Harga Tiket dan Jam Buka Taman Pintar Yogyakarta, Liburan Edukatif yang Menyenangkan

Selasa, 13 Januari 2026

Harga Tiket dan Jam Buka Taman Pintar Yogyakarta

Sebelumnya saya bercerita tentang sejarah Taman Pintar Jogja hingga wahana yang ada di sana. Kali ini saya akan menceritakan kunjungan saya bersama enam anak. Eits jangan salah, bukan anak saya semua lho, tiga di antaranya adalah anak saya dan tiga lagi keponakan saya. Lokasinya di dekat hotel kami menginap, harga tiket dan jam bukanya juga masih sesuai dengan agenda kami.

Jarak Taman Pintar Jogja  dengan Hotel D'Senopati, tempat kami menginap tidak lebih dari 1 km, tetapi karena saya juga membawa keponakan yang masih TK, saya mengajak anak-anak naik becak saja daripada nanti saya menggendongnya karena kelelahan. Saat itu kami menggunakan tiga becak, saya bersama anak bungsu dan keponakan yang TK, sedangkan dua becak yang lain ditumpangi keponakan dan anak saya lainnya.

Kebetulan saya dan adik memiliki anak dengan jumlah sama serta urutannya pun sama. Cewek, cowok, cewek, anak adik pun begitu juga urutannya, usianya pun tidak terpaut jauh sehingga mereka seperti punya kelompok masing-masing.

Sengaja saya mengajak anak-anak ke Taman Pintar agar mereka dapat belajar dengan cara yang seru dan menyenangkan. Jam bukanya pun pagi, jadi kami bisa berkunjung setelah sarapan dan siangnya kami bisa melanjutkan perjalanan untuk kembali ke rumah masing-masing. Walaupun kami tidak mengunjungi semua wahana setidaknya anak-anak dapat bersenang-senang sekaligus belajar.

Apakah Sobat Dy ingin tahu juga berapa harga tiket dan jam buka Taman Pintar Yogyakarta? Simak hingga akhir artikel ya! Agar liburanmu menyenangkan dan sesuai rencana.


Sekilas tentang Taman Pintar Yogyakarta

Bagi Sobat Dy yang belum membaca artikel sebelumnya tentang Sejarah Singkat Taman Pintar ini, saya akan menceriktakannya sebentar. Taman Pintar Yogyakarta bukanlah destinasi wisata biasa, tetapi merupakan destinasi wisata edukasi. Letaknya berada di pusat kota, tak jauh dari Malioboro.

Taman ini didesain dengan menggabungkan teknologi dan permainan interaktif. Sehingga anak-anak dapat belajar tentang teknologi, tubuh manusia, energi, budaya Indonesia hingga politik dengan cara yang menyenangkan.

Jujurly saat pertama kali masuk saya merasakan suasana yang menyenangkan, ramah anak dan keluarga. Areanya didesain menarik, petunjuknya pun jelas. Tidak hanya anak-anak yang belajar, saya pun turut belajar dengan membaca petunjuk yang disediakan penyelenggara.


Baca juga : Liburan Yang Menyenangkan Dengan Sewa Mobil


Harga Tiket dan Jam Buka Taman Pintar Yogyakarta

Setelah menyelesaikan sarapan di hotel, saya mengajak anak-anak ke Taman Pintar yang lokasinya tidak jauh dari hotel. Daripada mereka hanya bermain gadget. Selain itu masih ada cukup waktu sebelum kami check out dari hotel. Kami berencana check out setelah menunaikan sholat Dhuhur. Lumayan masih ada waktu sekitar 3 jam.

Saat keluar hotel kami sudah disambut oleh beberapa tukang becak yang menawarkan jasanya. Setelah diskusi dengan anak-anak apakah mau naik becak atau jalan kaki saja ke Taman Pintar, beberapa minta untuk naik becak. Kalau yang besar memilih jalan kaki sih sebetulnya. Namun, yang kecil minta naik becak. Oke lah akhirnya diputuskan untuk naik becak saja.

Sebetulnya jarak antara hotel dan Taman Pintar tidaklah jauh, tetapi karena letaknya berseberangan maka harus mencari putar balik terdekat. Tukang becaknya cepat sekali mengayuh becaknya sehingga kami pun tiba di lokasi tidak lebih dari sepuluh menit dengan selamat.

Harga Tiket dan Jam Buka Taman Pintar Yogyakarta

Berhubung Taman Pintar buka jam 08.30, maka saat kami tiba di sana suasana masih lengang. Tanpa berdesakan dan antri saya pun langsung membeli tiket. Saat yang tepat untuk berkunjung ke daerah wisata merupakan hal yang penting, lho.

Terkait harga tiket masuk, ternyata harga tiket masuknya bukan berdasarkan tinggi badan seperti wahana edukasi lainnya, tetapi berdasarkan usia anak. Batasan usianya sampai usia 18 tahun, usia anak setingkat SMA. Waktu itu kami membeli tiket ke Gedung Oval, jika masih ada waktu maka kami akan mencoba wahana lainnya. Sehingga saya cukup membayar 6 tiket anak dan 1 orang dewasa sejumlah Rp. 108.000. Bentuk tiketnya juga dibedakan antara tiket anak dan dewasa.

Harga tiket untuk wahana lainnya berbeda-beda tergantung dengan wahana yang akan dikunjungi. Saya melampirkan harga tiket masuk wahana yang saya peroleh dari situs resmi Taman 

Saat memasuki Gedung Oval kami dibantu petugas untuk menscan tiket masuknya. Satu per satu dari kami memasuki gate masuk setelah tiket discan petugas. Pengunjung akan disambut akuarium besar yang berada di bagian depan Gedung Oval.


Pintu masuk gedung oval


Belajar dengan Cara Menyenangkan di Taman Pintar

Saat berada di akuarium besar, pengunjung dapat mendengar auman dari replika Dinosaurus. Suara auman yang sukses membuat sulungku takut dan tidak mau masuk ke dalam Gedung Oval beberapa tahun lalu.

Hal yang bertolak belakang dengan bungsuku, dia justru tertarik dan melangkah mendekati replika tersebut dan memperhatikannya dari jarak dekat. Gerakan dan aumannya dikendalikan menggunakan sensor gerak, sehingga saat ada pengunjung yang mendekat maka replika tersebut akan mengeluarkan suara. 

Di dalam gedung dibagi berdasarkan tema besar, misalnya tema air, biologi, teknologi, rumah adat dan masih banyak lainnya. Anak-anak pun mencoba berbagai topik, di antaranya simulasi gempa, sepeda kayuh yang mengubah energi gerak menjadi energi listrik yang dapat menyalakan lampu.

Anak-anak pun mencoba satu per satu alat peraganya. Bungsu saya pun mencoba energi listrik statis yang dapat membuat rambutnya berdiri. Keponakan yang masih TK pun tak mau kalah dengan kakak-kakaknya, dia mencoba juga alat peraga yang sesuai dengan usianya.


Dinosaurus di Gedung Oval



Tips Nyaman Berkunjung ke Taman Pintar Yogyakarta

Datang tepat waktu merupakan hal yang krusial saat berkunjung ke daerah wisata. Oleh karena itu saya menyarankan tips nyaman berkunjung ke Taman Pintar Yogyakarta, di antaranya :

Datang awal

Ibarat pepatah, bangun pagi agar rejeki tidak dipatok ayam. Sama halnya dengan berkunjung ke daerah wisata. Datang lebih pagi lebih baik agar tidak perlu berdesakan atau antri lama saat akan bermain atau mencoba alat peraga.


Pilih wahana yang sesuai dengan usia anak

Tidak semua alat peraga dapat dimainkan anak. Sobat Dy dapat membantu anak untuk memilihkan peraga atau wahana yang sesuai dengan usianya, yag penting anak hepi dan dapat menikmati proses belajarnya. Beri pemahaman dengan bahasa yang mereka mengerti. Beberapa petugas juga berada di dalam wahana dan akan membantu menerangkan alat peraga jika ada yang ingin ditanyakan.


Siapkan waktu yang cukup

Sayangnya waktu kami terbatas sehingga kami hanya dapat mengunjungi Gedung Oval. Anak-anak sudah lelah mengelilingi area di dlaamnya dan berakhir di food court yang berada di lantai bawah. Mereka pun membeli minum dan jajanan kekinian yang ditawarkan di sana. 

Semoga di kesempatan berikutnya kami dapat mengunjungi semua wahana yang ada di Taman Pintar ini. Agar rasa penasaran ini terpuaskan.


Baca juga : Pilihan Tempat Outbond Anak TK Di Jawa Timur


Taman Pintar Yogyakarta, Inovasi Wisata Edukasi  

Jika ada pertanyaan apakah Taman Pintar Yogyakarta layak dikunjungi? Jawaban saya sih iya dong. Tidak hanya anak-anak yang belajar, saya pun juga ikut belajar di sana. Sayangnya saya terlalu menikmati proses belajar sehingga saya lupa mengambil foto, hanya ada foto anak-anak di beberapa alat peraga.

Tempat ini menawarkan pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga anak dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan. Harga tiketnya pun terjangkau dan jam bukanya relatif pagi, sehingga anak masih mempunyai energi yang cukup untuk berkeliling menikmati wahana yang ditawarkan.

Bagi Sobat Dy yang akan berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa untuk mampir ke Taman Pintar Yogyakarta dan dapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Siapkan waktu dan atur tiket sesuai kebutuhan. Nikmati momen belajar bersama anak yang tak akan terlupakan dengan cara yang menarik.


Referensi

1.. https://tamanpintar.co.id/

2. https://www.1001malam.com/travel/taman-pintar-yogyakarta/

Read More

Inspirasi Dekorasi Kamar Estetik yang Membuat Ruangan Terasa Lebih Hidup

Sabtu, 10 Januari 2026

 

Inspirasi Dekorasi Kamar Estetik yang Membuat Ruangan Terasa Lebih Hidup

Bagi sebagian orang, termasuk saya, kamar tidak hanya sekedar tempat untuk tidur dan beristirahat setelah beraktivitas seharian. Kamar merupakan ruang personal untuk menenangkan diri, mencari inspirasi, sekaligus menciptakan quality time bersama pasangan maupun dengan anak-anak.

Tak heran jika inspirasi dekorasi kamar estetik kini menjadi tren, karena mampu menghadirkan suasana nyaman sekaligus memanjakan mata. Dengan penataan yang tepat serta menggunakan perabotan yang sesuai, kamar yang sederhana pun bisa menjadi lebih hidup dan berkarakter. Mulai dari pemilihan gaya, warna hingga pencahayaan memiliki peran penting dalam dekorasi kamar estetik impian.


Prinsip Dasar Dekorasi Kamar Estetik

Ruang kamar yang tertata rapi dan nyaman dipandang mata dapat menciptakan suasana hati yang lebih tenang serta meningkatkan kualitas istirahat. Elemen penting dalam menciptakan kamar estetik yang ideal dapat dilakukan dengan memperhatikan keselarasan dan keserasian seluruh elemen di dalamnya. 

Elemen tersebut mulai dari tata letak perabotan, pemilihan warna hingga pengaturan cahaya kamar yang saling mendukung untuk menciptakan suasana menyenangkan sekaligus menenangkan. Prinsip dasar dekorasi kamar estetik meliputi keseimbangan antara fungsi dan keindahan.

Perabotan yang digunakan sebaiknya tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki fungsi yang jelas. Dengan dekorasi yang tepat, kamar dapat menjadi ruang personal yang merefleksikan Sobat Dy.


Baca juga : Mengenal Jenis-Jenis Stik Golf dan Fungsinya


3 Tema Dekorasi Estetik Populer

Ada tiga tema dekorasi estetik populer, di antaranya:

Minimalis

Ciri khas minimalis adalah menonjolkan kesederhanaan dan fungsional sehingga pemilihan furniture atau perabotan seperlunya saja. Warna netral akan mendominasi tema minimalis, seperti putih, abu-abu dan beige sehingga menciptakan kesan bersih dan rapi.

Tema minimalis sesuai bagi Sobat Dy yang menyukai kamar estetik dengan nuansa modern, teratur dan tenang.


Tema dekorasi minimalis



Bohemian

Ciri khas tema Bohemian adalah menonjolkan kebebasan berekspresi, artistik, warna dan tekstur alami. Elemen utama yang menjadi pilihannya menggunakan karpet bermotif, bantal dekoratif serta tanaman hias sehingga kamar menjadi lebih hidup.

Tema Bohemian sesuai bagi Sobat Dy yang ingin menghadirkan kamar estetik dengan sentuhan artistik dan hangat.


Scandinavian

Ciri khas tema Scandinavian adalah menonjolkan kenyamanan, fungsional dan keindahan alami. Umumnya menggunakan warna cerah, material kayu serta furniture dengan desain sederhana.

Tema Scandinavian sesuai bagi Sobat Dy yang ingin menghadirkan kamar estetik dengan nuansa bebas, santai, artistik serta personal.


Prinsip dasar dekorasi kamar

Menciptakan Suasana Estetik

Pemilihan warna mempunyai peran besar dalam menciptakan suasana kamar yang estetik. Umumnya warna netral seperti putih atau krem dipilih karena dapat memberikan kesan luas dan bersih.. Sedangkan warna pastel yang lembut dapat menghadirkan nuansa lembut dan menenangkan.

Prinsip dasar untuk menciptakan suasana estetik kamar adalah memadukan warna secara seimbang agar kamar nyaman dipandang dan tidak berlebihan. 


Inspirasi Dekorasi Kamar Estetik Dengan Kombinasi Pencahayaan Lampu Hias, String Light, dan Jendela

Salah satu elemen yang kadang terlupakan adalah pencahayaan, padahal kesan estetik dapat diperkuat dengan pemilahan sumber cahaya yang tepat. Beberapa pilihan pencahayaan dapat digunakan, di antaranya :

Natural light

Natural light atau cahaya alami umumnya menggunakan jendela yang besar, sehingga sinar mentari dapat leluasa memasuki sekaligus menghangatkan kamar. Sobat Dy juga dapat memanfaatkan tirai untuk melembutkan sinar matahari yang masuk ke dalam kamar.


cahaya alami kamar tidur



Ambient light

Ambient light atau pencahayaan dasar dapat menggunakan lampu gantung atau lampu plafon, sehingga kamar tidak terlalu gelap saat menjelang petang hingga malam hari.


Task dan accent light

Task dan accent light atau lampu utama dan lampu hias dapat menambah elemen dekoratif kamar dan menjadi focal point atau titik fokus. Misalnya lampu hias meja yang diletakkan di sudut ruangan, dapat berfungsi sebagai sumber cahaya untuk membaca sekaligus menambah elemen dekorasi kamar.


Decorative light

Decorative light atau string light dapat memberikan sentuhan ajaib. Rangkaian lampu-lampu kecil yang disusun dan diletakkan pada bagian tertentu dapat menambah kesan hangat dan cozy. Decorative light tidak digunakan sebagai penerangan utama.


Sobat Dy dapat mengkombinasikan pilihan lampu yang akan digunakan dalam kamar atau memilih salah satu dari pilihan pencahayaan di atas.


Baca juga : Miliki Hunian Nyaman Dekat Danau dan Berfasilitas Lengkap di Tangerang


Inspirasi Dekorasi Kamar Estetik Berawal dari Rumah yang Nyaman

hunian nyaman


Mewujudkan dekorasi kamar yang estetik tidak selalu membutuhkan biaya yang besar, lho. Dengan memahami prinsip dasar dekorasi, memilih tema yang tepat, menggunakan perabotan yang sesuai serta mengoptimalkan pencahayaan, kamar dapat menjadi ruang favorit di rumah.

Semua itu berawal dari rumah yang nyaman dan estetik sejak awal. Salah satunya adalah Summarecon Tangerang, hunian di Tangerang yang nyaman. Tidak hanya lokasinya yang dekat dengan akses Tol Bitung, Tol Jakarta Tangerang, tetapi juga memiliki 6 danau besar yang tersebar di kawasan.

Ada 3 cluster yang tersedia, yaitu Briza Lakes, Havena Lakes dan Rona Homes, tentunya semua dilengkapi dengan one gate system, clubhouse dan kolam renang serta playground. Hunian yang dirancang dengan arsitek kekinian serta menawarkan konsep rumah yang nyaman akan memudahkan penghuninya untuk mendesain kamar estetik sesuai keinginan.

Sebentar lagi kawasan ini juga akan dilengkapi dengan Summarecon Mall Tangerang yang lengkap dengan berbagai fasilitas pendukungnya sehingga membuat penghuni kawasan semakin nyaman untuk tinggal di sana.

Yuk ciptakan dekorasi kamar estetik sesuai keinginan dan impian Sobat Dy. Selamat mencoba.  

Read More

Ini Lho Perbedaan Tes Cara Mengetahui Bakat Diri Sendiri vs Bakat Anak

Selasa, 30 Desember 2025

Ini Lho Perbedaan Tes Cara Mengetahui Bakat Diri Sendiri vs Bakat Anak


Pernahkah terpikir untuk mengetahui bakat diri saat usia tak lagi muda? Dan bertanya-tanya bagaimana tes cara mengetahui bakat diri sendiri? Sedangkan di sisi lain merasa bahwa tak penting mengetahui bakat diri karena lebih penting mengetahui bakat anak, karena jalan mereka masih panjang. 

Pertanyaan itu sempat berkecamuk di benak saya beberapa tahun silam hingga akhirnya saya sempat mengikuti tes bakat. Saat itu dalam rangka mengenali diri sendiri sekaligus bagian dari tugas kelas matrikulasi Ibu Profesional. Sekaligus saya juga ingin mengetahui apakah dengan cara yang sama saya dapat mengetahui bakat anak.

Apakah terlambat baru mengetahui bakat diri saat sudah dewasa? Tentu saja tidak. Abah Rama Royani, founder Talent Mapping, sebuah alat asesmen untuk mengetahui potensi kekuatan dan kelemahan diri yang bertujuan meningkatkan produktivitas, baru menyadari bakatnya setelah berusia sekitar setengah abad.

Padahal saat itu beliau merupakan pimpinan sebuah perusahaan. Bagi orang awam mungkin hal tersebut tidaklah penting, tapi bagi Abah Rama hal tersebut penting karena beliau merasa tidak bahagia dan kerap menderita sakit kepala. Namun, setelah beliau menemukan bakatnya dan mengembangkannya, beliau merasa lebih baik. Alhamdulillah kondisinya sehat hingga sekarang di usianya yang telah menginjak 80 tahun.

Pertanyaan berikutnya, apakah tes cara mengetahui bakat diri sendiri sama dengan bakat anak? Tentu saja berbeda, karena anak belum mempunyai banyak pengalaman seperti orang dewasa. Bakat anak perlu diketahui agar tidak salah arah dan anak bahagia dalam mengembangkan potensinya. Artikel ini saya tulis sebagai ruang refleksi, agar kita lebih bijak mengenali potensi diri maupun anak.


Mengenal Bakat

Bakat merupakan kemampuan bawaan yang dimiliki seseorang sejak lahir dan berpotensi untuk dikembangkan. Sayangnya bakat tidak tampak langsung, tetapi akan muncul dan berkembang ketika memperoleh kesempatan, latihan dan lingkungan yang mendukung bakat berkembang. Dengan kata lain, bakat merupakan potensi alami yang masih perlu diasah.

Beberapa orang menganggap bakat sama dengan minat, ternyata kedua hal ini berbeda. Minat berkaitan dengan sesuatu hal yang disukai. Seseorang yang berbakat lebih mudah melakukan sesuatu hal yang disukai sehingga bakatnya pun berkembang.

Pada anak, bakat sering muncul karena rasa ingin tahu, ketertarikan sesaat yang bisa berubah serta respon alami saat bermain atau bereksplorasi. Sedangkan pada orang dewasa umumnya bakat terlihat dari pola yang konsisten, kemampuan yang sudah terbukti hasilnya serta ketertarikan yang bertahan lama.

Cukup jelas bukan perbedaan konsep antara bakat pada orang dewasa dan pada anak. Oleh karena itu, bakat anak tidak bisa langsung disimpulkan terlalu awal. Anak membutuhkan waktu dan pengalaman untuk memutuskan apakah sesuatu hal yang diminatinya bakat atau tidak, bukan sekedar label.


Mengapa Tes Bakat Diri Sendiri Tidak Bisa Disamakan dengan Tes Bakat Anak?

Seperti yang saya sampaikan di awal, cara mengetahui bakat diri sendiri dan bakat anak tentulah berbeda. Perbedaannya terletak pada tahap perkembangannya. Orang dewasa umumnya memiliki pengalaman yang lebih banyak dibandingkan anak-anak. Mulai dari proses belajar, kegagalan, belajar lagi dan pengalaman hidup lainnya. 

Sedangkan anak-anak masih berada pada tahap pengenalan dan eksplorasi. Pengalaman hidup yang dimiliki mereka tentunya tidak sebanyak orang dewasa. 

Tidak hanya cara untuk mengetahui bakat yang berbeda, tetapi juga tujuan mencari bakat juga berbeda. Berikut perbedaannya :

Orang dewasa

Tujuan tes bakat pada orang dewasa :

- Mengenali kekuatan diri

- Menguatkan keputusan yang akan diambil

- Menemukan arah hidup atau karier yang akan dipilih


Sejatinya setiap manusia terlahir dengan bakatnya masing-masing. Namun, tidak semuanya menyadari bakatnya sehingga bakat tersebut hanya terpendam dan tidak menjadi sesuatu yang istimewa dan menjadi ciri khas seseorang.


Anak-anak

Beberapa orang tua melakukan tes bakat pada anaknya dengan tujuan :

- Mengenali kecenderungan awal

- Memberi ruang eksplorasi dan pengalaman

- Perkembangan diri

- Mendukung perkembangan anak dengan cara menyenangkan tanpa tekanan

Oleh karena itu perlakuan keduanya tidak bisa disamakan. Anak-anak bukan orang dewasa dengan tubuh mini. Sehingga tes dan tujuan mencari bakat pun tidak dapat disamakan.


Baca juga : Cara Mendidik Anak Laki-laki Usia 10 Tahun yang Perlu Orangtua Ketahui


Tes Cara Mengetahui Bakat Diri Sendiri

Ada beberapa tes cara yang mengetahui bakat diri sendiri yang dapat dilakukan di antaranya:

Tes refleksi diri

Tes refleksi diri merupakan tes paling sederhana, tetapi tes ini menuntut kejujuran sehingga kerap dihindari. Beberapa pertanyaan yang diajukan saat melakukan tes misalnya:

- Aktivitas apa yang membuat saya lupa waktu?

- Hal apa yang tetap ingin saya lakukan meskipun badan terasa lelah?

- Dalam bidang apa saya sering dipercaya orang lain?

Pertanyaan sederhana, tetapi jawaban dari pertanyaan tersebut dapat menjadi petunjuk bakat yang autentik.


Tes minat dan kepribadian

Tes minat dan kepribadian dapat membantu memetakan kecenderungan diri, seperti berpikir, berinteraksi, mengambil keputusan. 


Tes kecerdasan

Tes kecerdasan merupakan tes yang menilai kemampuan kognitif. Tes ini lebih dikenal dengan tes IQ.


Tes bakat umum atau aptitude test

Tes bakat merupakan tes untuk mengukur berbagai kemampuan, seperti penalaran verbal, numerik, spasial, mekanik serta kecepatan persepsi. Sebuah tes yang lebih obyektif dan sering digunakan orang dewasa yang sedang berada di persimpangan hidup untuk memilih karir.


Keempat tes tersebut dapat dilakukan di layanan psikologi profesional, unit layanan psikologis hingga tes online.


Cara Mengetahui Bakat Anak

Anak belum mampu merefleksikan dirinya secara sadar. Oleh karena itu untuk mengetahui bakat anak dapat dilakukan dengan pendekatan yang alami, di antaranya :

Pengamatan sehari-hari

Mengamati aktivitas yang disukai anak dan membuatnya fokus serta senang melakukannya.


Mendengarkan cerita dan pertanyaan

Anak kerap bercerita aktivitasnya hingga kegemarannya pada suatu hal. Selain itu anak akan menanyakan hal-hal yang membuatnya tertarik


Tes minat dan bakat anak

Langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan tes minat dan bakat. Hal ini dapat dilakukan jika anak telah mendapatkan banyak pengalaman.


Perbedaan Utama Tes Cara Mengetahui Bakat Diri Sendiri vs Bakat Anak

Jika disimpulkan maka perbedaan utama tes cara mengetahu bakat diri sendiri, yaitu :

- Kesadaran diri. Orang dewasa sudah reflektif, sedangkan anak-anak masih dalam tahap eksplorasi.

- Tujuan tes. Orang dewasa mencari arah, sedangkan anak-anak mencari pengalaman hidup


Baca juga : 7 Ciri-Ciri Kecerdasan Sosial yang Menandakan Seseorang Peka Terhadap Sekitar


Pengertian bakat


Kesalahan Umum yang Kerap Terjadi 

Kesalahan umum yang kerap terjadi di sekitar kita terkait bakat di antaranya :

- Terlalu cepat menyimpulkan bakat

- Membandingkan kemampuan dengan orang lain

- Memaksakan keinginan pribadi


Bakat tidak tumbuh dalam tekanan, melainkan tumbuh dalam rasa aman dan penerimaan.


Bakat Bukan Untuk Dibandingkan, Tetapi Dipahami

Tes cara mengetahui bakat diri sendiri dan bakat anak hanyalah alat untuk membantu memahami bakat diri. Bukan alat untuk menghakimi atau memberi label. Orang dewasa dapat melakukannya untuk mengenali diri sekaligus juga sebagai media berproses dan bertumbuh. 

Anak-anak pun juga dapat mengekplore dan bertumbuh tanpa tekanan. Bakat pun tak perlu dibandingkan dengan orang lain, tetapi untuk dipahami. Pada akhirnya bakat bukanlah tujuan akhir. Bakat merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan waktu, ruang serta kepercayaan. 

Semoga bermanfaat.

Read More

Tekstur MPASI 6 Bulan dan Cara Memberikannya agar Bayi Nyaman Makan

Kamis, 25 Desember 2025

 

Tekstur MPASI 6 Bulan dan Cara Memberikannya agar Bayi Nyaman Makan

Di artikel sebelumnya Sobat Dy telah mengetahui jumlah porsi makan bayi 6 bulan, sekarang saatnya untuk mengetahui tekstur MPASI 6 bulan yang sesuai. Hal ini perlu diketahui agar bayi mau belajar makan dengan nyaman dan aman.

Beberapa ibu baru, termasuk saya saat itu ragu-ragu apakah teksturnya sudah benar atau belum? Terlalu encer atau terlalu kental? Terlalu kasar atau sudah cukup lembut? Maklumlah namanya juga pengalaman pertama, seiring waktu tentunya akan lebih mudah karena sudah mengetahui tekstur yang sesuai sekaligus menu yang disukai bayi.

Selain itu, proses memberikannya pun dilakukan dengan lembut dan tanpa paksaan, sehingga bayi dapat mengenal makanan padat sekaligus belajar mengunyahnya secara bertahap dan menyenangkan.

Saya pun belajar bahwa tekstur MPASI 6 bulan dan cara memberikannya menentukan membuat bayi merasa nyaman  dengan proses belajar makan atau justru sebaliknya, bayi menolak makanannya.


Baca juga : Cara Mendidik Anak Perempuan Usia 13 Tahun


Pentingnya Tekstur MPASI 6 Bulan

Sejak lahir bayi hanya mengenal ASI yang mempunyai tekstur cair seperti air sehingga mudah dikonsumsinya. Sehingga saat memberikan MPASI perlu memperhatikan teksturnya agar bayi tidak tersedak dan dapat belajar mengunyah dengan menyenangkan.

Tekstur MPASI bayi 6 bulan sebaiknya halus, lembut serta tidak menggumpal. Sehingga bentuk yang makanan yang disarankan dalam bentuk puree atau bubur saring. Saat awal mengenal makanan ini, bayi belum membutuhkan makanan yang bisa dikunyah, melainkan makanan yang mudah ditelan.

Dengan tekstur yang lebih kental dari ASI, tetapi masih bisa mengalir perlahan dari sendok. Tekstur seperti ini membantu bayi belajar menggerakkan lidah dan memudahkannya menelan tanpa risiko tersedak.


Tekstur MPASI yang Dianjurkan untuk Bayi 6 Bulan

Berikut beberapa contoh tekstur MPASI 6 bulan dengan tekstur yang aman dan nyaman, di antaranya:

Bubur beras saring

Teksturnya halus, lembut dan mudah dicerna.


Puree sayur

Sayur yang dapat diberikan di antaranya labu kuning, wortel, kentang, brokoli yang diblender halus kemudian disaring agar tidak ada yang menggumpal.


Puree buah

Sama halnya dengan puree sayur, puree buah juga diblender kemudian disaring. Buah yang dapat diberikan pisang, alpukat, apel, pir.


Puree protein hewani

Protein hewani dapat diperoleh dari ayam, ikan atau daging yang dimasak matang, kemudian diblender halus dan disaring.

Tekstur MPASI

Saat awal MPASI dapat dipilih menu sederhana satu bahan dulu. Hal ini dapat memudahkan bayi mengenal rasa. Selain itu, juga membantu kita memantau jika ada reaksi alergi yang mungkin muncul.


Cara Mengetahui Tekstur MPASI Sudah Tepat

Setelah mengetahui pentingnya tekstur MPASI, tahapan berikutnya adalah mengetahui apakah tekstur MPASI sudah sesuai. Bagaimana caranya? Simak langkah-langkah berikut ya!

Menggunakan sendok

Sendok dapat digunakan untuk mengecek tekstur MPASI dengan cara menyendok MPASI kemudian memiringkannya. Tekstur yang sesuai adalah tekstur yang jatuh perlahan saat sendok dimiringkan. Jika MPASI langsung tumpah, berarti tekstur terlalu encer atau sebaliknya jika MPASI menempel kaku di sendok, maka teksturnya terlalu kental.


Mengamati reaksi bayi

Dengan mengamati reaksi bayi saat mengonsumsi MPASI juga dapat diketahui apakah teksturnya sudah sesuai atau belum. Jika bayi sering batuk, muntah atau terlihat kesulitan mengunyah hingga menelannya, kemungkinan tekstur MPASI terlalu kental.


Mengamati sisa MPASI di mulut

Sesaat setelah selesai makan, Sobat Dy juga dapat mengamati apakah ada sisa makanan di mulut bayi. Jika MPASI terlalu kental, maka makanan sering tertinggal di langit-langit mulut bayi.


Tekstur MPASI dapat disesuaikan kapan saja dengan cara menambahkan sedikit air matang, ASI atau larutan kaldu. Kekentalan MPASI dapat dinaikkan bertahap sesuai kesiapan bayi.


Baca juga : 7 Ciri-Ciri Kecerdasan Sosial yang Menandakan Seseorang Peka Terhadap Sekitar


Cara Memberikan MPASI Agar Bayi Nyaman Makan

Tekstur MPASI yang sesuai belum cukup membuat bayi makan dengan nyaman dan aman. hal ini perlu didukung juga dengan cara yang tepat, di antaranya:

Posisi duduk bayi 

Pastikan bayi duduk dengan nyaman dan aman, duduk tanpa bantuan, kepala dan leher tegak serta tidak makan sambil tidur dapat membantu bayi menelan dengan aman.


Gunakan sendok bayi

Sendok bayi didesain sesuai dengan takaran makan dan bentuk mulut bayi yang kecil. Oleh karena itu, pilih sendok berukuran kecil dan ujungnya lembut. Sendok makan yang terlalu besar dapat membuat bayi kesulitan


Tidak tergesa-gesa saat menyuapi bayi

Menyuapi bayi bukanlah sebuah ajang perlombaan, proses menyuapi yang cepat juga tidak akan mendapatkan piala, bukan? Proses menyuapi yang tidak tergesa-gesa, memberikan waktu bagi bayi untuk mengunyah dan menelan.

Namun, jika suapan pertama berdekatan dengan suapan berikutnya dapat membuat bayi tersedak sehingga membuat bayi trauma untuk makan.


Suasana makan yang nyaman

Suasana makan yang menyenangkan dapat diciptakan dengan menatap bayi dan berbicara dengan suara lembut, tanpa teriakan yang meminta bayi segera menghabiskan makanannya. 

Dengan suasana makan yang nyaman dapat membuat bayi makan dengan tenang dan merasa nyaman.

cara memberikan mpasi agar bayi nyaman makan



Kesalahan Umum yang Membuat Bayi Tidak Nyaman Saat MPASI

Pengalaman merupakan pelajaran yang berharga, tetapi bukan berarti kita harus mengalami semua hal baru belajar, bukan. Sama halnya dengan proses belajar makan. Berikut beberapa kesalahan umum yang membuat bayi tidak nyaman saat makan yang dirangkum dari berbagai sumber:

Tekstur terlalu encer atau kental

Tekstur MPASI yang terlalu encer membuat bayi tidak belajar mengunyah dan dapat menurunkan minatnya untuk belajar makan. Sedangkan tekstur yang kental dapat meningkatkan risiko tersedak.


Memaksa bayi makan

Saat bayi menutup mulut atau memanlingkan wajah merupakan tanda bahwa bayi telah merasa cukup makan. Tidak perlu dipaksa atau dimarahin. Memaksa hanya akan membuat pengalaman negatif


Suasana makan tidak tenang

Saat makan, ciptakan suasana tenang tanpa gangguan dan tanpa nada marah sehingga bayi tidak fokus makan.


Baca juga : Permainan Mengasah Otak Anak SD


Tekstur MPASI yang Sesuai, Bayipun Menikmati Proses Belajar Makan

Tekstur MPASI 6 bulan serta cara memberikannya merupakan hal yang saling mendukung keberhasilan proses belajar makan (SHE). Tekstur yang sesuai akan membantu bayi belajar makan dengan aman.

Pemberian MPASI bukanlah suatu perlombaan seberapa cepat atau seberapa banyak MPASI yang ditelan, melainkan pengalaman pertama bayi mengenal makanan. Dengan tekstur yang tepat dan suasana makan yang menyenangkan, pemberian MPASI dapat menjadi momen belajar yang menyenangkan.

Bagaimana pengalaman Sobat Dy saat memberikan MPASI? Cerita yuk di kolom komentar!

Read More

Ibu Wajib Tahu, Porsi Makan Bayi 6 Bulan Berapa Sendok!

Jumat, 19 Desember 2025

Ibu Wajib Tahu, Porsi Makan Bayi 6 Bulan Berapa Sendok!

Teringat beberapa tahun lalu saat baru menjadi ibu banyak hal yang berkecamuk di kepala. Mulai dari bagaimana agar ASI lancar, mengatasi bayi yang begadang, pengenalan MPASI, porsi makan bayi 6 bulan berapa sendok, mengatur menu makanannya dan masih banyak lagi lainnya. Ada yang samakah? Toss dulu lah.

Untungnya saya tinggal bersama dengan ibu, karena bapak saya sudah meninggal. Daripada saya mondar mandir antara rumah saya dan ibu, kami memilih tinggal di rumah ibu. Namun, sekarang kami tinggal di rumah sendiri karena ibu sudah mau diajak pindah ke rumah saya.

Kembali ke laptop tentang MPASI aka Makanan Pendamping ASI. Selain informasi MPASI dari ibu, banyak juga informasi yang beredar terkait MPASI. Sejak kapan MPASI diberikan, porsi makan bayi 6 bulan berapa sendok, apa yang diberikan dulu pada bayi saat MPASI dan masih banyak lagi lho tentang MPASI ini. Simak sampai akhir artikel ya, beberapa hal tentang MPASI akan saya ulas, hanya sekedar berbagi pengalaman saja.


Baca juga : 7 Tips ASI Lancar Setelah Melahirkan


Pentingnya MPASI 

Bagi sebagian ibu mungkin berpendapat, "Kalau ASI masih cukup, kenapa harus repot dengan MPASI?" Salah satunya saya, tetapi saat itu saya hanya sekdar bertanya saja. Maklumlah masih anak pertama jadi ilmunya masih kurang.

Banyak drama saat itu, di antaranya jatah cuti melahirkan yang tidak dapat diambil penuh, kurang paham tentang ASI booster, persiapan stok ASI yang mepet dengan waktu masuk kerja kembali sehingga stok ASIP (Air Susu Ibu Perah) yang kejar tayang. Sehingga sempat terbayang jika seseorang yang punya stok ASIP melimpah mungkin tidak akan bingung dengan MPASI, karena bayi sudah cukup kenyang dengan ASI.

Ternyata pemikiran saya salah Esmeralda! Baik ASI melimpah ruah maupun tidak, bayi tetap membutuhkan MPASI, karena MPASI bukan sekedar soal makan, melainkan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak.

Berikut pentingnya MPASI, yaitu:

Membantu memenuhi kebutuhan nutrisi

Bayi yang berusia 6 bulan memerlukan energi dan zat gizi yang meningkat, tetapi kebutuhan tersebut tidak lagi mencukupi seluruh kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Nutrisi tersebut, di antaranya zat besi, zink, protein. 

MPASI bukan menggantikan ASI, sesuai dengan namanya MPASI adalah Makanan Pendamping ASI yang bertujuan agar bayi mendapatkan cukup nutrisi untuk tumbuh kembangnya yang optimal.


Mendukung perkembangan motorik dan sensorik

Pada saat pemberian MPASI, motorik bayi yang berkembang adalah :

- Belajar membuka mulut

- Menggerakkan lidah

- Menelan 

Selain itu, bayi juga akan belajar tentang sensorik, di antaranya:

- Tekstur makanan

- Rasa (manis alami, gurih)

- Aroma


Jangan kaget jika saat pertama kali bayi merasakan akan muncul beberapa ekspresi wajahnya yang lucu, ada yang tersenyum, ada yang mengerutkan dahi, ada yang memuntahkannya. Unik dan seru lah pokoknya.


Melatih kesiapan makan sendiri

Pemberian MPASI akan membantu bayi untuk :

- Terbiasa duduk saat makan

- Fokus pada makanan

- Mengenal rutinitas makan


Berperan dalam pencegahan stunting

Pemberian MPASI yang tepat, baik waktu, porsi maupun kualitas berperan penting dalam :

- Mendukung pertumbuhan 

- Mencegah kekurangan gizi

- Mengurangi risiko stunting


Proses adaptasi sistem pencernaan

Sistem pencernaan bayi usia 6 bulan mulai matang dan siap menerima makanan, sehingga MPASI membantu bayi untuk :

- Beradaptasi dengan makanan padat

- Mengembangkan enzim pencernaan

- Mengurangi risiko gangguan pencernaan di kemudian hari


Pentingnya MPASI



Baca juga : Langkah-langkah IMD Yang Perlu DIketahui Calon Ibu


Tanda Bayi 6 Bulan Siap Mulai MPASI

Sobat Dy dapat mengenali beberapa tanda berikut yang menandakan bayi 6 bulan siap untuk memulai MPASI, di antaranya:

- Memiliki kontrol yang baik  terhadap kepala dan leher

- Dapat duduk tegak walaupun dengan sandaran

- Menunjukkan ketertarikan pada makanan

- Senang memperhatikan orang sekitar yang sedang makan

- Mencoba meraih makanan

- Membuka mulut saat ada makanan di dekatnya

- Reflek alami lidah mendorong sesuatu keluar dari dalam mulutnya mulai menghilang


Porsi Makan Bayi 6 Bulan Berapa Sendok dan Jadwalnya

Porsi makan bayi 6 bulan berapa sendok? Jawaban singkatnya ya 2-3 sendok makan bayi. Pada usia 6 bulan, pemberian MPASI bersifat pengenalan makanan, bukan sebagai pengganti ASI. Selain itu, organ pencernaan bayi masih dalam tahap belajar bekerja menyrap makanan padat dan kemampuan mengunyaknya pun belum sempurna.

Takaran pemberian MPASI pada bayi 6 bulan diberikan secara bertahap. Berikan secara bertahap mulai dari porsi kecil 2-3 sendok makan hingga nantinya meningkat menjadi setengah mangkuk kecil sekitar 250 ml. 

Pemberian ASI tetap menjadi sumber nutrisi utama. Sehingga jadwal pemberiannya 1-2 kali makan utama per hari. Kemudian ditingkatkan hingga 3 kali sehari serta ditambahkan pemberian 1-2 kali snack atau makanan selingan.

Kok sedikit ya? Tenang Sobat Dy, pemberian porsi MPASI tidak perlu banyak. Jika porsi besar diberikan sejak awal, kemungkinan beberapa hal berikut akan terjadi, di antaranya:

- Menolak makanan

- Muntah

- Trauma saat jam makan

Dengan memberikan MPASI dalam porsi kecil justru membuat proses pemberian MPASI terasa lebih menyenangkan tanpa drama.


Penutup

MPASI bukan tentang seberapa banyak bayi makan atau berapa banyak sendok, tetapi seberapa konsisten dan berkualitas proses pemberiannya. Pemberian MPASI bukan sebuah perlombaan jumlah pemberiannya atau apa saja yang diberikan.

Setiap bayi mempunyai milestonenya masing-masing dan tugas orang tua adalah menemani prosesnya dengan penuh cinta dan kesabaran. Terkait tips sukses dan tekstur MPASI 6 bulan akan saya bahas di artikel terpisah ya. Cerita yuk penglaman Sobat Dy saat memberikan MPASI di kolom komentar.


Baca juga : Mengenal YOLO Mother, Gaya Parenting Ala Nikita Willy


Referensi

1. https://bebeclub.co.id/artikel/nutrisi/4-6-bulan/jadwal-makan-bayi-6-bulan-mpasi-dalam-sehari

2. https://www.alodokter.com/cara-memulai-jadwal-makan-bayi-6-bulan

3. https://kumparan.com/info-gizi/pentingnya-gizi-seimbang-pada-mpasi-bayi-usia-6-bulan-26QTOaIpHhu

4. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/makanan-pendamping-asi-mpasi

5. https://www.klikdokter.com/ibu-anak/kesehatan-bayi/berapa-porsi-mpasi-untuk-bayi-usia-6-bulan

Read More

XLSMART Menggelar Pesantren Digital di Pesantren Queen Zam Zam Pasuruan

Kamis, 11 Desember 2025

XLSMART Menggelar Pesantren Digital di Pesantren Queen Zam Zam Pasuruan


Bagaimana jika santri tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga dapat memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence atau kerap dikenal dengan AI sebagai media dakwah, pendidikan hingga bidang ekonomi digital? Hal inilah yang sedang diperkuat XLSMART melalui program Pesantren Digital yang digelar di Pesantren Queen Zam Zam Pasuran pada awal Desember 2025.

Pesantren Digital bukanlah sebuah nama pesantren baru, tetapi sebuah program untuk memperkuat literasi digital di bidang pendidikan berbasis pesantren. Simak hingga akhir ya agar tidak penasaran!


Baca juga : Kesuksesan Nurman Farieka Menyulap Limbah Menjadi Produk Fesyen Eksklusif


Ketika Transformasi Digital Menyapa Lingkungan Pesantren

Perubahan dunia begitu cepat, terutama di bidang teknologi. Tranformasi digital tidak hanya terjadi di kota besar atau sekolah internasional saja. Hal ini juga terjadi di lingkungan pesantren yang umumnya dikenal dengan tradisi keilmuan Islam.

Kini pesantren mulai bergerak mengikuti perkembangan zaman. Kebutuhan untuk memahami teknologi, media digital serta kecerdasan buatan semakin meningkat, terutama bagi generasi muda yang hidup berdampingan dengan internet sejak kecil.

Di tengah arus perubahan tersebut, XLSMART berkolaborasi dengan Pesantren Queen Zam Zam, Pasuruan. Bentuk kolaborasi yang diselenggarakan berupa program Pesantren Digital dengan cara memperkuat literasi digital dan pemanfaatan AI. 

Program ini menghadirkan semangat digital di antara para santri. Bukan hanya sekedar sebagai alat hiburan saja, tetapi juga sebagai sarana belajar dan berdakwah.


Peserta pelatihan AI

Program Pesantren Digital Wujud Gerakan Literasi Digital  di Lingkungan Pesantren

Rabu, 3 Desember 2025 diadakan pelatihan di Pesantren Queen Zam Zam Pasuruan dengan tema "Santri Berdaya dengan AI (Artificial Intelligence)". Program ini merupakan kolaborasi antara XLSMART dan Pesantren Queen Zamzam.

Acara tersebut merupakan bagian dari program Pesantren Digital yang digagas oleh XLSMART. Sebuah program yang dirancang khusus untuk pesantren dalam rangka memperkuat literasi digital dan pemanfaatan AI. Peserta yang mengikuti pelatihan tidak hanya santri atau santriwati saja, tetapi juga tenaga pendidik serta pengurus yayasan.

Peserta diajak untuk memahami bagaimana memanfaatkan AI untuk meningkatkan proses pembelajaran, memperkuat dakwah serta mendukung kegiatan perekonomian pesantren. Materi pelatihan disusun dengan pendekatan praktis sekaligus aplikatif, agar peserta dapat langsung menerapkannya di kehidupan sehari-hari.

Apa saja yang diperoleh peserta selama pelatihan satu hari tersebut?

1. Konsep dasar pembuatan konten digital yang menarik dan informatif,

2. Cara menggunakan aplikasi AI populer,

3. Menyusun prompt yang efektif untuk menghasilkan output sesuai kebutuhan dan keinginan,

4. Teknik pembuatan caption, naskah video serta perencanaan konten media sosial.

5. Etika bermedia sosial sesuai syariat Islam.


Para santri atau santriwati pun memahami bahwa teknologi dapat menjadi sarana untuk menyampaikan dakwah dengan cara kreatif dan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.


Baca juga : Ingin Tahu Contoh Kegiatan Montessori Berbasis Islam Untuk Toddler? Yuk Ke Albata!


Jembatan Menuju Peluang Baru

Pemanfaatan AI merupakan jembatan menuju peluang baru. Santri yang dulunya menggunakan cara manual, kini dapat menggunakan AI untuk beberapa hal sebagai berikut :

1. Membuat desain grafis untuk membuat pengumuman pesantren.

2. Menulis teks khutbah atau materi kajian.

3. Menyusun jadwal konten untuk media sosial pesantren.

4. Hingga memasarkan produk UMKM.


Keterampilan seperti ini tidak hanya sekedar keterampilan tambahan, tetapi potensi untuk mengembangkan ekonomi kreatif pesantren. Konten dakwah pun dapat menjangkau lebih banyak orang melalui media sosial. 

Di sisi lain UMKM pesantren pun dapat dikenal lebih luas melalui strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Sebuah potensi menuju terbukanya peluang menjadi lebih baik, bukan?


Etika Digital Sesuai Syariat Islam

Teknologi boleh berkembang pesat, begitu pula halnya dengan kemudahan akses dalam bermedia sosial. Namun, etika bermedia sosial tetap sesuai syariat Islam. Hal ini juga menjadi materi penting dalam pelatihan.

Tak dapat dimungkiri, perkembangan teknologi yang cepat sering kali tidak diimbangi dengan pemahaman etika, terutama bagi generasi muda. Akhir-akhir ini bermunculan konten ujaran tidak sopan, saling memaki, kemudian pihak yang berseteru saling menjelekkan satu sama lain di media sosial. Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan syariat Islam.

Oleh karena itu, dalam pelatihan juga diberikan materi tentang bagaimana menggunakan media sosial dengan bijak, sopan serta sesuai syariat Islam. Berikut etika bermedia sosial yang disampaikan saat pelatihan:

- Memilih konten yang bermanfaat,

- Menjaga adab dalam menulis dan berdiskusi,

- Menghindari penyebaran berita hoaks,

- Menggunakan platform digital sebagai saran kebaikan.


Materi tersebut relevan dengan kebutuhan santri, karena nantinya santri akan menjadi tokoh masyarakat dan menjadi panutan. Dengan bekal etika bermedia sosial sesuai syariat Islam akan membuat mereka cakap teknologi sekaligus bijak dalam menggunakan media digital sebagai sarana dakwah dan edukasi.


XLSMART Menggelar Pesantren Digital di Pesantren Queen Zam Zam Pasuruan


Komitmen XLSMART Pada Transformasi Digital di Bidang Pendidikan

Sebuah visi besar diusung XLSMART dalam pelatihan yang diadakan di Pesantren Queen Zam Zam. Menurut Dodik Ariyanto, Regional Group Head XLSMART East Region, ekosistem pesantren memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter sekaligus kualitas sumber daya manusia Indonesia. 

Santri dengan karakter dan disiplin yang terbentuk sejak dini, memiliki potensi besar untuk menjadi talenta digital di masa mendatang. Dengan mengenalkan teknologi dan AI kepada santri merupakan langkah untuk membangun masa depan yang lebih inklusif.

Oleh karena itu, program ini disusun dengan pendekatan kolaboratif antara XLSMART Daarut Tauhid Peduli (DT Peduli) serta Komunitas Bloggercrony Indonesia (BCC). Sehingga dapat menjangkau lebih banyak peserta dan memastikan materi pelatihan sesuai kebutuhan pesantren.


Donasi Kuota Internet Memudahkan Akses Digital

Selain pelatihan, XLSMART menunjukkan komitmennya melalui pemberian donasi kuota internet bagi Yayasan Pondok Pesantren Terpadu Queen Zam Zam. Melalui Gerakan Donasi Kuota (GDK), pelanggan XL dan AXIS dapat mendonasikan sebagian kuota mereka untuk pendidikan.

Kuota donasi ini disalurkan ke berbagai lembaga pendidikan, termasuk pesantren, dengan total 84 GB per bulan selama 12 bulan. Akses internet ini membuat proses pembelajaran digital menjadi lebih mudah dan lancar.

Tidak hanya itu, XLSMART juga memberikan beberapa simcard dengan paket data 270 GB per bulan bagi tim pengurus yayasan. Dukungan ini membantu proses komunikasi, administrasi, dan koordinasi di lingkungan pesantren.

Bentuk kepedulian lain datang dari Majelis Taklim XLSMART yang menyalurkan zakat karyawan kepada santri yatim dan dhuafa. Setiap langkah kecil ini menciptakan ekosistem yang mendukung keberlanjutan pendidikan pesantren.


Ketika Teknologi dan Kemanusiaan Berjalan Bersama

Peran XLSMART tidak hanya sebatas pada bidang pendidikan. Perusahaan ini juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan melalui MTXLSMART. Pada 29 November 2025, XLSMART menyalurkan bantuan bagi warga terdampak letusan Gunung Semeru di Lumajang.

Bantuan ini disalurkan bekerja sama dengan LAZISNU, yang memiliki jaringan relawan luas di wilayah terdampak. Paket bantuan mencakup kebutuhan dasar, perlengkapan kesehatan, dan logistik untuk hunian sementara.

Langkah ini menegaskan bahwa teknologi dan kemanusiaan bisa berjalan beriringan. Ketika perusahaan tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga hadir membantu masyarakat, dampak sosial yang tercipta menjadi lebih kuat dan luas.


Baca juga : Salah Satu Cara Mempercantik Tampilan Blog dengan Belajar Canva


XLSMART Melaju Tanpa Batas Bersama Indonesia

XLSMART sendiri merupakan perusahaan telekomunikasi terpadu hasil penggabungan:

- PT XL Axiata Tbk,

- PT Smartfren Telecom Tbk,

- PT Smart Telecom.


Dengan lebih dari 79,6 juta pelanggan, XLSMART hadir membawa nilai innovation with heart, yaitu inovasi yang dekat dengan kebutuhan manusia. Kombinasi keunggulan teknologi dari XL Axiata dan Smartfren membuat XLSMART siap memimpin era digital Indonesia dengan layanan konektivitas yang inklusif dan andal.

Tagline “Bersama, Melaju Tanpa Batas” bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan yang terus dijalankan.


Penutup

Kisah Pesantren Queen Zam Zam adalah gambaran bagaimana pesantren dapat mengadopsi teknologi dengan cara yang bijak dan bermanfaat. Melalui pelatihan literasi digital, pemanfaatan AI, dan dukungan akses internet, santri kini memiliki peluang lebih besar untuk melangkah ke dunia digital.

Transformasi ini mungkin baru satu langkah kecil, tetapi dampaknya dapat menjadi awal dari perubahan besar bagi pendidikan pesantren di Indonesia. Dengan ekosistem digital yang terus berkembang, santri semakin siap menjadi bagian dari generasi masa depan yang kreatif, cakap teknologi, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam.

Read More

Cerita Makanan Khas Indonesia Beserta Asalnya Dalam Buku Tradisi Makan Siang Indonesia

Selasa, 02 Desember 2025

 

Cerita Makanan Khas Indonesia Beserta Asalnya

"Makan siang bukan sekedar rutinitas harian, tetapi juga cerminan perilaku sosial, ekonomi, dan budaya sebuah masyarakat"

- Amanda Katili Niode - 

 

Kalimat di atas merupakan kalimat pembuka Bu Amanda Katili Niode, Ketua Omar Niode Foundation dalam pengantar buku Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya.Sayapun sepakat dengan pendapat Bu Amanda.

Hal tersebut juga yang menjadi alasan saya mengikuti lomba yang diadakan Komunitas Food Blogger Indinesia. Jujurly tidak berharap untuk menang, hanya ingin berbagi cerita tentang Sego Buwuhan yang dibungkus daun jati. kuliner khas di kota kelahiran bapak saya almarhum, Bojonegoro.

Apalagi saat itu diinformasikan juga bahwa karya tulis semua peserta akan disusun jadi satu dalam sebuah e-book. Namun, ternyata bukan e-book yang diterbitkan, melainkan sebuah buku yang dicetak secara premium.

Saya tidak menyangka bukunya cantik sekali, terlebih lagi bukunya dicetak dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris. Selain itu, bangga rasanya bisa sebuku dengan penulis hebat.

Penasaran bukan dengan buku Tradisi Makan Siang Indonesia? Yuk ah kepoin buku yang mendapatkan penghargaan dari Gourmand Awards dengan kategori Best Book in the World ini.


Baca juga : Kesederhanaan Klepon


Kenikmatan Dalam Kesederhanaan

Anganku melayang beberapa tahun silam, saat berkunjung ke rumah kakek di Bojonegoro. Saat itu ada tetangga yang mempunyai hajat dan membagi nasi yang dibungkus daun jati. Bukanlah hal yang sulit untuk mendapatkan daun jati di Bojonegoro, karena lokasinya yang dekat dengan hutan jati.

Bapak, saya, ibu dan adik pun menikmati sego buwuhan bersama. Yup satu bungkus dinikmati kami berempat. Bahagia itu sederhana, hanya sekedar makan bersama dengan lauk sederhana pun rasanya bahagia. Apakah kami kenyang? Tentu saja tidak, satu bungkus dimakan berempat hehehe, tapi nikmatnya luar biasa tak tergantikan. 

Daun jati yang cukup lebar dan kuat tidak mudah sobek tersebut dapat menampung nasi yang dilengkapi momoh tempe, mie kuning dan sayur tewel. Harum daun jati menguar dan berpadu dengan masakan saat saya menyuapkan nasi ke dalam mulut. Rasa yang tak dapat tergantikan jika sobat Dy menggunakan piring porselen sebagai alas makan.

Tak harus makan dengan lauk yang mewah untuk merasakan nikmatnya makan. Dengan lauk yang sederhana pun nikmatnya makan dapat dirasakan. 

Sego Buwuhan Kuliner Khas Bojonegoro


Spesifikasi Buku

Judul buku : Tradisi Makan Siang Indonesia Khazanah Ragam dan Penyajiannya.

Editor : Amanda Katili Niode, Ph. D.

Penerbit: CV. Diomedia

Jumlah Halaman: xxiv + 482 halaman

Cetakan pertama, Agustus 2025

ISBN : 978-634-7208-12-5

Dicetak dalam bahasa Inggris dan Indonesia

Proses penyusunan buku ini memakan waktu cukup lama karena beberapa hal di antaranya:

Transformasi e-book menjadi buku cetak

Awalnya buku ini dicetak dalam bentuk e-book, tetapi pada bulan Februari 2025 rencana itu berubah menjadi buku cetak. Proses yang lebih kompleks pun terpaksa ditempuh demi terwujudnya buku yang eksklusif ini. Perbaikan tulisan agar sesuai dengan konsep buku. Penggantian foto yang resolusinya kecil dan kelengkapan lainnya.


Buku bilingual

Buku bilingual, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, merupakan konsep buku kuliner ini, sehingga diperlukan waktu cukup lama untuk menerjemahkan 40 karya tulis penulis sekaligus halaman epilog, sambutan, testimoni.

Hal ini semakin menambah eksklusivitas buku, karena jangkauan pembaca pun semakin luas, bukan.


Buku premium 

Buku ini dicetak dengan sampul hard cover, full color serta kertas tebal premium. Tentu saja biaya cetaknya tidak murah, bukan. Selain itu, setiap penulisnya akan mendapatkan buku ini secara cuma-cuma. Hmm bisa dibayangkan berapa biaya yang dibutuhkan untuk mencetaknya. Tentu saja tidak sedikit. Oleh karena itu, Bu Amanda memerlukan waktu untuk mencari sponsor.

Jika bukan seseorang yang mempunyai 'pengaruh' tentunya hal ini akan sulit terwujud. Hingga akhirnya buku mendarat dengan cantik di pangkuan penulisnya dan pembaca lainnya.


Baca juga : Kolak Srikaya, Makanan Khas Ramadan Untuk Berbuka Di Sidoarjo


Cerita Makanan Khas Indonesia Beserta Asalnya Dalam Buku Tradisi Makan Siang Indonesia

Ada 40 penulis yang bercerita tentang kuliner Indonesia yang berasal dari 17 provinsi di 8 pulau di Indonesia. Tentunya ada ragam cerita unik tentang kearifan lokal di dalamnya. 

Uniknya kuliner Indonesia mempunyai filosofi masing-masing di balik proses pembuatannya maupun dari sejarahnya. Itulah mengapa saya beberapa kali mengabadikannya dalam tulisan di blog ini, di antaranya kesederhanaan klepon, kolak srikaya kuliner khas ramadhan di Sidoarjo, nasi kuning dengan aneka pelengkap yang berbeda berdasarkan daerahnya hingga rendang, kuliner yang telah mendunia.

Cerita makan siang ini dibuka dengan cerita Simfoni rasa dalam Sajian Makan Siang Pontianak karya Eko Dony Proyogi. Setiap penulis mengisahkan uniknya kuliner di daerahnya masing-masing.

Tidak hanya itu, buku ini juga berisi aneka resep dari masakan yang diceritakan, lengkap dengan bahan dan cara membuatnya. Beneran paket lengkap lho bukunya. Pembaca tidak hanya terpuaskan dengan warna-warni masakan, tetapi juga fantasi membayangkan lezatnya aneka masakan yang diceritakan masing-masing penulis.

Walaupun saya belum pernah berkunjung ke daerah dan mencicipi kuliner yang diceritakan dalam buku, angan saya melayang membayangkan bagaimana nikmatnya makanan tersebut. Sekaligus berharap suatu hari saya dapat mengunjungi kota-kota tersebut.

Indonesia tidak hanya kaya dengan sumber daya alamnya, tetapi juga kaya ragam budaya. Namun, sayangnya perubahan jaman membuat beberapa ragam budaya mulai ditinggalkan.

Salut dengan usaha bu Amanda dari Omar Niode Foundation yang berkolaborasi dengan Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia dan Komunitas Food Blogger Indonesia untuk melestarikan warisan kuliner Nusantara.

Supaya Sobat Dy tidak penasaran apa saja cerita makanan khas Indonesia beserta asalnya dalam buku Tradisi Makan Siang Indonesia, saya bocorkan cerita makan siangnya ya :

  1. Simfoni Rasa dalam Sajian Makan Siang Pontianak 
  2. Sayur Asem, Tradisi Makan Siang ala Ibu Rumah Tangga
  3. Sambal Pindang dan Bayam Buatan Ibu di Blitar
  4. Choi Pan Thjia, Penyambung Tradisi Silaturahmi Singkawang
  5. Garang Asem Ayam Kampung, Sayur Lodeh dan Botok Kelapa Teri
  6. Tradisi Makan Siang Liwetan Menyambut Tahun Baru
  7. Ngidang, Simfoni Rasa dan Kebersamaan dalam Tradisi Kuliner Palembang
  8. Soto Banjar, Tradisi Makan SIang Keluarga yang Tak Pernah Padam
  9. Tradisi Makan Siang bagi Ibu RUmah Tangga, Blogger dan Content Creator
  10. Ketika Cinta dan Berkat Bertemu di Sebuah Kotak
  11. Akulturasi Menu Makan Siang, Berjuta Rasanya
  12. Nasi Tumpeng, Simbol Keakraban dan Rasa Syukur 
  13. Sego Jagung Mbah Sartinah, Kuliner Klasik yang Otentik
  14. Sego Buwuhan, Kuliner Khas Bojonegoro
  15. Papeda, Makanan Tradisional Favorit Kami
  16. Tradisi Makan Siang Indonesia
  17. Aku dan Mnahat Feu di Tengah Musim Panen
  18. Menikmati Segarnya Masakan Khas Melayu Pesisir Riau
  19. Saat Musim Tandur di Cikaso Sukabumi
  20. Nikmatnya Makan Siang dengan Ikan Kembung Goreng Sambal Ijo
  21. Nasi Kuning Masak Habang dan Soto Banjar, Kalimanatan Selatan
  22. Kaldu Kokot, Sambal Tumpang dan Selat Solo
  23. Tradisi Makan Siang dengan Seruit Lampung
  24. Ikatan Kebersamaan dalam Tradisi Makan Balanjuang di Minang
  25. Wisata Kuliner Suryakencana Bogor
  26. Menikmati Lezatnya Keong Daun Singkil di Hamparan Sawah
  27. Uniknya Hubungan Rotu Lapis Belanda dengan Tradisi Botram 
  28. Ngaliwet di Saung Kebun Pepaya
  29. Makan Siang Bersama dalam Tradisi Masyarakat Sunda
  30. Pijok-pijok: Tradisi Kebersamaan dan Kehangatan Saat Makan Siang
  31. Semua Cerita Bertemu di Meja Makan
  32. Tradisi Berharga, Makan SIang Bareng Keluarga
  33. Sensasi Ngidang di Lampung dan Sumatra Selatan
  34. Makan Siang Bersama Teman Lama di Tasikmalaya
  35. Pallumara Suapan Ibu
  36. Kembul Bujana yang Sarat Makna Kebersamaan
  37. Rujak Cingur, Keberagaman yang Ciptakan Kebersamaan
  38. Cinta Dalam Semangkuk Pindang Patin Palembang
  39. Penyetan Protein Arek Suroboyo
  40. Mo Mulayadu - Tradisi Menghambur Benih

Buku ini tidak hanya bercerita tentang khazanah ragam kuliner Indonesia sekaligus penyajiannya, tetapi juga menggambarkan kearifan lokal, nilai sosial dan dinamika budaya yang terdapat dalam tradisi makan siang masyarakat Indonesia.

Jika Sobat Dy ingin mencoba ragam masakan yang diceritakan dalam buku jangan khawatir karena dalam ceritanya juga dilengkapi resep masakan, lengkap dengan bahan dan cara membuatnya, lho.


Buku Tradisi Makan Siang Indonesia Raih Gourmand Awards

Buku Tradisi Makan Siang Indonesia memang unik dan spesial kok. Tak hanya cukup mendapatkan sambutan positif dari masyarakat saat peluncuran buku di Ubud Food Festival, Buku Tradisi Makan Siang Indonesia juga mendapat meraih Gourmand Awards.

Kabar gembira tersebut diumumkan oleh President of Gourmand Awards, Eduard Cointreau di Riyadh dalam acara Saudi Feast Food Festival. Beliau memuji kedalaman riset dan makna kultural yang dihadirkan buku ini.

Buku Tradisi Makan Siang Indonesia berhasil menyingkirkan finalis lain yang berasal dari Australia, France, Tatarstan serta Venezuela,

Berbunga-bunga rasanya saat mengetahui kabar gembira ini. Double hepi lebih tepatnya. Salut deh dengan usaha Bu Amanda dalam mengedit buku ini. Jerih payah banyak pihak yang terlibat dalam penyusunannya terbayar dengan bahagia.

Gourmand Awards


Baca juga : Ciri Khas Rendang, Kuliner Nusantara Yang Mendunia


Tradisi Makan Siang Indonesia Tak Hanya Sekedar Makan Siang

Makan siang bukan hanya sekedar rutinitas yang memuaskan rasa lapar saja, tetapi di Indonesia tradisi makan siang mempunyai makna yang lebih. Proses memasak hingga cara penyajian dengan teknis tertentu memiliki filosofinya dan caritanya masing-masing.

Kearifan lokal yang tak dapat digantikan oleh modernitas akan menjadi ciri khas sebagai salah satu identitas bangsa. Sebuah warisan budaya tak benda yang berharga untuk diwariskan turun temurun.

Cerita makanan khas Indonesia beserta asalnya dapat diperkaya lagi jika banyak pihak yang peduli untuk melestarikan budaya bangsa sekaligus memperkaya khazanah ragam budaya Nusantara. Semoga akan ada buku lainnya yang melengkapi buku kuliner ini karena masih banyak kuliner lain asli Indonesia yang belum terabadikan.

 

Referensi

1. https://mediaindonesia.com/humaniora/778370/buku-tradisi-makan-siang-indonesia-diluncurkan-di-ubud-food-festival-2025

2. https://mediaindonesia.com/humaniora/835893/buku-tradisi-makan-siang-indonesia-raih-gourmand-awards#goog_rewarded

Read More