Kapan Usia Tepat Anak Masuk Sekolah Dasar?

Kamis, 21 Juli 2022

usia tepat masuk skeolah dasar


Bulan Juli identik dengan mulainya tahun ajaran baru. Ada yang baru memulai sekolah, ada yang naik tingkat, ada juga yang naik kelas. Bagi anak yang baru memulai sekolah dasar, hal ini adalah pengalaman baru bagi mereka. Sobat Dy, adakah yang tahu kapan usia tepat anak masuk sekolah dasar? 

 

Kesiapan Anak Sekolah

Sebelum mencari tahu kapan usia yang tepat anak masuk sekolah. Yuk, kita cari tahu dulu tentang kesiapan anak untuk belajar di sekolah. Kesiapan anak untuk belajar adalah keadaan anak yang merasa siap baik fisik maupun mental serta kemampuan lainnya yang dibutuhkan anak saat mengikuti proses kegiatan belajar dan menerima tugas atau pekerjaan dari gurunya dengan baik.

Selain itu kesiapan belajar anak masuk sekolah dasar dapat dilihat dari cara anak merasa menikmati belajar, minat belajar, motivasi belajar, adaptasi dengan lingkungan kelas atau sekolah, siap menerima tugas dari guru, dan dapat berkomunikasi dengan guru, dan teman-temannya sekelas.


Ciri-ciri Anak Yang Siap atau Belum Siap Sekolah

Anak yang telah siap sekolah memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 

  1. percaya diri
  2. senang berada di sekolah selama  beberapa jam tanpa pendamping
  3. memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
  4. mempunyai keinginan untuk belajar 
  5. memiliki ketrampilan sosial yang baik

Sedangkan anak yang belum siap sekolah memiliki ciri sebagai berikut :

  1. menunjukkan perilaku bermasalah di kelas
  2. kurang memiliki kemampuan untuk bekerja sama dengan teman maupun guru
  3. kesulitan komunikasi untuk menyatakan perasaan dan keinginan
  4. cenderung melakukan perilaku negatif, seperti agresi fisik, bullying ataupun mengganggu kegiatan temannya (Doherty, 1997)


Anak yang sudah siap belajar di sekolah akan memiliki rasa percaya diri dan motivasi belajar yang tinggi. Anak dapat memiliki motivasi belajar karena memiliki pengetahuan, pengalaman,dan kesadaran bahwa belajar itu penting. Selain itu anak akan memiliki kesempatan besar meraih prestasi belajar.


Indikator Kematangan Bersekolah

Sobat Dy dapat menggunakan indikator kematangan bersekolah berikut untuk memperhatikan apakah anak sudah siap bersekolah atau belum. Indikator ini meliputi aspek fisik, aspek bahasa, aspek kognitif, aspek sosial emosional, aspek kemandirian.

Aspek fisik

Aspek fisik meliputi dua hal yaitu motorik kasar dan motorik halus. Kegiatan yang termasuk motorik kasar, seperti duduk tegap, berjalan lurus dan variasi, berlari, melompat, melempar, memanjat, naik turun tangga, mengombinasi gerakan seperti melompat, jongkok, tegap dan berguling.

Sedangkan untuk motorik halus, seperti memegang pensil dengan baik, menggambar lebih rapi, bisa makan sendiri, menulis angka, mewarnai, menggunting, menyusun lego.

Anak yang siap sekolah telah tuntas aspek fisiknya sehingga anak dapat belajar dengan baik di sekolah.

Aspek bahasa

Indikator aspek bahasa yang menandakan anak telah siap sekolah, sebagai berikut :

  1. memperkenalkan diri, nama, alamat, dan keluarga dengan jelas
  2. bercerita mengenai keadaan di rumah, sekolah, permainan dan lain-lain
  3. menjawab pertanyaan
  4. menyanyikan lagu
  5. menyebutkan seluruh anggota badan
  6. menirukan huruf, suku kata, dan kata

Aspek kognitif

Kognitif erat hubungannya dengan tingkat kecerdasan. Indikator aspek kognitif yang menunjukkan anak telah siap sekolah sebagai berikut :

  1. Anak dapat menerangkan mengenai sesuatu hal, misalnya kegunaan suatu benda
  2. Anak telah mengenal warna
  3. Anak mengetahui angka atau bilangan
  4. Anak dapat membedakan bentuk
  5. Anak dapat mengelompokkan benda atau sesuatu
  6. Anak memahami konsep penjumlahan dan pengurangan
  7. Anak dapat membaca tanda-tanda umum seoerti di jalan
  8. Anak dapat berpikir lebih fleksibel dan sebab akibat
  9. Anak mempunyai rasa ingin tahu yang besar dan berusaha mencari tahu jawabannya

Aspek sosial-emosional

Perkembangan sosial emosional anak adalah perkembangan seorang anak untuk berinteraksi dengan lingkungannya serta proses perkembangan jiwa anak dalam memberikan respon terhadap sekitarnya. 

Aspek sosial-emosional yang menandakan anak siap untuk sekolah :

  1. Anak bisa bermain secara interaktif dnegan temannya
  2. Anak berperilaku sesuai dengan norma yang ada di lingkungannya
  3. Anak menghargai adanya perbedaan maupun pendapat orang lain
  4. Anak tidak lagi bergantung pada orang tua
  5. Anak dapat menolong orang lain atau temannya
  6. Anak menunujukkan rasa etia kawan
  7. Anak bisa beradaptasi di lingkungan baru
  8. Anak dapat mengerti jika mendapat informasi hal baru
  9. Anka dapat berkonsentrasi dalam kurun waktu 15-20 menit
  10. Anak dapat menunggu atau menahan keinginannya
  11. Anak dapat patuh pada aturan dan tuntutan lingkungan

Aspek kemandirian

Kemandirian adalah kemampuan anak untuk melakukan sesuatu sendiri tanpa bantuan orang tua. Aspek kemandirian yang diperlukan sebagai berikut :

  1. Anak dapat makan sendiri
  2. Anak dapat memakain baju sendiri
  3. Anak dapat melakukan kegiatan yang terkait toilet sendiri
  4. Anak dapat menyikat gigi sendiri
  5. Anak mulai dapat teratur pada rutinitas, seperti bangun tidur


Kapan Usia Tepat Anak Masuk Sekolah Dasar?

Jika mengacu pada indikator aspek yang menunjukkan kesiapan anak untuk masuk sekolah dasar, maka umumnya anak berusia 6,5 tahun, karena pada usia tersebut anak dikategorikan sudah matang.

Jika anak terllau cepat masuk sekolah dasar dan belum matang dikhawatirkan anak akan mengalami BLAST atau boring, lazy, angry, stress and tired. Jika diterjemahkan bebas anak akan mengalami kebosanan, malas, marah, tertekan dan kelelahan. Namun, tidak semua anak akan mengalami hal tersebut.


Penutup

Sebelum memasukkan anak sekolah, sebaikanya Sobat Dy cek dulu apakah anak telah siap untuk sekolah atau tidak. Sehinggan Sobat Dy dapat mengetahui kapan usia tepat anak masuk sekolah dasar. Indikator di atas dapat digunakan untuk panduannya. Selamat menemani ananda.


Referensi

Kuliah WhatsApp tentang Pentingnya Kesiapan Masuk Sekolah Untuk Prestasi Anak di Usia SD oleh Rashida Anggun Intas, S. Psi., M. Psi., Psikolog, Februari 2021

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel hingga akhir. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.
Kritik dan saran membangun sangat dinanti.

Terima kasih