Mengenal Tulisan Fiksi dan Memilih Jenis Tulisan Fiksi Bersama Andrew Hu

Minggu, 19 Juni 2022

 

mengenal tulisan fiksi dan memilih jenis tulisan fiksi

Salah satu hal yang saya sukai saat mengikuti perekrutan komunitas One Day One Post  atau yang biasa disebut ODOP adalah pembekalan materi. Cukup rutin materi diberikan. Ada beragam materi. Kali ini materinya adalah Mengenal Tulisan Fiksi dan Memilih Jenis Tulisan Fiksi.

Setiap pemberian materi, peserta akan diminta untuk masuk ke WhatsApp Grup melalui tautan undangan yang diberikan di WhatsApp Grup utama dan WhatsApp grup kecil. Tujuannya agar semua peserta dapat masuk WAG diskusi materi sebelum batas waktu undangan ditutup.

Pada periode ini ada dua grup kecil yang dibentuk yaitu Nusantara dan Bhineka. Saya tergabung di grup Nusantara. Setiap grup akan didampingi oleh penanggung jawab yang bertugas mengingatkan peraturan yang berlaku. Mengingatkan peserta yang belum mengumpulkan tulisan, dan hal lain yang terkait persayaratan lolos atau tidaknya peserta dalam program perekrutan ini.


Kenal lebih dekat Andrew Hu

Pemuda yang beranjak delapan belas tahun ini mempunyai nama asli Andrew Hu. Sedangkan nama pena yang dipilihnya adalah Quintis Bastian. Quintis berarti cepat berkembang dan sellau diberkati. Kalau Bastian adalah nama pangeran. Saat ini pemuda rendah hati dengan segudang prestasi tercatat sebagai seorang mahasiswa di sebuah pergurua tinggi di Medan.

Genre yang digelutinya tidak lepas dari fiksi remaja, fantasi atau spiritual ringan yang akan dipadu dengan dengan genre di luar ketiga genre tersebut. Sebuah pepatah "Jangan menua tanpa prestasi dan inspirasi," telah menginspirasinya menghasilkan beberapa karya dan menjuarai beberapa lomba. 

Berikut sejumlah karya yang sudah terbit ataupun tengah berlangsung :

  1. Juara 1 pada lomba cerpen Penerbit BBI berjudul "Hidden World"
  2. Juara 2 pada lomba cerpen Ti Amo berjudul "Sebutkan Lagu yang Paling Kamu Sukai"
  3. Juara 2 pada lomba One Day One Chapter WWG sebulan berjudul "Jurig"
  4. Insecurity - Haruskah Kesempurnaan Direngkuh Utuh?
  5. She's My Antagonist
  6. Afterlife
  7. Forgotten Miracle - Keajaiban yang Terlupakan
  8. Kebelet Nikah


Mengenal Tulisan Fiksi dan Memilih Jenis Tulisan Fiksi

FIksi adalah cerita khayalan penulis yang dapat berdasarkan fakta. Bersifat imajinatif, tetapi tetap rasional. Walaupun ada unsur dramatisasi karena bertujuan untuuk menghibur pembaca. Perasaan pembaca merupakan pertimbangan utama penulis. Walaupun selera pembaca beragam.

Beberapa jenis tulisan fiksi yang ada :

Dongeng

Dongeng terbagi lagi dalam beberapa jenis, yaitu :

Sage

Berkaitan dengan suatu peristiwa dan sejarah.

Mite

Mengandung kepercayaan suatu kelompok masyarakat.

Dongeng lucu

Cerita jenaka perjalanan tokoh yang menimbulkan humor.

Fabel

Cerita tentang para hewan yang bisa bertingkah laku selayaknya manusia.

Legenda

Cerita bersifat khayalan akan fenomena alam suatu daerah.


Novel

Berisi tentang cerita perjalanan manusia dalam kurun waktu tak menentu dari awal hingga akhir. Meski terkadang ada yang akhir cerita menggantung. Jumlah total kata yang digunakan lebih dari 30.000 kata. Perjalanan inilah yang akan mengembangkan karakter tokoh.


Cerita pendek

Cerita pendek merupakan kisah yang laju alur dan plotnya lebih cepat dari novel. Bisa dibaca dalam sekali duduk.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menulis

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menulis :

Target pembaca, genre atau tema

Ada beberapa target pembaca yang dapat dipilih, diantaranya orang dewasa, anak-anak, remaja. Setelah menentukan target pembaca dapat dilanjutkan ke tema. Atau menentukan tema kemudian menentukan genre juga tidak mengapa. Senyamannya Sobat Dy saja.

Ada beberapa macam genre yang dapat dipilih diantaranya komedi-horor. Komedi genre utama, horor subgenre.


Daftar tokoh

Tentukan daftar tokoh berdasarkan target pembaca dan genre atau tema.



Premis, sinopsis dan outline

Premis terdiri dari satu kalimat singkat atau lebih yang menceritakan keseluruhan cerita. Saat membuat premis, perhatikan juga want (keinginan) yang bersifat eksternal dan need (kebutuhan) yang bersifat internal. Kedua hal yang harus disadari tokoh agar dia bisa berkembang. Umumnya premis yang dibutuhkan penerbit fokus pada IwantI saja.

Sinopsis merupakan ringkasan keseluruhan cerita tanpa menghilangkan poin penting dan ketertarikannya. Gambarannya berpusat pada konflik utama cerita. 

Outline merupakan bagian detail tentang seluruh alur dan plot di tiap bab yang menjadikannya satu cerita utuh.


Eksekusi

Setelah menyusun beberapa bagian di atas, tahap selanjutnya adalah eksekusi. Kerapian merupakan salah satu unsur utama agar lebih sedap dipandang mata, sehingga terbiasa membuat naskah tertata.

Kerapian naskah dapat dinilai melalui PUEBI, EYD, kalimat tidak baku, kalimat baku, kalimat tidak efektif, kalimat tumpang tindih, pemakaian tanda baca, elipsis.

Beberapa tips yang dapat digunakan dalam menulis fiksi :

  1. Cerita yang masuk akal menurut logika, tetapi tetap memperhatikan moral dan pengaruh yang akan diberikan pada pembaca
  2. Sebisa mungkin menyisipkan amanat suatu cerita tanpa memberi kesan menggurui
  3. Jangan biarkan diksi menghambat atau  bahkan sampai mengacaukan kegiatan menulis
  4. Jika ada yang merasa tidak nyaman pada satu paragraf, parafrase di bawahnya tanpa menghapus paragraf tersebut agar bisa dijadikan perbandingan.
  5. Tetap percaya diri. Rumput tetangga tak sehijau kelihatannya karena perjuangan kita tidak akan terlihat, yang terlihat orang hanyalah hasilnya.


Penutup

Sebetulnya masih banyak lagi yang dapat digali terkait tulisan fiksi. Namun waktu yang terbatas tidak dapat membahas semuanya. Setidaknya dari beberapa hal yang dibagi oleh Andrew para peserta sudah mendapatkan gambaran bagaimana menulis fiksi dan jenis tulisan fiksi apa yang akan dipilih.

Selamat berkarya.

3 komentar

  1. Terima kasih kak, sudah dirangkum materi yang kemarin, kalau baca di WA agak susah karena tercerai berai.

    BalasHapus
  2. Tulisannya bagus dan sangat bermanfaat kak.

    BalasHapus
  3. terima kasih banyak mbak dyah udah merangkum materinya, jadi motivasi nih buat tulisan berikutnya. Keren ah mbak dyah.

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel hingga akhir. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.
Kritik dan saran membangun sangat dinanti.

Terima kasih