Manfaat Pendidikan Moral yang Perlu Orang Tua Ketahui

Rabu, 05 Juni 2024

Manfaat Pendidikan Moral


Setiap individu memiliki nilai moralnya masing-masing yang diwariskan oleh orang tuanya. Mewariskan moral untuk anak juga dibahas detail oleh Miftahul Jinan dalam bukunya yang berjudul "Aku Wariskan Moral Bagi Anakku".

Pendidikan setiap anak dimulai dari rumah, termasuk pendidikan moral, karakter dan lainnya. Anak lahir dengan membawa fitrah belajar, orang tua tidak perlu meragukan kemampuan anak untuk belajar. 

Anak merupakan peniru ulung, karena anak mudah menyerap informasi dari lingkungan sekitarnya. Sehingga wajar jika rumah merupakan sekolah pertama anak, karena guru pertama anak adalah orang tuanya. Rumah menjadi tempat pertama anak untuk bermain, belajar, dan aktivitas lainnya sebelum anak mengenal dunia luar.

Orang tua dengan keahlian mengasuh anak yang dimilkinya akan mengasuh anak agar nantinya anak dapat bertahan hidup dalam situasi apapun dalam siklus hidupnya. Oleh karena itu, orang tua tidak hanya mengajarkan practical life skil, tetapi juga mewariskan moral keluarga kepada anak-anaknya.

Mengapa moral perlu diwariskan? Yuk simak manfaat pendidikan moral yang perlu orang tua, termasuk Sobat Dy tentunya ketahui. Simak hingga artikel ya. Kita akan belajar bersama tentang pendidikan moral.


Moral

Sebelum membahas lebih jauh tentang pendidikan moral, kita cari tahu dulu definisi moral ya. Moral merupakan aturan atau prinsip atau standar yang digunakan untuk menentukan sesuatu hal yang dianggap benar atau salah dalam bertindak baik oleh individu maupun kelompok.

Pengertian moral


Nilai moral juga mengatur interaksi sosial dan hubungan sosial individu atau kelompok dalam masyarakat yang didasarkan pada konsep kesejahteraan, kepercayaan, keadilan dan hak. Sehingga nilai moral dapat menjadi ciri kepribadian setiap individu dan bervariasi.

Para ahli filsafat pun turut berpendapat tentang nilai moral, beriku pendapat mereka:

Aristoteles

Menurut Aristoteles, nilai moral merupakan bagian dari kebajikan dan bagi orang yang memilikinya akan bertidak dengan cara yang tepat, demi kebaikan bersama. Tidak hanya memnafaatkannya untuk kepentingan pribadi. 


Immanuel Kant

Menurut Kant, nilai moral harus berdasarkan prinsip universal yang nantinya dapat diterapkan pada semua orang. Sehingga Kant pun berpendapat tindakan moral dilakukan dengan menggunakan prinsip "Berikan kepada orang lain apa yang kamu inginkan agar orang lain memberikannya kepadamu."


John Rawls

Menurut Rawls, nilai moral harus berdasarkan prinsip keadilan sosial sehingga tindakan moral merupakan tindakan yang memperlakukan semua orang dengan adil dansama.


Jean-Paul Sartre

Menurut Sartre, setiap orang memiliki kebebasan untuk memilih tindakan yang dianggapnya tepat dan sesuai. Selain itu, tindakan moral juga memperlakukan orang lain hormat.


Martha Nussbaum

Menurut Nussbaum, nilai moral berdasarkan empati dan perhatian kepada orang lain. Sehingga tindakan moralnya berupa tindakan yang memperlakukan orang lain dengan hormat dan menunjukkan empati terhadap kebutuhan orang tersebut. 


Contoh Nilai Moral

Jika saat anak-anak masih kecil, pendidikan atau nilai moral diperoleh dari keluarga, di mana di dalamnya juga terdapat moral agama dan tradisi. Namun, seiring waktu dan pergaulan anak, nilai moral juga dapat diperoleh dari luar lingkungan keluarga. Misalnya dari sekolah atau pendidikan yang ditempuh dan norma sosial yang berlaku di mana kita tinggal. 

Contoh Nilai Moral


Berikut beberapa contoh nilai moral yang dapat diwariskan pada anak:

-Religiolitas atau ketaatan pada agama.

-Sikap saling menghargai sesama terhadap perbedaan atau keragaman yang ada. Terutama di Indonesia yang terdiri dari banyak suku dan agama.

-Kejujuran. Hal ini penting karena orang yang jujur tentunya akan dipercaya oleh orang lain.

-Kerjasama atau gotong royong. CIri khas masyarakat Indonesia adalah gotong royong untuk menyelesaikan pekerjaan yang berat, hingga muncul peribahasa "Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul."

-Memberi salam ketika bertemu dengan orang yang dikenal, terutama orang yang lebih tua atau orang yang dihormati seperti guru.

-Tidak berkata kasar 

-Mengucapkan kata "tolong" saat meminta bantuan orang lain.

-Memberi tempat duduk pada orang yang lebih lemah, wanita hamil, orang sakit atau orang yang lebih tua saat menggunakan transportasi atau kendaraan umum.

-Membuang sampah pada tempatnya.

Dan masih banyak lagi lainnya yang dapat Sobat Dy amati di lingkungan sekitar.


Manfaat Pendidikan Moral

Berdasarkan penjelasan di atas dapa disimpulkan bahwa nilai moral merupakan aturan yang mengatur bagaimana seseorang bertindak dalam kehidupan sosialnya. Selain itu, nilai moral juga dapat membentuk identitas seseorang dan membantu orang lain untu memahami tindakan seseorang dalam berbagai situasi.

Secara keseluruhan nilai moral penting untuk diwariskan pada anak-anak, karena bagaimanapun juga nilai moral yang dimiliki orang dewasa merupakan nilai moral yang diperoleh atau ditanamkan sejak masa kanak-kanak hingga dewasa.

Berikut manfaat pendidikan moral yang perlu orang tua ketahui:

Membangun karakter

Saat anak-anak mengetahui tentang nilai moral yang berlaku, maka secara tidak langsung hal ini akan membentuk karakter anak. Nilai moral yang baik di antaranya kejujuran, keberanian, tanggung jawab, kerendahan hati.

Nilai moral ini nantinya akan membentuk karakter anak dan tertanam hingga dia dewasa kelak. Sobat Dy juga dapat membaca tentang pentingnya pendidikan karakter anak sejak dini pada artikel sebelumnya.


Membantu anak memilih

Orang tua yang menanamkan nilai moral pada anak tentang baik buruk tentang suatu hal tentunya akan membuat anak untuk dapat membedakan mana yang baik dan buruk walaupun tanpa pengawasan dari orang tua.

Hal ini juga dapat membantu anak untuk membuat suatu kepitusan. Salah satu hal yang berulang kali saya tekankan pada anak-anak untuk tidak jajan makanan atau minuma yang tidak jelas statusnya baik itu halal atau tidak maupun aman atau tidak untuk dikonsumsi. Maraknya kasus keracunan maupun makanan dan minuman yang dicampur narkoba membuat saya miris.

Saya sarankan untuk lihat kemasan dan logo halal dan logo SNI, hal yang mudah untuk diamati adalah dengan mengamati logo bukan. Jika kedua logo tersebut ada, makanan atau minuman tersebut boleh dikonsumsi. Jika tidak, tidak boleh dibeli bahkan dikonsumsi. Dengan begitu anak-anak juga saling mengingatkan. 

Harapan kami sebagai orang tua tentunya hal ini tidak hanya berlaku saat ini, tetapi hingga mereka dewasa kelak. 


Penutup

Nilai moral merupakan prinsip untuk menentukan hal dianggap benar atau salah sehingga mempengaruhi seseorang dalam bersikap dalam kehidupan sosialnya. Mengingat pentingnya moral, sehingga hal ini perlu diwariskan pada anak.

Manfaat pendidikan moral yang perlu orang tua ketahui telah dibahas dalam artikel ini. Sobat Dy dapat membaca juga artikel tentang pola asuh orang tua pada balita di artikel berikutnya. Semoga bermanfaat.  


Referensi

1. https://www.gramedia.com/literasi/nilai-moral/

2. https://www.orami.co.id/magazine/pendidikan-moral

13 komentar

  1. Mendukung dan setuju banget dengan uraian tentang manfaat pendidikan moral terutama bagi anak-anak. Bagaimanapun Orangtua di rumah adalah tempat segala ilmu dan pendidikan bermula, tak terkecuali moral.

    BalasHapus
  2. Ah jdi ingat duluuu pernah ada mapel Budi pekerti, lalu ada juga PMP tapi entah sekarang menjadi mapel apalagi atau bahkan sudah tak ada di sekolah? Duh.. padahal seperti diulas di sini.. pendidikan moral itu sangat penting ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya sekarang ini ada pendidikan karakter, ditambahkan ke kurikulum sekolah. Kalau di sekolah umum saya tidak tahu. Namun, di sekolah yang ada agamanya, moral sudah pasti menjadi nomor 1.

      Hapus
  3. Ada pepatah sunda, uyah tara tees kaluhur. Perilaku anak adalah perilaku orang tua. Betul sekali teh, ini penting banget bagaimana moral diajarkan ke anak-anak. Apalagi dalam psikologi, anak merupakan peniru yang hebat. Tentu selain ajaran juga teladan orang tuanya ya teh. Dan tentang ajaran, anak jadi tau mana yang boleh dan tidak boleh, yang baik dan yang buruk.

    BalasHapus
  4. Saya setuju banget kalo pendidikan moral itu sangat penting sekali untuk anak. Selain mendapatkannya di sekolah, sudah menjadi kewajiban orangtua pula untuk mengajarkannya sedari dini dari rumah. Karena manfaat pendidikan moral akan terasa sepanjang hidup

    BalasHapus
  5. Setuju banget kalau pendidikan moral sangat penting. Apalagi di era sekarang. Ketika anak-anak banyak menghabiskan waktunya bersama gawai. Kalau tidak diupayakan pendidikan moralnya bisa bahaya banget.

    BalasHapus
  6. Pembekalan moral sangat diperlukan di tengah tantangan dunia saat ini. Terutama dalam membentuk karakter anak-anak di masa depan. Moralitas kita mulai tergerus dengan berbagai gangguan misalnya arus informasi.

    BalasHapus
  7. Pendidikan moral tidak kalah penting dengan pendidikan akademis
    Banyak manfaat yang diterima melalui pendidikan moral ini

    BalasHapus
  8. duh jadi keingetan remaja smp yang baru-baru ini viral karena pendidkan moralnya dipertanyakan, tersebab candaannya mengenai korban genosida di palestina

    BalasHapus
  9. Sepertinya pendidikan moral ini perlu lebih tegas diberlakukan di sekolah-sekolah ya. Tidak hanya itu, keluarga pun punya pengaruh penting untuk menerapkan ini. Sedih juga karena semakin ke sini, kebanyakan orang lebih mengedepankan pendidikan akademis tanpa membangun moral. Akibatnya kerusakan pun muncul di mana-mana.

    BalasHapus
  10. Kalo melihat perkembangan jaman now para remaja dan anak² memang perlu nilai moral ini makin dikembangkan dan diuatkan lagi, karena miris melihatnya

    BalasHapus
  11. pendidikan moral tuh basic education banget sih menurut saya, yang pasti orangtua punya peranan penting disini sebagai role model anak - anak

    BalasHapus
  12. Pendidikan moral penting banget buat anak agar anak memiliki karakter yang baik dan selalu peduli dengan lingkungan. Yang secara nggak sadar menjadikannya menjadi pribadi yang adaptif dan beretika.

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel hingga akhir. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.
Kritik dan saran membangun sangat dinanti.

Terima kasih