Investasi Aman dan Berkah Menggunakan Aplikasi Saham Syariah
“Kalau mau mulai investasi, enaknya di mana ya?” Pertanyaan seperti ini mungkin pernah muncul di benak kita. Apalagi sekarang pilihan investasi semakin beragam. Tinggal membuka ponsel, berbagai aplikasi investasi sudah tersedia di depan mata. Mau membeli saham, reksa dana, atau instrumen investasi lainnya bisa dilakukan dengan beberapa sentuhan jari.
Namun, bagi seorang muslim, memilih investasi tentu tidak cukup hanya melihat potensi keuntungan. Ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting: Apakah investasi ini sesuai dengan prinsip syariah? Apakah cara transaksinya sudah sesuai dengan ketentuan agama?
Saya rasa pertanyaan tersebut sangat wajar. Sebab ketika kita berniat mengembangkan uang yang sudah susah payah dikumpulkan, tentu ingin hasilnya bukan hanya bertambah secara nominal, tetapi juga memberikan ketenangan.
Di sinilah kehadiran aplikasi saham syariah menjadi menarik untuk dipertimbangkan.
Investasi Bukan Sekadar Mengejar Keuntungan.
Bagi saya, investasi idealnya bukan sekadar tentang bagaimana uang bisa menghasilkan uang. Ada proses belajar di dalamnya. Ada tanggung jawab untuk memahami ke mana uang kita ditempatkan dan bagaimana mekanisme investasi tersebut berjalan.
Pasalnya, saham pada dasarnya merupakan bukti penyertaan modal pada sebuah perusahaan. Namun, tidak semua saham otomatis dapat dikategorikan sebagai saham syariah.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan bahwa saham syariah harus memenuhi prinsip syariah di pasar modal, termasuk terkait kegiatan usaha perusahaan dan kriteria keuangan tertentu. Saham yang memenuhi kriteria tersebut kemudian dapat masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES).
Jadi, kita tidak perlu asal memilih saham hanya karena melihat grafik harganya sedang naik. Ada proses penyaringan yang menjadi salah satu bagian penting dalam pasar modal syariah.
Apa Itu Aplikasi Saham Syariah?
Secara sederhana, aplikasi saham syariah merupakan platform yang memungkinkan investor melakukan transaksi saham dengan sistem yang dirancang mengikuti prinsip pasar modal syariah.
Bagi investor pemula, keberadaan sistem seperti ini tentu cukup membantu. Bayangkan saja kalau kita harus memeriksa satu per satu perusahaan yang ingin dibeli sahamnya. Belum lagi harus memahami apakah kegiatan usaha perusahaan tersebut sesuai dengan kriteria syariah atau tidak.
Melalui sistem perdagangan saham syariah, proses tersebut dibuat lebih praktis. Salah satu acuan pentingnya adalah Daftar Efek Syariah (DES) yang ditetapkan OJK. DES sendiri diterbitkan secara berkala dan menjadi acuan bagi perusahaan efek yang memiliki sistem online trading syariah.
Dengan begitu, investor memiliki panduan yang lebih jelas dalam memilih saham yang sesuai dengan kriteria syariah.
Apa yang Membuat Saham Syariah Berbeda?
Ada beberapa karakteristik yang membuat transaksi saham syariah berbeda dengan transaksi saham konvensional, di antaranya:
Saham disaring berdasarkan kriteria syariah
Tidak semua perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di bursa otomatis masuk kategori saham syariah. OJK memiliki kriteria tertentu untuk menentukan efek yang dapat masuk dalam DES. Di antaranya adalah kegiatan usaha perusahaan tidak boleh bertentangan dengan prinsip syariah.
Misalnya, perusahaan tidak bergerak dalam kegiatan perjudian, jasa keuangan berbasis bunga, atau kegiatan usaha lain yang bertentangan dengan prinsip syariah. Selain kegiatan usaha, terdapat pula kriteria rasio keuangan yang menjadi bagian dari proses seleksi. Artinya, ada proses penyaringan sebelum suatu saham masuk dalam daftar tersebut.
Tidak menggunakan transaksi yang bertentangan dengan prinsip syariah
Dalam investasi saham syariah, mekanisme transaksi juga menjadi perhatian. Salah satunya adalah transaksi saham dilakukan secara tunai atau cash basis, sehingga pembelian menggunakan dana yang tersedia di Rekening Dana Nasabah (RDN), bukan dengan fasilitas pembiayaan berbasis bunga.
Hal ini menjadi salah satu karakteristik yang ditawarkan dalam sistem Growin’ Syariah milik Mandiri Sekuritas. Buat saya, hal seperti ini penting dipahami. Sebab menjadi investor bukan hanya soal memilih perusahaan yang bagus, tetapi juga memahami bagaimana transaksi dilakukan.
RDN Syariah
Dalam ekosistem Growin’ Syariah, Mandiri Sekuritas menyediakan pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Syariah di Bank Syariah Indonesia (BSI). Jadi, pengalaman investasi syariah dibuat lebih terintegrasi, mulai dari rekening dana hingga pilihan instrumen investasi syariah. Growin’ Syariah dari Mandiri Sekuritas.
Nah, kalau tadi kita berbicara tentang aplikasi saham syariah secara umum, salah satu platform yang bisa menjadi pilihan adalah Growin’ Syariah dari Mandiri Sekuritas. Mandiri Sekuritas meluncurkan Growin’ Syariah pada November 2024 sebagai platform digital untuk investasi berbasis prinsip syariah. Platform ini merupakan pengembangan dari layanan MOST Syariah sebelumnya.
Menariknya, Growin’ Syariah tidak hanya menyediakan pilihan saham syariah. Ekosistemnya juga mencakup berbagai instrumen pasar modal syariah seperti reksa dana dan sukuk.
Bagi investor yang ingin membangun portofolio secara bertahap, keberadaan beberapa pilihan instrumen tentu membekan ruang untuk belajar dan menyesuaikan investasi dengan tujuan masing-masing.
Investasi Syariah untuk Investor Pemula
Jujur saja, mendengar kata “saham” kadang membuat kita membayangkan sesuatu yang rumit. Ada grafik warna-warni, istilah asing, angka yang bergerak cepat, sampai berita ekonomi yang kadang bikin dahi berkerut.
Padahal, menjadi investor tidak harus langsung pintar membaca semuanya. Kita bisa memulainya perlahan. Belajar memahami apa itu saham. Mengenal perusahaan yang ingin dibeli. Memahami risiko. Kemudian memastikan instrumen dan mekanisme transaksinya sesuai dengan prinsip yang ingin kita pegang.
Dengan adanya aplikasi saham syariah, proses transaksi memang menjadi lebih mudah. Tetapi kemudahan tersebut sebaiknya tetap diiringi dengan pengetahuan.
Sebab syariah bukan berarti bebas risiko. Harga saham tetap dapat naik dan turun. Karena itu, investor tetap perlu memahami kondisi perusahaan, tujuan investasi, profil risiko, dan tidak menggunakan dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Investasi yang Memberikan Ketenangan
Pada akhirnya, investasi bagi saya bukan sekadar tentang angka yang bertambah di layar ponsel. Ada rasa tenang ketika kita mengetahui uang yang kita investasikan ditempatkan pada instrumen yang sesuai dengan prinsip yang kita yakini.
Apalagi jika prosesnya semakin mudah dilakukan melalui teknologi. Growin’ Syariah dari Mandiri Sekuritas menawarkan ekosistem investasi syariah dengan transaksi saham secara cash basis, RDN Syariah, serta pilihan instrumen syariah seperti saham, reksa dana, dan sukuk. Sistemnya juga dirancang untuk menolak transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip syariah.
Bagi yang ingin mengenal lebih jauh, informasi resmi mengenai layanan tersebut dapat dilihat melalui apkikasi Growin’ Syariah dari Mandiri Sekuritas.
Sudah Siap Mulai Investasi Syariah?
Memulai investasi tidak harus menunggu punya uang dalam jumlah besar atau menjadi ahli ekonomi terlebih dahulu. Yang lebih penting adalah memiliki tujuan, memahami risikonya, belajar secara bertahap, dan memilih instrumen serta mekanisme investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan prinsip yang kita pegang.
Bagi masyarakat muslim yang ingin mulai mengenal pasar modal, aplikasi saham syariah dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk berinvestasi dengan lebih nyaman. Karena pada akhirnya, bukankah menyenangkan jika kita tidak hanya berharap mendapatkan keuntungan dari investasi, tetapi juga mendapatkan ketenangan dalam prosesnya?
Uang boleh bertumbuh, tetapi semoga cara kita mengelolanya pun tetap membawa kebaikan dan keberkahan.

Posting Komentar untuk "Investasi Aman dan Berkah Menggunakan Aplikasi Saham Syariah"
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel hingga akhir. Silakan tinggalkan jejak di komentar dengan bahasa yang sopan. Mohon tidak meninggalkan link hidup.
Kritik dan saran membangun sangat dinanti.
Terima kasih