Tim Kecil dengan Nama Keluarga

Selasa, 15 Maret 2022

Keluarga adalah  sebuah tim
Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
(Siapa yang auto nyanyi ?) ☺ . Yuk, sini kita nyanyi bareng.

Lirik lagu ini menyentuh hati bagi saya. Menurut saya keluarga adalah tempat yang nyaman, persis seperti lagu yang dinyanyikan oleh Bunga Citra Lestari untuk soundtrack film Keluarga Cemara. Sebuah film drama keluarga yang dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman sebagai Abah, Nirina Zubir sebagai emak, Zara JKT48 sebagai Euis dan pemain lainnya.

Film karya Arswendo Atmowiloto ini  menggambarkan bagaimana dukungan sebuah keluarga terhadap anggota keluarga lainnya. Ibarat sebuah tim, keluarga adalah sebuah tim kecil, dimana anggota tim saling mendukung satu sama lain.


Aku, Kamu, Kita

Sebuah keluarga, umumnya dimulai dengan adanya pertemuan laki-laki dan perempuan yang kemudian sepakat bersatu dalam sebuah pernikahan. Sebuah janji suci sepasang kekasih yang diakui oleh negara dan agama. Janji sehidup semati yang tidak hanya diucapkan lisan, tetapi juga diwujudkan dalam kegiatan sehari-hari.

Pernikahan adalah menyatukan dua individu yang berbeda pola pikir, berbeda pola asuh yang diperolehnya, berbeda pengalaman yang telah dilaluinya. Semua perbedaan tersebut disampaikan dan disepakati bersama, sehingga Aku dan Kamu melebur menjadi Kita. Pernikahan adalah anugerah, bukan kutukan atau bencana, sehingga tugas kita mencari kebahagiaan tersebut.


"Ingatlah untuk saling mendukung, menguatkan dan menjaga kebersamaan ini tetap hidup dan indah. Ingatlah pada sikap saling menghargai dan menghormati. Saling memahami, tidak berharap kesempurnaan. Ingat pula rasa humor, kesucian, keseriusan, tujuan dan janji bersama, serta kesetaraan agar janji yang telah kita buat ini tetap utuh semuanya tak lain adalah cara agar rumah tangga kita selalu bahagia" - Richard L. Evans.

 


Seperti quote di atas yang saya peroleh dari sebuah buku buku terjemahan yang saya beli saat pameran buku tentang persiapan pernikahan, tetapi sayang saya kehilangan buku tersebut. Saya hanya menuliskan quote dan penulisnya dalam catatan kecil saya. Buku


Keluarga adalah Tim

Keluarga merupakan sebuah tim kecil yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Tim adalah sekelompok orang yang mempunyai tujuan yang jelas apa yang akan dicapai dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut. Sedangkan kerumunan adalah sekelompok orang yang mempunyai arah dan tujuan yang berbeda-beda. Contohnya adalah orang yang berada di pasar, sekelompok orang yang mempunyai tujuan dan kegiatan yang berbeda-beda. Bandingkan dengan tim sepak bola, sekelompok orang yang bersama-sama berusaha menggiring bola ke gawang lawan, mereka akan bekerja sama untuk memenangkan pertandingan.

Keluarga adalah tim

Bagaimana agar sebuah keluarga dapat menjadi sebuah tim? Dengan cara main bareng, ngobrol bareng, beraktivitas bareng. Sebuah cara yang efektif untuk mengetahui keinginan, perilaku dan banyak hal tentang masing-masing anggota keluarga. 


Visi dan Misi

Setelah saling mengetahui dan mengenal masing-masing anggota keluarga. Tahapan selanjutnya adalah menentukan tujuan atau cita-cita keluarga. Sebuah bahtera berlayar tentunya mempunyai tujuan agar tidak terombang-ambing di lautan, begitu pula dengan rumah tangga. Tujuan atau visi merupakan hasil akhir yang akan digapai bersama-sama anggota keluarga dan secara tidak langsung mendekatkan anggota keluarga. 

Mengapa kita harus memiliki misi bersama? Agar langkah yang akan diambil anggota keluarga menuju hasil akhir yang sama dan secara sadar semua anggota keluarga akan selalu mendiskusikannya. Tanpa arah dan tujuan, anggota keluarga akan berjalan sendiri-sendiri, hampa, tidak menyatu serta komunikasi terhambat, sedangkan komunikasi adalah kunci dalam suatu hubungan.

"Hidup adalah perjalanan dan pernyataan misi Anda adalah peta Anda" - (Harry Santosa - Fitrah Based Life) 

Komunikasi yang baik akan membuat anggota keluarga saling memahami, saling mendukug, saling percaya satu sama lain, sehingga dapat bersama mencapai tujuan akhir.


Penutup

Pernikahan adalah menyatukan dua individu, sehingga Aku dan Kamu menjadi Kita membentuk keluarga. Keluarga merupakan tim kecil yang melibatkan seluruh anggota keluarga, yang mempunyai tujuan akhir yang sama. Adanya komunikasi yang baik antar anggota keluarga akan membuat anggota keluarga saling mempercayai, saling memahami satu sama lain untuk bersama mencapai tujuan akhir.


Sumber 

  1. Inilah Jalan Surgamu Proses Ketaatan Istri Pada Suami, Ani Christina, dkk, Insan Paripurna
  2. Materi  Kuliah WhatsApp A Home Team bersama Dodik Mariyanto


28 komentar

  1. Keluarga adalah tempat pulang, mencurahkan semua rasa. Keluarga yang bahagia, jika masing2 anggota bisa saling menerima, mendukung dan memberikan yang terbaik untuk anggotanya. Saya juga suka lagu itu mbak. Benar2 menyentuh, dan memberikan motivasi ya, agar kita senantiasa menjaga keluarga dengan sebaik2nya.

    BalasHapus
  2. Di depan tadi jadi ikutan nyanyi saya...Sempat nonton film Keluarga Cemara juga bareng keluarga. Setuju, keluarga merupakan tim kecil yang melibatkan seluruh anggota keluarga, yang mempunyai tujuan akhir yang sama. Semoga selalu solid tim ini hingga nanti

    BalasHapus
  3. Keluarga selayaknya rumah, tempat bertumbuh bagi para penghuninya dalam ikatan batin yang erat satu sama lain. Meski seiring jalannya waktu, masa akan berubah secara dinamis, tak lantas keluarga harus kehilangan kehangatan di dalamnya. Terima kasih tulisan indahnya mba Dyah. Mengingatkan kembali esensi tentang makna keluarga bagi saya.

    BalasHapus
  4. MasyaAllah, selalu mengharu biru rasanya tiap baca kata-kata Ust Harry Santosa, "Hidup adalah perjalanan dan pernyataan misi Anda adalah peta Anda". Semoga kita semua bisa membaca dan menjalani peta hidup kita dan sebaik-baiknya kembali ke fitrah..

    BalasHapus
  5. Sangat menyentuh. Saya dalam kondisi tidak baik baik saja tapi demi keluarga saya harus bisa mengatasi semuanya. Keluarga juga adalah kekuatan ya

    BalasHapus
  6. Visi misi ini yang seringkali terlupakan. Sayang banget, padahal keluarga adalah aspek terpenting yang memang perlu kematangan pemikiran berdua.

    BalasHapus
  7. Ah iya, penting banget ya mbak untuk keluarga punya visi dan misis
    Jadi rindu belajar bareng almarhum Ustadz Harry

    BalasHapus
  8. Peluk langsung anak-anak dan suami..semoga Sampai surya..

    BalasHapus
  9. Memahami dan menerima satu sama lain dalam keluarga juga bisa banget ya jadi cara untuk menyamakan visi dan misi

    Saya setuju banget nih, keluarga adalah tim terbaik yang bisa dibuat untuk memperbaiki kehidupan

    BalasHapus
  10. Tempat berlabuh paling menghangatkan adalah pulang ke keluarga. Selalu bisa menerima keadaan kita bagaimanapun juga.Dan menurutku sebuah keluarga memang sebuah tim, yang harus solid mewujudkan visi dan misi bersama.

    BalasHapus
  11. baca kalimat pertama sambil nyanyi hehhe. sebagai alumni broken home univercity, insya Allah berjuang dan berupaya membangun keluarga yg bahagia bersama ...aamiin

    BalasHapus
  12. Sampai hari ini kami juga berjuang beradaptasi. Demi menjadi keluarga yang jadi harta paling berharga. Walau kadang ada pasang surutnya

    BalasHapus
  13. Auto nyanyi nih di awal sama lagu legendaris generasi 90 an. Setuju sih kalo keluarga disebut tim, jadi nggak ada kesan untuk saling lempar tanggung jawab

    BalasHapus
  14. masya allah .aku ter-reminder membaca ulasan mbak dyah.keluarga adalah tim..bagi kami yang kenal dari proses proposal pernikahan dan taaruf tentu hingga detik ini masih terus belajar saling memahami dan mensinkronkan goals diri dengan goals keluarga

    BalasHapus
  15. Pernikahan memang bukan ala Cinderela story seperti gambaran orang pada umumnya ya. Tapi menyatukan dua orang berbeda. Ada juga buku marriage conseling untuk orang yang akan menikah dalam bahasa Inggris, lupa judulnya. Tapi detil banget untuk persiapkan orang secara pribadi agar matang.

    BalasHapus
  16. MasyaAllah bener bangettt keluarga ini jadi team sepanjang hayat emang gabisa kita nih jalan sendirian

    BalasHapus
  17. Baca ini bikin melow pagi-pagi

    BalasHapus
  18. Menyatukan dua orang yang berbeda memang sulit, banyak sekali perbedaannya. Oleh karena itu biarlah yang beda itu seperti apa adanya saja. Yang penting masing-masing bisa menerima dengan lapang dada dan berkolaborasi, saling mendukung, saling mencintai.

    BalasHapus
  19. Harus dibina banget keakraban tim kecil dalam hidup kita, yakni keluarga supaya saling melekat satu sama lain

    BalasHapus
  20. Saya sadar tidak ada keluarga yang sempurna, termasuk keluarga saya sendiri. Tapi kita selalu berusaha menjaga keharmonisan meskipun masih ada banyak kekurangan.

    BalasHapus
  21. Visi dan misi keluarga adalah hal yang penting. Kalau kita nggak menetapkan hal tersebut maka kita nggak tahu akan dibawa kemana keluarga yang kita bina.

    BalasHapus
  22. aku punya perjalanan panjang mb merancang visi misi keluarga, alhamdulillah akhirnya terbuatlah visi misi keluarga kami hehe

    BalasHapus
  23. Memiliki keluarga dan membangun keluarga seperti saling mengingatkan dalam kebaikan dan ibadah merupakan visi misi salah satunya dalam berkeluarga

    BalasHapus
  24. Penutupnya oke banget, nih mbak.
    Makasih sudah diingetin bagaimana cara membangun tim yang solid dalam sebuah keluarga, dengan tujuan dan komunikasi yang solid didalamnya.

    BalasHapus
  25. Duh, semoga bisa membangun keluarga yang supportif dan menhadi tempat yang nyaman untuk pulang

    BalasHapus
  26. Aahhh suka banget dengan kalimat ini... Pernikahan adalah menyatukan dua individu, sehingga Aku dan Kamu menjadi Kita membentuk keluarga.

    Berasa awal-awal merried baca kalimat ini...luv banget

    BalasHapus
  27. Keluarga itu jadi sebenarnya seperti organisasi ya Mbak? Karena juga memiliki visi misi dan masing-masing anggota keluarga mempunyai fungsinya masing-masing.

    BalasHapus
  28. Setuju banget kalau keluarga itu adalah tim. Aku pernah jatuh banget, dan keluarga adalah tempat yang menyambutku paling hangat dan menenangkan.

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel di blog ini. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Terima kasih