Manfaat Manajemen Tas Untuk Ananda

Sabtu, 05 Maret 2022

 

manfaat manajemen tas untuk ananda

Hai, sobat Dyah, kali ini saya ingin teman-teman menyimak dua cerita berikut ini :

Kisah pertama

"Bu, buku LKS (Lembar Kerja Siswa) hilang," keluh Aan pada ibunya.

"Tadi diletakkan dimana?" tanya Ibu Aan.

"Enggak tahu, tiba-tiba hilang," jawab Aan asal pada ibunya. Ibunya hanya menghela napas panjang melihat sikap putranya yang sudah kelas tujuh tersebut. Hal ini bukan kejadian pertama kali Aan tidak merawat dan menjaga barang miliknya.


Kisah kedua

"Rani, sudah pukul tujuh, nanti terlambat" tegur Soni, suami Rani, karena Rani tak kunjung muncul, sedangkan Soni sudah siap di dalam mobil. Teriakan Soni membuat Rani bergegas mengambil tas kerjanya dan berlari mengunci pintu rumah. Dia segera naik mobil, membuka tas perlengkapan berdandan dan melanjutkan berdandan. Rani tidak menyadari bahwa berkas dokumen kerjanya tertinggal di atas meja tamu.

Sesampainya di kantor, Rani kebingungan mencari dokumen tersebut dan baru teringat bahwa dokumen yang dimaksud tersebut tertinggal di atas meja tamu. Sewaktu akan mencetak ulang dokumen tersebut, dia kebingungan mencari filenya di komputer, karena filenya hanya diberi nama doc 1, doc 2 dan seterusnya. Ibarat mencari jarum dalam tumpukan jerami. Seandainya Rani menyiapkan keperluan kantornya semalam sebelumnya, hal ini tidak akan terjadi.

Dua kejadian di atas menggambarkan kemandirian fisiknya belum terlatih dengan baik, terutama pada aspek maintenance tools. Sewaktu kecil, Aan dan Rani kurang diberi pembiasaan mengelola benda-benda, sehingga ketika besar menjadi orang yang tidak rapi dalam mengelola barang, sering lupa atau kehilangan, juga menjadi seorang pekerja yang tidak terstruktur, sehingga pengelolaan aktivitasnya juga kacau.


"Pembiasaan mengelola barang perlu dilatih secara serius sejak usia tujuh tahun, misalnya pembiasaan manajemen tas." ( Ani Ch - Tuntas Kemandirian Investasi Sampai Akhirat )


Manajemen Tas

Manajemen tas adalah mengelola tas. Manajemen tas merupakan salah satu latihan kemandirian anak. Berikut tahapan manajemen tas pada anak :

Sosialisasi pentingnya merapikan tas

Hal ini dapat dikaitkan dengan kegiatan sekolah, yaitu tidak ada buku yang ketinggalan karena tidak disiapkan sebelumnya.


Memberikan contoh pada anak dengan cara mensimulasikan prosedur menyiapkan tas pada malam hari sebelumnya, yaitu :

  1. Membuka tas, mengeluarkan semua isinya, buang barang-barang yang termasuk sampah
  2. Memasukkan benda wajib, misalnya alat tulis, dompet, tisu, dan lainnya
  3. Melihat jadwal esok hari, memasukkan peralatan untuk kebutuhan esok hari


Orang tua melakukan proses menyiapkan tas anak bersama anak, pada malam hari sebelumnya. 

Urutan aktivitas yang rapi akan memudahkan anak untuk melakukannya. Tahapannya sama seperti yang dicontohkan orang tua saat menyiapkan tasnya pada point sebelumnya
  1. Mengeluarkan semua isi tas, buang sampah yang ada dalam tas
  2. Menyiapkan keperluan wajib, yaitu alat tulis terutama jika perlu pensil-pensil diraut terlebih dahulu
  3. Memberikan label nama untuk barang yang dimiliki agar tidak tertukar dengan teman. Jika hilang atau tertinggal, lebih mudah kembali atau ditemukan.
  4. Memeriksa jadwal esok hari, selanjutnya memasukkan semua keperluan untuk esok hari.

Latihan mengelola tas adalah perbuatan sederhana, tetapi mempunyai dampak pada karakter kemandirian jika dilakukan secara rutin.


“Latihan manajemen tas mungkin hal biasa, tetapi jika rutin dilakukan akan memberikan banyak manfaat.” ( Ani Ch - Tuntas Kemandirian Investasi Sampai Akhirat )

 

manajemen tas


Manfaat Latihan Manajemen Tas

Anak terbiasa “merencanakan” sebelum beraktivitas, sehingga anak akan menjadi pribadi yang rapi, terstruktur, dan siap menghadapi esok hari karena sudah mempunyai persiapan. Tidak menjadi anak yang panik atau mudah bingung atau ketinggalan barangnya.

Anak belajar memilah “barang yang tidak perlu” sehingga diberi label sampah kemudian dibuang dan “barang yang masih perlu”. Saat melakukan hal ini, anak akan belajar membedakan masalah yang perlu dilupakan dan masalah yang harus diselesaikan.

Anak belajar melakukan klasifikasi benda, yaitu benda penting dan tidak penting, benda yang perlu disimpan dan yang harus dibuang, benda yang akan digunakan saat ini dan benda yang akan digunakan besok. Saat melakukan hal ini, anak akan belajar mana urusan yang harus diselesaikan saat ini dan urusan yang dapat diselesaikan esok hari. “Setiap hal kecil yang dilakukan anak-anak secara mandiri dapat menjadi bekal hidup yang berharga di masa mendatang. Setiap latihan kemandirian yang diberikan pada anak akan menjadi investasi karakter bagi anak untuk menjalankan perannya sebagai manusia dewasa kelak.” -Ani.Ch (Tuntas Kemandirian Investasi Sampai Akhirat)-

manajemen tas untuk ananda


Kesimpulan

Manajemen tas adalah salah satu latihan kemandirian anak. Manfaat manajemen tas bagi anak adalah anak terbiasa merencanakan, memilah barang dan klasifikasi benda.Sedangkan manfaat manajemen tas bagi anak di masa mendatang adalah dapat melatih anak menjadi pribadi yang tenang, terencana, dapat memilah mana yang penting atau tidak dan dapat mengklasifikasi urusan yang harus diselesaikan saat ini ataupun esok hari.

Yuk, kita latih anak untuk melakukan manajemen tas untuk bekal hidupnya di masa mendatang.

72 komentar

  1. Melatih kemandirian anak dengan diberikan tanggung jawab menata tas. Sepakat dg tulisan ini. Selain bisa dilakukan setiap hari juga mudah dikontrol

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, sekaligus bisa melatih membedakan mana yang perlu disimpan dan mana yang tidak

      Hapus
  2. Wah seru ya managemen tas ini. Bisa diterapkan pada anak-anak nih. Anak-anak senang sekali bermaian sekolah-sekolahan. Bisa di masukkan nih sebagai pembelajaran supaya mereka nantinya rapi mengelola isi tas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, ada lanjutannya sebetulnya, manajemen barang pribadi

      Hapus
  3. Latihan managemen tas akan membantu motorik anak menata tas maksimal disesuaikan spesifikasi tas

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebetulnya lebih ke melatih kemandirian sih kak

      Hapus
  4. Kalau di rumah si Kaka selalu bingung, padahal udah rapi di tas masuk tas. Ternyata setelah diusut, di pake si adek. Sama adiknya Dipindah ke tasnya.

    BalasHapus
  5. aku perlu belajar nih manajemen tas hehe. sering lupa buku di simpan dimana, hilang dan bisa tiba2 ketemu hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih baik terlambat daripda tidak sama sekali ya kak

      Hapus
  6. Masyaa Allah, ilmu baru. Selama ini saya yang mengerjakan merapikas tas anak. Sekarang bisa ya anak2 diajari memanagement tasnya sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, manajemen tas ini untuk melatih kemandirian anak

      Hapus
  7. Kayaknya gk cuma anakku deh yg butuh manajemen tas, tapi aku juga, suka bgt kehilangan barang karena ketlisut di rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk kak, teaching by doing dengan anaknya

      Hapus
  8. Mbak Dyah, idenya keran banget, ini bisa dimulai sejak dini kan ya, melatih kemandirian anak bikin anak jadi lebih percaya diri.

    Aku juga mau nerapin ini ah ke anak-anakku

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga ambil dari buku kok mbak, saya terapkan ke anak saya

      Hapus
  9. Wah, ilmu baru ini. Selama ini saya nggak sadar bahwa mengajarkan anak untuk melakukan manajemen tas bisa berpengaruh untuk masa dewasa ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, salah satu tools untuk melatih kemandirian

      Hapus
  10. Thankyou loh infonya saya benar-benar baru tahu. Kebetulan anak-anakku juga masih kurang manajemen tasnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama kak, manajemen tas merupakan salah satu tools melatih kemandirian

      Hapus
  11. Ilmu Management Tas ini bermanfaat banget mbak, sederhana tapi sangat bermakna. Memang harusnya dilatih sedari usia 7 tahun ya mbak, jadi anak secara motorik sudah terbiasa saat dia dewasa nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, untuk melatih kemandirian sih sebetulnya

      Hapus
  12. ya ampun gemes banget manaemen tas anak, ini ngajarin si kecil jadi lebih aware tentang hal-hal kecil ya mba, termasuk soal cara ngatur barang-barang di dalam tas nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul banget mbak, seklaigus mengajarkan anak memilah mana yang penting dan yang tidak, nantinya akan berpengaruh ke pola pikirnya

      Hapus
  13. Makasih infonya mbak, baru tau saya nih ternyata managemen tas itu penting juga ya. anak-anak jadi lebih menjaga barangnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mbak, untuk melatih kemandirian anak mbak

      Hapus
  14. ternyata menata barang di dalam tas ada manajemennya juga ya kak. jadi bisa diterapkan buat anak nantinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. istilahnya aja sih manajemen tas, intinya ke pengaturan barang kak, salah satu tools melatih kemandirian anak

      Hapus
  15. ternyata banyak pelajaran yang didapatkan dari mempersiapkan isi tas sendiri di masa sekolah.

    Aku pun dilatih demikian oleh orang tuaku, harus mempersiapkan segala kebutuhan sekolah di malam hari sebelum ke sekolah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, bermanfaat seklai saat kita sudah dewasa ya
      tuntas kemandirian, investasi dunia akhirat

      Hapus
  16. Hal sederhana bisa jadi luar biasa di masa depan, ya, Kak. Sejak kecil orangtua dah biasain gini. Mungkin dulunya gak nyadar ternyata ngefek nyata di kemudian hari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, salah satu tools melatih kemandirian anak

      Hapus
  17. stimulasi sejak dini bab apapun itu ternyata ada pengaruh terhadap sikap maupun perilaku anak ya mbak. dan saya baru tahu ada manajemen tas (bahasanya). stimulasi mandiri sejak kecil big impact banget ya buat kedepannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. bahasanya keren ya mbak, kalau disebut pengaturan tas nanti kurang menarik hehe

      Hapus
  18. Manteb banget ini Mbaaa
    tampak "sederhana" tapi impact-nya luar biasa ya
    Sip sip, bisa banget diterapkan oleh semua ortu-anak nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, untuk ortunya jadi leraning by doing

      Hapus
  19. Waaah, hal kecil seperti ini pun bisa menjadi acuan dalam mendidik pribadi anak ya, mantap dah 🔥🔥🔥

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, semua berawal dari sederhana tapi berdampak besar

      Hapus
  20. Menarik nih mbak, terutama buat anak-anakku yang laki semua😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. berlaku untuk semua anak mbak, salah satu tools melatih kemandirian

      Hapus
  21. Saya pun sedang belajar menerapkan manajemen semacam ini pada anak-anak Mbak. Dan prosesnya tidak sebentar, menyesuaikan juga dengan mood mereka yang kadang naik turun. Tapi tanggung jawab sudah harus dilatih sejak dini ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, prosesnya panjang dna butuh sabar

      Hapus
  22. Sederhana tapi bermakna banget ya, mendidik anak memang sering kali justru sangat sederhana, yang penting konsisten. Mantap bun...

    BalasHapus
  23. Ternyata, mendidik anak mandiri bisa dilakukan dengan cara sederhana ya mbak
    Misalnya dgn manajemen tas seperti ini

    BalasHapus
  24. Baca ini jadi teringat masa kecil. Ibu saya sudah menerapkan ini ke saya sejak sekolah tingkat SD. Hal sederhana tapi berguna bagi saya ketika dewasa dan saat harus merantau jauh dari ortu.

    BalasHapus
  25. sebagai working mom yang kemana mana bawa tas juga, hehhehe aku jadi menyadari kalau ternyata isi tas juga perlu di atur ulang, ditata supaya sesuai dan kita pun nyaman. pelu ditanamkan sejak dini ke anak juga untuk managemen tas ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, selain untuk melatih kemandirian juga untuk melatih pola pikir

      Hapus
  26. Wah bisa nih diterapkan ke anakku yg mau masuk SD

    BalasHapus
  27. Bagus sekali ini, sebuah pengingat bagi diri untuk mengajarkan manajemen tas untuk anak. Apalagi manfaatnya ternyata baik untuk melatih anak menjadi pribadi yang tenang, terencana, dapat memilah mana yang penting atau tidak dan dapat mengklasifikasi urusan yang harus diselesaikan mereka.

    BalasHapus
  28. Wah, ternyata tas pun ada manajemennya ya biar ga ada alasan barang tidak ketemu atau lupa

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe iya kak, bahasa kerennya la itu aslinya ya pengaturan tas

      Hapus
  29. Tahun ini sepertinya menjadi proyek saya dan anak ni, Anak saya enam tahun tetapi masih belum tuntas perihal manajemen tas.

    BalasHapus
  30. Laily Fitriani15 Maret 2022 08.52

    Sepakat banget Kak. Manajemen tas itu menentukan pagi hari anak-anak sekolah yah. Perlu pendampingan ortu juga untuk hal ini yaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, anak jadi individu yang lebih siap nantinya

      Hapus
  31. Kayanya saran ini ga hanya untuk anak-anak saja deh, tapi buatku juga bisa hehehehe

    BalasHapus
  32. Pendidikan pada usia dini merupakan pondasi. Seerti apa diri kita sekarang adalah hasil poka asuh/pendidikan puluhan tahun yg lalu di masa kanak-kanak.

    BalasHapus
  33. wah ternyata dari manajemen isi tas kita bisa mengajarkan ke anak tentang mengelola barang juga, ya. jadi ingat jaman sekolah dulu juga aku tiap malam nyiapin buku apa aja yang mau dibawa buat ke sekolah

    BalasHapus
    Balasan
    1. dan ternyata itu membekas sampai sekarang kan

      Hapus
  34. wah sy belum punya buka tuntas kemandirian, kalo tuntas motorik udah ada. Kayaknya kudu berburu buku ini 😍 makasih mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mbak, ada juga tuntas seksualitas mbak

      Hapus
  35. Hal baru ini..padahal sehari hari dilakukan... tapi selalu terlwat begitu aja . Manajemen isi tas... noted

    BalasHapus
  36. terima kasih sudah berkunjung

    BalasHapus
  37. teknik manajemen tas dulu diajarkan oleh ibu ketika saya masih SD. Sehingga semua tugas tidak ada yang terlewatkan, meskipun kadang ada juga yang tertinggal karena malamnya ketiduran

    BalasHapus
  38. Hal yang "sepele" berdampak besar di kemudian hari bahkan ketika kerja ya.

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel hingga akhir. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.
Kritik dan saran membangun sangat dinanti.

Terima kasih