Time flies so fast, tidak terasa tahun ini empat tahun saya menjadi blogger. Ternyata blogger itu tidak hanya menulis ya, banyak hal yang perlu dilakukan agar performa blog tetap bagus, terutama untuk Google. Salah satunya adalah site audit blog. Kali ini saya ingin berbagi cerita pengalaman melakukan site audit blog gratis untuk pemula.
Tidak hanya pekerjaan saya yang diaudit ternyata blog saya juga perlu diaudit. Sama pusingnya sih tapi beda jenis pusingnya, bingung kah? Hehehe yang pasti tujuan audit ini untuk membuat keadaan menjadi lebih baik.
Jadi tidak perlu takut untuk melakukan audit kan tujuannya baik untuk kesehatan blog. Jika blog sehat, salah satu keuntungannya akan mendatangkan pengunjung lebih banyak, kesempatan kerjasama juga lebih terbuka dan ujung-ujungnya bisa menambah pendapatan bukan?
Ahrefs.com merupakan salah satu tools yang dapat digunakan untuk melakukan site audit blog. Tools ini kerap digunakan dan dijadikan contoh di beberapa komunitas blogger karena free alias tidak berbayar, tetapi ada yang berbayar juga, tergantung hasil yang diinginkan. Hasil auditnya pun bisa dipercaya kok.
Saat ini saya mengikuti kelas riset keyword dan menggunakan Ahrefs.com untuk melakukan site audit blog. Yuk, ikuti cerita saya melakukan site audit blog gratis untuk pemula di Ahrefs.com hingga akhir artikel!
Site Audit Blog
Sebelum mencari tahu mengapa blogger 'wajib' melakukan site audit blog, kita cari tahu dulu pengertiannya. Site audit blog merupakan proses evaluasi yang lengkap terhadap blog kita. Tujuannya untuk menilai kinerja blog, kualitas konten serta aspek SEO.
Hal ini penting untuk diketahui agar Sobat Dy mengetahui dan memastikan blognya dapat berjalan dengan efisien dan dapat memberikan pengalaman terbaik pada pembaca atau pengunjung blog kita. Hal penting lainnya agar blog kita dapat bersaing di mesin pencari seperti Google. Senang bukan jika artikel yang kita tulis bisa muncul di page one?
Baca juga : Pentingkah Menggunakan Tools Riset Keyword?
Manfaat Site Audit Blog
Site audit blog menawarkan berbagai manfaat yang signifikan bagi blog Sobat Dy, di antaranya:
Meningkatkan performa SEO
Site audit blog dapat mengidentifikasi elemen-elemen SEO yang bisa dioptimalkan agar lebih mudah dirambati Google. Elemen tersebut di antaranya pagespeed atau kecepatan halaman, penggunaan kata kunci, meta tag, link tautan yang rusak.
Setelah mengetahui artikel yang rusak atau link yang salah, Sobat Dy dapat memperbaikinya satu per satu, sehingga ranking blog dapat meningkat.
Memperbaiki pengalaman pengguna (User Experience)
Blog yang lambat atau susah dibuka di ponsel maupun di laptop akan membuat pengunjung atau pembaca cepat pergi. Audit membantu menemukan masalah teknis yang mengganggu kenyamanan pengunjung.
Memastikan blog mudah diindeks Google
Tentunya tidak ada yang ingin artikelnya tidak dikenali Google, bukan? Oleh karena itu kita menghubungkan blog kita dengan Google Search Console. Namun, kadang tanpa sadar kita menonaktifkan indeksasi atau membuat kesalahan pada robots.txt. Dengan audit blog, kita bisa menemukan masalah seperti ini dan memperbaikinya.
Meningkatkan kepercayaan diri blogger
Setelah melakukan audit blog, kita tahu kondisi blog secara objektif. Ini membuat kita lebih percaya diri saat mengikuti lomba blog, mengajukan kerja sama atau mendaftarkan blog ke program afiliasi.
Melakukan perbaikan artikel atau konten lama
Audit blog tidak hanya soal teknis, lho. Kita juga bisa mengetahui artikel mana yang perlu diperbarui atau dioptimalkan ulang agar lebih relevan dengan kondisi terkini.
Site Audit Blog Gratis Untuk Pemula di Ahrefs.com
Salah satu tools yang dapat digunakan untuk melakukan site audit blog adalah Ahrefs.com. Mungkin Sobat Dy sudah sering mendengar nama ini, karena Ahrefs termasuk salah satu tools SEO paling populer di dunia.
Yang menarik, Ahrefs menyediakan fitur site audit gratis melalui layanan Ahrefs Webmaster Tools (AWT). Jadi kita tidak perlu berlangganan versi berbayar untuk sekadar memeriksa kesehatan blog. Cukup mendaftar dan memverifikasi kepemilikan blog, kita sudah bisa melihat laporan audit yang lumayan lengkap.
Ahrefs kerap dijadikan contoh di komunitas blogger karena hasil auditnya cukup akurat dan bisa dipercaya. Banyak kelas blogging, termasuk kelas yang saya ikuti, merekomendasikan Ahrefs sebagai alat belajar yang ramah bagi pemula.
Saat ini saya sedang mengikuti kelas riset keyword, dan salah satu tugasnya adalah melakukan site audit menggunakan Ahrefs.com. Dari sinilah saya mulai memahami bahwa audit bukan hal yang menakutkan. Justru menyenangkan karena kita jadi tahu apa yang harus diperbaiki.
Untunglah platform ini gratis sehingga saya tidak perlu menganggarkan dana untuk audit blog. Cukup menganggarkan dana untuk perpanjang domain saja. Walaupun kenaikkan harganya tidak dapat diprediksi karena dipengaruhi beberapa faktor. Sebelumnya saya juga pernah melakukan transfer domain karena sesuatu hal. Biayanya pun variatif antar penyedia jasanya.
Berikut tahapan melakukan site audit blog di Ahrefs.com :
1. Buka link Buka link https://ahrefs.com/webmaster-tools
2. Sign up menggunakan google account atau email sesuai blog
3. Verifikasi email
4. Tambahkan alamat blog kamu (misalnya https://dyahkusumautari.com)
5. Tunggu proses crawling selesai
6. Lihat hasil audit di dashboard Ahrefs
7. Selesai!
Hasil site audit blog di Ahrefs.com seperti gambar terlampir
Hasilnya akan menampilkan Health Score, daftar Error, Warning, dan Notices. Berikut penjelasannya:
- Error adalah masalah serius yang perlu segera diperbaiki, seperti halaman tidak ditemukan (404) atau link rusak.
- Warning berisi hal-hal yang bisa ditingkatkan, misalnya meta deskripsi duplikat.
- Notices berisi saran kecil untuk optimasi tambahan.
Dari hasil audit pertama, saya menemukan beberapa masalah seperti gambar belum terkompres dan meta deskripsi kosong di beberapa artikel lama. Setelah memperbaikinya, skor kesehatan blog saya naik dan saya merasa seperti baru saja healing blog sendiri. Hehehe lebay ya.
Namun, prosesnya lumayan membuat saya harus menyiapkan obat sakit kepala dan camilan, lho. Harus telaten buka satu per satu. Apakah prosesnya sudah selesai? O tentu saja belum, masih banyak PR yang perlu saya selesaikan. Wkwkwk dinikmati saja prosesnya.
Tips Setelah Melakukan Audit
Audit saja tidak cukup, Sobat Dy juga perlu menindaklanjuti hasilnya. Berikut beberapa langkah yang saya lakukan setelah menerima laporan dari Ahrefs:
1. Perbaiki link rusak dengan menghapus atau mengganti tautan.
2. Kompres gambar besar agar blog lebih cepat diakses.
3. Lengkapi meta deskripsi setiap artikel menggunakan kata kunci utama.
4. Gunakan heading berurutan (H1–H2–H3) supaya struktur artikel jelas.
5. Pastikan template responsif..
Perubahan kecil seperti ini ternyata berdampak besar, lho. Kecepatan blog meningkat dan jumlah klik dari Google Search Console pun bertambah.
Baca juga : Mau Cuan Tambahan? Ini 4 Website Menulis Artikel Dibayar
Penutup
Site audit blog cukup penting untuk dilakukan, bukan? Walaupun blog pribadi seperti blog saya. Site audit blog tetap perlu dilakukan agar blog tetap sehat, mudah diakses sekaligus mudah ditemukan Google.
Yuk lakukan site audit blog Sobat Dy di Ahrefs.com dan rasakan peningkatan performa blog dalam beberapa minggu ke depan. Tidak perlu takut munculnya tagihan, coba saya yang free seperti Ahrefs.com.
Semoga bermanfaat ya.
Referensi
1. Materi Kelas ABL Riset Keyword
2. https://www.dewaweb.com/blog/apa-itu-website-audit/



udah lama nggak membuka Ahrefs, padahal dulu termasuk cukup sering melakukan audit blog sendiri, sekarang rasanya waktu kayak ngga cukup
BalasHapusaku kalau utak atik blog, bisa menghabiskan waktu seharian soalnya
Saya pun merasa sangat terbantu dengan adanya ahrefs untuk belajar audit personal blog yang kita miliki. Walaupun memakan waktu, tapi kesehatan blog juga penting sehingga bertahap diperbaiki agar performanya terus membaik
BalasHapusMakasih banyak buat ilmunya Mbak. 🙏
BalasHapusSemangat mbak Dy, aku juga kalau audit blog siapin camilan dan obat sakit kepala haha.. soalnya metani satu per satu lumayan effort ya. Apalagi kalau udah mulai banyak errornya.
BalasHapusTiap minggu aku menerima hasil laporan audit dari Ahrefs. Namun, tindak lanjutnya belum optimal. Harus dicicil, nih, biar health score-nya bisa jadi 100.
BalasHapusMasya Allah bermanfaat sekali mba artikelnya, Saya jadi tau bagaimana caranya memeriksa kesehatan blog kita pakai audit blog gratis. Jadi tau yaa blog kita tuh sehat apa enggak, terus kalau kurang sehat dikasih tau juga bagian mana yang kurnag sehatnya. Langsung saya praktekkan nih stap by stepnya.
BalasHapusUdah g tahu kapan aku oprek-oprek blogku lagi selain posting tulisan mbak 🤣🤣🤣. Jadi kangen mempercantik rumah online ku deh
BalasHapusMakasih, Mbak. Info beginian sangat berguna untuk blogger amatir seperti aku. Semoga bisa menemukan waktu khusus untuk oprekin blog biar cakep.
BalasHapusSaya sampai bingung juga awalnya pas tahu nilai audit blog ada kekacauan
BalasHapusAlhamdulillah dibenahi satu per satu
Lumayan sekarang udah ga banyak masalah
Tinggal tingkatin traffic lagi
Menarik sekali, ini hal yang baru aku ketahui. Takjub juga dengan Ahrefs yang kasih layanan pemeriksaan secara percuma walau kemudian pengguna dikasih pilihan untuk menajajal peeriksaan lebih lanjut (dan berbayar) atau pun tidak. Aku jadi penasaran mau ngecek blogku, walau agak degdegan dengan hasilnya haha, kayak aku kalo tes darah rutin, takut tahu-tahu gula darah atau kolesterol tinggi :)
BalasHapusAku LGS inget plan ku utk memaksimalkan tulisan lamaaa yg belum ada meta DESC dll 🤣🤣🤣🤣. Ga jadi2 Mulu nihhh.
BalasHapusIya sih mba, audit itu kesannya serem yaa. Padahal kalau mau dipikir, tujuannya kan supaya bisa ada peningkatan dan perbaikan. Jadi ga stuck di kesalahan itu2 aja.
Makasih remindernya ya mbak. Aku jadi inget, udah lamaa banget gak ngeaudit blogku ini wkwkwk.
BalasHapusSebenarnya yang paling males, itu memang merapihkan artikel lama. Meng-update info terkini itu lumayan menguras tenaga, apalagi aku sering bahas restoran yang adakalanya udah tutup dan diganti sama pemilik baru. Belum lagi ngecek-ngecekin missing link, itu lumayan males juga hahaha.
saya sudah lama tidak mengecek kesehatan blog saya mbak. padahal harusnya dicek secara berkala ya, Mbak. Jadi performa blig tetap terjaga. padahal ada gratisan dan mudah digunakan bagi pemula.
BalasHapusDan saya langsung cek tadi blog saya ini. Wow.. saya langsung meringis. banyak yang harus saya perbaiki. hehehe.
Daku daftar ini di Ahrefs, cuma ya gitu jadinya banyak PR gak sekadar broken link hihi, karena ya jadi ketahuan apa saja yang harus diperbaiki buat blog kita.
BalasHapusTinggal menuntaskan PR-nya ini nih yang sesuatu banget
Semua blogku tuh kayaknya sudah tercrawl di ahrefs. Cuma, aku belum menyempatkan diri untuk melakukan perbaikan. My bad. Oke. Aku akan mulai nyicil perbaikannya. Hehehe....
BalasHapusSudah 10 Tahun ngeblog dan baru setahun kemarin sungguh² fokus dan merawatnya. Dan mengetahui ada audit blog dengan Ahrefs.com, pencerahan banget. Akan aku coba, untuk bisa tahu langkah² selanjutnya.
BalasHapusTerima kasih sudah menulis ini. Bermanfaat banget 👏
Saya sendiri iseng² cati tahu kondisi web di AHREF mbak. Dan kagetnya aku kalau beberapa artikel itu ada di titik critical. Entah internal link 404, image nggak ada bahkan backlinknya juga udah ilang.
BalasHapusKebantu banget sih apalagi kalau web kita ditujukan untuk monetized. 😍
Menarik mbak. Sebagai blogger yang blognya masih acak-acakan, kayanya butuh audit ini. Aku barusan nyobain tapi kok masih bingung ya. Coba nanti aku pelajari lebih dalam. Kayanya ada yang salah distep-stepnya.
BalasHapusSetuju sekali mba, blogger itu beneran membuka mata dan pikiran, mesti serba bisa. Salah satunya paham cara mengaudit blog. Selain dari pada mikirin tulisan, upload, dkk.
BalasHapusDengan adanga tools Ahrefs dot com beneran ngebantu banget sih, hasilnya lebih cepat keluar dan akurat. Tentunya bisa bikin blog lebih baik lagi setelah hasil audit keluar, perlahan sebagai pemilik blog bakalan berbenah banget.
Terima kasih sudah menulis ini karena terus terang sudah 2 tahun berlalu Saya tidak melakukan audit terhadap blog saya karena memang terlena dalam kehidupan yang lain. Saya jadi terinspirasi untuk melakukannya supaya bisa membuat blog saya menjadi lebih baik lagi
BalasHapusBuat yang emang kyk cari adsense atau branding, kudu sering2 audit blog ya, walaupun banyak orang pesimis sama blog tapi tetep kudu dilakukan buat perpanjangan usia blognya.
BalasHapusIya Ahrefs ini bermanfaat sekali, alhamdulillah ada bagian gratisannya. Biasanya suka pakai platform ini buat nyari kata kunci sama bandingin sama kompetitor haha :D
Thanks Mbak. Aku boasanya evaluasi dari jumlah viewers blog aja. Ternyata bisa diaudit dan free pakai Ahrefs ya. Jadi tahu apa aja yang wajib diperbaiki di blog tersebut
BalasHapusTeteh ya Allah aku malah ga pernah di otak atik ya udah biarin aja gitu , ternyata harus dimaintenance tapi bingung , aku pernah liat ada temen blogger ngabahs 1 topik beliau ada di paling atas dong ih hebat kata aku teh tapi gimana caranya , nnti ku coba audit deh blog aku , terimakasih lho teh infonya
BalasHapusahrefs memang andalan banget kalau soal site audit karena lumayan lengkap analisanya. cuma habis itu jadi pusing benerin isu yang ada di blog kita. kayak aku kemarin baru ganti template mbak lah scorenya langsung anjlok dan banyak banget jadinya PR-nya huhu
BalasHapusNah penting ya ini Mbaa..Kalau menurutku, site audit itu bukan sekadar bikin blog terlihat profesional tapi juga bikin kita makin paham keadaan blog sendiri. Pas awalnya emang pusing dulu belajarnya 😆 tapi setelah mulai ngerti sedikit dan lihat health score blog naik itu rasanya kayak healing kecil-kecilan sendiri. Jadi tambah penasaran pengen belajar tentang site audit.
BalasHapusAhrefs adalah sahabat terbaik blogger ya
BalasHapusMenyediakan berbagai keperluan blogging
Termasuk site audit yang penting untuk meningkatkan perfoma blog
Ahrefs ini salah satu platform populer untuk blogger yang sudah "melegenda", karena Alexa sekarang udah gak ada juga :( Aku rutin audit blog-ku berkala, memastikan dia masih punya ranking yang tinggi dan nggak ada masalah kayak spam dan semacamnya.
BalasHapus