Plus Minus Menggunakan Popok Bayi Sekali Pakai

Senin, 20 Mei 2024

Popok Bayi Sekali Pakai


Saat ini pilihan popok bayi bervariasi. Ada popok bayi sekali pakai dan popok bayi yang terbuat dari kain. Bentuk dan bahannya pun bervariasi. Kadang pemilihan popok bayi juga menjadi dilema bagi sebagian orang tua. 

Sebelum memilih popok ada baiknya untuk mencari informasi terkait kelebihan dan kekurangan popok bayi sekali pakai atau popok bayi dari kain. Selanjutnya Sobat Dy dapat memilih merk popok bayi tersebut yang sesuai dengan kenyamanan bayi maupun orang tua, anggaran belanja popok.

Simak artikel ini hingga akhir untuk mengetahui plus minus popok bayi yang akan Sobat Dy pilih untuk ananda. Sehingga bayi nyaman dengan popok pilihan orang tuanya.


Kelebihan dan Kekurangan Popok Kain

Saat ini popok bayi hadir dengan bentuk dan warna yang menarik. Selain itu bahan yang digunakan pun lebih bervariasi. 

Kelebihan popok yang terbuat dari kain

Sebagian orang tua memilih menggunakan popok kain karena mempertimbangkan beberapa kelebihannya sebagai berikut:

-Dapat dipakai berulang kali, sehingga mengurangi sampah dan dianggap lebih ramah lingkungan dan ramah di kantong.

-Dapat disimpan dan digunakan untuk adiknya atau saudara lain

-Dianggap lebih nyaman untuk kulit bayi karena bahannya bebas dari bahan kimia.


Kekurangan popok yang terbuat dari kain

Selain memiliki kelebihan tentunya popok bayi yang terbuat dari kain juga memiliki kekurangan, yaitu:

-Mudah bocor sehingga harus sering menggantinya agar bayi tetap nyaman.

-Tidak praktis, karena popok perlu dicuci dan dijemur dulu hingga kering sebelum digunakan kembali.

-Pengasuh atau orang tua lebih capek, karena harus mencuci dan menjemur popok kain. Jika musim hujan perlu mempertimbangkan popok kain yang tidak kunjung kering. 

-Area dimana bayi buang air kecil (BAK atau buang air besar (BAB) harus segera dibersihkan agar kotorannya tidak terbawa kemana-mana.

-Popok yang terkena urine atau tinja harus segera dibersihkan sebelum dicuci. Selain itu pencuciannya pun tidak dapat dicampur dengan pakaian lain. 

-Mempertimbangkan penggunaan detergen untuk mencuci popok, sebaiknya menggunakan bahan yang tidak menyebabkan ruam pada bayi, terutama jika kulit bayi sensitif.


Kelebihan dan Kekurangan Popok Bayi Sekali Pakai

Saat ini menggunakan popok bayi sekali pakai merupakan pilihan sebagian besar orang tua karena dianggap memudahkan dan praktis. 

Kelebihan popok bayi sekali pakai 

Berikut beberapa kelebihan popok bayi sekali pakai yang menarik perhatian sebagian orang tua untuk memilihnya:

-Dapat menampung urine dalam jumlah banyak sehingga tidak perlu mengganti popok setiap kali bayi BAK.

-Praktis, terutama saat bepergian, tidak bingung jika di tengah jalan anak BAK.

-Anak tetap merasa nyaman dan tidurnya tidak terganggu saat BAK di tengah waktu tidurnya.

-Beberapa merk popok sekali pakai menggunakan bahan dan mendesain popok sehingga ada aliran udara ke kulit bayi untuk mencegah ruam karena pemakaian popok.


Kekurangan popok bayi sekali pakai

Beberapa kekurangan popok bayi sekali pakai yang dapat dipertimbangkan:

-Harga popok sekali pakai lebih mahal jika dibandingkan popok kain yang dapat dipakia berulang kali.

-Popok segera dibuang dan tidak dapat dipakai kembali apalagi disimpan.

-Beberapa merk popok sekali pakai menggunakan bahan yang kurang nyaman bagi bayi dengan kulit sensitif sehingga rawan menimbulkan ruam.


Setelah mengetahui plus minus popok bayi, tentunya Sobat Dy sudah tidak bingung lagi akan memilih popok yang bagaimana untuk buah hati, bukan. Untuk membelinya pun tidak perlu bingung karena market place kesayangan Tokopedia menyediakan berbagai macam kebutuhan, termasuk popok bayi.


Tokopedia 

Tokopedia merupakan perusahaan teknologi di Indonesia yang mempunyai misi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Sehingga untuk mendukung misinya Tokopedia turut mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perorangan untuk mengembangkan usahanya.

Beberapa program untuk mendukung misinya telah dilakukan dan menggandeng partner kerja yang kompeten sehingga hal ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Tak heran jika Tokopedia mendapatkan berbagai macam penghargaan, salah satunya adalah Best Workplaces for Innovators 2022 List pada tahun 2022.


Rekomendasi Popok Bayi Sekali Pakai

Sobat Dy dapat memilih berbagai macam merk popok bayi sekali pakai di marketplace Tokopedia dengan mudah. Pilih kategori, kemudian gunakan filter untuk memudahkan, tanpa menggunakan filter pun juga tidak apa-apa. 

Pilihan filter yang disediakan yaitu lokasi, harga, ekspedisi pengiriman, penawaran (promo), kondisi, rating, durasi pengiriman, jenis toko. Setelah itu Sobat Dy dapat berbelanja sesuai keinginan.

Beberapa rekomendasi popok bayi sekali pakai yang dapat dipilih sebagai berikut :

Makuku

Pampers Makuku merupakan popok sekali pakai dengan teknologi SAP atau Super Absorbent Polymer. Teknologi ini memungkinkan popok tidak menggumpal dan efektif mengurangi ruam. Selain itu pampers Makuku juga dilengkapi dengan bubble belt yang didesain di bagian pinggang sehingga tidak meninggalkan bekas kemerahan di pinggang saat menggunakan popok.

popok bayi sekali pakai pampers makuku

Pampers Makuku tersedia dalam beberapa jenis dan ukuran mulai dari newborn hingga anak dengan berat badan 14 Kg.


Mamypoko Pants

Mamypoko Pants merupakan salah satu produk dari Mamypoko. Variasi popok yang disediakan pun banyak dengan desain unggulan masing-masing.

popok bayi sekali pakai mamypoko pants

Keunggulan Mamypoko pantas adalah 2 kali lebih elastis mampu mengikuti gerak tubuh dan postur bayi pada segala posisi sehingga bayi tidak gatal dan tidak lecet. Daya serapnya pun tinggi hingga 12 jam.

Popok ini juga dilengkapi dengan sirkulasi udara yang maksimal sehingga mampu mengurangi iritasi pada kulit bayi dan teruji secara dermatologi.


Merries

Popok Merries merupakan salah satu produk dari Kao Corporation. Popok Merries tersedia dengan perekat dan pants serta dalam berbagai jenis dan ukuran. Mulai bayi baru lahir hingga anak dengan berat badan 25 kg.

popok sekali pakai popok merries

Keunggulan popok Merries adalah adanya pori sirkulasi udara untuk melepas udara lembab keluar, tetapi cairan tetap tertahan. Permukaan popok yang bergelombang dan lembut berfungsi untuk penyerapan urine secara maksimal dan permukaan dengan serat halus di bagian kanan kiri berfungsi untuk menangkap tinja dan urine agar tidak bocor.

Selain itu, adanya fitur penanda bahwa popok telah penuh memudahkan orang tua mengetahui bahwa popok ananda perlu diganti. Indikator warna yang semula kuning menjadi biru menunjukkan bahwa popok telah penuh.


Penutup

Dengan mengetahui plus minus popok bayi sekali pakai popok bayi sekali pakai dan popok kain, Sobat Dy tidak perlu bingung lagi dalam memilih popok untuk buah hati. Setiap jenis popok mempunyai kelebihan dan kekurangan, tergantung kenyamanan dan anggaran yang ada. 

87 komentar

  1. Keponakanku yang pakai popok tinggal satu dan mungkin akan perlahan berhenti karena udah besar. Dulu pilih yang sekali pakai, ada beberapa yang popok kain juga. Cuma PR kan kalau musim hujan karena enggak punya mesin cuci. Jadi pada basah gak kering-kering

    BalasHapus
  2. sebagai new mom aku bingung banget mau pakai apa untuk anakku, dulu sempat pakai popok kain tapi karena di rumah sendirian gak ada yang bantu dan jauh dari orang tua akhirnya memutuskan pakai popok sekali pakai biar lebih praktis, untuk sekarang aku pakai makuku

    BalasHapus
  3. Ah, pas banget aku lagi hamil butuh rekomendasi popok 🥹🤗 dulu anak pertama aku cocok banget pake Merries, skrg pengen cobain merek lain juga deh. Banyak merek baru muncul nih soalnya yang baru aku denger hihi. Makasi rekomendasinya kakkk

    BalasHapus
  4. jadi keinget zaman aku bayi yang waktu aku gede, ibuku masih nyimpen beberapa popok kainnya.
    zaman dulu kayaknya aku belum liat jenis popok sekali pakai seperti sekarang
    dan memang saat itu masih rame-ramenya ibu ibu pake popok kain untuk anaknya
    sepertinya kalau pake popok kain memang bikin kulit bayi lebih aman ya mbak, karena serat kainnya halus dan ga gampang bikin iritasi

    BalasHapus
  5. Tiga merek popok sekali pakai itu favorit sih, cocok semua. Belinya tergantung yg mana yg pas diskon. Hehe...
    Idealnya sih pakai popok kain. Tapi boros air euy. Kerjaan juga nyuci-nyuci.
    Hiks...Ginilah perjuangan kalau punya new born...

    BalasHapus
  6. Anak saya dulu pakai popok sekali pakai. Hasilnya setiap pagi harus bersabar menghadapi kain dengan bau ompol yang menyengat hahaha.. Penyebabnya karena newborn ga dibolehin pakai popok sekali pakai sama ^¢π°|÷€√™ wkwwk saya nurut aja sih, lagi males ribut.

    BalasHapus
  7. Sampai sekarang, saya masih belum move on dari popok sekali pakai. Hal ini karena memang mencari kepraktisan di tengah kesibukan sebagai orang tua. Walaupun memang harganya tidak hemat ya.

    BalasHapus
  8. Memang ada plus minusnya makanya aku dl pas anak baui gonta ganti aja popok sekali pakai dan popok kain

    BalasHapus
  9. Popok bayi sekali pakai menawarkan banyak keuntungan dalam hal kemudahan dan kepraktisan. Namun, penting untuk mempertimbangkan juga kekurangannya, seperti biaya, dampak lingkungan, dan potensi iritasi kulit. Orang tua harus memilih jenis popok yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka, serta mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti anggaran dan gaya hidup.

    BalasHapus
  10. Ahh ini aku selalu merasa bersalah ketika memakaikan anak pospak.. padahal aku juga punya clodi tapi sekarang keadaannya nggak memungkinkan untuk rajin ganti dan cuci

    BalasHapus
  11. Pastinya ada kekurangan dan kelebihan masing-masing ya menggunakan popok buat si kecil. Tinggal digunakannya nih, sesuaikan sama kebutuhan saat itu

    BalasHapus
  12. Popok sekali pakai atau popok kain pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Jadi memang disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing. Hanya kalau popok sekali pakai, itu sangat membantu di malam hari. Bayi tidak perlu terbangun, termasuk saat bepergian. Kalau nginap di rumah nenek atau saudara, memang lebih nyaman pakai popok sekali pakai.

    BalasHapus
  13. Isya dulu juga dari Sweety pindah ke Makuku meskipun di bulan2 terakhir dia pakai popok sebelum akhirnya lulus toilet training, emang seenak itu sih popoknya

    BalasHapus
  14. urusan popok ini memang kudu ekstra hati-hati apalagi untuk new born yang masih super sensitif

    BalasHapus
  15. Anakku pakai pempers sekali pakai. Lebih praktis tinggal buang aja, hehe. Pakai mamypoko dapat poin juga yang bisa ditukarkan dengan hadiah, senangnya bisa dapat merchandise lucu dari mamypoko.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang praktis, tapi seunggah pas potty trainingnya. Makan hati, pengen nangis we pokoknya. :'( Eh, Aqlan mah udah lepas popok sekali pakainya, kan?

      Hapus
  16. mau pakai popok sekali pakai atau popok kain memang ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tinggal menyesuaikan dengan preferensi keluarga yang menjaga si adek dan kesibukan mereka. Tapi, harus tetap tidak mengesampingkan kenyamanan si adek.

    BalasHapus
  17. Tergantung kesini anak berarti ya penggunaan popok ini
    anakku yg sulung dulu ga bisa banget pake popok sekali pakai
    tapi adeknya lebih toleran.
    popok sekali pakai ini memang lebih praktis sih kalo untuk keluar rumah

    BalasHapus
  18. Ketiganya sudah pernah aku coba
    menurutku yang paling nyaman buat anak itu Makuku meskipun dari harga memang paling mahal, hehe

    BalasHapus
  19. Aku dulu mengombinasikan sih. Popok kain iya, popok sekali pakai juga iya. Tergantung situasi dan kebutuhan aja. Kalau bepergian misalnya, pasti pakai popo sekali pakai. Dulu cocoknya pakai yang Mamy Poko.

    BalasHapus
  20. Popok bayi sekali pakai itu sebenarnya banyak keuntungannya ya mba, terutama terhindar dari risiko iritasi kulit bayi, tapi ya gitu harganya juga lumayan mahal

    BalasHapus
  21. adek molly dulu paling anti dipakein pampers. maunya pakai popok biasa. mungkin karena belum terbiasa kali ya. jadi bagi dia masih gak nyaman.

    BalasHapus
  22. Dulu waktu anak-anak masih bayi, saya masih suka pakai popok kain untuk mereka. Kalau bepergian saja baru pakai popok sekali pakai.

    BalasHapus
  23. Aku kadang bingung itu popok bayi kan sampah yang ga gampang terutai. Trus itu didaur ulangnya bagaimana ya di TPA. Harus ada inovasi baru popok bayi sekali pakai tp sampahnya bisa didaur ulang

    BalasHapus
  24. Sebulan, aku dulu bs abis sejuta hanya utk popok sekali pakai. Emg praktis sih tp ya boncos jg. Haha.

    Tp buat anak nyaman, ya knp ga. Beda ama zaman kita dulu yg msh pake kain. Jd kalo dia pup ya dibuang, cuci dan pake lagi deh. Ga kluar uang bnyk tp agak rempong. Hehe.

    BalasHapus
  25. Saya tim popok sekali pakai karena saya gak sanggup untuk tambah kerjaan dengan mencuci popok. Apa lagi dimasa masa new born kita akan capek sekali, jadi saya lebih memilih yang praktis aja.

    BalasHapus
  26. Waktu anakku masih menggunakan popok, aku pakai mamipoko, karen harganya cukup mahal beralih ke merk lain, Alhamdulillah nya anak ku cuma sampai 2 tahun pakai popok , toilet training ku berhasil

    BalasHapus
  27. Tokopedia benar-benar jadi tempat yang handy buat para orang tua yang nyari popok bayi. Dengan pilihan beragam dan fitur filter yang memudahkan, kayaknya ga bakal kehabisan pilihan deh. Dari Makuku yang anti-ruam, Mamypoko yang super elastis, sampe Merries yang punya fitur keren kayak penanda kapan popoknya penuh. Tokopedia emang paham banget gimana ngebantu para UMKM dan pelanggan.

    BalasHapus
  28. Mau popok kain atau popok bayi sekali pakai, sama-sama ada plus minusnya sih. Cuma kalau saya, mungkin akan memadukan keduanya. Demi mengurangi sedikit sampah yang tak bisa didaur ulang, kalau di rumah bisa pakai popok kain, kalau keluar rumah baru pakai popok sekali pakai.

    BalasHapus
  29. Aku masih merasa terbantu sekali dg pospak, walaupun kudu keluar budget lebih ya, masih oke ketimbang keluar tenaga lebib huhu

    BalasHapus
  30. Pas anakku belum lulus toilet training, beberapa kali pakai Pokana, Happy Baby, dan Goon....

    BalasHapus
  31. Apa² pasti ada plus minusnya ya. Asal memang paham sama kebutuhan dan kemampuanya. Btw, popok Merries nih asli bagus deh, karena pengalaman pernah pakai merek ini juga.

    BalasHapus
  32. Aku dulu ngga lama juga kasih anakku popok yang sekali pake, karena sejak kecil udah aku ajak dia untuk ke kamar mandi sebelum tidur atau waktu tidur mau pipis gitu, jadi anakku juga jarang ngompol

    BalasHapus
  33. udah jaid penyelamat sih kalo bicara soal popok sekali pakai. semua anak anak pakai itu sejak bayi sampai toilet training.

    BalasHapus
  34. Dulu waktu anak pertama masih telaten sering pakaikan clody popok kain. Harganya agak lumayan sih, tapi bisa dipakai berkali-kali. Gak sanggupnya tuh harus rajin bersihkan dan cuci. hehehe.. anak ke 2 dan ke 3 udah gak sanggup pakai popok kain, pakai popok sekali pakai aja, lebih hemat tenaga dari pada mamak stress kan hahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting ibu waras dulu ya mbak, haha. Tergantung kondisi juga ya mbak mana yang paling dibutuhkan. Aku malah tau clodi pas anakku udah lepas pempers 🙈

      Hapus
    2. Bener mbak, yang penting mamak nih waras dulu.. pengen sih pakai popok kain gitu. Selain hemat, lebih sehat buat anak, juga ramah lingkungan. Apalagi kalau bayangkan sampah yang sudah saya buat dari 3 anak memakai popok sekali pakai selama bertahun-tahun, merasa bersalah juga dengan lingkungan. Tapi apalah daya hehehe...

      Hapus
  35. saya ibu dengan 6 anak, anak pertama saya idealis sekali full popok kain, anak ke dua masih konsisten, anak ke tiga mulai mix dan seterusnya juga campur-campur hehe. pospak memang solutif mengatasi kerepotan, tetap jaga kesehatan kulit bayi dengan sering diganti ya buibu

    BalasHapus
  36. Zamannya alfi masih kecil makenya cloudi. Tapi lama2 repot apalagi kalau ga sempet nyuci dll. Udah pasti numpuk itu cloudi. Lambat laun balik lagi ke popok sekali pakai. Ya mau bagaimana lagi lebih praktis dan sat set

    BalasHapus
  37. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan finansial ya. Kalau saat di rumah, biar bisa lebih hemat mending pakai yang kain, tapi kalau sedang diajak keluar, pakai popok sekali pakai saja.

    BalasHapus
  38. Zaman akutu masih dijahitin popok kain sama neneknya anak-anak.
    Jadi pakai pospak hanya pas bepergian. dan memang kerasa banget pas invest ke clodi. Kalau clodi, fungsinya mirip pospak, tahan lama dan kulit anak tetap kering, nyaman.

    BalasHapus
  39. Dulu anak sempat pakai popok kain, terus ganti clodi gitu. Tapi lebih sering pakai yang pospak karena praktis ya. Apalagi saya LDM, biar nggak lelah mental dan fisik urus BAB BAK anak. Hehe.

    BalasHapus
  40. Keduanya pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing ya. Tinggal kembalikan kepada preferensi masing-masing orang tua saja. Hehehe. Tergantung kebutuhan, anggaran, efisiensi, dll.

    BalasHapus
  41. Anak-amak saya sudah palai.popok sekali pakai ( tahun 1998). Tetapu kadamg-kadamg saya juga pakai popok kain supaya bayi nggak panas. Kalau menurut saya sih memang lebih praktis pakai popok sekali pakai terutama kalau pas bepergian, asalkan cocok di kulit bayi dan lebih nyaman.

    BalasHapus
  42. Popok sekali pakai lebih praktis dan bisa lebih bersih serta sehat. Tinggal pilih mereknya aja yg dinilai paling cocok. Masing masing punya kelebihan dalam menjaga kulit bayi tetap sehat

    BalasHapus
  43. Beraneka pilihan popok bayi sekali pakai ada di Tokopedia, ya, Mba. Tinggal pinter-pinter cari yang sesuai kebutuhan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya enak sekarang mbak bisa beli popok bayi online. Aku juga gitu waktu anakku masih pakai popok belinya online terus, lumayan malah jadi lebih hemat.

      Hapus
  44. Aku masih gabung nih penggunaan popoknya. Kalau mau tidur pakai yg sekali pakai biar gak bocor. Kalau sore hari sampai sebelum tidur biasanya pakai popok kain

    BalasHapus
  45. Dulu aku masih dipakein popok kain sama ibu. Biasanya lapisan luarnya pake kayak plastik yang melar gitu nggak tau apa namanya. Fungsinya biar nggak bocor. Pake popok sekali pakai juga pas bepergian biar praktis. Adekku juga gitu.

    BalasHapus
  46. Terakhir beli popok yg makuku itu. Beli di Tokopedia juga dan dapat voucher dong
    Sekarang sih anaknya udah gak pakai popok lagi. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tokopedia emang bisa menjadi alternatif memenuhi kebutuhan beli-beli, ya, Mba. Nggak salah memang kalau menjatuhkan pilihan di toko hijau ini, termasuk buat beli popok.

      Hapus
  47. Walau terbilang praktis, cuma ya gitu ya kurang ramah lingkungan. Seperti halnya dengan pemakaian pembalut sekali pakai

    BalasHapus
  48. Dua-duanya pasti ada plus minusnya yaa Mba.. Dan kakakku waktu awal-awal jadi Ibu baru nih setiap minggu ada aja kang kurir bawa paket dan pas aku tanya apa isinya ternyata popok Meriess.. Katanya popok sekali pake yg itu baguss dan penggunaannya jga praktis pas mau kemana-mana pun anak anteng deh.. Tapi yaa kalo minusnya, bisa boncos jga hehe

    BalasHapus
  49. Makuku itu juara sih..
    Baguuss banget. Sayangnya memang aga pricey. Kalau pas diskonan, borong deh.. Hehehe~
    Pospak kepake banget kalo pas masuk musim penghujan.. soalnya cucian makin banyak kalo pake popok kain.

    BalasHapus
  50. aku salah satu pejuang popok kain, tapi setelah anak usia 1 tahun beralih ke popok sekali pakai. kemarin mborong juga di online shop kesayangan kita semuwaaa. xixiixi

    BalasHapus
  51. gimna ya, kondisinya aku tim yang suka praktis tapi hatik bergejolak menyadari bahwa sampak pospak ini ya lumayan. hiks .. dari sekian merk di atas aku pengguna setia bnek pokojang

    BalasHapus
  52. Merek-merek di atas cocok semua sih untuk si Kecil pas masih pakai popok sekali pakai. Gawatnya kalau engga cocok lalu bikin merah-merah dan gatal di kulit bayi.
    Duh...kasihan jadi rewel.

    BalasHapus
  53. Antara popok kain Dan popok sekali pakai, aku sudah nyobain ke semua anak-anak. Ya kalau aku, kalau di rumah pakai pospak tapi kalau lagi malas beralih ke pospak juga haha. Btw, aku suka belanja di tokped banyak diskonnya hihi

    BalasHapus
  54. Anak-anak saya memakai popok sekali pakai sekitar 1-2 tahun. Itu juga merasa bersalah karena telah menyumbang banyak sampah. Mau memperbaiki keadaan, tetapi tidak ada rencana punya anak lagi. :')

    BalasHapus
  55. Aku lagi mulai pelan-pelan ngajarin komunikasinya dulu ke anakku, biar nanti bisa pembiasaan lepas dari popok, agak PR emang ya buat toilet training, biar mengurangi juga sebagai penyumbang sampah popok sekali pakai

    BalasHapus
  56. Menurut ku popok juga cocok cocokan ya mb, untuk kulit anak. Dulu anakku tim pokpok sekali pakai, tapi dengan durasi tidak lebih dari 4-5 jam harus ganti.

    BalasHapus
  57. Saya tim popok sekali pakai sih, dan emang jujur hati nggak tenang memikirkan sampahnya.
    Tapi, mau ke popok kain atau semacamnya, nggak sanggup keknya hahaha.
    Semoga nanti ada cara yang tepat untuk penangangan limbah popok sekali pakai ini.
    Btw, saya dulu selalu langganan beli Merries dan Mamy Poko :D

    BalasHapus
  58. Popok sekali pakai atau popok kain sama-sama bisa digunakan dan sama-sama punya plus minus. Bila belum bisa menentukan mana yang terbaik, untuk melengkapi plus minus tersebut mungkin bisa dipakai keduanya, pagi-siang popok kain, sore-malam popok sekali pakai atau sebaliknya.

    BalasHapus
  59. Aku kalo liat kakakku, dulu pas anak-anaknya masih pada kecil pakenya popok sekali pakai karena biar lebih praktis dan nggak cape kali ya, nah pas anak-anaknya gedean dikit pindah ke popok kain.

    BalasHapus
  60. Aku nyobain pakai popok kain ke anak-anakku, dan itu emang hemat dari segi pengeluaran beli pospak. Tapii dari segi kerajinan, aku paling males pakai popok kain. Aku setuju sih semua popok ada plus minus masing-masing. Pilih yang sesuai dengan ideologi dan kerajinan ya ibu-ibu hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. buuth telaten sih mbak memang. jadi harus ada niat kuat dan tekad yang gigih.

      Hapus
  61. Belom punya anak sih, tapi dari temen yang udah ada baby katanya biaya buat popok lumayan juga bulanannya. Selain susu anak, popok jadi salah satu pengeluaran terbesar

    BalasHapus
  62. Umma biasa fleksibel..jika memang dalam kondisi normal umma gunakan popok kain..jika tidak biasa popok sekali pakai

    BalasHapus
  63. Kalo di rumah dlu anakku selalu pake Cloudy sih, nah pas keluar doang dia kupakein pampers hehehe. alhamdulillaah beneran lebih ngirit sihh

    BalasHapus
  64. Jaman dulu pernah pakai popok kain untuk anak, mbak. Tapi memang perlu effort lebih pas nyucinya, jadinya balik lagi ke popok sekali pakai

    BalasHapus
  65. Saya termasuk yang pernah pake dua-duanya buat anak-anak waktu mereka bayi dan memang keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, tapi kalau memperhatikan lingkungan agar tak banyak menimbun sampah memang lebih baik popok kain sih coz bisa dipakai berulang-ulang

    BalasHapus
  66. Tapi kalau ditinjau dari efek kerusakan lingkungan yang dapat ditimbulkan dari pospak seharusnya kita harus mengurangi pemakaian pospak kalau tidak bisa pindah 100 persen ke popok kain. Kalau saya dulu memakaikan pospak ke anak-anak kalau mau pergi ke luar rumah aja.

    BalasHapus
  67. Klo aku sendiri lebih seneng pake popok sekali pakai, klo untuk anaku waktu bayi, cuma menginjak balita kadang ngga pake Dia, karena suka aku antar ke kamar mandi

    BalasHapus
  68. Pake popok sekali pakai itu jadi membuat orang tua ringkes dan gak ribet kalau kemana mana. Repot kaan kalau pergi2 terus pipis harus ganti2 baju. Kalau pakai popok kan enggak begitu paling di cek aja takutnya udah kepenuhan jadi bisa diganti sama yang baru

    BalasHapus
  69. Semua popok ada plus minusnya, waktu anakku lahir diawal msh semangat buat pakein anakku popok kain, tapi makin kesini dan bertambahnya keaktifan anakku, akhirnya kuputuskan full popok sekali pakai, semoga anakku cepat lulus toilet training ya biar tidak menjadi penyumbang popok sekali pakai lagi

    BalasHapus
  70. Anak 1-3 aku banyak pakai clodi sambil diselingi pake pospak buat tidur malam sama pas pergi-pergi. Anak keempat nanti ga tau deh, hehe. Tapi masih pada bagus ni clodi

    BalasHapus
  71. Artikel yang bermanfaat. Aku masih ingat dulu waktu anak-anak masih kecil pernah bingung milih popok. Dua-duanya emang punya plus minus sdr2. Sekarang anak-anak udah pada besar hehe

    BalasHapus
  72. jadi teringat masa-masa jadi ibu menyusui dengan anak balita usia 2 tahun. Suka memburu promo popok meries biar irit. Kebetulan, si kecil dulu cocok sama popok sekali pakai ini. Yang merek lain, pernah nyoba juga sih. Tinggal sesuaikan budget dan kondisi kulit bayi

    BalasHapus
  73. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan yaa tinggal disesuaikan aja sama kebutuhan dan kemampuan kitaa. Kalau lebih prefer ke popok kain cari bahan yang memang nyaman buat bayi. Gapapa capek nyuci ngejemur popok wkwkwk

    BalasHapus
  74. Baru-baru ini ada info, bekas popok bayi sekali pakai bisa dibuat batu bata, namanya pokbrick. Tapi ya kudu dibersihkan dulu sih...
    Serba salah perkara perpopokan. Mau pakai popok kain, males nyucinya & perlu banyak air. Pakai popok instan, limbah popok numpuk...

    BalasHapus
  75. ada plus minus ya memang dengan penggunaan popok sekali pakai dan juga bisa dipakai berkali-kali ini, dan makin banyak ya sekarang popok sekali pakai ini brandnya tapi tetep pakai yang aman buat si kecil pastinya

    BalasHapus
  76. Di setiap produk ada kelebihan dan kekurangan, tentunya yaa..
    Semoga apapaun pilihannya, anak dan Ibu sama-sama selalu sehat. Hihih... soalnya popok ini menentukan tingkat kerewelan bayi juga, menurutku. Jadi pilihannya kudu tepat sesuai dengan kebutuhan sang bayi.

    BalasHapus
  77. Artikelnya bermanfaat sekali terutama untuk yang punya anak kecil dan bayi. Jadi inget aku dulu juga pernah mengalami kebingungan saat memilih popok untuk anak2. Tapi sayangnya informasi tidak sebanyak sekarang. Keren

    BalasHapus
  78. Rekomendasi popok sekali pakai ini pas banget ya buat bunda yang punya baby karena sekarang di pasaran banyak banget pilihan popok baby sekali pakai , kalau ada rekomendai kyk gini jadi gak bingung lagi

    BalasHapus
  79. Menurutku, lebih praktis pakai popok sekali pakai, kekurangannya hanya satu, mahal. Apalagi kalau produksi kencingnya banyak maka makin banyak tuh pakai popoknya.

    BalasHapus
  80. Popok sekali pakai bikin nambah banyak sampahyang sulit. Diolah dan diurai. Emanh bkin dilema

    BalasHapus
  81. Kalau saya masih pakai sekali pakai
    Namun limbahnya saya bersihkan dan dijadikan pot
    Kalau lagi malas, dibuang atau dikasih ke teman yang butuh buat pot juga

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel hingga akhir. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.
Kritik dan saran membangun sangat dinanti.

Terima kasih