Cek Syarat LASIK Mata Minus Sebelum Memutuskan Operasi

Selasa, 18 November 2025

Syarat LASIK Mata Minus

Bagi pengguna kacamata, hal yang pertama dilakukan saat bangun tidur adalah mencari kacamata! Termasuk saya. Biasanya saya meletakkan kacamata di nakas yang berada di dekat tempat tidur untuk memudahkan saya menemukannya.

Untuk sebagian orang hal ini mungkin sepele, tetapi bagi saya yang bergantung pada kacamata, hal ini sangatlah penting. Dunia tampak lebih jelas dengan kacamata.

Kehadiran kacamata seperti sahabat, tetapi kadang juga menyebalkan karena saat digunakan kadang melorot sendiri, kadang juga berembun. Namun, yang paling menyebalkan jika lupa meletakkannya dimana.

Kadang terlintas dalam pikiran saya bagaimana ya rasanya melihat dunia tanpa bergantung dengan kacamata? Seperti tetangga saya yang sebelumnya minus sepuluh, tapi kini dia tidak menggunakan kacamata lagi karena telah melakukan LASIK. Hmm tetiba muncul keinginan juga untuk melakukan hal yang sama dengannya.

Rasa penasaran tentang LASIK membuat saya mencari informasi tentangnya. Tidak hanya tentang biayanya saja, tetapi juga prosedur atau syarat LASIK mata minus sebelum memutuskan LASIK. Apakah LASIK aman? Apakah semua penderita mata minus dapat melakukannya? Jika Sobat Dy penasaran juga, simak artikel ini hingga akhir ya. Semoga membantu.


Baca juga : Jangan Sepelekan Dampak Negatif Menopause, Salah Satunya Mata Kering


Mengenal LASIK Secara Singkat

LASIK merupakan singkatan dari Laser Assisted In-Situ Keratomileusis. Nama yang cukup rumit untuk diingat. Namun, intinya LASIK merupakan tindakan medis yang dapat menghasilkan penglihatan yang lebih baik menggunakan teknologi laser untuk membentuk ulang kornea. Sehingga tidak memerlukan lagi kacamata atau lensa kontak.

LASIK biasanya direkomendasikan pada seseorang yang mengalami gangguan refraksi, seperti:

- Rabun jauh (miopi), mata minus

- Rabun dekat (hipermetropia), mata pilus

- Mata silinder (astigmatisme)

Solusi bagi pengguna kacamata atau penderita gangguan penglihatan agar tidak tergantung pada penggunaan kacamata atau lensa kontak. Umumnya prosesnya berlangsung dengan cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit. Hasilnya akan optimal jika pasien mengikuti prosedur yang disampaikan tenaga medis sebelumnya.

LASIK yang dilakukan saat ini telah melalui serangkaian penelitian  dan percobaan  yang berlangsung selama puluhan tahun pada perawatan mata melalui tindakan pembedahan. Denga ditemukannya teknologi yang menggabungkan analisa muka gelombang dengan laser excimer memungkinkan dilakukan proses pembentukan kornea yang unik bagi setiap penderita gangguan refraksi.

Tingkat keberhasilan LASIK tergantung banyak hal, oleh karena itu diperlukan serangkaian prosedur pemeriksaan sebelum memutuskan tindakan sehingga dokter mata dapat menganalisa kebutuhan klinis penderita.


Baca juga : Jangan SePeLein Mata Kering Pada Anak! Tetesin INSTO Dry Eyes


Syarat LASIKMata Minus



Syarat Lasik Mata Minus

Setelah mengenal LASIK secara singkat, Sobat Dy juga perlu mengetahui persyaratannya sebelum memutuskan untuk melakuna LASIK. Apakah semua penderita gangguan refraksi di atas dapat melakukannya?

Bagi saya yang mengalami rabun dekat atau mata minus penasaran juga. Berikut beberapa syarat LASIK mata minus yang harus diketahui, di antaranya:

Usia minimal 18 tahun

Pada usia 18 tahun, umumnya perkembangan mata sudah stabil. Jika tindakan dilakukan sebelumnya maka dikhawatirkan minus bisa terus berubah setelah dilakukan tindakan.


Minus sudah stabil

Setidaknya minus stabil dalam kurun waktu 12 bulan, karena kondisi mata yang masih berubah akan menyebabkan hasil LASIK yang tidak optimal dan tidak bertahan lama. Dokter mata akan menanyakan riwayat resep kacamata dalam 1-2 tahun terakhir.


Ketebalan kornea mencukupi

LASIK bertujuan untuk membentuk kornea. Sehingga diperlukan ketebalan kornea yang cukup. Analoginya seperti tembok atau papan kayu, jika bentuknya memiliki ketebalan yang cukup untuk dibentuk tentu bisa digunakan, tetapi jika ketebalannya kurang maka tidak bisa dibentuk.

Selain itu, jika kornea tipis akan meningkatkan risiko kegagalan hingga komplikasi. Umumnya dokter akan menganjurkan metode lain dan tidak merekomendasikan LASIK.


Tidak menderita penyakit mata tertentu

LASIK tidak dianjurkan untuk penderita penyakit glaukoma, infeksi mata aktif, keratokonus serta katarak dini, karena penyakit tersebut dapat menyebabkan LASIK tidak optimal. Selain itu berisiko munculnya komplikasi lanjutan.


Tidak menderita penyakit yang menghambat proses penyembuhan

Tidak hanya penderita penyakit yang terkait mata, tetapi juga pasien yang menderita penyakit yang dapat menghambat proses penyembuhan pasca LASIK, seperti:

1. Diabetes melitus tidak terkontrol. Kondisi seperti ini dapat menimbulkan beberapa komplikasi kesehatan, salah satunya pada kesehatan mata. 

2. Penyakit autoimun. Autoimun dapat memengaruhi penyembuhan luka serta meningkatkanrisiko komplikasi dan memperlambat penyembuhan.

3. Kolagen vaskular yang aktif. Dapat menggangu proses penyembuhan jaringan , meingkatkan risiko peradangan pasca operasi serta kemungkinanterjadinya komplikasi pada kornea.


Tentunya Dokter akan memastikan kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh sebelum melakukan tindakan.


Tidak hamil atau menyusui

Ibu hamil dan menyusui mengalami perubahan horman sehingga dikhawatirkan memengaruhi perubahan refraksi. Oleh karena itu dokter akan menyarankan menundanya hingga kondisi hormon stabil.


Tidak mengalami mata kering

Kondisi mata cenderung kering setelah LASIK sehingga diperlukan kondiis mata yang tidak kering. LASIK yang dilakukan pada penderita mata kering berat dikhawatirkan dapat memperburuk kekeringan mata yang sudah terjadi sebelumnya.


Dengan mengetahui kondisi penderita refraksi, maka dokter mata akan mengevaluasi apakah LASIK merupakan pilihan terbaik yang dapat dilakukan. Bagaimana jiika kondisi penderita tidak memenuhi syarat untuk melakukan LASIK? Jangan panik dulu ya, karena ini hal yang wajar kok. Umumnya dokter akan menawarkan pilihan lain. 


Baca juga : Merk Susu Kambing Etawa Terbaik Untuk Nutrisi Keluarga


Penutup

LASIK merupakan solusi untuk mengatasi gangguan refraksi, tetapi bukan berarti tidak ada persyaratan untuk melakukannya. Dengan mengetahui beberapa syarat LASIK mata minus  maka saya menyadari bahwa LASIK merupakan pilihan pribadi setiap individu, bukan hanya sekedar mengikuti trend.

Jika Sobat Dy juga mempertimbangkan untuk melakukan LASIK, semoga informasi ini dapat membantu.


19 komentar

  1. Brarti lasik ini bisa dilakukan pada pasien minus berapapun yaa..minus banyak pun bisa asalkan syarat2nya tdi terpenuhi ya mbaa...
    Awalnya aku pikir lasik ini kalo minusnya sdh banyak maka tdk bisa namun teenyata tidak ada batasan maks nya

    BalasHapus
  2. Habis nonton podcast Afgan soal lasik, baca artikel ini jadi makin kebayang apa aja syaratnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dulu Afgan identik banget dengan kacamata, ganten, ya. Namun, lebih ringkas tentu hidup tanpa kacamata. Pakainya sekali-kali saja buat gaya atau pas silau. LASIK memang solusi terbaik untuk mata minus.

      Hapus
  3. Pingin banget lasik karena minusku lumayan tinggi.
    Dan saat ini teknologinya uda canggih yaa.. sehingga meskipun tetap ada pantangan, namun relatif lebih aman.

    BalasHapus
  4. Pengin juga bisa bebas ga pake kacamata lagi. Saya nih minus tinggi, sudah ada plusnya, juga ada silindrisnya. Menyiapkan hati dan biaya yaaa.. apalagi klo lihat ternyata ada resikonya juga seperti disebutkan di atas.

    BalasHapus
  5. Pingin banget lasik.. Apalagi minus mata umm besar banget.. Harus rajin nabung nih

    BalasHapus
  6. Beberapa temenku ada yang lasik. Jadi kacamatanya tuh emang tebel banget. Trus dia lasik. Sekarang mostly ga kacamataan. Terkadang aja itu kacamata dia pakai.

    BalasHapus
  7. Pengen banget LASIK, secara minusku uda 10
    Tapi agak horor juga bayangin prosesnya, biayanya apalagi hehe
    Tapi semoga next ada rezeki buat LASIK

    BalasHapus
  8. Temanku sudah melakukan lasik di usia ke 31 tahun. Dan bersyukur banget dia skrng ga perlu kesulitan lagi nyetir di malam hari. Aku jadi pengen lasik juga, nabung dulu ah dan semoga faktor usia tidak jadi penghalang (maria tanjung sari)

    BalasHapus
  9. Lasik itu memang solusi jitu untuk masalah mata minus dll. Jadi normal lagi aja yaaa memang biaya nya agak mahal tapi hasilnya bisa sembuh. Asal syarat² di atas dipenuhi yaa mba..insya Allah proses lasik lancaar.

    BalasHapus
  10. Eh ya banyak tokoh publik yang udah lasik ya. Setau saya itu Najwa Shihab. Dulu kan dia kacamataan waktu masih jadi presenternya dan news anchor MetroTv.

    BalasHapus
  11. Istri saya termasuk yang juga harus menggunakan kacamata dalam aktivitas sehari-harinya. Suka kasihan memang kalau ia lagi mencari-cari kacamata karena lupa nyimpen, sedang kita pun tak tahu menahu di mana meletakkannya, jadi ga terlalu bisa bantu maksimal. Sepertinya lasik bisa banget jadi alternatif, ya buat ikhtiar kesehatan mata dan tak ketergantungan pada kacamata

    BalasHapus
  12. Namanya terdengar rumit dan bikin ngeri, ya. Namun, setelah ditelisik ternyata tindakan ini menggunakan laser – sama sekali tidak melibatkan pisau bedah.

    BalasHapus
  13. Ternyata banyak ya juga syarat untuk melakukan operasi Lasik. Memang untuk mendapatkan mata yang sehat itu tidak bisa instan ya. Mudah2an kita semua bisa punya mata yang sehat berkat Lasik :)

    BalasHapus
  14. Aku juga mempertimbangkan bagaimana kalau operasi lasik aja. Soalnya pengen juga suatu hari nggak bergantung sama kicimiti ini lagi haha...beban banget buat muka. Jadi ada bekasnya kan. Secara syarat aku cukup memadai, semoga kantong pun mendukung hihi

    BalasHapus
  15. Ini salah satu wishlistku sih nantiiii setelah dimampukan untuk umroh dan haji, baru lasik hehe. jadi udah masuk ke bucket prioritas :)

    BalasHapus
  16. Ternyata operasi lasik memang ngga bisa sembarangan ya mba. Semoga teman2 yang ada rencana lasik dimudahkan ya...

    BalasHapus
  17. Memang harus diperhatikan persyaratan untuk bisa lasik ya. Walau persyaratannya agak banyak namun memang untuk kebaikan pasien juga dan keberhasilan lasik mata.

    BalasHapus
  18. Syarat lasik yang dijelaskan cukup membuka gambaran bahwa tidak semua mata bisa langsung menjalani prosedur ini. Penting juga mempertimbangkan kondisi minus, silinder, dan kesiapan mental sebelum memutuskan.

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel hingga akhir. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.
Kritik dan saran membangun sangat dinanti.

Terima kasih