sesuatu atau menjadi bagian dari suatu aktivitas tanpa terkesan kadar dan mengganggu.

Kata-kata bolehkah saya akan menanamkan rasa tanggung jawab pada anak untuk menghormati privasi orang lain atau bahkan meminta izin untuk kegiatan yang tidak diharapkan mereka lakukan.


cara mengenalkan 5 kata ajaib


Cara Mengenalkan 5 Kata Ajaib Pada Anak

Jika membahas berbicara dengan sopan, maka tidak akan ada habisnya. Dengan mengajarkan anak-anak untuk menggunakan kata ajaib maka sama saja dengan meletakkan dasar kesopanan yang membantu anak tumbuh menjadi individu yang rendah hati

Jangan lelah mengajarkan anak-anak untuk mengucapkan 5 kata ajaib dasar. Hal yang penting dan mendesak untuk diajarkan pada anak sedini mungkin. Berikut caranya:

Memberikan contoh nyata atau memberikan teladan

Kata tolong, ketika membutuhkan bantuan : "Tolong, ambilkan sepatu, ya." 

Kata maaf karena melakukan kesalahan, "Maaf ya, kak, airnya tumpah." 

Kata permisi, ketika hendak melewati sekumpulan orang, "Permisi, izin lewat ya."

Kata terima kasih, ketika telah mendapatkan bantuan. "Terima kasih bantuannya."

Kata bolehkah saya, ketika akan memasuki ruangan orang lain. "Bolehkah saya, masuk?"

Menggunakan lembar aktivitas

Saat ini ada banyak lembar aktivitas yang terkait lima kata ajaib ini. Sobat Dy juga dapat mengunduhnya secara mandiri. Kemudian membimbing anak untuk mengerjakannya bersama-sama.


Penutup

Jangan mudah menyerah untuk mengajarkan hal baik pda anak kita. Mereka adalah penerus kebaikan. Termasuk mengenalkan 5 kata akaib pada anak. Yuk bagikan cerita Sobat Dy di kolom komentar ya.





 

Read More

Manfaat Menulis Menurut Para Ahli Untuk Menyalurkan Emosi

Jumat, 29 Juli 2022

 

Menulis menyalurkan emosi


Sobat Dy, tentu pernah merasakan berbagai macam emosi negatif seperti sedih, marah, rendah diri, kesepian. Atau emosi positif seperti senang, bahagia, bersyukur, damai, dan lainnya. Yuk, kita cari tahu manfaat menulis yang menurut para ahli untuk menyalurkan emosi.

Manusia cenderung memilih emosi positif dibandingkan emosi negatif. Emosi yang hadir dalam diri manusia itu fitrah yang Allah berikan dengan tujuan yang baik. Emosi negatif cenderung ingin segera diakhiri, diabaikan, dengan harapan emosi negatif tersebut akan hilang dengan sendirinya. Namun, ternyata emosi tidak dapat dihilangkan dan tidak dapat diabaikan. 

 

Pengendalian Emosi

Emosi tidak dapat dikendalikan, tetapi respon terhadap emosi tersebut yang dapat dikendalikan. Ketika marah, sedih, emosi negatif yang datang kita terima dahulu. Kemudian responnya yang kita kendalikan.

Sejatinya emosi adalah energi, sehingga dia tidak bisa hilang. Namun, dia akan berubah bentuk. Emosi yang diabaikan lama kelamaan akan menumpuk sehingga sewaktu-waktu akan keluar tanpa sadar dan tidak dapat dikendalikan. Emosi yang muncul perlu diterima terlebih dahulu kemudian dialirkan.

Jika emosi negatif tidak dialirkan, maka seperti aliran air di sungai yang tidak lancar. Suatu hari akan meluap atau banjir. Emosi yang dihambat baik oleh orang lain atau diri sendiri tentu saja rasanya tidak mengenakkan.

Healing atau penyembuhan bisa dilakukan dengan cara katarsis. Katarsis adalah usaha yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan emosi yang sedang dirasakan. Penyembuhan dapat dilakukan dengan katarsis yang tepat, tidak berlebihan.

Berbagi menggunakan tulisan maupun curhatan pada orang lain dengan catatan emosi sudah netral. Jika langsung curhat dengan kondisi emosi yang masih marah, hal ini tidak akan menyelesaikan masalah. Mungkin saat itu akan terasa lega, tetapi tanpa disadari emosi negatifnya malah semakin besar. Selain itu seseorang yang dicurhati juga merasakan emosi yang sama. Maka sebaiknya saat mengeluarkan emosi pribadi dilakukan secara mandiri. Minta bantuan Allah dalam setiap prosesnya.

Indikasi emosi sudah netral adalah perasaan lebih lega, sudah berkurang bahkan tidak ada rasa sedih, marah, kesal terhadap kejadian atau seseorang yang menjadi pemicunya.


Manfaat Menulis Menurut Para Ahli Untuk Menyalurkan Emosi

Salah satu metode katarsis adalah menulis. Writing for healing adalah istilah yang biasa digunakan untuk kegiatan menulis dalam rangka melepaskan emosinya. Menulis adalah cara yang paling mudah yang bisa dilakukan oleh semua orang. Metode penyembuhan luka batin melalui menulis ini cukup efektif karena mudah dilakukan oleh siapapun dan kapanpun.

Menuliskan apa yang dirasakan baik emosi positif maupun negatif, akan menyalurkan emosi. Setiap orang bisa melakukannya secara mandiri atau self healing. Jika Sobat Dy pernah menulis buku harian. apa perasaan yang dirasakan setelah menulis? Ada sedikit perasaan lega, ini merupakan contoh healing dalam bentuk tulisan.


Teknis Menulis Untuk Healing

Ada dua cara yang dapat dipilih untuk mengalirkan emosi

Jurnal sampah

Jurnal ekspresi atau jurnal sampah. Dilakukan dengan cara membuat jurnal untuk mengalirkan ekspresi atau mengeluarkan perasaan apapun yang sedang dirasakan saat itu. Jurnal sampah sebaiknya dilakukan untuk diri sendiri, tidak perlu diterbitkan dimanapun termasuk di media sosial, sehingga nantinya akan menimbulkan masalah baru.

Jika Sobat Dy sulit mengingat emosi negatif atau luka yang timbul akibat emosi tersebut. Bisa melakukan lifeline mapping. Seperti membuat peta kehidupan. Buat kolom dari  fase 1-6 tahun, SD, SMP, SMA, kuliah, menikah. Kemudian tuliskan hal apa saja yang bisa membekas dan masih belum bisa memaafkan orang atau kejadiannya.

Setelah itu bisa memulai satu per satu dipilih, mau menyelesaikan perasaan yang mana. Kemudian tulis di jurnal sampah.

Jurnal hikmah

Biasanya didapatkan setelah perasaan lega, bisa dengan membaca ulang jurnal sampah. Kemudian menemukan hikmah dari setiap kejadian dan menuliskannya ke dalam sebuah karya. Berbeda dengan jurnal sampah yang sebaiknya tidak diterbitkan, justru jurnal hikmah dapat diterbitkan. Mungkin pengalaman yang diperoleh dapt menginspirasi orang lain.


Penutup

Emosi adalah fitrah yang tidak dapat dihilangkan karena dia bersifat kekal. Hal yang mungkin dapat dilakukan adalah menerima emosi tersebut kemudian menyalurkannya. Salah satunya adalah dengan menulis. Maka benar adanya manfaat menulis menurut para ahli untuk menyalurkan emosi. Bagaimana menurut Sobat Dy? Apa yang dilakukan jika sedang emosi? Tulis di kolom komentar ya.












Read More