Peluncuran Produk Baru Saat Oreo 110th Birthday Celebration

Sabtu, 13 Agustus 2022

oreo 110th birthday


Saat jam istirahat kadang saya berselancar ke media elektronik untuk membaca berita yang sedang trend. Supaya tidak kudet, hihihi. Secara saya jarang juga menonton televisi. Saat berselancar, ada berita menarik yaitu peluncuran produk baru Oreo. Wah, ini kan biskuit favorit anak-anak, batin saya. Sebetulnya biskuit favorit saya sama suami juga sih.

Teringat beberapa waktu sebelumnya, anak-anak berebut oreo yang tinggal sebungkus. Anak sulung yang tidak diberi Oreo oleh adiknya mengadukannya ke saya. Padahal adiknya hanya ingin menggoda kakaknya, tetapi kakaknya terlanjur marah. Ah anak-anak, ada saja tingkahnya, kalau enggak gitu, enggak seru ya sepertinya.

Saat pulang kerja, saya pun mampir ke minimarket untuk membeli beberapa keperluan dan Oreo varian yang baru. Berdasarkan informasi yang saya baca sebelumnya, varian baru tersebut sudah ada di pasaran. Ternyata benar, produk baru tersebut sudah ada rak biskuit bersama varian Oreo yang lain.

Saya segera mengambil dua bungkus oreo varian baru yaitu Oreo Birthday Sprinkle dan dua bungkus Oreo original. Oreo rasa original ini tidak pernah ketinggalan, karena rasanya tidak pernah berubah. Anak-anak pasti suka nih, pikir saya. 

Saya juga membeli susu UHT sebagai tambahan. Selain mengenalkan produk baru Oreo, saya juga ingin memberi hadiah karena anak tengah yang saat ini usianya 6,5 tahun sudah mulai rutin salat lima waktu. Anak sulung tidak tidur lagi setelah salat subuh. Jika tidur lagi setelah salat Subuh, efek beruntunnya, mandi lebih siang dan terburu-buru sarapan. 

Tiga hal yang tidak akan ditolak anak-anak adalah hadiah, kejutan dan cerita. Pastinya mereka tidak akan menolak hadiah Oreo dan susu UHT. Apalagi hadiahnya adalah kesukaan mereka.


Tentang Oreo

Oreo merupakan biskuit legendaris yang dapat dinikmati dan menjadi favorit seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Bahkan lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Oreo disebut biskuit legendaris karena usianya lebih dari 100 tahun. 

Oreo pertama kali dibuat di toko roti Chelssea Market, Manhattan, New York pada tahun 1912 dan dijual dalam kemasan kaleng. Namun, Oreo baru hadir di Indonesia tahun 1994. Saat itu belum banyak varian biskuit seperti saat ini.

Biskuit usianya lebih dari satu abad dan tetap menjadi favorit, tidak lekang oleh jaman. Berarti terbukti bahasn penyusunnya berkualitas sehingga rasanya tidak berubah. Selain itu, pengembangan dan riset terhadap selera pasar dapat diikuti oleh Oreo, terbukti dengan adanya varian rasa baru yang berkembang hingga saat ini.

Saat ini Oreo memiliki lebih dari delapan varian rasa, diantaranya original, red velvet, peanut choco, blueberry, dark and white, chocolate, birthday sprinkle. Varian rasa yang mana nih yang menjadi favorit Sobat Dy? Kalau saya suka yang original.

Sobat Dy, masih ingat dengan tagline Oreo? Tentu masih ingat bukan dengan tokoh anak laki-laki yang sedang memegang Oreo dan ada segelas susu vanila di hadapannya. Anak laki-laki tersebut memutar Oreo, membuka biskuit Oreo, menjilat krim vanilanya, dan  mencelupkannya ke dalam segelas susu. Setelah itu menikmati biskuit Oreo.

Ayah anak tersebut melongo melihat tingkah anak lelakinya. Selanjutnya dia pun menikmati Oreo dengan cara yang sama. Tagline diputar, dijilat, dicelupin akhirnya menjadi budaya menikmati Oreo, biskuit ikonik di banyak negara.

Diputar, dijilat, dicelupin

-Oreo-

 

Oreo memiliki pecinta Oreo yang tergabung lebih dari 40 juta komunitas Facebook yang tersebar di lebih dari 200 negara dan beragam bahasa yang berbeda, tak terkecuali Indonesia. Oreo telah memiliki tempat istimewa di hati keluarga Indonesia dan keluarga negara lain.

Untuk mendukung tersedianya Oreo di rumah keluarga Indonesia, Mondelez International mengoperasikan sebuah pabrik di Cikarang untuk memproduksi Oreo. Selain itu, memproduksi Oreo untuk pasar Indonesia, pabrik di Cikarang juga memproduksi Oreo untuk 35 negara lain di dunia, lo. Sehingga Sobat Dy tidak perlu khawatir, biskuit kesayangan ini akan menemani Sobat Dy dalam melakukan berbagai aktivitas


Ngemil Bareng Oreo

ngemil bareng oreo


"Hore, Ibu pulang," sambut anak-anak. Mereka bertiga berhamburan keluar saat saya pulang kerja. Satu per satu mereka cerita kegiatannya seharian.

"Wah, Ibu beli Oreo, Gas!" seru Nana. Kebiasaan Nana langsung memanggil nama ke kakaknya, sehingga saya harus sering mengingatkannya.

Saat saya atau suami datang sepulang kerja, mereka terbiasa membawakan tas kami. Anak sulung selalu menawarkan kami mau minum apa.

"Ibu, boleh dibuka, ya?" tanya Bagas dengan wajah memohon. Saya hanya menganggukan kepala, menandakan mengizinkannya untuk membuka Oreo.

"Hore!" pekik Bagas dan segera masuk ke dalam rumah untuk mengambil gunting, disusul adiknya di belakanng. Tak lama kemudian Oreo sudah berpindah ke tangan-tangan mungil. Lahap sekali mereka menikmati Oreo.

Wajar sih, karena Oreo biskuit kesukaan anak-anak. Sebetulnya tidak hanya anak-anak, saya dan suami juga suka sih. Ketiga anak saya suka ngemil, walaupun yang sulung ini ngemilnya hanya camilan tertentu. Berbeda dengan dua adiknya, jenis makanan camilannya lebih banyak dibandingkan kakaknya.

Kadang saya harus membatasi mereka ngemil agar tidak mengganggu waktu makannya, jika terlalu banyak atau dekat waktu makan utama, porsi makan utama berkurang, kadang tidak mau makan.

Apalagi Bagas, sebungkus Oreo dapat dia habiskan sendiri. Lupa dengan adik dan kakaknya. Sehingga kakaknya jika tidak cepat mengambil, tidak kebagian. Jika sudah seperti ini kadang keributan kecil pun muncul untuk merebutkan cemilan. Saya hanya mengingatkan untuk berbagi dengan saudara-saudaranya.

Ngemil bareng sambil bercerita hal apapun merupakan kegiatan favorit kami. Seperti yang diungkapkan Saskhya Aulia Prima, Psikolog & Co-founder Rumah Psikologi Tiga Generasi. Menurut beliau, aktivitas seru dan menyenangkan bersama keluarga penting untuk dilakukan agar ikatan emosional tetap terjalin dengan baik. Salah satu kegiatannya adalah ngemil bareng menikmati camilan favorit bersama.


wish-oreo-110
kredit foto : www.ibuibudoyannulis.com


Peluncuran Produk Baru Oreo Saat Ulang Tahun ke-110

Ulang tahun merupakan saat istimewa dan memiliki arti yang berbeda-beda bagi setiap orang, begitu juga dengan Oreo. Ada yang merayakannya dengan pesta besar. Namun, ada juga yang merayakannya dengan cara sederhana, bahkan ada yang tidak merayakannya.

Pada perayaan  ulang tahun ke-110, Oreo melakukan peluncuran produk baru yaitu Birthday Cake Flavor, dengan tampilan khas biskuit Oreo yang bertabur sprinkle warna warni di dalamnya dan desain kemasan yang menarik.

Menurut Vega Gupta, Marketing Manager Oreo, Modelez Indonesia .menyampaikan bahwa pada perayaan hari jadi yang ke-110, Oreo mengajak keluarga Indonesia untuk ikut merayakan keseruan #WishOreo110 dengan cara menghadirkan keseruan sepanjang tahun. Berbagai inovasi dan kejutan dari rangkaian produk Oreo telah disiapkan. 

Salah satu keseruan yang dihadirkan adalah peluncuran produk baru varian spesial ulang tahun Oreo "Birthday Cake Flavor" dengan bentuk biskuit khas Oreo yang bertabur sprinkle warna-warni di dalamnya dan desain kemasan menarik. Biskuit Oreo dapat diperoleh di toko-toko terdekat di kota Sobat Dy tinggal.


Augmented Reality (AR) Instagram Filter

filter ar instagram


Oreo ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk merayakan keseruan #WishOreo110 bersama-sama dengan cara meniup 110 lilin dimanapun masyarakat berada dengan cara yang seru. Fitur AR dapat diperoleh dengan cara memindai kode QR pada kemasan produk baru varian spesial ulang tahun "Birthday Cake Flavor" dan akan langsung terhubung pada fitur Instagram filter di laman akun instagram @oreo_indonesia.

Selain itu Vega Gupta juga menyampaikan bahwa "Bagi  110 partisipan yang beruntung dan berhasil meniup 110 lilin menggunakan fitur AR (Augmented Reality) Oreo pada instagram filter berkesempatan uuntuk memenangkan hadiah menarik dari Oreo."

Yuk Sobat Dy, cobain fitur AR dari Oreo ini, dijamin ketagihan deh. Seperti yang dilakukan anak-anak saya, mereka penasaran hingga berhasil meniup 110 lilin. Mereka melakukannya bergantian. Awalnya kami coba bersama-sama, tetapi tidak berhasil. Kemudian masing-masing dari kami mencobanya dan taraaa akhirnya berhasil. Jangan lupa untuk mencantumkan #WishOreo110 dan #UlangTahunOreo saat mengunggahnya di Instagram Story ya.


Kolaborasi Bersama F&B

Tidak cukup sampai disitu. Kemeriahan ulang tahun Oreo berlanjut dengan kolaborasi spesial bersama beberapa Food and Beverage merchant ternama, salah satunya adalah Bittersweet by Najla. 

Saat siaran pers Oreo 110 Birthday #WishOreo110, Najla Farid Bisyir, selaku founder Bittersweet by Najla menyampaikan bahwa " Oreo merupakan biskuit yang sudah melegenda dan kamipun memahami bahwa Oreo memiliki tempat spesial di hati para penggemarnya.Kami sangat senang dengan kolaborasi ini dan berharap dengan dessert box spesial bertajuk cookies and cream spesial anniversary ini dapat menambah keseruan di momen spesial #WishOreo110." 

Sobat Dy, pernah mencoba merasakan Oreo Cheese Cake dari Bittersweet by Najla? Campuran biskuit dengan cheese cake yang disiram coklat dan biskuit Oreo. Ingin segera coba dessert box  ini, tenang Sobat Dy bisa kok memesannya  melalui marketplace. Hati-hati ketagihan ya, Oreonya mantap rasanya apalagi dipadukan cheese cake yang lembut.

Dengan adanya peluncuran produk baru dan fitur Augmented Reality Oreo pada instagram filer pada perayaan ulang tahun ke-110  ini, diharapkan dapat menjadi kegiatan seru sehingga kemeriahannya dapat dirasakan oleh keluarga Indonesia.

Selamat ulang tahun Oreo, semoga tetap menjadi biskuit favorit keluarga Indonesia dan selalu berinovasi.


Referensi

Press release yang disisipkan di https://ibuibudoyannulis.com/iidnreborn/lomba-blog-oreo-110th-birthday-celebration/

https://www.bittersweetbynajla.com



Read More

Pendidikan Seksualitas Komprehensif Dalam Tuntas Seksualitas

Rabu, 10 Agustus 2022

 ipendidikan seksualitas komprehensif


Hai Sobat Dy. Kali ini saya akan membahas buku Tuntas Seksualitas karya Ani Christina. Buku ini membahas tentang pendidikan seksualitas komprehensif. Seperti buku-buku Bu Ani yang lain, buku ini juga banyak membahas tentang praktik langsung.

Buku yang baru saya beli bulan Agustus ini, walaupun sudah terbit sejak Oktober 2020. Buku ini melengkapi koleksi buku dari Griya Parenting. Tak terasa banyak koleksi buku dari Griya Parenting yang ditulis oleh Ani Christina atau Miftahul Jinan atau keduanya. Dan belum semuanya saya baca, secepatnya ya saya buat resensinya, ditunggu ya Sobat Dy.

Mengapa akhirnya saya membeli buku ini karena saya membutuhkan referensi terkait pendidikan seksualitas. Walaupun sebelumnya saya sudah membaca Ensexclopedia, tetapi saya masih membutuhkan referensi lainnya. Keduanya sama-sama bagus sih menurut saya.

Tuntas seksualitas merupakan rangkaian buku tuntas yang telah terbit sebelumnya, yaitu Tuntas Motorik dan Tuntas Kemandirian. Saat ini buku Tuntas Emosi masih dalam proses penyusunan, semoga segera terbit ya.


Spesifikasi Buku

Judul Buku : Tuntas Seksualitas, Pendidikan Fitrah Seksualitas Anak Laki-laki dan Perempuan.

Penerbit : FIlla Press

ISBN : 978-602-50501-6-9

Jumlah halaman : 125

Cetakan pertama : Oktober 2021

Buku ini mungil, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Dimensinya yang segenggaman tangan  membuat saya  nyaman memegangnya membawanya pergi sebagai bahan bacaan. Bagi  Sobat Dy yang senang membaca, maka tidak perlu waktu lama untuk menuntaskan membacanya. Cukup sekali duduk buku akan tandas dibaca.


Blurb

Blurb yang terdapat pada bagan belakang buku memberikan gambaran bagaimanan isi buku tersebut.

Mendidik anak agar memiliki serangkaian kualitas laki-laki atau perempuan sesuai dengan fitrahnya adalah bentuk pendidikan seksualitas hakiki. Ketika anak-anak kita berkembang dengan kualitas ini, maka harapan terbentuknya keluarga sebagai tempat pertama untuk menyemai peradaban akan dapat kita siapkan dengan baik.
Mendidik anak menyiapkan peran berkeluarga akan menjadi bagian penting dari prosess regenerasi manusia untuk terus dapat mengemban amanah sebagai pemimpin di bumi.


pendidikan seksualitas


Profil Penulis

Ani Christina adalah nama yang diberikan oleh kedua orangtuanya. Seorang praktisi di Griya Parenting yang diasuhnya bersama Ustadz Miftahul Jinan. Beliau telah menerbitkan beberapa buku parenting dan ada juga yang bekerjasama dengan menyusunnya bersama Ustadz Miftahul Jinan.

Beliau bergabung dalam berbagai komunitas sehingga beliau mendapatkan gambaran atau fenomena yang akan terjadi atau sedang terjadi, tentu saja semuanya terkait dengan pendidikan anak. Beliau mempunyai sebuah situs yang berisi artikel-artikel terkait parenting.


Pendidikan Seksualitas Komprehensif

Terdapat 13 bab yang dibahas dalam buku ini. Dimulai dari seksualitas jangan dianggap tabu. Mengapa? Karena beberapa orang tua menganggap seksualitas tabu untuk dibicarakan. Maka akibatnya adalah anak akan mencari informasi dari segala sumber untuk memuaskan rasa ingin tahunya, terlepas sumber informasi tersebut benar atau tidak.

13 bab dalam buku ini sebagai berikut :

  1. Seksualitas, jangan dianggap tabu
  2. Memperkenalkan identitas laki-laki dan perempuan
  3. Manajemen kamar anak laki-laki dan perempuan
  4. Manajemen aktivitas sebagai media pengelolaan energi seksual
  5. Menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan
  6. Tanya jawab seksualitas, sesendok bukan langsung sebakul
  7. Dialog pada saat datangnya baligh
  8. Tegas dan tegas mendidik anak baligh
  9. Pembagian peran ayah-ibu dalam pendidikan seksualitas
  10. Fenomena anak pacaran
  11. Pencegahan kasus pelecehan seksual
  12. Jauhkan Anak dari El-Ge-Be-Te
  13. Mendidik fitrah seksualitas anak

Bagaimana jika informasi yang diberikan salah, tentu saja hal ini akan berakibat pada kesalahpahaman dan anak akan mengetahui hal-hal yang seharusnya tidak diketahui mereka, karena belum saatnya mereka tahu. Penulis juga mengingatkan bahwa dalam memberikan informasi ke anak sebaiknya bertahap sesendok demi sesendok bukan langsung sebakul.

Persoalan seksualitas anak menjadi gambaran kegagalan bagi orang tua dalam mendidik anak-anaknya yang dapat menuai rasa malu nantinya. Di sisi lain, hanya sedikit bahasan tentang teknis pendidikan seksual karena tema ini masih tabu untuk dibicarakan, berasa abu-abu untuk diperbincangkan dan malu untuk mengungkapkannya jika ada permasalahan yang muncul.

Mendidik anak usia dini untuk menerima identitas laki-laki atau perempuan sesuai dengan kondisi biologis yang Allah berikan padanya adalah bentuk pendidikan seksualitas dasar .... halaman 19


Orang tua mengenalkan dulu jenis kelamin anak, kemudian memberikan contoh jenis kelamin orang sekitar. Orang tua juga dapat menginformasikan bahwa ciri pakaian tertentu digunakan jenis kelamin tertentu, misalnya perempuan menggunakan gamis sedangkan laki-laki menggunakan celana.

Hal yang perlu mendapatkan perhatian juga adalah anak-anak yang gagal mengidentifikasi persepsi tentang jenis kelamin biasanya akan mengalami  kebingungan identitas ketika dewasa. Penulis memberikan contoh bagaimana orang tua mempraktikan pengenalan jenis kelamin pada anak.

Orang tua perlu membangun definisi gender yang jelas bagi anak, sehingga anak tidak kebingungan menetapkan identitas gendernya sendiri. Anak juga perlu mendapatkan keteladanan tentang bagaimana seharusnya peran gender yang sebenarnya.


tuntas seksualitas

Rumah dan keluarga sebagai referensi belajar pertama setiap anak tentang peran seksualitas secara ironis menjadi tempat pertama pula yang mengaburkan peran tersebut. Miris ya Sobat Dy, jangan sampai kita sebagai orang tua terjebak dalam kondisi seperti ini.


Kekurangan dan Kelebihan Buku

Buku yang ringan dan padat isinya. Dilengkapi dengan contoh nyata karena penulis merupakan praktisi yang sering menghadapi berbagai permasalahan terkait seksualitas. Bahasa yang lugas memudahkan saya untuk memahami apa maksud penulis. Ciri khas ini juga terdapat dalam seri buku tuntas lainnya.

Untuk skala penilaian buku ini, untuk skala 1-10, maka nilai buku ini adalah 8.


Penutup

Buku ini sesuai dengan harapan saya karena penulis membahas tuntas tentang pendidikan seksualitas komprehensif lengkap dengan contoh mengkomunikasikannya pada anak. Saya merekomendasikan buku ini untuk dibaca Sobat Dy sebagai bahan diskusi dengan anak-anak.


Read More

Teknik Self Healing Dalam Acara Milad Kedua IP Sidomojo

teknik self healing

Hai Sobat Dy, bagaimana kabarnya hari ini? Bagaimana suasana hatinya saat ini? It's ok not to be ok kok. Tidak ada yang sempurna. Saat ini kita menjalankan peran kehidupan merupakan versi terbaik kita saat ini. Kadang kita butuh jeda dalam menjalani peran kehidupan bukan? Yuk, simak lebih lanjut ya. Saya ingin berbagi teknik self healing yang saya peroleh saat acara Milad Kedua IP Sidomojo.

Sebetulnya acara ini telah berlangsung beberapa bulan yang lalu. Tepatnya akhir bulan Mei 2022. Namun, baru kali ini saya menuliskan beberapa catatan penting yang saya peroleh selama acara keren ini berlangsung. Sayang kalau terlewat begitu saja.

Adanya pandemi dua tahun terakhir membuat banyak perubahan demi perubahan menjadi makanan sehari-hari yang membuat tekanan dan tantangan di era new normal ini semakin tinggi, khususnya untuk para Ibu, termasuk saya. Mungkin hal yang sama juga terjadi pada Sobat Dy.

Ada tanggung jawab mengurus anak-anak dan suami. Urusan rumah tangga. Urusan keuangan yang secara tidak langsung kadang membuat mental dalam kondisi tidak waras. Bagaimana agar pikiran kita tetap waras tanpa abai prioritas? Oleh karena itu, IP SidoMojo mengadakan talkshow "Tetap waras tanpa abai prioritas (Pentingnya self healing bagi Ibu)".


Ibu Profesional Sidoarjo Mojokerto

Ibu Profesional merupakan salah satu komunitas perempuan yang cukup besar di Indonesia. Komunitas yang digagas oleh Ibu Septi Peni Wulandani pada tahun 2011. Saat ini Ibu Profesional telah tersebar di 58 kota di Indonesia dan 20 negara di dunia.

Salah satunya adalah Ibu Profesional Sidoarjo Mojokerto yang merupakan hasil pemekaran dari Ibu Profesional Surabaya Raya. Usianya baru berjalan dua tahun ini pada Mei 2022. Namun, di usianya yang masih baru ini Ibu Profesional Sidoarjo Mojokerto tetap ingin memberikan dampak pada anggotanya. Selain itu adanya pandemi yang melanda Indonesia banyak berpengaruh pada semua segmen kehidupan, tak terkecuali ibu. Sehingga tema terkait kesehatan mental ibu sesuai dengan kondisi yang saat ini terjadi.


Rangkaian Acara Milad Kedua IP SidoMojo

Serangkaian acara diselenggarakan panitia untuk merayakan Milad kedua IP SidoMojo. Salah satunya adalah acara puncak yang diselenggarakan tanggal 29 Mei 2022. Acara ini diadakan sekaligus sebagai ajang halal bihalal karena masih dalam bulan Syawal.

Lokasi acara berada di pusat kota Sidoarjo, tepatnya di sekolah Nurul Hikmah, kecamatan Buduran. Lokasi ini cukup strategis dan mudah dicari karena berada di lingkungan sekolah dari mulai TK hingga sekolah menengah atas.

IP SidoMojo anggotanya tersebar di dua kabupaten, yaitu Sidoarjo Mojokerto. Kali ini acara diselenggrakan di Sidoarjo, mungkin tahun depan diselenggarakan di Mojokerto agar adil bagi anggotanya. 

Adanya pandemi membuat beberapa agenda diadakan secara daring. Oleh karena itu saat acara milad ini dilakukan secara luring maka acara ini juga sebagai ajang temu kangen, termasuk bagi saya. Rasanya senang sekali bertemu secara fisik dengan teman yang lama tak berjumpa. Terbayang bagaimana hebohnya kami saat bertemu. Ada banyak anggota baru yang saya tidak pernah bertemu sebelumnya walaupun cukup akrab di dunia maya. Bertemu di dunia nyata itu jauh lebih menyenangkan, lo.

Acara keren ini didukung oleh beberapa sponsor, yaitu Kampoeng Dolanan, So Mbakso, Nik's Craft, A11 Daycare & preschool, Vianca Jaya Print, Happy Kids Store, Moonzaya, Adis Cakery, Ainun Ayrina, Bunda GenWah, TaKi, Dapur Ersa, Madu Ongu, Air Mineral Santri, Nisamilyshop, dan Sekolah Nurul Hikmah. Peserta yang datang mendapat banyak voucher dan tentu saja hadiah dari sponsor.

Seperti biasanya acara yang diselenggarakan Ibu Profesional selain diadakan untuk ibu, juga diadakan untuk anak dan suami. Paket lengkap, ibu bisa me time dan anak bisa bermain bersama ayah atau sendiri. Seperti kali ini, panitia tidak hanya mengadakan acara untuk ibu, tetapi beberapa agenda juga disediakan untuk anak-anak. Ibu senang, anak senang.

Talkshow 

Acara utamanya adalah talkshow dengan tema Tetap Waras Tanpa Abai Prioritas, Pentingnya Self Healing Bagi Ibu. Pembicaranya adalah Afiyah Latifah, A. Md. TW., S.Psi, seorang konsultan ABK dan keluarga, terapis wicara.

Panggung Read Aloud 

Read aloud disampaikan oleh Vidya Ayuningtyas, S. T seorang certified read aloud trainer. Selain praktik read aloud beliau juga memaparkan tentang pentingnya read aloud dan teknik read aloud.

Permainan tradisional bersama Kampung Dolanan

permainan tradisional

Beberapa permainan tradisional disediakan oleh Kampoeng Dolanan. Mustofa Sam, pendiri Kampoeng Dolanan ikut mendampingi anak-anak saat melakukan permainan. Permainan tradisional yang dimainkan ada balap karung, tarik tambang, egrang tali, boy-boyan

Nindi, putri sulung saya tidak pernah melewatkan acara seperti ini. Dia selalu menemani saya dalam setiap acara yang diselenggarakan Ibu Profesional, karena acara yang disediakan untuk anak-anak peserta selalu keren, sehingga Nindi ketagihan untuk ikut serta. 

Anak-anak anggota Ibu Profesional ini akan asyik bermain sendiri lo jika bertemu, seperti ibu-ibunya. Nindi bersama teman-temannya asyik bermain permainan tradisional dan menghias cookies yang diselenggarakan Rumbel Boga. Kegembiraan Nindi bertambah karena dia menjuarai Egrang Tali. Seru deh kalau mendengar ceritanya, mulai permainan apa saja yang diikutinya hingga dia bermain dengan siapa saja, hingga bertemu dengan teman baru.

permainan tradisional


Pameran karya rumbel komunitas Ibu Profesional SidoMojo

Selain itu juga ada pameran karya rumah belajar. Ada buku stiker kebaikan karya rumah belajar literasi. Ada aneka masakan karya Rumah Belajar Boga dan lainnya. Senangnya kalau datang di acara IP, ada banyak ragam karya anggota yang diperlihatkan sehingga menarik minat untuk bergabung menjadi anggota rumah belajar.

Cookies art bersama Rumbel Boga

Agenda cookies art ini diperuntukkan untuk anak-anak. Cukup dengan biaya sepuluh ribu rupiah sebagai pengganti bahan untuk menghias cookies anak-anak sudah dapat berkreasi dengan menghias cookies. Karena saat itu hanya tinggal satu paket, maka Nindi berbagi dengan teman-temannya. Setelah menghias cookies, mereka pun menikmati cookiesnya.

Performance putra putri member 

Performance diisi dengan membaca puisi oleh Liha, putri mbak Leli, anggota IP SidoMojo yang tinggal di Mojokerto.

Pengumuman pemenang Qu12ma Instagram

Qu12ma adalah kuis yang dilakukan di Story Instagram IP SidoMojo selama bulan Ramadan. Quiz ditanyangkan setiap hari. Peserta dapat menjawab selama story tersebut masih ditayangkan. Pemenang adalah peserta yang paling sering ikut quiz dan menjawab dengan benar.


Acara Puncak

Acara puncak berupa talkshow ini diampu oleh Afiyah Latifah, A. Md. TW., S.Psi. Mbak Afi, panggilan akrabnya dengan jelas memaparkannya. Saya sengaja mengambil posisi duduk di dekat tembok agar saya bisa bersandar dan menyimak materi dengan nyaman. Sekaligus mencatat materi yang disampaikan.

Healing

Healing adalah sebuah tindakan penyembuhan karena tubuh mengalami sakit. Kapan healing dilakukan? Tentu saja saat kita membutuhkannya dengan tujuan untuk menyembuhkan bukan untuk menimbulkan masalah baru. Bagaimana cara healing yang sesuai? Tidak ada cara yang sama untuk semua orang. Namun dapat ditarik sebuah benang merah, yaitu dengan cara mengatur pola pikir kita.

Pola pikir

Menurut mbak Afi, mengatur pola pikir dimulai dari mengakui kita sedang dalam masalah. Sehingga kita dapat menyadari bahwa ada hal yang tidak sesuai. Selanjutnya adalah menerima masalah tersebut, dengan menerima masalah tersebut maka kita akan fokus mencari solusi.

Sobat Dy, kita perlu menyadari bahwa kita tidak bisa mengubah orang lain, termasuk anak kita sendiri. Kita hanya bisa mengarahkan, tetapi tidak bisa mengubahnya. Sehingga tidak perlu fokus untuk mengubah orang lain. 

Langkah selanjutnya adalah mengambil alih tanggung jawab. Mbak Afi memberikan contoh ada orang yang berhutang, kemudian saat menagihnya orang tersebut malah ngomel. Maka saya instighfar mengapa Allah memperkenankna uang tersebut dipinjamkan dan terjadi semua pasti ada alasannya. Daripada saya stres, saya memutuskan untuk mengikhlaskannya. Terkait orang tersebut yang dzolim, biarkan menjadi urusan Allah.

Mengambil alih maksudnya adalah fokus pada diri kita sendiri. Sedangkan pasrah adalah mengembalikan semuanya pada Allah yang mengizinkan semuanya terjadi. Sebagaimana yang tercantum dalah surat Al Insyiroh bahwa bersama kesulitan akan ada kemudahan..

Waras

Agar pikiran kita tetap waras, maka Sobat Dy sebaiknya tetap menjaga tubuh untuk bergerak teratur, melakukan me time, sellau belajar, bersosialisasi dan penuhi asupan tubuh dneghan makanan bergizi.

Jika badan digunakan untuk bergerak, maka pikiran juga akan ikut bergerak. Jangan tidur atau diam saja jika sedang dalam maslaah, karena nantinya akan semakin stres atau tertekan. Jika dalam agama Islam mungkin Sobat Dy mengetahui jika marah maka sebaiknya duduk. Jika masih marah maka mengambil air wudhu dan salat. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa jika Sobat Dy dalam kondisi marah atau tertekan sebaiknya bergerak.

Tetaplah belajar walaupun satu kalimat, sehingga jangan pernah puas. Teruslah belajar selama hayat masih dikandung badan. Jangan pernah berhenti belajar, karena kehidupan tidak pernah berhenti mengajar.

Jangan mengurung diri. Jalin silaturahmi dengan kerabat dan teman. cari lingkungan yang positif dan jangan membatasi diri.

Saat marah, tetaplah makan, karena tubuh memerlukan asupan agar dapat berpikir dengan jernih dan tidak menimbulkan masalah baru karena tidak makan. Manusia memerlukan asupan untuk melakukan beragam aktivitas dan mendukung organ tubuuh untuk melakukan fungsinya.

Teknik self healing

Beberapa teknik self healing ayng dapat dilakukan adalah writing atau menulis, clapping atau tepuk dan tapping atau ketuk.

Writing

Writing adalah menuliskan saja semua masalah yang ada menggunakan tulisan tangan. Ketika menulis maka energi marah tersebut akan keluar bersama keluarnya energi untuk menulis. Namun, perlu diperhatikan agar tulisan yang berisi kemarahan atau masalah tersebut tidak terbaca orang lain, karena jika terbaca orang lain maka namanya show bukan lagi healing.

Clapping

Clapping atau tepukan. Jika Sobat Dy stres maka otot sekitar leher tegang, ketika tegang maka daerah sekitar leher ditepuk agar tidak tegang. Ketika otot sudah rileks maka pikiran akan berubah kemudian lakukan afirmasi positif. Clapping dapat dilakukan pada seluruh badan untuk mekonggarkan otot yang tegang.

Oleh karena itu anak yang sedang tantrum dapat diatasi dengan memeluknya kemudian lakukan clapping pada punggungnya agar anak rileks dan tantrumnya mereda.

Tapping

Tapping atau ketuk adalah dengan mengetuk beberapa bagian tubuh menggunakan jari telunjuk atau jari telunjuk dan jari tengah bersamaan. Tapping akan berpengaruh saat emosi negatif sedang muncul. 

Beberapa titik tapping yang dapat dilakukan adalah di bawah mata, atas alis, bawah bibir, dada bagian atas. Mbak Afi memberikan contoh langsung bagaimana melakukan clapping dan tapping yang tepat di beberapa bagian tubuh.

Mbak Afi juga menyampaikan bahwa saat anak tantrumah, maka yang melakukan tapping terlebih dahulu adalah ibunya, sambil berkata ya Allah saya ikhlas anak saya marah, saya terima, saya sayang anak saya. Hal ini dapat juga dilakukan saat salat tahajud sehingga fibrasi positif tersebut memancar ke seluruh anggota keluarga. Anak-anak lebih membutuhkan ibu yang bahagia dibandingkan ibu yang sempurna. Setelah semua teknik selesai dilakukan, maka ucapkan Alhamdulillah.


Penutup

Acara ini sesuai dengan yang saya butuhkan dan mungkin Sobat Dy juga membutuhkannya. Ibu adalah sebuah profesi dengan segudang tanggung jawab dan rawan tertekan, sehingga diperlukan ilmu agar tetap sehat waras.

Setelah mengikuti serangkaian acara milad saya merasa beruntung bisa hadir acara keren ini. Teknik self healing yang saya peroleh langsung saya praktikan. Semoga dimudahkan untuk tetap waras tanpa mengabaikan prioritas sebagai seorang ibu, istri, pribadi dan bagian anggota masyarakat. 




Read More

Menu Qendi Resto Sidoarjo Yang Menggoda Selera

Rabu, 03 Agustus 2022

   

menu qendi resto

Selamat pagi, siang,  sore, dan malam Sobat Dy. Jadi ingat sebuah lagu jaman masih putih abu-abu. Cung yang seangkatan, hehehe. Sudah makan belum nih? Makan dulu yuk. Mau coba menu Qendi Resto Sidoarjo yang menjadi kesukaan keluarga kami? Boleh juga kok.

Mengapa manusia perlu makan? Karena tubuh kita memerlukan nutrisi yang dapat diperoleh dari makanan. Nutrisi tersebut digunakan tubuh untuk beraktivitas dan semua fungsi tubuh seperti bernapas, mencerna makanan, dan menjaga suhu tubuh, lo.

Makanan hasil masakan ibu tentunya selalu menjadi idola, kan ya. Namun, sesekali makan di luar rumah boleh juga kok. Misalkan untuk merayakan ulang tahun atau merayakan hari pernikahan. Jika sedang ingin cuti masak juga boleh la makan di luar, asal enggak sering-sering saja.

Sebetulnya saya dan suami beberapa kali makan di luar. Entah di warung atau rumah makan. Saat sedang ingin cuti masak atau hanya ingin mencoba menu di tempat makan tersebut. Dengan catatan tidak antri panjang dan lama. Saya paling males mampir kalau melihat antrian makan sudah mengekor, pasti langsung pindah haluan cari tempat makan yang lain. Duh, malesnya mau makan aja kok antri panjang dan mengular, walaupun tempat makan tersebut sedang menjadi trend.

Nah, saya bisikin salah satu tempat makan yang nyaman ya, namanya Qendi Garden Resto, lokasinya tidak jauh dari rumah saya, sekitar tujuh kilo saja. Kurang lebih sekitar 15 menit jika kondisi jalan lancar sudah sampai tujuan.

Saya mengetahui Qendi Garden Resto saat mengahdiri resepsi pernikahan salah satu kolega saya. Tempatnya sesuai dengan jumlah undangan, tata ruangnya menarik dan masakannya enak. Sepertinya point terakhir ini lo yang penting, enak.

Saat itu, mobil pengantin yang berada di depan resto adalah mobil dengan atap terbuka dan jenis mobil lama. Anak-anak segera minta foto deh. Sayang fotonya entah kemana ya.


Suasana Nyaman Saat Makan di Qendi Garden Resto

Saat memasuki area resto akan disambut dengan area parkir yang cukup luas. Pintu masuk resto yang berbentuk serong, menarik bagi saya, karena umumnya pintu masuk berada di tengah bagian depan resto.

qendi garden resto

kredit foto : www. qendiresto.com

Restoran ini tampak asri dari luar, karena banyak tanaman yang mengelilinginya. Eksterior batu alam menambah kesan nyaman. Saat memasuki restoran, pengunjung dapat memilih area sisi kanan atau kiri. Selain itu pengunjung juga dapat memilih gazebo jika ingin makan dengan cara lesehan. Ada juga area tengah atau mungkin area utama yang lapang dengan bangku dan meja panjang.

Area utama ini dulu digunakan kolega saya sebagai area pelaminan. Ada panggung yang tidak tinggi, selain itu berada di tengah resto sehingga memudahkan tamu untuk bersalaman, mengucapkan selamat.

qendi resto sidoarjo

kredit foto : www. qendiresto.com

O iya karena adanya pandemi covid, restoran ini juga meletakkan pengukur suhu badan dan handsanitizer di area pintu masuk. Di belakang pintu masuk terletak area untuk membuat minuman dan kasir. Dapurnya terletah di bagian belakang resto.

Konon, Qendi resto adalah restoran pertama di Sidoarjo dengan konsep taman. Ada kolam ikan  yang cukup besar di resto ini. Ada beberapa gazebo yang berada di atas kolam. Ini kesukaan anak-anak saya. Mereka makan sambil melihat ikan.

Lokasi yang lapang di resto ini memungkinkan pengunjung untuk menggunakannya sebagai lokasi beberapa acara, seperti pernikahan, halal bihalal, pertemuan, arisan, pesta ulang tahun, dan lainnya.


Menu Qendi Resto Sidoarjo

Hal yang utama dan penting bagi sebuah restoran adalah menu makanan yang menggoda selera pengunjung. Agar pengunjung yang datang puas dan berkunjung kembali untuk menikmati cita rasa masakan yang disajikan restoran tersebut. Sepakat kan Sobat Dy?

menu yang menggoda selera
Menu masakan yang disediakan Qendi resto variatif, mulai dari masakan khas Indonesia, chinese  food, western food. Aneka makanan ringan juga ada, seperti mendoan, tahu crispy, rujak, kentang goreng. 

Tidak hanya variasi pilihan makanan, minuman yang disediakan juga bervariasi. Ada minuman khas Indonesia seperti wedang uwuh, sinom, beras kencur. Ada minuman hangat, seperti cappucino, cokelat hangat, teh manis hangat. Aneka es dan sari buah juga ada. Banyak kan pilihannya. Sobat Dy bisa mencobanya satu per satu.

Salah satu menu favorit anak-anak adalah Nasi Goreng Qendi, Mie Goreng Qendi dan Fuyunghai. Sedangkan untuk kudapan ada mendoan, ini kesukaan anak tengah. Namun, jika hanya tempe goreng biasa dia enggak suka. 

Sepertinya nasi goreng dan mie goreng menjadi favorit banyak anak-anak lain selain anak saya, entah karena sering dihidangkan di rumah atau karena sebab lain. Namun, rasa mie goreng dan nasi goreng di Qendi resto ini spesial. Perpaduan rasa manis dan asin yang pas. Selain itu campuran telur, ayam dan baksonya pas. Tandas hingga suapan terakhir.

Fuyunghai kesukaan anak sulung dan mama saya. Anak sulung hanya suka telur jika didadar atau diceplok dan dimasak fuyunghai. Dia tidak suka variasi telur yang dimasak lainnya.  Fuyunghainya menggunakan isian potongan ayam, wortel dan bawang prei sepertinya. Tidak banyak menggunakan tepung, sehingga rasa telurnya benar-benar terasa. Beberapa fuyunghai yang beli di resto lain menggunakan campuran tepung yang banyak agar ukuran fuyunghainya lebih besar, tetapi telur yang digunakan lebih sedikit.

Sedangkan suami, sukanya kalau enggak gurame atau patin bakar. Istrinya belum bisa buat yang yummy soalnya, hehehe. Pilihan lain ada iga penyet yang juga favoritnya. Sambal sebagai pelengkap ikan bakarnya enak, lo. Secara saya juga belum bisa emmbuat sambal yang enak, hehehe.


Penutup

Recomended deh menu Qendi Resto Sidoarjo. Suasana resto yang nyaman juga membuat anak-anak suka jika diajak makan di resto yang berada di pusat kota Sidoarjo ini. Yuk, cobain suasana dan menu masakan yang beragam dan tentu saja menggoda selera. Selamat mencoba.




Read More

Kata-katamu Melukaiku

Senin, 01 Agustus 2022

  
Kata-katamu melukaiku


Aku adalah seorang perempuan sederhana yang mempunyai keinginan sederhana pula, yaitu menikah dan membentuk sebuah keluarga bersama pasangan yang mencintaiku. Aku juga bukan penganut paham anti institusi pernikahan. Panas rasanya telinga dan hati mendengar gunjingan dan tuduhan, akan tetapi Aku berusaha mengabaikannya. Aku sering berbicara dalam hati, bahwa aku tidak seperti yang mereka tuduhkan.

Aku perempuan yang berusia 27 tahun dan belum menikah. Jika sampai saat ini aku belum menikah, bukan karena aku tidak ingin menikah, tetapi aku belum menemukan lelaki yang mencintaiku setulus hati, begitu pula sebaliknya. Bukankah masalah rasa cinta tidak dapat dipaksakan? Cinta adalah masalah hati. Tuhan menciptakan makhluknya berpasang-pasangan, aku meyakini nya.

Kedua orang tuaku tidak pernah membahas mengapa aku belum menikah. Mungkin mereka berdua ingin membicarakannya, tetapi khawatir melukaiku sehingga mereka tidak pernah membahasnya. Hal ini membuatku lebih nyaman dalam menjalani hari-hariku, menghabiskan waktu bersama orang tua dan adikku di rumah.

Aku merasa beruntung mempunyai sahabat yang mendukungku, mereka pun tidak mempermasalahkan keadaanku yang belum menikah, walaupun mereka semua sudah menikah. Beberapa kali sahabat dan temanku, baik teman kerja maupun teman main memperkenalkanku dengan lelaki kenalan mereka, yang mereka anggap dapat menjadi pendamping hidupku. Aku pun tidak menolak tawaran itu, aku menerima maksud baik mereka.

Namun sejak awal aku sampaikan, bahwa perkenalan ini hanyalah sebuah usaha untuk mendapatkan pendamping hidupku. Bukan jaminan setelah mereka mengenalkanku dengan temannya atau dengan saudaranya, aku akan menikah dengannya. Umumnya mereka memahaminya, karena jodoh tidak dapat dipaksakan. Aku merasa lega dengan hal ini, sehingga aku tidak merasa tertekan.



----


Namun, tidak semuanya bersikap manis. Ada yang bersikap manis di depanku, tetapi menggunjingkan bahkan menjelek-jelekkanku. Ada juga yang secara langsung berbicara buruk di depanku. Kejadian yang masih melekat kuat di ingatanku, walaupun aku telah memaafkan mereka tanpa mereka memintanya.

Seseorang yang telah lama kukenal, beliau adalah sosok yang akrab bagi keluarga kami. Perbincangan santai sore itu, tanpa beliau sadari sangat menyakitkan. Mungkin beliau hanya bercanda dengan mengatakan sebaiknya saya mengobral saja dan tidak perlu memilih-milih calon suami, kemudian beliau menceritakan pengalamannya bertemu dengan suaminya.

Aku hanya tersenyum menanggapi gurauan itu. Namun malamnya aku menangis sejadi-jadinya. Kata-kata yang paling pedas yang pernah kudengar selama ini. Jika selama ini tuduhan seperti jangan terlalu sibuk, jangan pemilih atau jangan terlalu mandiri, aku masih bisa menerimanya. Namun kata-kata obral ini yang tidak aku pahami. Batinku berteriak, apakah aku barang yang harus diobral agar aku bisa menikah, apakah serendah itu institusi pernikahan. Rasa marah, sedih, kecewa bercampur aduk.

Aku melakukan introspeksi diri untuk kesekian kalinya, apakah ada yang salah pada diri ini sehingga aku belum juga menikah. Namun, apa yang aku lakukan seperti menyalahkan Tuhan. Oh tidak, ini tidak boleh dilanjutkan, aku tidak menyalahkan Tuhan.

Aku mengambil kertas dan menuliskan semua sakit hatiku, terutama kata-kata yang menyakitkan tentang kondisiku yang belum menikah. Rasa sakit itu bertahap berkurang, setelah menulis aku menyobek kertas tersebut, khawatir akan terbaca oleh orang tuaku. Aku tidak ingin mereka bersedih, sudah cukup beban mereka menghadapi kenyataan bahwa aku belum menikah.

Rasa marah dan kecewa berangsur berkurang dan aku mulai berdamai dengan kondisiku. Aku tidak mungkin dan tidak boleh menyalahkan Tuhan, Tuhan tahu yang terbaik untukku. Aku hanya berusaha menjalankan peran dan berusaha seoptimal mungkin.

Rasa marah dan kecewa merupakan emosi yang harus kusalurkan, karena emosi ibarat energi yang tidak bisa hilang akan tetapi dapat disalurkan menjadi energi lain. Aku memilih mengalihkan energi itu untuk menulis, dengan menulis aku merasa lebih lega. Sebuah kegiatan yang kulakukan jika aku merasa membutuhkan seseorang untuk bercerita, selain bercerita pada sahabat.




Saat ini menulis menjadi salah satu kegiatanku untuk membahagiakan diriku sendiri, istilah yang lebih dikenal dengan me time. Dengan menulis aku bisa mencurahkan isi hati dan isi kepalaku, kadang tidak perlu diketahui orang lain. Menulis untuk menyembuhkan.
Read More

Menembus Batas Usia

menembus batas usia


Sebuah pesan masuk dari seseorang teman yang pernah bergabung di sebuah grup tentang kepenulisan, tetapi entah grup yang mana. Yup, saya banyak bergabung dan belajar tentang menulis, baik menulis cerita anak, picture book ataupun cerita pendek. Hingga akhirnya saya cenderung memilih untuk menulis cerita anak ataupun picture book.

Saya merasa lebih mudah menulis cerita anak dibandingkan cerita pendek untuk orang dewasa. Entahlah, apa karena keseharian saya bersama anak-anak yang memudahkan saya untuk menyusun ceritanya.

Sesekali saya masih menulis cerita pendek dan bergabung untuk menulis antologi. Apa tidak ingin memiliki buku solo? Tentu saja saya ingin, tetapi kembali lagi bukan untuk menulis novel. Mungkin saya memilih menulis kumpulan cerita pendek baik cerita dewasa maupun cerita anak-anak. Mengapa? Karena menulis novel ibarat lari maraton, panjang dan perjuangannya wow banget. Saya belum sanggup untuk melakukannya.

Di Ujung Penantian

Di Ujung Penantian adalah kumpulan cerita pendek berdasarkan kisah nyata. Mbak Puspa adalah koorinatornya. Ini adalah kali pertama saya bekerja sama dengan beliau. Tidak tergabung di komunitas apapun. Beliau adalah penanggung jawab hingga bukunya terbit. Tidak ada batasan jumlah minimal buku yang harus dibeli. Umumnya ini adalah persyaratan yang ditetapkan jika ingin menulis buku antologi yang diterbitkan di penerbit Indie.

Di lain waktu saya akan membahas aneka macam penerbit ya. Ada kelebihan dan kekurangannya untuk masing-masing penerbit. Buku DI Ujung Pennatian diterbitkan di penerbit indie, yaitu CV. Jejak.


Naskahku

Naskah yang saya kirim berjudul Menembus Batas Usia, yang berkisah bagaimana seorang wanita yang menyiapkan masa tuanya dan ingin tetap berkarya walaupun sudah purna tugas. Berikut karya saya dalam antologi Di Ujung Penantian :


Di teras rumah yang asri itu, tampak seorang wanita paruh baya yang sedang duduk. Dia tenggelam dalam buku yang sedang dibacanya, sehingga tidak memperhatikan siapa saja yang berlalu-lalang melintas depan rumahnya. Pandangannya teralihkan dari buku setelah pintu pagar terbuka dan terucap salam dari putri bungsunya yang pulang dari sekolah.

Wanita yang akrab dipanggil Mira atau Bu Yoga, karena suaminya bernama Yoga Prabowo, saat ini sedang mengambil cuti tahunan. Kali ini dia mendapatkan jatah cuti satu bulan. Ini adalah hari kedua dia cuti. Biasanya dia berangkat kerja pukul 06.30 dan baru pulang menjelang azan Magrib. Dia bersyukur tempat kerjanya tidak terlalu jauh dari rumah, sehingga tidak menghabiskan waktu di jalan.

"Assalamualaikum," sapa Ajeng, putrinya yang baru pulang sekolah.

"Wa'alaikumussalam," jawabnya dengan senyuman khas yang menampakkan lesung pipit di kedua pipi. Kedatangan Ajeng menghentikan kegiatannya membaca buku.

Kemudian ia mempersilakan putrinya untuk membersihkan diri dan makan siang yang telah disiapkan sejak tadi. Dia berjalan di belakang putrinya dan meletakkan buku di meja ruang keluarga.

Tidak lama terdengar suara piring yang beradu dengan sendok dan suara yang saling bersahutan antara ibu dan anak. Rupanya mereka berdua sedang asyik bercerita. Terutama putrinya, menceritakan apa saja yang dialaminya di sekolah. Kegiatan yang jarang ditemui jika tidak hari libur. Sehari-hari Ajeng makan siang yang sudah disiapkan ibunya sebelum berangkat kerja, sendiri. Kakaknya, Rama baru datang menjelang sore, kemudian disusul ibu dan bapaknya.

Setelah menemani putrinya makan siang, wanita itu menuju ruang keluarga dan mengambil laptop. Dia pun tenggelam dalam keasyikan mengetik. Sejak beberapa waktu lalu, Mira kembali menekuni hobi lamanya yang terlupakan karena sibuk. Mungkin bukan terlupakan, tetapi sengaja untuk dilupakan.

Mira baru menyadari bahwa dengan melakukan hobi, dapat menjadi sarana menghibur diri di tengah kesibukan beraktivitas atau hiburan di tengah permasalahan hidup yang dihadapi. Sehingga dia kembali menekuni hobinya. Bagi Mira, menulis dapat menjadi sarana untuk melepaskan penat di dada dan pikiran.

Mira pun mulai mengikuti kelas menulis. Tujuannya bukan untuk menjadi penulis terkenal, tetapi hanya ingin mengasah kemampuannya menulis. Agar tulisannya tidak hanya ada di diary saja, tetapi juga bisa dinikmati orang lain. Dia pun semakin ketagihan menulis sejak karyanya mendapat sambutan baik dari beberapa teman.

Bak gayung bersambut, di saat dia ingin menekuni hobinya lagi, beberapa informasi tentang kelas menulis beredar di beranda sosial medianya. Saat ini, informasi kelas menulis banyak tersedia di sosial media. Kelas pun tidak hanya berlangsung secara luring, tetapi juga berlangsung secara daring. Tentunya hal ini memudahkan bagi Mira yang masih bekerja, dimana dia mempunyai waktu yang terbatas untuk mengikuti pelatihan.



________


“Bu, saat pensiun nanti, kita pindah ke desa, yuk!” ajak Yoga, suaminya.

“Kenapa, Pak? Apa tinggal di rumah ini tidak nyaman saat kita pensiun nanti?” tanya Mira.

“Bapak, belum tahu mau ngapain setelah pensiun. Kalau di desa, ‘kan kita bisa beternak ayam atau bertani,” jawab suaminya.

“Bapak yakin mau kembali ke desa? Kita sudah terbiasa tinggal di kota dengan segala fasilitasnya. Kalau ibu, terserah, sih mau tinggal dimana. Bisa menyesuaikan, sih,” jawab Mira.

“Ibu juga sudah tahu saat pensiun mau seperti apa” lanjut Mira, disambut wajah suaminya yang mempertanyakan maksud Mira.

“Maksudnya? Mau momong cucu?” tanya Yoga.

“Ada yang lain selain momong cucu, Pak. Kita tetap bisa produktif, ‘kan, walaupun sudah pensiun?” tutur Mira.

“Aku mau tetap menulis dan menghasilkan karya yang bisa dinikmati banyak orang dan itu bisa dilakukan di sini maupun di desa, jika Bapak menginginkan kita pindah ke desa,” lanjut Mira.

“Aku juga masih ingin produktif, Bu. Pensiun bukan menjadi halangan untuk tetap berkarya, tetapi Aku juga masih bingung, apa yang akan Aku lakukan nanti saat pensiun,” ujar Yoga.

“Lakukan apa yang membuat Bapak nyaman, sehingga Bapak tetap bisa menikmati masa tua nanti,” ujar Mira.

“Aku hanya tidak ingin masa tua nanti, sakit-sakitan karena stres tidak tahu apa yang harus dikerjakan,” jawab Yoga.

Perbincangan sore itu tentang menghabiskan masa tua membuat kedua orang tua yang beberapa tahun lagi akan memasuki usia pensiun memikirkan kembali apa yang harus dilakukan nanti saat sudah pensiun. Saat ini usia pensiun adalah 58 tahun sesuai peraturan pemerintah. Itu berarti tidak lebih dari sepuluh tahun lagi mereka berdua akan memasuki usia pensiun.

Apakah jika pensiun berarti kita sudah tidak produktif lagi? Mungkin itu pertanyaan yang kerap menghinggapi para calon pensiunan, termasuk Yoga dan Mira. Namun, Mira sudah menemukan aktivitas yang membuatnya tetap produktif di saat pensiun, yaitu menulis. Menurut Mira, karyanya akan tetap dapat dinikmati sampai kapan pun, hingga menembus batas usia.

Harapan Mira, Yoga suaminya juga dapat menemukan aktivitas yang membuatnya menikmati usia pensiun dan tetap produktif.



Read More

Cara Mengenalkan 5 Kata Ajaib Pada Anak

Sabtu, 30 Juli 2022

5 kata ajaib

Anak adalah amanah yang dititipkan Tuhan kepada orang tuanya. Oleh karena itu, anak harus dijaga dengan baik tumbuh dan berkembang dengan baik jasmani dan rohaninya. Salah satunya adalah dengan mewariskan norma dan moral anak. Diantaranya dengan mengenalkan 5 kata ajaib pada anak.

"Sesungguhnya sesuatu yang paling berat timbangannya adalah budi pekerti yang agung." - Hadits


Oleh karena itu mewariskan atau mengajarkan norma dan nilai kepada anak merupakan suatu keharusan. Setiap orang tua tentu saja menginginkan anak-anaknya tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang santun, ramah dan beretika baik dalam kesehariannya.


Mewariskan Moral

"Kita dapat mewariskan apa saja dari harta yang berupa rumah, tanah, mobil, saham, deposito, perusahaan, dan lainnya. Namun pastikan dalam setiap hal yang kita wariskan terdapat nilai atau moral yang menyertainya. Tanpa nilai atau moral yang kita wariskan kepada anak-cucu, maka harta yang kita berikan justru akan menjadi fitnah bagi mereka di kemudian hari."-Miftahul Jinan dalam buku Aku Wariskan Moral Bagi Anakku.

Telah banyak kisah tentang beberapa hartawan yang telah mewariskan hartanya justru terjadi sengketa di antara anak cucunya hingga berujung harat yang diwariskan tidak memberikan nilai manfaat bagi mereka.

Sebaliknya, mereka yang telah mewariskan harta dalam wujud pendidikan moral dan kompetensi bagi anak-anaknya, justru dapat mengembangkan harta dan lebih banyak memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya.


Moral dan Etika

Moral adalah ajaran baik atau buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban. Moral merupakan standar perilaku yang memungkinkan seseorang untuk dapat hidup secara kooperatif dalam kelompok.

Konsisten karakter diri merupakan bagian utama dari moral. Konsistensi yang dinilai meliputi kesesuaian dan berlanjut secara terus menerus antara ucapan dan tindakan.

Moral dapat diartikan juga dengan aturan kesusilaan. Kata moral sering disamakan dengan kata etika, karena keduanya mempunyai arti kebiasaan atau adat.

Sedangkan etika merupakan gagasan untuk menciptakan keteraturan yang diakui bersama oleh sebagian atau sekelompok orang. Serupa tapi tak sama ya.

Sobat Dy, tak perlu mendebatkan antara moral dan etika saat ini. Namun, kesamaan keduanya adalah kebiasaan atau adat. 


Kekuatan Kata

Salah satu kebiasaan yang diwariskan adalah penggunaan kata-kata yang baik dan santun. Penggunaan kaya merupakan kunci yang membantu anak untuk mengerti situasi dan kondisi.

Hal sederhana jika dilakukan terus menerus akan memiliki pengaruh yang besar pada tumbuh kembang anak. Anak perlu diberikan contoh nyata, karena anak belum mengetahui batasan mana yang benar ataupun salah.


5 Kata Ajaib

maaf, terima kasih, tolong, permisi, bolehkah saya


Lima kata ajaib yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak dapat diajarkan sejak dini. Lima kata yang sederhana tersebut adalah maaf, terima kasih, tolong, permisi, bolehkah saya.

Maaf

Kata maaf dapat mengajarkan anak untuk melatih keberanian mengakui kesalahannya. Hal ini  akan membuat anak mengetahui bahwa afa perbuatannya yang salah yang mungkin menyakiti atau merugikan orang lain.

Permintaan maaf yang tulus dan jujur bukanlah tanda kelemahan, tetapi menunjukkan tanggung jawab mereka dan memberikan kedamaian pada setiap keadaan.

Mengakui sebuah perbuatan baik atau buruk menunjukkan bahwa anak-anak memiliki karakter yang kuat. Anak yang terbiasa meminta maaf saat melakukan kesalahan juga akan membantu anak mendapatkan apresiasi dari teman sebaya dan lingkungan sosial. 

Terima kasih 

Kata terima kasih adalah kata yang diucapkan ketika telah memperoleh pemberian dari orang lain, menerima bantuan, atau mendapat pujian. Terima kasih juga dapat diartikan sebagai rasa syukur terhadap hal yang telah diperoleh.

Merupakan kebiasaan baik untuk mengajari anak atas semua hal baik yang didapatkan daoam hidup.

Tolong

Kata tolong adalah kata yang diucapkan ketika meminta bantuan orang lain. Anak yang diajarkan kata tolong terlihat lebih sopan, rendah hati dan murah hati.

Berikan pengertian pada anak bahwa untuk mendapatkan apapun yang mereka inginkan, mereka perlu memintanya dengan baik.


Permisi

Kata permisi diucapkan apabila ingin melakukan sesuatu yang mengganggu atau menyela orang lain. Kata permisi akan membuat seseorang menjadi lebih sopan pada orang lain.

Dengan mengajar anak menggunakan kata permisi adalah salah satu cara untuk mengarahkan anak-anak tentang sopan. Karena anak harus menyadari bahwa dunia tidaklah dapat mengikuti keinginan mereka.

Meminta izin 

Kata meminta izin digunakan jika ingin meminjam barang, memasuki ruangan orang lain, meminta sesuatu atau melakukan sesuatu hal.

Untuk meminta izin dapat menggunakan kata-kata bolehkah saya. Kebiasaan ini akan membangun kebiasaan menghormati otoritas orang lain. Hal ini juga merupakan cara sopan untuk meminta sesuatu atau menjadi bagian dari suatu aktivitas tanpa terkesan kadar dan mengganggu.

Kata-kata bolehkah saya akan menanamkan rasa tanggung jawab pada anak untuk menghormati privasi orang lain atau bahkan meminta izin untuk kegiatan yang tidak diharapkan mereka lakukan.


cara mengenalkan 5 kata ajaib


Cara Mengenalkan 5 Kata Ajaib Pada Anak

Jika membahas berbicara dengan sopan, maka tidak akan ada habisnya. Dengan mengajarkan anak-anak untuk menggunakan kata ajaib maka sama saja dengan meletakkan dasar kesopanan yang membantu anak tumbuh menjadi individu yang rendah hati

Jangan lelah mengajarkan anak-anak untuk mengucapkan 5 kata ajaib dasar. Hal yang penting dan mendesak untuk diajarkan pada anak sedini mungkin. Berikut caranya:

Memberikan contoh nyata atau memberikan teladan

Kata tolong, ketika membutuhkan bantuan : "Tolong, ambilkan sepatu, ya." 

Kata maaf karena melakukan kesalahan, "Maaf ya, kak, airnya tumpah." 

Kata permisi, ketika hendak melewati sekumpulan orang, "Permisi, izin lewat ya."

Kata terima kasih, ketika telah mendapatkan bantuan. "Terima kasih bantuannya."

Kata bolehkah saya, ketika akan memasuki ruangan orang lain. "Bolehkah saya, masuk?"

Menggunakan lembar aktivitas

Saat ini ada banyak lembar aktivitas yang terkait lima kata ajaib ini. Sobat Dy juga dapat mengunduhnya secara mandiri. Kemudian membimbing anak untuk mengerjakannya bersama-sama.


Penutup

Jangan mudah menyerah untuk mengajarkan hal baik pda anak kita. Mereka adalah penerus kebaikan. Termasuk mengenalkan 5 kata akaib pada anak. Yuk bagikan cerita Sobat Dy di kolom komentar ya.





 

Read More