Aplikasi Penjualan Yang Membantu Mengelola Usaha Untuk Merchant

Jumat, 19 Juli 2024

Aplikasi Penjualan


Apakah Sobat Dy mempunyai usaha? Apakah selama ini mengalami kesulitan untuk proses transaksi? Berikut ada solusi lo untuk metode pembayaran yang dapat dilakukan.

Bagi Sobat Dy yang ingin menjadi merchant untuk metode pembayaran, maka pilihlah yang memberikan pilihan pembayaran yang lengkap. Selain itu, pilihlah tempat yang memberikan keuntungan untuk bisa mengelola bisnis yang lebih mudah. Sehingga sebagai merchant akan mendapatkan kemudahan untuk bisa mengelola usaha yang dipunyai. 

Aplikasi penjualan yang bisa membantu untuk mengelola usaha dari bank BCA yaitu Merchant BCA. Aplikasi Merchant BCA memberikan kemudahan untuk bisa memberikan layanan yang terbaik bisa dinikmati oleh merchant, yaitu sebagai berikut ini.


Mengajukan QRIS Dan EDC Cukup Secara Online

Aplikasi penjualan dari Merchant BCA bisa memberikan keunggulan karena bisa untuk melakukan pengajuan QRIS dan juga EDC yang bisa dilakukan cukup secara online saja. Sekarang ini bagi yang ingin menjadi merchant dan bekerjasama dengan menikmati pembayaran yang praktis, maka bisa untuk mengajukannya secara online dari aplikasi Merchant BCA.

Untuk hal yang perlu diperhatikan agar bisa membuat pengajuan QRIS maupun EDC dapat diterima dengan lebih mudah, adalah sebagai berikut ini:

  • Pastikan untuk bisa menyiapkan syarat yang perlu untuk dikumpulkan dan juga dilengkapi. Sehingga hal tersebut akan juga membuat pengajuan lebih mudah dan diterima ketika mengajukannya di Merchant BCA.
  • Pastikan untuk memberikan informasi yang benar dari data yang diminta sehingga akan membuat pendaftaran menjadi lebih lancar.
  • Jangan lupa untuk memasukkan kode OTP yang benar dan informasi nomor handphone dan email yang aktif.
  • Mengikuti prosedur pengajuan QRIS dan EDC di aplikasi dengan benar, sehingga memudahkan untuk pengajuan layanan pembayaran yang dibutuhkan dan dinikmati oleh merchant bisa diterima.


Mendapatkan Laporan Setiap Transaksi Secara Real Time

Keunggulan dari aplikasi Merchant BCA adalah dapat untuk mempunyai laporan yang didapatkan secara real time. Keunggulan dari pembayaran QRIS statis dan EDC yang dimiliki merchant dapat membantu untuk mengelola keuangan usaha yang dipunyai karena transaksi yang tercatat dengan lengkap. Aplikasi Merchant BCA mempunyai banyak sekali fitur termasuk untuk mendapatkan laporan keuangan secara real time, dapat untuk melihat berbagai laporan yang dipunyai, dan juga dapat untuk mengirimkan transaksi keuangan yang dipunyai di email yang terdaftar.

Merchant BCA mempunyai menu untuk melihat laporan transaksi QRIS dan EDC dengan rincian yang lengkap bisa dipilih dari waktu transaksi, jenis transaksi, dan juga cara pembayaran yang digunakan oleh konsumen. Sehingga laporan dan detail transaksi yang dipunyai bisa membantu untuk mengelola keuangan usaha menjadi lebih mudah.


Memudahkan Untuk Mengelola Akun Usaha

Aplikasi penjualan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan usaha yang bergabung sebagai merchant BCA agar bisa melakukan pengelolaan akun usaha lebih mudah. Fitur untuk mengelola akun dan juga melihat toko merupakan fitur yang membantu untuk dapat mengelola bisnis dengan lebih praktis, karena dapat dilakukan secara online cukup dari aplikasi Merchant BCA.

Merchant dapat dengan mudah mengelola akun yang dipunyai untuk mendaftarkan karyawan dan menambahkan akses yang dipunyai untuk bisa mendelegasikan wewenang dalam pengelolaan usaha yang dipunyai. Hal tersebut bisa dilakukan karena aplikasi Merchant BCA dapat digunakan untuk mengelola berbagai usaha yang Sobat Dy miliki. Sehingga dengan pendelegasian wewenang pada karyawan yang terpercaya akan bisa membuat pengelolaannya menjadi lebih praktis.


Mengajukan Keluhan Dengan Lebih Praktis

Merchant BCA juga bisa memanfaatkan layanan aplikasi penjualan untuk bisa mengajukan keluhan yang dipunyai dengan lebih praktis. Pengajuan keluhan dapat dilakukan lewat aplikasi Merchant BCA yang mempunyai menu Merchant Care. Fitur tersebut memberikan pilihan untuk bisa menyelesaikan permasalahan yang dihadapi seperti layanan hardware, gangguan komunikasi, dan juga masalah lainnya yang terjadi. Sehingga dengan layanan Merchant Care akan membantu untuk permasalahan yang dihadapi oleh merchant dapat segera di atasi.

Untuk mendapatkan beragam fitur seperti di atas, cukup dengan mengunduh aplikasi Merchant BCA. Klik link ini sekarang juga untuk bisa mengunduh aplikasi Merchant BCA yang kompatibel untuk gawai apa saja yang dimiliki oleh pemilik usaha baik yang menggunakan android maupun iOS. Sehingga hal tersebut juga memudahkan untuk pengelolaan usaha dengan menikmati banyaknya fitur yang ditawarkan dan bisa digunakan dari aplikasi Merchant BCA.

Read More

Resign, Topik Percakapan Di Kantor Yang Selalu Menarik

Jumat, 12 Juli 2024

Percakapan di Kantor


Resign, topik yang selalu menarik untuk dibicarakan di kantor. Entah saat break istirahat atau setelah office hour. Benar apa benar? Ngaku aja deh, terlepas siapa yang yang jadi subyek untuk dibicarakan.

Alasan tiap orang untuk resign pun berbeda-beda. Ada yang ingin mencari batu loncatan, suasana kerja yang tidak kondusif, atau bos yang super galak, sehingga tekanan yang diberikan kadang di luar batas kewajaran. Eits, batasnya siapa ya? batasan bos atau batasan anak buah? hmmm.

Sama halnya seperti topik yang diangkat oleh Almira Bastari di novel metropop dengan judul Resign. Beberapa kali saya membaca review tentang novel ini dan akhirnya saya penasaran. Dannnn saya suka dengan ceritanya yang related banget dengan saya beberapa waktu yang lalu.


Spesifikasi Buku

Judul buku : Resign!

Penulis: Almira Bastari

Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 288 halaman

Cetakan keempat: Februari 2018

ISBN : 978-602-03-8071-1 dan 978-602-03-8072-8 e-ISBN

Format : soft cover dan e book

Untuk kesekian kalinya saya meminjam buku di ipunas. Sebuah aplikasi yang memudahkan saya untuk meminjam buku. Kelebihannya bisa membaca dimana saja karena mudah dibawa kemanapun, tinggal buka aplikasi ipunas di ponsel dan membaca.

Namun, bagi penyuka buku fisik seperti saya, kadang membaca di aplikasi kurang nyaman karena lebih menyiksa mata dan tidak tercium aroma buku. Hanya sesekali saja meminjam buku di ipunas, belum mencoba aplikasi membaca yang lain sih.


Resign, Topik Percakapan Di Kantor Yang Selalu Menarik

Blurb yang terletak di bagian belakang buku mendeskripsikan empat staf yang bekerja di sebuah kantor konsultan di Jakarta berkompetisi. Persaingan yang ketat untuk memenangkan kompetisi tersebut. Bukan sebuah kompetisi untuk meraih bonus atau merebut posisi tertentu. Namun, kompetisi untuk RESIGN.

Yup, keempatnya, yaitu Alranita, Carlo, Karenina, dan Andre membuat taruhan bahwa yang terakhir resign akan mentraktir teman lainnya di tempat makan yang lebih eksklusif dibandingkan dengan teman yang resign sebelumnya. Keempat staf tersebut diberi julukan oleh penulis sebagai 'Cungpret' yang merupakan akronim dari Kacung Kampret.

Auto ngakak saat saya membacanya, ada aja Almira memberikan istilah. Namun, hal ini menjadi menarik menurut saya, sehingga saya penasaran ingin segera menuntaskan membaca novel ini. 

Jujurly novel ini menemani saya saat saya tidak bisa tidur selama beberapa hari. Walaupun saya berusaha untuk melepaskan semua pikiran agar bisa rileks dan dibantu dengan membaca, tetap saya tidak bisa tidur. Padahal seharian lelah beraktivitas baik di rumah maupun di kantor.

Kembali ke cerita Resign. Keempat Cungpret merasa tertekan dengan bos mereka yang bernama Tigran. Bos yang seharusnya tidak perlu bekerja di tempat lain karena dia ternyata putra seorang pengembang sukses yang memiliki beberapa proyek besar di Indonesia. Namun, dia memilih untuk bekerja dengan orang lain, bukannya mengembangkan bisnis keluarganya.

Kekejaman bos Tigran dalam memberikan tugas maupun tenggat waktu untuk menyelesaikan tugas membuat timnya tidak betah bekerja sama dengannya. Sehingga topik resign selalu menjadi topik percakapan di kantor mereka yang menarik. Tidak hanya jam istirahat atau pulang kantor, setiap ada kesempatan topik utama yang dibahas siapa yang cuti untuk interview, berapa tawaran gaji di tempat baru, apapun itu yang terkait resign pokoknya.

Mereka berusaha mengatur strategi agar bisa melakukan interview atau negosiasi di instansi lain. Entah cuti menemani anak karena sering ditinggal lembur, cuti sakit bahkan izin makan siang di luar pun juga tidak berhasil. Entah kenapa rencana tersebut selalu berhasil digagalkan oleh bos Tigran. Mungkin dia punya indera keenam ya hehehe.


Kisah Cinta Yang Unik

Saat seru-serunya membaca novel ini eh ternyata ada kisah cintanya juga. Saya pikir novelnya cuma bahas persaingan tentang siapa yang duluan resign. Ternyata oh ternyata bos Tigran jatuh cinta dengan Alranita, tapi unik caranya sampai Alranita pun ga sadar kalau bos ini suka dengannya sejak kuliah.

Nah lo kok sejak kuliah. Apakah mereka berdua teman kuliah? Tentu tidak, teman Tigran ini bucin dengan Alranita, tetapi sayang seribu sayang Alranita sudah punya kekasih. Nah, karena si bos ini suka dengan Alranita, makanya dia sering membuat Alranita lembur entah revisi hal yang krusial atau hal yang remeh hingga ALranita sebal sesebalnya dengan Tigran.

Kisah cintanya bukan seperti kisah bos dan sekretaris yang penuh intrik lo. Almira mengemas cerita bos yang jatuh cinta pada anak buahnya dengan apik di antara cerita tentang rutinitas mereka bekerja di kantor Konsultan besar di Jakarta yang tidak kenal waktu bekerja. Benar-benar jadi budak korporasi deh, kerja hingga malam bahkan dini hari pun dilakukan oleh mereka.


Penutup

Kesimpulannya saya suka dengan novel ini, apalagi bagian Tigran yang berusaha mencari celah menyatakan rasa sukanya pada Alranita, tetapi Alranita berusaha menolak dengan alasan profesional bekerja.

Siapakah yang lebih dulu resign dari kantor Konsultan tersebut? Apakah Tigran berhasil menaklukan Alranita? Apakah semua Cungpret bertahan atau justru resign semua? Penasaran kan? Yuk, baca sendiri hehehe. Selain itu ada quote-quote setiap bab yang menyentil tapi benar adanya. 

Selamat membaca.

Read More

6 Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak

Rabu, 19 Juni 2024

Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak
Hai Sobat Dy, pada artikel sebelumnya kita telah membahas banyak hal tentang kecerdasan emosional, di antaranya pentingnya kecerdasan emosional dan manfaatnya pada anak-anak. Apakah hal ini cukup menjawab rasa penasaran tentang apa itu kecerdasan emosional anak?

Sebetulnya masih ada lo topik lanjutan tentang kecerdasan emosional, salah satunya adalah mengembangkan kecerdasan emosional anak yang bermanfaat untuk masa depannya kelak. Yuk, satu per satu kita belajar bareng tentang kecerdasan emosional ini. Simak hingga akhir artikel ya.

Kecerdasan Emosional Rendah


Ciri Anak Yang Memiliki Kecerdasan Emosional Rendah

Sebelum mengembangkan kecerdasan emosional sebaiknya orang tua memahami dulu tingkat kecerdasan emosional putra putrinya dan apakah komponen yang mendukung kecerdasan emosi telah dimiliki putra putrinya. Tingkat kecerdasan emosi anak kecerdasan emosi anak mengacu pada kemampuan anak memahami emosi yang ada pada dirinya dan pada orang lain secara sesuai.

Hal ini akan berdampak pada panduannya dalam pikiran dan tindakan. Berikut ciri anak yang memiliki kecerdasan emosional rendah:

Anak merasa selalu benar dan harus benar

Anak dengan kecerdasan emosional rendah cenderung akan menolak untuk mendengarkan pendapat orang lain dan memilih untuk berdebat untuk memperjuangkan pendapatnya. Anak pun tidak memahami perasaan emosi anak atau orang lain. Anak pun enggan mengakui bahwa orang lain benar atau menyetujui pendapat orang lain.

Apakah Sobat Dy pernah menemui anak seperti ini? Jika anak lain tidak menyetujui pendapatnya, dia akan marah atau tidak bermain. Jika hal ini dibiarkan terus menerus dapat membuat anak bersikap sok benar. Tentu saja hal ini tidak baik bukan.


Anak cenderung menyalahkan orang lain

Hal ini terkait dengan ciri sebelumnya, yaitu anak merasa selalu benar, sehingga anak akan cenderung senang menyalahkan anak atau orang lain bahkan benda di sekitar mereka. Anak menghindari tanggung jawab yang timbul karena ulah mereka.

Jika ada hal yang tidak sesuai, anak akan bereaksi menyalahkan anak atau orang lain bahkan benda di sekitarnya. Misalnya anak mengetahui bahwa lantai sedang dipel dan belum kering, tetapi dia tetap saja berlarian sambil membawa gelas penuh air dan tumpah. Saat terjatuh, anak menyalahkan lantai yang basah karena dipel. 


Anak tidak mampu mengetahui perasaan orang lain

Anak dengan tingkat kecerdasan emosi rendah tidak mampu mengetahui perasaan orang lain. Anak pun akan marah dan tidak nyaman jika anak diharapkan mau mengerti perasaan anak atau orang lain. Misalnya saat ada temannya sakit, anak dengan kecerdasan emosi rendah bukannya bersimpati, tetapi menertawakan keadaan temannya.


Anak tidak peka 

Anak dengan kecerdasan emosi rendah kurang peka bahkan tidak peka terhadap keadaan atau situasi yang terjadi. Umumnya anak gagal memahami waktu dan kondisi yang tepat untuk menyampaikan sesuatu atau meluapkan emosinya. Misalnya saat ada acara pengajian di rumah, anak menyalakan televisi dengan suara yang keras.


Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak

Setelah mengetahui ciri anak dengan tingkat kecerdasan emosional rendah yang ternyata tidak menyenangkan, apakah Sobat Dy ingin mengetahui bagaimana cara mengembangkannya menjadi lebih baik?

Umumnya anak ibarat spon yang dengan cepat menyerap informasi di sekitarnya. Oleh karena itu diharapkan orang tua sebagai orang dewasa terdekat dalam lingkup anak-anak dapat mengembangkan kecerdasan emosional pada anak sejak dini. Sobat Dy dapat mengetahui manfaat anak yang memiliki kecerdasan emosional pada artikel sebelumnya.

Berikut cara mengembangkan kecerdasan emosional anak :

Memberikan contoh berperilaku yang baik 

Orang tua dapat memberikan contoh berperilaku baik pada orang lain sekaligus membiasakan anak berperilaku yang baik juga. Misalnya mengucapkan tolong saat meminta bantuan. Mengucapkan terima kasih saat mendapatkan bantuan atau pemberian. Mengucapkan maaf saat melakukan kesalahan. 

Tolong, maaf, terima kasih merupakan tiga kata ajaib yang sangat berguna di masa depannya kelak.


Membantu anak mengenali emosi

Sebelum mengembangkan kecerdasan emosional anak, seyogyanya orang tua membantu anak untuk mengenal emosinya. Ada berbagai macam jenis emosi yang perlu dikenalkan pada anak. Kemudian orang tua memvalidasinya atau memberi nama emosi tersebut, sehingga anak dapat memahami jenis emosi tersebut.

Misalnya "Adik sedih ya, es krimnya jatuh." "Adik sedang marah ya karena mainanya dirampas teman Adik?" "Wah adik senang ya dapat oleh-oleh dari Om!" Bantu anak memberi nama emosinya baik emosi negatif atau positif sehingga kosakata anak tentang emosi bertambah.

Selain itu, anak juga perlu didampingi untuk menyalurkan emosinya, bahkan meredakan atau mengalihkan emosinya dengan hal positif, sehingga anak dapat mengungkapkan emosinya dengan cara yang baik.


Membangun empati anak

Empati merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap orang lain. Orang tua dapat membantu anak untuk membangun empati sehingga anak lebih peduli terhadap anak atau orang lain. Selain itu, hal ini juga dapat membuat anak lebih bijak dalam bersikap terhadap orang lain.

Empati adalah kemampuan untuk memahami perasaan orang lain. Bagaimana cara menumbuhkan rasa empati pada anak dapat Sobat Dy baca di artikel sebelumnya.


Membiasakan anak bekerja sama

Bekerja sama merupakan salah satu keterampilan untuk meningkatkan kecerdasan emosi anak, karena dalam kerja sama anak perlu mengelola beberapa emosi, di antaranya mengendalikan ego, bekerja sama untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Orang tua dapat mengajak anak-anak bekerja sama memasak makanan, membersihkan rumah, menyiram tanaman. Kegiatan ini juga berdampak meningkatkan kualitas hubungan dengan anak, lo.


Mengembangkan keterampilan memecahkan masalah

Cara lain untuk mengembangkan kecerdasan emosi adalah dengan mengembangkan keterampilan memecahkan masalah. Kadang orang tua tidak sabar ingin membantu anak untuk menyelesaikan masalahnya.

Namun, cara ini justru tidak membantu anak. Biarkan anak berproses untuk mencari solusi dalam menyelesaikan masalahnya. Orang tua dapat membimbing anak mencari solusi dalam menyelesaikan masalahnya.

Mengambil alih dalam mencari solusi tentunya berbeda dengan membimbing anak mencari solusi, bukan? 


Mengembangkan rasa percaya diri

Percaya diri merupakan sebuah kemampuan dalam meyakini kemampuan diri atau kemampuan untuk mengembangkan penilaian positif pada diri sendiri. Tidak semua anak memiliki rasa percaya diri. 

Orang tua dapat membantu anak untuk mengembangkan rasa percaya diri sehingga anak memiliki penilaian positif pada dirinya sendiri. Dengan tumbuhnya rasa percaya diri anak, kecerdasan emosi anak akan berkembang pula.


Penutup

Kecerdasan emosional anak merupakan salah satu faktor yang mendukung keberhasilan anak di masa depannya kelak. Anak dapat membangun hubungan yang kuat, membuat keputusan dan menghadapi situasi sulit sekalipun.

Selain itu, anak mudah bersosialisasi dengan siapapun dan lebih percaya diri. Sehingga hal ini mendukung anak untuk berprestasi di sekolah dan di masa depannya kelak. Semoga artikel cara mengembangkan kecerdasan emosional anak ini bermanfaat ya. Selanjutnya Sobat Dy dapat mengenal berbagai macam jenis emosi anak pada artikel berikutnya.


Referensi

1. https://www.gramedia.com/best-seller/kecerdasan-emosional/

2. https://bebeclub.co.id/artikel/ibu-perlu-tahu/3-tahun-atas/emotional-quotient-anak

3. https://dp3appkb.bantulkab.go.id/news/6-tips-menumbuhkan-kecerdasan-emosional-eq-anak.

4. https://www.alodokter.com/6-tips-menumbuhkan-kecerdasan-emosional-eq-anak

Read More

Yuk Ketahui Pentingnya Kecerdasan Emosional Anak!

Jumat, 14 Juni 2024

Kecerdasan Emosional Anak

Sobat Dy, apakah seorang anak yang tangguh, percaya diri, memiliki kecerdasan emosi yang baik? Sebetulnya apa yang dimaksud dengan kecerdasan emosional? Seberapa penting kecerdasan emosional anak untuk menunjang prestasinya?

Pada umumnya orang tua menginginkan anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang sehat jasmani, rohani dan cerdas. Tidak hanya kecerdasan intelektual (IQ), tetapi juga kecerdasan emosional (EQ). 

Seorang anak yang memiliki kecerdasan emosional baik akan lebih mudah bersosialisasi, menyelesaikan masalah, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Sedangkan seorang anak yang memiliki kecerdasan emosi yang rendah akan lebih sulit mengendalikan emosinya sehingga akan kesulitan memiliki teman. 


Kecerdasan Emosional

Jika mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kecerdasan memiliki arti perihal cerdas, intelegensi atau kesempurnaan perkembangan akal budi (seperti kepandaian, ketajaman pikiran). 

Mungkin dulu kita hanya mengetahui kecerdasan intelektual (IQ) yang mempengaruhi kesuksesan seseorang, karena nilai IQ yang tinggi dikaitkan dengan nilai akademis yang baik pula. Namun, berdasarkan beberapa penelitian kecerdasan emosional juga mempengaruhi kesuksesan seseorang.

Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang dalam mengidentifikasi dan mengelola emosinya. Kecerdasan emosional ini dapat membantu seseorang dalam membangun hubungan, menyelesaikan masalahnya, dan mengambil keputusan dalam siotuasi sulit. Hal ini juga berlaku  bagi anak dengan tingkat kesulitan yang berbeda tentunya.

Berdasarkan beberapa sumber menyatakan bahwa kecerdasan emosional dapat dipelajari, ditumbuhkan dan dikembangkan. Kecerdasan emosional juga mencakup beberapa keterampilan, di antaranya:

-Memanfaatkan emosi untuk menyelesaikan masalah.

-Mengelola emosi diri sendiri

-Membantu orang lain untuk mengatur emosinya.

-Mengenali emosi orang lain.

Komponen Kecerdasan Emosi


Komponen Kecerdasan Emosional Anak

Seperti disampaikan sebelumnya bahwa kecerdasan emosional anak dapat dipelajari. Orang tua perlu memahami komponen pendukung kecerdasan emosional yang dimiliki anak-anaknya. 

Ciri anak yang memili kecerdasan emosional yaitu:

Kesadaran diri 

Mawas diri merupakan kemampuan dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi yang dirasakan anak. Anak mampu mengenali emosi dasar dan memberi nama emosinya dengan cara menggambarkan emosi yang dialaminya, marah, sedih, senang, kecewa, takut, terkejut, dan lain sebagainya.


Mampu mengendalikan emosi

Anak mampu mengendalikan emosi yang dialaminya, sehingga anak dapat meredam atau meredakan emosi negatif, seperti marah atau kecewa yang muncul karena sebuah peristiwa. Hal ini bukan berarti anak memendam perasaannya. Mengekspresikan emosi denagn tepat dan tidak berlebihan merupakan salah satu bentuk mengendalikan emosi.

Selain itu, anak lebih tidak reaktif dan impulsif, lebih sabar sebelum bertindak berdasarkan emosi yang dirasakannya. Sehingga anak dapat mengelola konflik denga tepat dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapinya.

Seseorang yang dapat mengelola emosinya dan memiliki kesadaran diri yang baik, akan berdampak pada cara anak bertanggung jawab dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain di sekitar mereka.


Motivasi

Anak memiliki motivasi atau semangat dari dalam dirinya sendiri untuk mencapai sebuah target atau tujuan tertentu.


Empati

Empati merupakan sebuah kemampuan untuk memahami perasaan anak atau orang lain. Anak memahami bahwa anak atau orang lain juga memiliki perasaan dan emosi yang sama. Sobat Dy dapat membaca lebih detail tentang empati anak di artikel sebelumnya.

  

Memiliki keterampilan sosial

Anak memiliki keterampilan sosial untuk memulai dan membangun hubungan dengan anak lain atau orang dewasa. Semakin sering anak berinteraksi dengan anak atau orang dewasa lain dan mampu mengendalikan diri, akan membantunya dalam meningkatkan kecerdasan emosional.  


Manfaat Kecerdasan Emosional 

Seorang anak yang memiliki kecerdasan emosional yang baik tentunya akan berdampak pada kesuksesannya di masa depannya kelak. Berikut manfaat kecerdasan emosional yang baik pada anak, yaitu:

Meningkatkan kesadaran diri dan mengendalikan emosi

Anak memiliki pemahaman tentang emosi yang lebih baik. Selain itu, anak juga lebih memahami kelemahan dan kekuatan dirinya. Hal ini merupakan dasar untuk mengelola emosinya dengan lebih baik. Sehingga anak dapat menghadapi keadaan yang lebih sulit saat ini dan masa depannya kelak.

Manfaat Kecerdasan Emosional


Lebih tangguh 

Anak dengan kecerdasan emosi yang baik lebih tangguh dan mampu belajar atau mengambil hikmah dari sebuah kesalahan atau peristiwa. Selain itu, anak dapat menerima kekurangan pribadi dan bangkit dari kesulitan.

Anak pun memiliki motivasi dan keinginan untuk menjadi lebih baik. Hal ini akanmendukunya untuk meraih kesuksesan di masa depannya kelak.


Meningkatkan keterampilan sosial dan empati

Kecerdasan emosi yang baik dapat membuat seorang anak memiliki keahlian dalam membangun dan menjaga hubungan yang sehat dibandingkan teman sebayanya. Selain itu, rasa empati yang dimiliki anak akan emningkat. Sehingga anak dapat memahami dan menyikapi emosi orang lain dengan lebih tepat.


Memiliki lingkungan belajar yang baik

Anak yang emmiliki kecerdasan emosi baik akan memberi perhatian lebih dan mengambil peran aktif di dalam kelas. Hal ini akan mendukungnya untuk mendapatkan lingkungan belajar yang kondusif sehingga prestasi akademiknya pun meningkat.


Penutup

Kecerdasan emosional anak mempunyai peran besar dalam keberhasilannya di masa depan kelak. Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk mengenali kecerdasan emosi yang dimiliki anak-anak. 

Sobat Dy dapat membaca cara mengembangkan kecerdasan emosional anak pada artikel berikutnya. Semoga bermanfaat ya.  


Referensi

1. https://www.alodokter.com/kecerdasan-emosional-dan-pengaruhnya-terhadap-prestasi

2. https://www.cikal.co.id/blog?id=pahami-kecerdasan-emosional-anak-dan-bentuk-bentuknya-dalam-praktik-keseharian

3. https://www.family.abbott/id-id/pediasure/tools-and-resources/infos-about-child-growth/child-growth/kecerdasan-emosional.html

4. https://www.gramedia.com/best-seller/kecerdasan-emosional/

Read More

Fungsi Assessment Kognitif Yang Diberikan Perusahaan

Rabu, 12 Juni 2024

Fungsi Assessment Kognitif

Untuk perusahaan dapat untuk memberikan assessment terlebih dahulu untuk calon karyawan yang mendaftar. Selain saat proses rekrutmen yang lebih mudah, assessment juga dapat digunakan untuk membuat performa pekerja dapat lebih baik karena memberikan pelatihan yang tepat. 

Assessment dapat digunakan untuk mengurangi gap kemampuan yang dipunyai karyawan. Fungsi assessment tersebut bisa didapatkan dengan mengadakan penilaian yang dapat dilakukan dengan tipe dan jenis penilaian yang beragam untuk diikuti oleh peserta.

Salah satu tipe penilaian yang dapat dilakukan adalah tes kognitif yang dapat digunakan untuk memberikan fungsi agar hasil yang didapatkan dapat mengukur kecerdasan dari peserta. Dengan memberikan tes kognitif untuk penilaian akan dapat untuk mengetahui berbagai kemampuan yang dipunyai oleh kandidat. 

Kemampuan yang dipunyai sangat penting karena juga akan berpengaruh pada hasil kerja yang ditunjukkan. Oleh karena itulah penting untuk mengetahui kemampuan yang dipunyai oleh peserta dengan baik. Tes kognitif dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan kandidat yang termasuk dalam berikut ini.


Kemampuan Peserta Untuk Memecahkan Masalah 

Penilaian kognitif dapat digunakan untuk memberikan fungsi assessment agar dapat untuk memecahkan masalah. Di dalam pekerjaan tentunya akan dapat untuk menghadapi berbagai masalah yang terjadi. Sehingga dibutuhkan untuk mempunyai karyawan yang mempunyai kompetensi dapat untuk memecahkan permasalahan yang dipunyai tersebut.

Kemampuan peserta untuk memecahkan masalah menjadi faktor penting untuk proses perekrutan dan juga memberikan posisi yang penting di perusahaan. Oleh karena itulah tes kemampuan kognitif penting untuk dapat mengetahui dan memilih peserta yang mempunyai kemampuan untuk dapat memecahkan masalah.

Problem solving merupakan kemampuan yang juga berhubungan dengan decision making. Karena untuk permasalahan yang dipunyai akan perlu untuk membuat beberapa alternatif dari solusi yang bisa diambil, sehingga untuk selanjutnya dapat untuk digunakan memecahkan masalah. Permasalahan dapat diatasi dengan optimal dan juga efektif apabila memilih solusi yang terbaik.

Oleh karena itulah kemampuan pemecahan masalah juga berkaitan dengan pengambilan keputusan. Dua keputusan tersebut sangat penting untuk dapat diaplikasikan dalam pekerjaan yang akan menemukan dan mengalami masalah, sehingga bisa memberikan solusi yang terbaik untuk memecahkan masalah yang dihadapi.


Kemampuan Peserta Untuk Berpikir Kritis 

Tes selanjutnya yang digunakan dalam assessment kognitif adalah dapat untuk mengetahui mengenai kemampuan peserta untuk berpikir kritis. Karyawan atau pekerja tentunya perlu untuk mempunyai kemampuan dalam berpikir kritis dengan baik. Sehingga hal tersebut akan sangat membantu untuk pekerjaannya mempunyai hasil dan juga kinerja yang lebih baik.

Mempunyai pikiran kritis akan bisa membuat karyawan yang memberikan inovasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Inovasi penting digunakan untuk membuat perkembangan di dalam perusahaan. Oleh karena itulah penting sekali untuk mempunyai karyawan yang bisa untuk menjalankan tugasnya dengan berpikir kritis. 

Hal tersebut juga akan sangat membantu untuk dapat membuat peserta mempunyai kemampuan untuk memecahkan masalah dan mengambil keputusan yang tepat berdasarkan kemampuan untuk berpikir secara kritis yang dipunyai.

 

Kemampuan Peserta Untuk Mempelajari Hal Baru 

Assessment juga dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan untuk mempelajari hal yang baru. Kemampuan untuk dapat menyerap ilmu baru dibutuhkan sehingga bisa untuk terus membuat karyawan dapat berkembang. 

Ada banyak perubahan yang terjadi di dalam pekerjaan yang dialami seperti teknologi yang semakin canggih, metode yang dapat digunakan untuk membuat pekerjaan menjadi lebih mudah seperti digital marketing, dan juga perubahan lainnya. 

Sehingga penting untuk mempunyai karyawan yang dapat untuk beradaptasi dan siap untuk mempelajari hal yang baru setiap waktu agar bisa memberikan kinerja yang lebih baik di perusahaan.

Fungsi assessment tes kognitif yang dilakukan dapat mengetahui mengenai soft skill yang dipunyai oleh peserta yang mengikuti tes tersebut. Sehingga dapat mengetahui mengenai potensi dan juga bakat yang dipunyai serta level kemampuan dasar yang dipunyai. 

Sobat Dy dapat meningkatkan soft skill yang sangat penting di tempat kerja dengan meningkatkan kemampuan dasar untuk kerja tersebut. Ikuti pelatihan untuk meningkatkan soft skill dari Prasmul-ELI yang mempunyai program singkat untuk meningkatkan kemampuan dasar yang beragam. Mulai dari kepemimpinan, decision making, problem solving, dan juga masih lainnya yang sangat penting di dunia kerja.

Read More

Tips Mengasah Keterampilan Problem Solving Anak

 

Tips Mengasah Keterampilan Problem Solving Anak

Sore itu bungsuku menunjukkan sebuah puzzle yang telah disusunnya. Dengan wajah sumringah dia bercerita kalau dia sudah bisa menyusun puzzle sendirian tanpa dibantu kakaknya. "Berhasil, berhasil, berhasil!" Pekiknya menirukan nada tagline sebuah kartun.

Lucu melihat polahnya yang masih berusia 6 tahun. Bahasa cintanya dengan kata-kata pujian dan sentuhan, sehingga dia senang sekali dipuji dan dipeluk jika dia berhasil melakukan sesuatu. Hal yang akan dilakukannya berulang jika dia berhasil menyelesaikan tantangan atau suatu permasalahan.

Apakah penting untuk mengasah keterampilan memecahkan masalah atau problem solving anak? Menurut saya penting sih, karena hal ini juga termasuk bagian dalam kecakapan hidup yang perlu dikuasai anak.


Problem Solving 

Problem solving merupakan kemampuan untuk menyelesaikan masalah dengan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi. Hal ini membutuhkan proses berpikir dan menganalisa permasalahan. Keahlian ini termasuk dalam keterampilan kognitif yang melibatkan kemampuan berpikir analitis, inisiatif, penalaran logis serta mengambil keputusan.

Kok sepertinya berlebihan ya jika anak-anak yang seharusnya masih bermain diminta untuk menyelesaikan permasalahan. Bukankah mereka belum mempunyai permasalahan? 

Sejak kecil anak sebetulnya sudah dihadapkan beberapa permasalahan kecil, seperti bagaimana mengikat tali sepatu, bagaimana menyusun puzzle, dan lainnya. Namun, jika dari hal kecil anak dibantu terus untuk menyelesaikan masalahnya, saat dia dewasa kelak dia tidak dapat menyelesaikan permasalahan.

Jika anak memiliki keterampilan problem solving, anak akan mampu mengasah keterampilannya untuk berpikir logis, sistematis dan kritis sejak dini. Selian itu, anak dapat mengambil hikmah dari sebuah peristiwa atau pelajaran hidup yang dihadapinya kelak.


Manfaat Kemampuan Problem Solving

Keterampilan menyelesaikan masalah bukanlah warisan, tetapi harus diasah terus menerus. Seperti disampaikan sebelumnya bahwa problem soving akan melibatkan kemampuan untuk mengidentifikasi masalah, kemampuan menganalisa dan menyelesaikan masalah. Sehingga hal ini akan memberikan manfaat bagi anak, di antaranya:

Melatih ketenangan

Anak akan lebih tenang dalam menghadapi permasalahan karena anak sudah terbiasa menghadapi masalah. Saat anak lebih tenang, dia mampu berpikir jernih dalam menghadapi sebuah permasalahan dan mencari solusinya di masa depannya kelak.


Belajar membuat keputusan

Seperti halnya memilih pakaian yang akan dikenakan, sebuah contoh sederhana untuk memilih. Namun, jika hal ini tidak dilatih maka anak tidak belajar dari pengalaman dan dia akan membiarkan orang lain untuk memutuskan apa yang harus dilakukannya.

Tak mengapa salah atas pilihannya, sehingga anak dapat belajar dari kesalahannya. Orang tua bertugas untuk mendampinginya dan menjelaskan sebab akibatnya, tentunya menggunakan bahasa sederhana sesuai tingkatan usia anak.

Anak dapat belajar dari tindakan yang salah atau pengalaman sebelumnya dan lebih siap untuk mengambil keputusan dalam menyelesaikan masalah yang lebih baik di masa depan. 

Anak memilih


Meningkatkan kreativitas

Anak akan mencoba berbagai cara yang memungkinkan untuk menyelesaikan masalah. Sehingga akan belajar untuk berpikir kreatif dan terbuka untuk menemukan solusi alternatif menyelesaikan masalah.


Tips Mengasah Keterampilan Problem Solving

Setelah Sobat Dy mengetahui manfaat anak mempunyai kemampuan menyelesaikan permasalahan, tentunya ingin mengasah keterampilannya bukan? Berikut tips mengasah keterampilan problem solving anak:

Kegiatan sehari-hari

Melibatkan anak-anak dalam kegiatan rumah tangga dapat membuat anak berpikir untuk menyelesaikannya. 


Biarkan anak mencoba

Biarkan anak mencoba hal baru, karena saat inilah anak akan belajar. Jika anak melakukan kesalahan, jangan langsung memarahinya, coba dengarkan penjelasannya dulu kemudian bimbing anak untuk menyelesaikan permasalahannya.

Tugas orang tua memberikan motivasi agar anak dapat menyelesaikan permasalahannya dan mencoba hal baru. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan dirinya.


Ajak anak mencari jawaban

Kadang saat anak bertanya atau menghadapi permasalahan, sebagai orang tua ingin rasanya segera memberikan jawaban atau solusi, betul atau betul? Namun, hal ini kadang melemahkan anak untuk berjuang mencari jawaban.

Untuk menghindari hal tersebut, orang tua dapat mengajak anak mencari jawaban atas permasalahan yang dihadapinya. Dari hal ini akan berproses dan meningkatkan keterampilannya dalam menyelesaikan masalah. 


Ajarkan langkah problem solving dasar

Tahap berikutnya adalah mengakarjan langkah problem solving dasar, yaitu:

1. Mengidentifikasi masalah.

2. Memahami keadaan.

3. Memilih tindakan untuk menyelesaikan masalah

4. Melakukan tindakan yang diputuskan sebelumnya dalam menyelesaikan masalah


Ide Permainan Untuk Mengasah Keterampilan Problem Solving

Salah satu cara yang efektif sebagai media belajar anak adalah dengan cara bermain, termasuk belajar menyelesaikan masalah. Dengan bermain anak dapat mengeksplore banyak hal sehingga memudahkan anak untuk memahami dunia sekitarnya.

Permainan mengasah problem solving


Sobat Dy dapat memilih beberapa permainan berikut untuk mengasah keterampilan problem solving:

Puzzle

Puzzle sebuah permainan yang terdiri dari beberapa bagian, jika disusun akan membentuk sebuah obyek. Saat ini di pasaran sudah tersedia puzzle dari berbagai macam bahan dan tingkat kesulitan.

Potongan puzzle dapat diacak kemudian ajak anak menyusunnya. Kesempatan berikutnya biarkan anak memainkannya sendiri  hingga tersusun bentuk puzzle yang utuh. Permainan ini juga bermanfaat untuk melatih kesabaran.


Maze 

Maze merupakan sebuah permainan menemukan jalan untuk menuju lokasi tertentu. Sobat Dy dapat membuatnya sendiri atau menggunakan printable yang dapat diunduh bebas. Permainan ini dapat melatih anak untuk mencoba beberapa jalan hingga sampai ke tempat tujuan.


Menyusun balok

Permainan menyusun balok mirip dengan puzzle. Pada permainan ini anak diminta untuk menyusun balok hingga membentuk model tertentu. 

Permainan ini melatih anak untuk menemukan bentuk atau warna yang sesuai sehingga dapat membentuk suatu bangunan yang seharusnya.


Menemukan perbedaan

Permainan ini melatih anak untuk teliti dan konsentrasi dalam mengamati gambar yang sama dan menemukan perbedaannya satu sama lain. Hal ini dapat dilakukan mulai dari perbedaan yang sederhana dulu, misalnya berbeda warna atau bentuk.


Bermain board game

Beberapa permainan yang termasuk dalam board game misalnya ular tangga, halma, ludo. Permainan ini mengajak pemain untuk menuju suatu titik hingga dinyatakan menang. Sehingga anak akan berusaha mencari cara untuk mencapai titik tersebut.


Penutup

Keterampilan problem solving anak tidak serta merta dapat dilakukan anak. Peran orang tua cukup besar untuk mengasah salah satu soft skill yang nantinya berguna bagi anak-anak di masa depannya kelak.

Seorang anak yang mempunyai keterampilan problem solving akan lebih tenang, dapat membuat keputusan, serta lebih kreatif mencari sebuah solusi. Tentunya Sobat Dy menginginkan anak-anak mempunyai keahlian ini bukan? Simak juga tentang pentinganya kecerdasan emosi di artikel berikutnya ya.

Semoga bermanfaat.


Referensi

1. https://bebeclub.co.id/artikel/tumbuh-kembang/2-tahun/problem-solving-anak

2. https://www.sekolah.mu/blog/umum/kemampuan-memecahkan-masalah

3. https://www.nutriclub.co.id/artikel/perkembangan-otak/2-tahun/kemampuan-pemecahan-masalah

Read More

Menariknya Cerita Detektif Bagi Anak

Selasa, 11 Juni 2024

Cerita Detektif


Hai Sobat Dy. Siapa nih yang suka dengan cerita detektif saat masih kanak-kanak? Toss dulu dong. Sama seperti saya yang juga menyukai cerita detektif. Saat itu cerita detektif atau cerita petualanga yang terkenal ada Conan, Lima Sekawan, SPOT.

Walaupun saya tidak mengoleksi bukunya, saya meminjamnya di perpustakaan sekolah di perpustakaan daerah. Kebetulan lokasi rumah di Surabaya dulu dekat dengan perpustakaan daerah provinsi Jawa Timur. 

Walaupun dulu perpustakaan tersebut belum mempunyai zona ramah anak seperti sekarang, saya betah berlama-lama di sana, karena koleksi bukunya banyak sekali. Saat ini beberapa perpustakaan sudah dilengkapi dengan zona ramah anak, sehingga anak-anak betah berlama-lama di perpustakaan. Termasuk anak saya yang betah mengunjungi perpustakaan yang terletak di alun-alun Surabaya.

Sobat Dy ingin tahu mengapa cerita detektif itu menarik bagi anak-anak dan apa manfaatnya membaca cerita detektifcerita detektif? Yuk, simak artikel ini hingga akhir ya!


Cerita Detektif

Dilansir dari Wikipedia, cerita detektif atau fiksi detektif merupakan subgenre fiksi kriminal dan fiksi misteri yang menceritakan seorang detektif yang meneliti kejahatan. Beberapa tokoh detektif yang populer yaitu: C. Auguste Dupin, Sherlock Holmes,  Hercule Poirot, Detektif Conan, dan masih banyak lainnya.

Penulis cerita atau novel detektif seperti Arthur Conan Doyle, Agatha Christie, J.K Rowling berhasil menarik minat pembaca dengan alur cerita yang membuat pembacanya penasaran. Sehingga betah berlama-lama untuk menuntaskan membacanya.


Manfaat Membaca Cerita Detektif

Bagi sebagian orang membaca buku cerita atau novel merupakan sarana yang menghibur, sederhana dan menyenangkan.  Selain itu,ada manfaat lain yang dapat diperoleh dari kegiatan membaca cerita detektif, di antaranya:

Mengajarkan bersikap lebih teliti 

Pada cerita detektif pembaca diajak untuk menyelesaikan kasus dengan membaca petunjuk baik yang tertulis maupun tersirat. Sehingga hal ini melatih pembaca untuk cermat dan teliti dalam mengumpulkan informasi dan tidak melewatkan informasi yang ada.

Informasi yang terkumpul kemudian dianalisa sehingga menemukan jawaban atas kasus yang terjadi. Lalu apakah hubungannya dengan kehidupan sehari-hari pembaca? 

Hal ini akan melatih pembaca untuk  mengumpulkan informasi dengan teliti dan tidak melewatkan informasi yang sedikit sekalipun . 


Meningkatkan kecerdasan 

Informasi yang dikumpulkan sebelumnya akan dikumpulkan dan dianalisa. Selain itu, cerita yang disajikan juga kadang dalam  mengungkapkan kasus menggunakan hukum fisika, ilmu botani, struktur tubuh, dan lainnya.

Hal ini tentunya akan menambah wawasan dan meningkatkan kecerdasan pembaca. Saya pun kadang ikut penasaran saat membacanya. Mungkin pembaca lain yang semula tidak mengetahuinya menjadi mengerti dan memahaminya sehingga turut merangkai puzzle informasi yang ada. Bahkan sampai mencari informasi dari sumber lain.


Berlatih untuk tidak reaktif 

DI era digital saat ini bukanlah hal yang sulit untuk mendapatkan informasi, bahkan rasanya seperti tsunami info. Informasi yang datang bertubi-tubi. Kadang dengan mudahnya sebagian orang berkomentar tentang informasi tersebut bahkan belum tabayyun dulu atau meneliti dulu informasi yang beredar tersebut valid atau tidak. 

Namun, lain halnya dengan cerita detektif. Dalam cerita detektif justru diceritakan jika seseorang mudah bereaksi terhadap sebuah petunjuk misteri, orang tersebut tidak jauh dari pelaku kejahatan atau menutupi sesuatu.

Dengan begitu, pembaca akan berlatih untuk tidak reaktif dan berhati-hati dalam menyaring informasi karena jika reaktif berlebihan akan menunjukkan kelemahan dalam berpikir dan mencerna informasi.


Bersikap lebih kritis

Berpikir kritis yang dimaksud di sini adalah berusaha mencari solusi dalam memecahkan masalah, tidak hanya berpikir positif dan optimis saja. Namun, mengambil tindakan nyata untuk memecahkan masalah.


Ternyata membaca cerita detektif tidak hanya menghibur ya, tetapi juga ada manfaat lain yang dapat diperoleh, baik bagi anak-anak maupun dewasa. Jika saat anak-anak sudah terlatih dengan bersikap kritis, tidak mudah reaktif, lebih teliti dan gemar mencari informasi untuk mempelajari suatu hal. Hal ini tentunya akan sangat membantu di masa depannya kelak, karena hal ini juga termasuk dalam kecakapan hidup.


Lelaki Misterius dan Kisah Petualangan Lainnya 

Berawal cerita tentang kisah petualangan dan detektif termasuk tokoh ceritanya dalam kisah petualangan di sebuah grup WhatsApp membuat saya dan teman-teman ingin membuat cerita petualangan ala Lima Sekawan. Menantang diri membuat cerita detektof sekaligus mengenang serunya membaca cerita detektif saat masih anak-anak.

Seorang teman pun berinisiatif untuk menggawangi membuat cerita kumpulan kisah petualangan ala Lima Sekawan. Saya dan delapan teman lainnya pun membuat cerita pendek dengan beberapa kesepakatan, di antaranya:

-Tokoh dalam cerita ada lima.

-Penokohan dan karakter lainnya dibuat sama.

-Latar belakang cerita sama yaitu semua tokoh merupakan pelajar kelas 5 SD.

Hal ini sengaja dibuat agar ada benang merah antara satu cerita dengan cerita yang lain, karena ditulis oleh penulis yang berbeda-beda. Setiap penulis membuat satu cerita kemudian dikumpulkan. Kemudian diberi judul Lelaki Misterius dan Kisah Petualangan Lainnya. Judul buku ini diambil dari salah satu judul cerita dalam karya tulis bersama. 

Keunikan lainnya adalah ilustrasi buku dikerjakan oleh anak seorang teman penulis lain yang sedang duduk di bangku sekolah menengah pertama. Jujurly saya puas dengan desainnya, terasa hidup dan menarik.

Ditambah lagi kertasnya putih bersih, pilihan font yang nyaman untuk dibaca. Kesimpulannya saya puas dengan buku bersama kali ini.

Kisah petualangan yang dituliskan mirip-mirip cerita Lima Sekawan.  Berikut daftar isi cerita pendek yaitu:

-Sepeda Asiah Yang Hilang

-Kemana Perginya Si Bulu

-Alibi Fio

-Darel Oh Darel

-Jejak Aneh Di Belakang Rumah Asiah

-Uang Kuno DI Pendopo

-Petualangan DI Kota Tua

-Misteri Hilangnya Kotak Makan Jo

-Lelaki misterius

Jika dilihat dari judul ceritanya, menarik bukan?


Blurb

Lima orang anak yang berbeda latar belakang ini sama-sama memiliki rasa ingin tahu yang besar. Bersama mereka berusaha mencari jawaban untuk masalah yang mereka temui sehari-hari. Baik itu di sekolah ataupun di rumah. 


 

Cerita Detektif Anak

Penutup

Membaca cerita detektif tidak hanya menghibur, tetapi sekaligus mempunyai banyak manfaat. Keseruan membacanya pun membekas hingga dewasa. Bagaimana dengan Sobat Dy, apakah mempunyai buku favorit tentang cerita detektif saat masih anak-anak? Cerita yuk di kolom komentar.


Referensi

1. https://www.educenter.id/5-manfaat-membaca-novel-detektif-tidak-melulu-hanya-menghibur/

2. https://detectivestoryid.wordpress.com/2017/03/08/manfaat-membaca-cerita-detektif/

Read More