CFD Sidoarjo dan Wajah Baru Alun-alun Sidoarjo
"Besok jadi ke CFD ta?" tanyaku ke anak-anak. Dengan kompaknya mereka menjawab iya. Secara sudah lama memang kami tidak berkunjung ke CFD.
"Tapi CFDnya sepertinya bukan di Taman Abirama lagi lo, katanya sudah pindah ke Alun-alun, masih mau kesana ta?" aku hanya meyakinkan mereka apakah tetap ke CFD karena lokasinya sudah pindah. Dan mereka pun tetap menyetujuinya.
Taman Abirama terletak di Jalan Ponti. Sebuah taman yang menyediakan area bermain untuk anak serta dapat berinteraksi dengan ikan. Namun, sayang perawatan yang kurang dari pemerintah membuat beberapa peralatan membutuhkan perbaikan dan penggantian. Ternyata CFD Sidoarjo di Alun-alun tidak kalah ramainya jika dibandingkan dengan CFD di Jalan Ponti.
Ternyata CFD Sidoarjo yang dulu saya kunjungi dan saat ini mengalami beberapa perubahan beberapa kali. Tidak hanya tujuannya yang bergeser tetapi lokasinya pun juga pindah beberapa kali.
Car Free Day (CFD) Sidoarjo Dulu dan Kini
Dilansir dari beberapa sumber lokasi CFD Sidoarjo pindah beberapa kali. Semula diadakan di Jalan Pahlawan, di Jalan A. Yani, dan di Jalan Ponti sebelum dipindahkan ke Alun-alun. Saya tidak menemukan sumber mengapa lokasinya berpindah-pindah.
Awalnya Pemkab Sidoarjo mengadakan CFD dengan tujuan untuk mewujudkan lingkungan bersih, sehat dan nyaman melalui pengurangan polusi. Sehingga pemkab mengakomodasikannya dengan cara menutup ruas jalan tertentu dari kendaraan bermotor sehingga warga dapat beraktivitas seperti berolahraga atau hanya sekedar berkumpul dengan keluarga atau kerabat dengan tingkat polusi yang minim.
Namun, saat ini tujuannya bergeser, di antaranya :
Menurunkan polusi
Tujuan awal yang tetap dipertahankan adalah menurunkan polusi dengan melarang kendaraan bermotor melintas. Pengunjung yang membawa kendaraan bermotor dapat memarkirkannya di lokasi yang agak jauh dari area CFD. Perubahannya ada pada lokasi CFD dilaksanakan dan ruas jalan yang ditutup juga semakin banyak.
Mendorong gaya hidup sehat
Ruang terbuka tanpa kendaraan dapat digunakan warga untuk berolahraga, seperti jalan kaki, jogging, senam hingga bersepeda. Kadang ada beberapa warga yang membawa hewan peliharaannya untuk menikmati suasana pagi.
Menghidupkan ruang publik
Alun-alun SIdoarjo merupakan ruang publik sekaligus ruang terbuka hijau yang menjadi ikon Sidoarjo dan berada di pusat kota. Sehingga dengan mengadakan CFD di Alun-alun dapat menghidupkan ruang publik yang nyaman dan menyenangkan bagi keluarga dan komunitas.
Pemberdayaan ekonomi lokal
Dengan menyediakan area untuk berdagang bagi UMKM, CFD tidak hanya menjadi tempat untuk berolahraga dan berekreasi bagi warga. Namun, juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan penghasilan sekaligus memperkenalkan produknya ke warga.
Ramainya pengunjung dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM. Kehadiran UMKM pun juga membuat suasananya CFD semakin hidup. Adanya interaksi antara penjual dan pembeli dapat mempertemukan pembeli dengan produk yang mungkin belum dikenal sebelumnya.
Ruang publik seperti CFD tidak hanya memberikan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga dapat menjadi ruang tumbuh bagi ekonomi kerakyatan.
Ketika UMKM Mulai Menghidupkan CFD
Kalau sekarang datang ke CFD Sidoarjo, rasanya kurang lengkap kalau tidak melihat deretan UMKM yang ikut meramaikan suasana. Setelah berolahraga atau berjalan-jalan bersama keluarga, pengunjung dapat mampir membeli makanan, minuman, jajanan, hingga berbagai produk yang ditawarkan para pelaku UMKM.
Namun, keberadaan UMKM bukanlah tujuan awal diselenggarakannya CFD. Seiring waktu, kegiatan yang awalnya identik dengan jalanan bebas kendaraan dan aktivitas olahraga tersebut berkembang menjadi ruang berkumpul masyarakat. Ketika semakin banyak orang datang, aktivitas ekonomi pun ikut tumbuh.
Perkembangan tersebut kemudian semakin terlihat di Jalan Raya Ponti. Kawasan ini bukan hanya menjadi tempat masyarakat menikmati Minggu pagi, tetapi juga berkembang menjadi lokasi berjualan para pelaku UMKM. Pada perkembangannya, aktivitas tersebut dikenal sebagai UMKM Street Market, yang menghadirkan berbagai macam produk dan kuliner setiap akhir pekan.
Jumlah pelaku UMKM yang terlibat pun tidak sedikit. Pada pelaksanaan CFD April 2026, Pemkab Sidoarjo mencatat hampir 1.000 UMKM turut meramaikan kawasan tersebut dari berbagai komunitas dan sentra UMKM.
Dan mungkin inilah salah satu alasan mengapa CFD tetap menarik untuk dikunjungi meskipun konsepnya telah berkembang. Jalanan yang biasanya menjadi ruang kendaraan berubah menjadi ruang interaksi manusia dan ekonomi.
Wajah Baru Alun-alun Sidoarjo
Alun-alun Sidoarjo merupakan ruang terbuka hijau yang berada di pusat kota kabupaten Sidoarjo sekaligus sebagai wadah berkumpulnya warga, rekreasi warga serta berolahraga. Sarana yang disediakan pemerintah kabupaten Sidoarjo ini tentunya dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warganya. Terutama sejak revitalisasi yang dilakukan tahun 2025 hingga awal tahun 2026.
Cukup banyak perubahan Alun-alun Sidoarjo setelah revitalisasi. Wajar saja jika pengunjungnya semakin banyak, terutama saat akhir pekan. Tentu saja hal ini akan berdampak pada arus lalu lintas di sekitarnya.
Alun-alun Sidoarjo dibuka kembali untuk publik sejak akhir Januari 2026. Wajah barunya setelah revitalisasi saat ini lebih ramah warga. Berikut beberapa perubahan yang tampak dibandingkan dengan kondisi sebelumnya:
Playground atau taman bermain
Sebelumnya sudah ada playground, tetapi jumlahnya tidak sebanyak saat ini. Selain itu, saat ini jenis permainanannya pun bertambah dan lebih variatif. Jumlahnya disebar di beberapa titik sehingga anak-anak lebih puas bermain dan mengurangi jumlah antrian anak yang ingin menggunakan permainannya.
Amfiteater
Saat ini ada dua amfiteater yang dapat digunkaan warga untuk berkumpul atau mengadakan acara.
Ruang terbuka
Selain itu, jumlah area terbuka dibuat lebih nyaman sehingga warga dapat menggunakannya untuk berkumpul bersama keluarga atau kerabat atau sahabat. Beberapa modifikasi yang didesain untuk duduk dapat digunakan warga untuk menikmati waktu bersama.
Selain itu, warga juga dapat duduk di atas rumput yang terhampar, mengamati anak-anak bermain atau hanya sekedar ngobrol bersama.
Area kalistenik
Warga yang berkunjung dapat memanfaatkan tempat kalistenik yang tersedia untuk olah tubuh dengan memanfaatkan berat badan penggunanya. Alat yang tersedia, di antaranya pull-up bars, paralel bars dan beberapa alat lagi. Maaf ya saya lupa namanya.
Walaupun tersedia gratis dan dapat digunakan siapa saja, tetapi sebaiknya jika anak-anak yang menggunakan tetap dalam pengawasan orang tua. Karena saat saya berada di sana, seorang anak terjatuh, untung saja tidak terjadi apa-apa, tetapi memang sepertinya dia tangguh dan tetap melanjutkan menggunakan alat tersebut. Sedangkan anak saya langsung turun saat melihat anak tersebut terjatuh.
Fasilitas pendukung
Sesuai namanya fasilitas pendukung ini membuat sebuah tempat semakin nyaman untuk digunakan. Sama halnya dengan Alun-alun Sidoarjo. Fasilitas tersebut di antaranya toilet umum, pusat informasi, penunjuk arah, dan akses Wi-Fi gratis.
Lampu hias
Beberapa lampu hias ditambahkan di beberapa titik, sehingga membuat Alun-alun tampak lebih terang dan indah di malam hari. Sayangnya saya lupa mengabadikannya saat melintas Alun-alun di malam hari.
Pendopo dan Monumen Jayandaru yang lebih apik
Pendopo yang lama tidak dipugar hanya dipercantik saja dengan beberapa tambahan motif. Begitu pula Monumen Jayandaru yang ditambahkan beberapa payung hias yang dapat dibuka dan ditutup serta dicat ulang sehingga tampak lebih bagus.
Car Free Day (CFD) di akhir pekan
CFD di akhir pekan melengkapi fasilitas yang disediakan pemerintah kabupaten Sidoarjo. Sebelumnya lokasi CFD berada di Jalan Ponti (dekat Taman Abirama),, sejak akhir Januari 2026, CFD dipindahkan ke Alun-alun Sidoarjo
Penutup
Jika dulu tujuan CFD Sidoarjo untuk membuat jalan terbebas dari kendaraan sehingga dapat mengurangi polusi. Kini di jalan yang sama justru dipenuhi manusia, baik yang berolahraga, berbelanja, menikmati ruang publik, berkumpul dan berkomunitas serta menggerakkan ekonomi.
Begitu pula CFD di Alun-alun Sidoarjo. Wajah baru Alun-alun setelah revitalisasi juga menambah nyaman warga Sidoarjo untuk menikmati ruang publik. Dengan memadukan olahraga, layanan publik dan pemberdayaan UMKM dapat meningkatkan denyut nadi di jantung Kabupaten Sidoarjo.
Apakah di kota Sobat Dy tinggal juga ada CFD? Bagaimana cerita CFD di sana? Yuk cerita di kolom komentar!








CFD di Cianjur juga banyak didominasi pengusaha UMKM. Bisa dibilang cfd itu tempat buat jajan kuliner dan sebagainya. Olahraga nya minim kecuali jalan kaki...
BalasHapusDi Cianjur ada beberapa tempat, di Abdullah bin Nuh, di Bojong dan Pasar Induk. Ada juga di kecamatan lain seperti di Cipanas dekat istana negara, dan sebagainya
Di kecamatan tempat saya tinggal, Pagelaran di Cianjur Selatan dulu ada gagasan cfd dari aparat desa. Tapi lama lama hilang deh. Ga ada lagi gitu semarak cfd nya
Padahal itu jalan kaki di pinggir sawah. Beneran udara masih bersih alami
Mungkin karena di kampung,jadi gaya hidup masyarakat nya masih kurang update
Sepertinya sekarang setiap kota memang mengadakan CFD ya mba terutama di jalan protokol nya...di Solo sendiri juga rutin diadakan CFD setiap minggu dan selalu ramai...ada saja acara di CFD, banyak komunitas yang sering mengadakan acara disana serta banyak juga UMKM yang turut serta dan rasa nya kurang lengkap ke CFD kalo kita gak jajan hihihi
BalasHapusMemang urusan polusi di berbagai tempat ini bikin gerah melihatnya, sehingga langkah tepat dengan mengadakan CFD. Terlebih bisa menyokong juga pelaku usaha untuk berdaya lagi. Tentunya juga untuk yang mengikuti CFD jangan lupa buat membuang sampah di tempatnya
BalasHapusKebetulan Kota Bogor baru mulai lagi CFD bulan ini. Sebelumnya udah lama nggak ada CFD-an.
BalasHapusSepakat, kalau CFD membantu kurangi polusi udara. Semoga saja terus berlanjut dan beneran pada jalan kaki aja sambil olahraga.
Seneng deh, sama alun-alun Sidoarjo yang sudah di revitalisasi, lebih cakep. Fasilitasnya mumpuni. Bisa jadi ruang bermain anak, ada playground. Lalu ruang berkumpul misal para komunitas mau bikin acara.
CFD di Alun-alun Sidoarjo, sangat menarik sekali. Suatu saat kalau ada agenda explore sana, pengenlah aku rasain vibe CFD an nya juga.
Alhamdulillah sepertinya Car Free day kini semakin menjamur di banyak kota-kota di Indonesia, pun dengan Sukabumi, di sini pun setiap pekannya jalan Ahmad Yani ditutup sementara untuk kegiatan CFD ini.
BalasHapusSepertinya hampir sama di banyak area yang mengadakan CFD, spot kuliner menjadi daya tarik sendiri saat ini. Tapi asal jangan jadi salah niat aja, ya. Yang asalnya mau olahraga di car free day, malah jadi banyakan jajannya dari pada joggingnya.. :)
Suka dengan penampakan alun-alun Sidoarjo yang semakin cantik setelah di revitalisasi, bahkan sampai ada sarana kalistenik segala. Cukup lengkap, ya
Tercatat ada hampir 1.000 UMKM pada CFD April 2026. Wow, banyak banget itu. Itu dalam satu kali CFD hadir semua, atau total pelaku UMKM yang terlibat selama periode tersebut, ya? Apakah jumlahnya masih sama sampai sekarang? Kebayang ramainya. 😁
BalasHapusIkut senang sebenarnya, karena dari sini CFD bukan cuma jadi tempat olahraga dan rekreasi, tapi juga bisa menjadi ajang UMKM bertumbuh. Ada perputaran ekonomi di situ, dan produk-produk UMKM juga jadi lebih dikenal masyarakat.
Harapannya, semakin ramainya CFD dan UMKM yang terlibat juga diimbangi dengan pengelolaan yang baik. Jangan sampai setelah ekonomi bergerak, sampahnya juga ikut “bertumbuh” karena banyaknya aktivitas jual beli. 😁 Semoga CFD Sidoarjo tetap ramai, UMKM makin berkembang, tapi lingkungan dan kenyamanan warga juga tetap terjaga.
Waah...kalau alun alunnya jadi semkain lengkap fasilitasnya dan semkain tertata cantik warga pasti akan snagat senang. Pasti akan ramai di waktu waktu libur pas ada CFD. Saya selalu suka main ke alun alun apalagi kalau fasilitasnya lengkap.
BalasHapusPas lihat wajah baru Alun-alun Sidoarjo setelah direvitalisasi jadi kagum sendiri, apalagi areanya sekarang makin rapi dan banyak pilihan playground buat si kecil.
BalasHapusPulang olahraga bisa sekalian kulineran sama jajan di lapak UMKM yang makin ramai.
Momen CFD ini paling ditunggu tiap pekan, apalagi bagi orang yang tinggal di kota besar. Tiap harus menghadapi kendaraan bermotor, polusi, macet, tentu bisa bikin stres. Nah, adanya CFD paling tidak mengerem sedikit hiruk-pikuk kota dan kembali lebih santai. Sangat cocok untuk olahraga dan kuliner, haha.
BalasHapusSaya suka pergi ke car free day karena selain bisa olahraga tipis-tipis tapi bisa juga belanja dan juga bersilaturahmi dengan banyak orang dan terus terang kebanyakan jajannya sih daripada olahraga Tapi nggak papa kan yang penting hati senang dan bisa membantu UMKM
BalasHapusAkun alun sidoarjo yang baru ini emang keren ya mbak
BalasHapusLebih banyak fasilitas yang mendukung pengunjung untuk melakukan gaya hidup sehat
Kapan kapan aq cobain main ke alun alun sidoarjo ah
Aku pernah sekali ke alun-alun Sidoarjo ini sekitar tahun 2009 atau 2010 gitu. Udah jauh berubah ya tampilannya. Sekarang jauh lebih terlihat modern.
BalasHapusAku juga suka kalau ada acara car free day. Selain bisa jalan-jalan tanpa terganggu kendaraan, bisa juga jajan sepuasnya karena banyak UMKM berjualan.
Menarik banget melihat perjalanan CFD Sidoarjo yang ternyata sudah beberapa kali pindah lokasi ya mbak Dyah. Dari yang awalnya identik dengan jalanan bebas kendaraan untuk olahraga, sekarang malah berkembang jadi ruang kumpul keluarga sekaligus tempat UMKM ikut menggerakkan ekonomi.
BalasHapusAku malah suka bagian ceritanya saat datang bareng anak. Karena fasilitas seperti playground dan ruang terbuka gitu memang bikin alun-alun terasa bukan sekadar “tempat olahraga”, tapi tempat orang tua bisa ngajak anak jalan-jalan tanpa harus keluar kota. 😄
Dan soal hampir 1.000 UMKM yang ikut meramaikan CFD, itu menarik loh. Jadi makin kelihatan bahwa ketika ruang publik ramai, efeknya bukan cuma badan yang sehat, tapi dompet pelaku UMKM juga punya kesempatan ikut “senam”. 😂
Tinggal satu PR-nya mungkin soal perawatan dan keamanan fasilitas. Jangan sampai awalnya sudah bagus dan ramai, beberapa tahun kemudian malah mulai kusam karena kurang dirawat. Semoga wajah baru Alun-alun Sidoarjo bisa benar-benar awet dan terus jadi ruang publik yang nyaman buat warga ya mbak Dyah.
Belum pernah ke Sidoarjo dan ternyata seru juga ya jalan-jalan di CFD Sidoarjo sekalian mampir ke alun-alunnya. Kayaknya enak buat jalan santai sambil menikmati suasana kota, apalagi kalau datang pagi-pagi. Wheenn yaaa bisa ke Sidoarjo
BalasHapusWah bisa nih mbak kalau mudik nanti main ke CFS Sidoarjo. Ternyata lokasinya di alun2 yaa.
BalasHapusAku inget dulu kalau ke alun2 sana tu malam, suka ada kulineran tapi sayang dulu tu remang2 gitu kalau malam haha. Kurang dikelola. Sekarang kyknya makin banyak fasilitas makin OK yaaa.
Wah jadi karena ada penambahan fasilitas pengunjung makin banyak yaaa. Apalagi dengan pendoponya yang makin nyaman, kebayang udah jadi tempat rekreasi gratisan buat masyarakat.
Emang ini sih yang paling dibutuhkan ketimbang membangun mall melulu yak :D
Dulu pertama kali tau CFD tuh pas masih di kampungku, Kuningan. Disana tiap hari minggu, jalanan kota memang ditutup untuk semua kendaraaan. Dan itulah pertama kalinya daku nemuin hal semenarik itu.
BalasHapusEeeh.. pas di Jakarta, CFD ternyata malah jadi lebih luas dan masif yaaa. Semakin kesini, area yang dibuka untuk CFD makin luas, dan sekarang mulai diikuti sama kota-kota di sekitaranya seperti Bekasi dan Depok.
Aku pribadi si seneng ya, selain bisa jadi media olahraga, kegiatan kayak gini juga bisa meningkatkan pergerakan ekonomi, khususnya di sektor UMKM.
Huaaa lama nggak main ke Ndarjo aku.. hihihi.. Dulu waktu masih tinggal di sidokare tiap malming main ke Alun² Njardo. 😂
BalasHapusSekarang bentuk alun²nya udah cakepp ya. Tapi cocok kalau ke sana pagi atau sore² kayak e. Soale kalau siang pas musim kemarau fanasssss, menyengat. Coba kalau ada pohon² di arena playground gitu asik ngadem di sana ya.. 🤭
Wait, pas baca aku kok mayak familiar sama taman Abirama ya? Ini taman yang deket pondok jati itu bukan sih? 😬
Entah berapa lama tak ke Sidoarjo padahal terbilang dekat dari Surabaya
BalasHapusLebih ke Malang naik bus hahaha
Next kalau ada transum bisa ke sana, aku mau ajak Trio S main sepuasnya
Menarik banget membaca cerita tentang CFD Sidoarjo dan Alun-Alun Sidoarjo. Suasana CFD memang selalu punya daya tarik sendiri, apalagi bisa sekalian menikmati suasana alun-alun dan kuliner di sekitarnya. Saya suka tulisan yang menggambarkan aktivitas pagi seperti ini karena terasa sederhana, tapi justru bisa menjadi pilihan refreshing yang menyenangkan bersama keluarga.
BalasHapus