Pernahkah Sobat Dy bepergian menggunakan pesawat saat hamil? Tentunya banyak pertanyaan yang muncul bukan. Apakah aman saat hamil naik pesawat? Apa saja sih syarat ibu hamil naik pesawat Lion Air yang harus dipenuhi?
Hal inilah yang sedang dihadapi rekan kerja saya. Sebagai bagian procurement kadang dia harus melakukan survey atau audit terhadap supplier baru. Kadang dia sendiri yang melakukannya, kadang pula timnya. Namun, saat itu terpaksa dia yang berangkat karena timnya sudah diberi tugas olehnya untuk melakukan pekerjaan lain.
Singkat cerita dia berusaha mencari informasi sebelum memutuskan berangkat, apa saja ya syarat ibu hamil yang harus dipenuhi selama penerbangan. Pesawat yang akan digunakan Lion Air, sehingga dia fokus mencari syarat maskapai dengan logo merah ini.
Teman saya merasa baik-baik saja di kehamilannya yang memasuki trimester kedua, jauh lebih baik dibandingkan saat awal kehamilan yang sering mual. Saya perhatikan juga dia energik, tidak loyo atau mager, apa mungkin karena kehamilan anak yang kedua ya. Entahlah tidak ada teori yang mendukung dugaan saya dan rekan kerja lainnya.
Bagi ibu hamil yang ingin bepergian menggunakan pesawat tentunya harus memahami aturan maskapai dan kondisi kesehatan dirinya sendiri. Berdasarkan pengalaman rekan kerja saya tersebut, saya ingin berbagi tentang syarat ibu hamil naik pesawat Lion Air sekaligus waktu aman terbang hingga tips agar perjalanan tetap nyaman. Simak hingga akhir artikel ya.
Apakah Ibu Hamil Boleh Naik Pesawat?
Mungkin beberapa Sobat Dy pernah mendengar pendapat bahwa ibu hamil tidak diperkenankan bepergian menggunakan pesaawat karena membahayakan. Padahal, ibu hamil sebetulnya boleh kok bepergian menggunakan pesawat selama memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan maskapai penerbangan, termasuk Lion Air.
Secara umum, ibu hamil diperbolehkan naik pesawat selama kondisi kehamilan sehat dan tidak beresiko tinggi. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan ibu hamil sebelum memilih bepergian dengan pesawat di antaranya :
- Usia kehamillan
- Riwayat kesehatan ibu dan janin
- Risiko komplikasi, misalnya hipertensi atau pendarahan
Baca juga : Simak Perawatan Wajah Alami Untuk Ibu Hamil!
Syarat Ibu Hamil Naik Pesawat Lion Air
Setiap maskapai penerbangan termasuk Lion Air memiliki persyaratan khusus bagi ibu hamil. Berikut syarat ibu hamil naik pesawat Lion Air, yaitu :
Usia kehamilan di bawah 28 minggu
Umumnya diperbolehkan terbang tanpa ada larangan. Namun, disarankan membawa dokumen kehamilan, Lebih baik juga dilengkapi dengan surat dokter yang menyatakan 'sehat' dan aman untuk naik pesawat terbang. Surat dokter berlaku 7 hari dari waktu pembuatan hingga waktu keberangkatan.
Usia kehamilan 28-35 minggu
Ibu hamil wajib membawa surat keterangan dokter yang menyatakan kondisi ibu hamil sehat dan layak terbang. Surat dokter berlaku 7 hari dari waktu pembuatan hingga waktu keberangkatan.
Usia kehamilan lebih dari 36 minggu
Umumnya ibu hamil dengan usia kehamilan lebih dari 36 minggu tidak diperbolehkan terbang karena risiko persaliann yang sudah sangat dekat. Umumnya usia kehamilan berusia hingga 40 minggu, tetapi dapat maju atau mundur.
Tidak mengalami komplikasi kehamilan
Ibu hamil denngan kondisi berikut biasanya tidak disarankan terbang, di antaranya :
- Riwayat keguguran berulang, gangguan plasenta atau hamil ektopik pada kehamilan sebekumnya
- Tekanan darah tinggi
- Pendarahan selama kehamilan
- ibu hamil dengan kehamilan kembar yang usia kehamilannya lebih dari 31 minggu
- Ibu hamil dengan kondisi kehamilan khusus, misalnya riwayat diabetes gestasional, preklampsia atau pendarahan
-Kehamilan pertama pada ibu yang berusia di atas 35 tahun
Selain beberapa persyaratan di atas, Ibu hamil wajib menginformasikan kondisi kehamilannya kepada petugas check-in counter saat melapor. Ibu hamil yang memenuhi kriteria terbang dari Lion Group wajib mengisi surat pernyataan (Formukir Informasi Medis) yang disediakan maskapai.
Kapan Waktu yang Aman Bagi Ibu Hamil Naik Pesawat?
Pertanyaan selanjutnya kapan waktu terbaik untuk berpegian dengan pesawat sata hamil? Sebelum menjawabnya, saya klasifikasikan menjadi 3 bagian usia kehamilan yang dikenal dengan usia kehamin, yaitu:
Trimester pertama
Kondisi kehamilan umumnya aman, tetapi sering terkendala mual dan mudah lelah. Selain itu rawan mengalami keguguran.
Trimeter kedua
Usia kehamilan yang paling aman karena
- Mual dan mudah lelah sudah berkurang
- Risiko keguguran lebih rendah
- Perut belum terlalu besar sehingga memudahkan mobilisasi
Trimester ketiga
Periode kehamilan yang tidak disarankan untuk melakukan penerbangan karena mendekati persalinan walaupun setiap maskapai telah dilengkapi dengan perlengkapan kondiis darurat medis yang lengkap.
Baca juga : Ingin Mencegah Munculnya Stretchmark Saat Hamil? Ini Solusinya!
Tips Aman Naik Pesawat Saat Hamil
Pemeriksaan kehamilan tetap perlu dilakukan sebelum memesan tiket penerbangan walaupun ibu merasa kehamilannya baik-baik saja. Jika surat keterangan dokter telah diperoleh, ibu hamil dapat melakukan beberapa tips berikut agar perjalanannya nyaman, di antaranya :
1. Pilih kursi yang nyaman. pertimbangkan memilih kursi sebelah lorong yang memudahkan ibu hamil bergerak dan berjalan.
2. Konsumsi banyak cairan untuk mencegah dehidrasi selama penerbangan.
3. Gunakan pakaian longgar dan nyaman.
4. Gundakan sabuk pengaman di baian bawah perut
5. Hindari makanan dan minuman bergas yang memungkinkan menyebabkan diare pada ibu hamil, seperti brokoli, jamur, kembang kol.
6. Gunakan sepatu yang datar
7. Hindari duduk terlalu lama. Ibu hamil dapat berdiri atau berjalan untuk melancarkan peredaran darah. Jika tidak memungkinkan ibu hamil dapat melakukan pereganggan sederhana di tempat duduk.
Baca juga : 9 Makanan Tinggi Asam Folat untuk Dukung Keberhasilan Program Hamil
Bepergian Aman dan Nyaman Bagi Ibu Hamil
Ibu hamil tetap dapat bepergian dengan pesawat termasuk maskpai Lion Air selama memuhi persyaratan yang telah dibuat maskapai. Hal terpenting yang perlu diperhatikan sebelum membeli tiket pesawat, yaitu:
- Perhatikan usia kehamilan
- Siapkan surat dokter juga diperlukan
- Utmakan keselamatan ibu dan bayi
Semoga informasi mengenai syarat ibu hamil naik pesawat Lion Air dapat bermanfaat. Apakah Sobat Dy mempunyai pengalaman terbang dalam keadaan hamil? Yuk cerita di kolom komentar!
Referensi
1. https://www.lionair.co.id/tentang-kami/newsroom/2024/01/04/ingin-terbang-saat-hamil-simak-dulu-persyaratan-terbang-khusus-dari-lion-group
2. https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/prenatal/ibu-hamil-naik-pesawat/


Waaahhh banyak sekali yang harus di perhatikan ibu hamil sebelum berpergian apalgi menggunakan pesawat, demi keamanan dan kesehatan mohon ibu - ibu yang sedang hamil harus memperhatikan point - point diatas, jangan asal berangkat aja...
BalasHapusjangankan naik pesawat naik angkot aja harus hati - hati kalo lagi hamil ya tuh yaa ibu - ibu semua...
Memang kondisi tiap Bumil berbeda2 ya.
BalasHapusTapi biasanya klo trimester 2 relatif stabil,sih.
jadi yhaa mostly aman² aja kalo mau naik pesawat
Semoga kehamilan dan kelahiran temannya lancar
berarti paling aman di trimester kedua ya mba dan jangan lupa untuk membawa surat keterangan dokter buat berjaga2 sekaligus buat memastikan bahwa kehamilannya aman untuk perjalanan dengan pesawat...nice info mba :)
BalasHapusAku tuh pas hamil anak pertama traveling Mulu mba. Dari awal hamil, baru ketauan 3 Minggu, itu udah traveling ke Beijing. Untungnya dokter ku bilang aku sehat, dia cukup kasih pil penguat kandungan . Dan aku hamil pertama ga mabok samasekali 😄😄. Dari awal Ampe lahiran. Kebo banget deh 😂.
BalasHapusTrus usia kehamilan 6 bulan lewat, aku msh traveling, ke Singapura , Penang dan KL. Nah di sini aku pake surat dokter yg menyatakan fit untuk terbang.
Perginya lancar, pulangnya naik lion nih dari KL ke JKT. Eh dramaaaa. Pas THN itu aku blm blacklist si maskapai lion group. Masih aku pake beberapa kali. Aku blacklist maskapai ini setelah kelahiran anak pertama, Krn ada case yg aku benci banget Ama mereka jadinya.
Pas mau checkin, bisa2nya si lion staff ngelarang aku naik pesawat. Padahal ada surat dokter. Dan ini kan aku mau pulang ke negaraku sendiri. Maksud die apaaaa nahan aku di KL 😂😂😂. Dia mau bayarin biaya lahiran ku di sana apaa.
Langsung suamiku bawel lah... Aneh aja aturan dia... Udh jelas2 kehamilanku blm 7 bulan, ada surat dokter, kok malah ditahan.
Pada akhirnya pasti diizinin kami naik ke pesawat. Ngajak perang dia kalau aku ttp ditahan 😄. Alasan mereka waktu itu Krn udh mendekati 7 bulan, jadi aku ga boleh terbang. Ga masuk akal..
Di trimester kedua ya yang aman. Kalau gak salah, waktu kakak ipar daku hamil keknya di momen itu juga, makanya dia diperbolehkan buat naik pesawat.
BalasHapusPastinya jangan lupa buat pastikan keamanan dan dapat ijin dokter terait juga sih ya
Aku pas hamil anak pertama badanku kecil jadi nggak kelihatan hamil samsek. Waktu itu terbang sendirian dari Surabaya ke Jakarta, aku dah minta surat dokter, eh sama maskapai malah nggak diminta. Yaaa mungkin karena mereka nggak nyangka aku hamil. Tapi akhirnya aku kasih sendiri buat declare aku hamil haha :P
BalasHapusLebih baik gitu daripada diem2 aja, khawatir ada apa2 kaaann.
Menurutku kalau nggak penting2 amat saat trimester2 awal nggak usahlah ke mana2 hehe.
Eh jadi keinget ibuku juga, dulu hamil gedhe (hamil adikku) kami terbang ke Bali, kyknya udah mau HPL, pas sampai Bali ternyata adikku nggak lahir2 di sana, baru deh pas balik Sby lahir procot haha. Adikku keknya nggak mau jadi orang Bali :P
Sebenarmya ibu hamil aman-aman saja ya, saat naik pesawat. Asalkan kondisi Ibu hamil prima. Pastinya sebelum terbang harus cek dokter dan sudah mengantongi surat dari dokter. Dengan begitu semua sudah aman dan nyaman selama naik pesawat. Bagaimana pun juga, kesehatan dan keselamatan janin yang paling utama.
BalasHapusYang penting aman dan ikut aturan kalau Bumil mau terbang. Soalnya berkaitan dengan safety dua orang, ibu dan bayi. Jadi inget cerita katanya dulu ada yg lahir di pesawat, dapat hadiah bisa terbang kemanapun pakai maskapai itu seumur hidup. Seru juga ya. Eh. Hahhaa
BalasHapusSejujurnya aku pun setuju si kalo yang usia kehamilannya udah tua tuh dilarang. Jangankan yang tua deh, yang masih muda pun sejujurnya aku harap gausah lah naik pesawat dulu.
BalasHapusSoalnya meski transportasi ini paling aman di Dunia, tapi kan tetep aja ya.. ada kemungkinan hal tak terduga. Semacem turbulensi, misalnya. Itu bisa berpotensi bikin ibu hamil terguncang dan amit-amit.. keguguran.
Meski begitu, kalau memang sudah ada rujukan dari dokter, dan memang keperluannya mendesak sih.. ya apa boleh buat. Seng penting hati-hati lah ya.
Aduhai pipinya kok ada jerawat
Pipi neng asih oh meni pangling
Jikalau bayi lahirnya dalem pesawat
Bolehkah ia dikasih nama citilink?
Nice info, detail sekali. Berhubung aku baru tau terkait hal ini juga sih. Ternyata emang paling aman naik pesawat buat bumil itu di trisemester kedua ya. Kalau pertama dan ketiga, rawan sekali.
BalasHapusSyarat-syarat nya pun mesti diikuti demi keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan. Maskapai Lion Air, cukup teliti juga dalam hal ini, soalnya resiko nya besar ya. Ada dua nyawa yang mesti dijaga.
Kalau usia kehamilan di atas 36 minggu memang riskan sih, baiknya memang nggak bepergian naik pesawat. Bahkan di beberapa kondisi, naik mobil saja juga sudah mulai dihindari karena khawatir memicu kontraksi.
BalasHapusMenurutku penting banget juga buat ibu hamil memahami kondisi tubuh masing-masing. Karena meskipun secara usia kehamilan masih “aman”, tapi kalau ada riwayat atau tanda tertentu, tetap harus ekstra hati-hati dan sebaiknya konsultasi dulu ke dokter.
Intinya… perjalanan boleh, tapi keselamatan tetap nomor satu ya.
Penting bgt nih buat suami2 yg sering ngajakin istrinya buat jalan2 apalagi mudik pas hamil. Lbh baik kelarin dulu deh sampe lahiran. Meski msh bisa sih org hamil naik pesawat, asal sesuai syarat yg diatur maskapai.
BalasHapusSuami bahkan istrinya jg hrs patuh tuh sama aturan itu. Ga bs seenaknya lgsg beli tiket dan terbang. Ntr kalo ada apa2, malah nyalahin penumpang lain dan maskapai. Kan kita sendiri yg hrs tahu kondisi kehamilan sblm terbang. Mantap nih infonya kak.
Ibu hamil tuh rentan sih ya. Nggak boleh sembarangan juga kalau mau bepergian. Apalagi kalau naik pesawat. Banyak prosedurnya. Tapi, semua itu demi keamanan bayi dan kenyamanan calon ibunya
BalasHapusberesiko juga ya kalau lagi hamil kalau mmang bisa stay ya kita hindari beperggian mengggukan pesawat apalagi sendiri. Tapi ambil contoh karena ada kewajiban spertti tmn tth harus diperhatkan hal-hal diatas usahakan jgn di tri semester akhir ya karena mungkinn udh mendekati hpl
BalasHapusAku peribadi belum pernah naik pesawat waktu hamil. Dua kali hamil kebetulan naiknya kereta. Apalagi yang hamil kedua, udah pesan tiket kereta nggak tahu kalau lagi hamil hehehe...
BalasHapusTapi emang tiap naik pesawat itu selalu ditanya lagi hamil atau enggak ya. Dan perjalanan moda apapun, kalau aku tetap periksa ke dokter sebelum berangkat. Memastikan aman dan minta surat keterangan jika diperlukan.
Aku tuh kalau bayangin ibu hamil naik pesawat itu inget adegan film yang lahiran di pesawat, jadi rada takut gitu Mbak, he. Tapi Mbakku pernah hamil 7 bulan, umroh.
BalasHapusEmang sih, biar bagaimanapun ada-ada saja momen seornag ibu hamil harus naik pesawat. Kakakku pernah juga (tapi aku lupa dia hamil berapa bulan), harus pulkam karena kakeknya meninggal. Kayaknya di masa-masa aman sih, mungkin trimester pertama...yah semoga prosedur tetap dijalankan, demi keamanan bersama :)
Aku belum pernah sih naik pesawat pas hamil. Cuma setahuku kalau ibu hamil ini masuk prioritas kayaknya jadi biasanya ditaruh di depan kayak anak-anak kan ya?
BalasHapusAlhamdulillah, pernah mengalami jugaa..
BalasHapusKalau dulu yang ketat aturannya itu Garuda..
Tapi apapun itu.. semoga Allah mudahkan perjalanannya yaa.. karena bumil juga butuh moda transportasi yang cepat sampai tujuan agar tidak terlalu berlelah-lelah di jalan.
Nah, aku belum punya pengalaman naik pesawat pas hamil. Tapi memang setahu aku kalau sudah 36 minggu ke atas sudah beresiko banget ya mba. Anakku aja lahir di minggu ke 37-38...
BalasHapusMemang paling aman di trimester pertama sama kedua. Trimester kedua kandungan juga Insya Allah lebih kuat buat diajak pergi-pergi.. Tapi tetap penting banget buat ngasih tahu pihak pesawat kalau kondisi kita lagi hamil ya..
Ibu hamil selama aman dan tidak memiliki masalah sah-sah saja terbang yaa mbak, tapi memang kalau sudah emndekati waktu melahirkan yaa sebaiknya jangan terbang. Saya aduuh takut nya lahiran di atas pessawat kan repoot yaa,,,,Kalau gak urgent-urgent banget mending lewat darat aja perjalanannya. Kecuali memang kondisi benar-benar sehat dan memenuhi persyaratan untuk terbang.
BalasHapus