Diet Tinggi Protein Dalam Pengelolaan Berat Badan

Rabu, 27 Maret 2024

Diet Tinggi Protein Dalam Pengelolaan Berat Badan


Ada berbagai jenis diet yang umum diketahui masyarakat, salah satunya adalah diet tinggi protein. Diet ini dapat dilakukan oleh seseorang yang menderita hipotiroidisme, vegetarian, menjelang usia 50 tahun, dan  ingin membentuk otot. Diet tinggi protein dalam pengelolaan berat badan juga dapat menjadi pilihan.

Seseorang yang melakukan diet protein tinggi  sebaiknya mengetahui apa saja makanan yang mengandung protein tinggi. Hal ini penting agar program diet yang dipilihnya sesuai dengan harapan.


Protein

Protein adalah salah satu nutrisi dari tiga nutrisi utama yang wajib dikonsumsi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Makanan yang mengandung protein akan dipecah menjadi asam amino selama proses pencernaan. Asam amino dibutuhkan tubuh dalam proses metabolisme tubuh, memperbaiki sel dan jaringan yang rusak, serta memproduksi sel yang baru.


Manfaat Diet Tinggi Protein

Manfaat Diet Tinggi Protein Dalam Pengelolaan Berat Badan

Umumnya diet tinggi protein mengonsumsi lebih sedikit kalori yang berasal dari karbohidrat dan lemak. Kemudian menggantinya dengan protein sehingga asupan kalori harian yang dibutuhkan tubuh terpenuhi.

Berikut manfaat diet tinggi protein dalam pengelolaan berat badan:

1. Mengurangi nafsu makan
2. Mencerna dan mengurai protein yang membakar kalori
3. Mengubah kadar beberapa hormon untuk mengelola berat badan
4. Membakar lebih banyak kalori
5. Mencegah berkurangnya massa otot dan melambatnya proses metabolisme 


Makanan Yang Mengandung Protein Tinggi  

Makanan yang mengandung protein tinggi tidak hanya dibutuhkan oleh seseorang yang sedang melakukan diet protein tinggi atau seseorang yang ingin membentuk massa otot. Namun, juga dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Bayi dan balita pun membutuhkan protein tinggi untuk mendukung proses tumbuh kembangnya.

Makanan Yang Mengandung Protein Tinggi


Berikut makanan yang mengandung protein tinggi yang berasal dari nabati maupun hewani:

Daging sapi tanpa lemak (lean beef)

Daging sapi tanpa lemak tidak hanya memenuhi asupan protein, tetapi juga asupan zinc dan zat besi. Bagian daging sapi yang mengandung protein tinggi terdapat pada bagian sirloin dan gandik.

85 gram lean beef mengandung 22 gram protein. Kedua jenis daging tersebut juga digunakan dalam Wagyu Sirloin dan Grain-Fed Sirloin Steak yang merupakan signature dish di Steak Hotel by Holycow.


Dada ayam 

Bagian daging ayam yang mengandung protein tinggi dan rendah lemak adalah bagian dada dan tanpa kulit tentunya. 85 gram daging ayam tanpa kulit mengandung 27 gram protein.


Ikan

Ikan yang mengandung protein tinggi dibandingkan ikan lainnya adalah ikan cod, tuna, dan salmon.124 gram salmon mengandung 30,5 gram protein. 150 gram tuna mengandung 40 gram protein. Sedangkan 180 gram ikan cod mengandung 41 gram protein.

 

Telur

Sebutir telur ayam dengan berat sekitar 50 gram mengandung 6,3 gram protein. Kandungan protein lebih banyak terdapat pada putih telur. Sedangkan gabungan putih dan kuning telur mengandung nutrisi yang lebih lengkap yaitu vitamin, mineral, antioksidan, serta lemak tak jenuh.


Keju

Keju merupakan salah satu produk olahan susu yang mengandung protein dalam jumlah besar. Ketiga jenis keju berikut mengandung protein yang lebih besar dibandingkan jenis keju lainnya.

Sekitar 226 gram cottage cheese mengandung 28 gram protein. 17 gram keju cheddar mengandung 3,96 gram protein. Sedangkan 28,35 gram keju mozarella mengandung 6,29 gram protein.


Greek yoghurt

Greek yoghurt merupakan salah satu makanan yang mengandung protein tinggi dan rendah lemak. 200 gram greek yoghurt tanpa gula mengandung 19,9 gram protein.


Edamame

Edamame merupakan sumber protein nabati Setiap 150 gram edamame mengandung 18 gram protein. Edamame dapat dikonsumsi sebagai camilan sehat.


Selai kacang dan kacang

2 sendok makan selai kacang mengandung 7 gram protein dan 28 gram kacang tanah mengandung 7,31 gram protein. Selain itu selai kacang dan kacang juga mengandung folat, vitamin E dan magnesium.


Susu

Segelas susu murni mengandung 8 gram protein. Namun, bagi seseorang yang tidak dapat mencerna laktosa dapat mengganti susu dengan keju, yoghurt atau susu kedelai.


Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti lentil, kacang hitam, dan buncis merupakan sumber protein nabati dengan kandungan protein tinggi


Bayam dan brokoli

Kedua sayuran hijau ini merupakan salah satu sumber protein tinggi yang berasal dari nabati. 100 gram bayam mengandung 2,9 gram protein dan 128 gram brokoli mengandung 2,6 gram protein.


Biji labu

Biji labu tidak hanya mengandung protein, tetapi juga ada magnesium dan zat besi. 100 gram biji labu mengandung 18 gram protein.


Penutup

Makanan yang mengandung protein tinggi dapat mendukung diet tinggi protein dalam pengelolaan berat badan. Selain itu protein dalam jumlah banyak juga dibutuhkan bayi dan balita untuk tumbuh kembangnya, serta ibu hamil dan menyusui. Apakah Sobat Dy mempunyai pengalaman yang sama? Cerita di kolom komentar, yuk


Referensi

1. Ini 5 Manfaat Diet Tinggi Protein dalam Turunkan Berat Badan

https://www.halodoc.com/artikel/ini-5-manfaat-diet-tinggi-protein-dalam-turunkan-berat-badan

2. 12 Makanan Yang Mengandung Protein Tinggi Untuk Kesehatan - https://www.holycowsteak.com/blogs/story/12-makanan-yang-mengandung-protein-tinggi

3. 11 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi dan Jumlah Asupannya - https://www.alodokter.com/cermat-memilih-makanan-yang-mengandung-protein

30 komentar

  1. Edamame pilihan keluarga untuk cemilan saat liburan. Rasanya enak dan makan banyak nggak bikin perut cepat kenyang.

    BalasHapus
  2. Jenis-jenis diet sekarang lumayan beragam, ya, jenisnya. Yang mau diet jadi banyak pilihan, menyesuaikan dengan kecocokan masing-masing.
    Diet tinggi protein ini lumayan make sense bagi saya, apalagi saya termasuk penyuka makanan-makanan jenis protein, terutama nabati. Tinggal usaha ekstra untuk tidak atau mengurangi kadar nasi sebagai sumber karbo. ini lumayan susyah, secara sudah mendarah daging kalau makan harus ada nasi

    BalasHapus
  3. Pantesan suka lihat orang yang diet makannya telur aja, karena ada diet tinggi protein juga ternyata ya. Kalau diet protein gini, tetap ada asupan karbonya juga kah mbak? atau hanya protein saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Diet ternyata ada diet protei tinggi juga ya? Selama ini tahunya diet hanya mengurangi karbo aja. Perlu banyak belajar lagi nih saya

      Hapus
  4. Saya pernah beberapa kali diet, dan memang mengonsumsi banyak protein itu selain bikin kenyang, juga bantu membentuk otot. Sehingga proses penurunan berat badan bisa lebih cepat.

    BalasHapus
  5. Oh ini yang ingin ku jalani dari dulu, diet tinggi protein. Tapi belum mulai-mulai juga wkwk..lebih banyak makan kalori ketimbang protein, Harusnya aku ngikuti menu diet tinggi protein untuk berat badan ideal. Makasih mbak tulisannya.

    BalasHapus
  6. Yang jelas dari produk olahan susu dan kacang-kacangan ini sumber protein tinggi ya kak? Aku lagi program diet soalnya

    BalasHapus
  7. Saya pernah baca, Ade Rai itu makan puluhan butir telur rebus untuk membentuk ototnya. Terus pernah lihat juga, ada yang mengolah dada ayam. Tapi hanya direbus, apalagi pakai minyak dan penyedap rasa. Dan memang diet itu penuh perjuangan juga ya untuk mencapai berat tubuh ideal sesuai impian.

    BalasHapus
  8. Betul mba Dy...saya pernah melakukan diet protein tinggi ini mayan banyak turunnya. Imbangi dengan olah raga dan kurangi karbo beuh nampol banget hasilnya....

    BalasHapus
  9. Wah, Edamame ini juga tinggi protein ya? bagus banget jika dijadiin cemilan sehat buat keluarga.

    BalasHapus
  10. Berarti memang lebih baik proteinnya yang lebih tinggi daripada karbonya ya, karena bisa nih jadi langkah diet yang sehat, karena kan gak cepat lapar kalau konsumsi proteinnya yang lebih tinggi

    BalasHapus
  11. Makan enak berprotein tapi badan juga tetap sehat yaahhh, menarik nih beberapa menu makanan protein tinggi boleh nih dicoba satu per satu.

    BalasHapus
  12. emang semua asupan makanan emang kudu diperhatikan berapa jumlah jenis protein dan karbo serta lainnya yang dibutuhkan tubuh. Kalau semua seimbang sudah pasti akan bisa menurunkan berat badan tentu dikombinasikan dengan olahraga yang tepat

    BalasHapus
  13. Aku juga disaranin dokter diet tinggi protein untuk menurunkan BB sih. Jadi mengurangi karbo gitu. Kadang masih belum biasa ya. Kayak digado aja, makan lauknya doang...hehe...

    BalasHapus
  14. walah. kita bisa diet dengan makan makanan yang mengandung protein tinggi. iya sih. kadang liat teman yang ingin membentuk otot juga perduli banget sama asupan proteinnya.

    BalasHapus
  15. Jadii intinya kalau diet itu cut carbo dan naikkan porsi protein ya? Kalau hanya protein nabati gimana, gakpapa? Aman?

    BalasHapus
  16. Diet sehat yang kayak gini banyak godaanya, istriku pernah mau program diet, ehlah malah tergoda junk food hehe
    Harus dicoba dan konsisten sih

    BalasHapus
  17. Aku juga lagi konsisten melakukan diet tinggi protein gini
    Memang paling pas untuk menjaga berat badan sih

    BalasHapus
  18. Heee agak kaget, ternyata selai kacang bisa untuk diet protein tinggi ya kak. Tapi saya lebih tertarik sama diet pake dada ayam, yogurt, dan telur sih. Soalnya kurang suka kacang-kacangan apalagi selai kacang

    BalasHapus
  19. sering denger diet protein yang satu ini. dan emang katanya lebih bagus ya buat tubuh. tapi emang kudu diimbangi juga sama olahraga biar lebih optimal

    BalasHapus
  20. wah macem-macem ya diet itu ternyata, tp tetap kudu ke ahli gizi ya biar tepat sasaran :)

    BalasHapus
  21. Di antara semua makanan dan minuman yang disebut tinggi protein itu aku cuma ga suka sama susu sama sekali huhu,. entah yaa, padahal butuh lho

    BalasHapus
  22. Selain bahan yg sudah disebutkan di atas, yang ga kalah penting sih dlm pengelolaan masaknya ya. Usahakan jgn digoreng krn itu akan menambah lemak.

    Coba aja dgn direbus/grill shg tdk perlu minyak. Tentu saja kandungan nutrisi di bahan tsb msh bgs dan menyehatkan. So, imbasnya ya nihil lemak (tapi hrs ditambah trs intensitas olahraganya ya) biar ga nambah berat badan. Hehe.

    BalasHapus
  23. Protein memang menjadi kebutuhan semua orang di semua usia, namun demikian jumlah asupan pada setiap usia juga hatus disesuaikan agar tidak menjadi masalah di kemudian hari

    BalasHapus
  24. Mantabb referensi mba, resolusi habis lebaran nih, diet tiggi protein..

    BalasHapus
  25. saya sering mengkonsumsi protein setiap hari tapi ga berniat untuk diet, dan baca ini memang kerasa banget sih kalau misalkan saya banyak makan protein dan kurangin karbo ke badan kayak kerasa lebih enak dan ga mudah lapar, dan baca ini banyak manfaatnya makin sering deh nanti konsumsi protein meskipun bukan buat diet

    BalasHapus
  26. Nggak cuma yang mau nambah otot sih. Yang mau tambah berat badan juga bisa pakai susu protein tinggi. Ngefek sih di saya. Satu minggu nambah 1 kilo dan konsisten

    BalasHapus
  27. Aku pernah diet menggunakan Greek yoghurt, biji-bijian dan telur.
    Sumber karbo-nya menggunakan kentang. Tapi pas masuk masa detox tuh mashaAllaa.. beraaatt banget.

    BalasHapus
  28. Aku disarankan dokterku untuk diet dengan sarapan dua butir telur setiap harinya, alhamdulillah berat badan mulai turun. kalau mau diet harus konsisten supaya berhasil.

    BalasHapus
  29. Wah aku penasaran sih perhitungan dibalih diet tinggi protein ini. Karena seharusnya kan perhitungannya berbeda-beda ya antar orang hehe

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel hingga akhir. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.
Kritik dan saran membangun sangat dinanti.

Terima kasih